Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
  • visibility 215
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Hari ini adalah jadwal saya menulis tentang celoteh yang menjadi rutinitas tiap minggunya. Tiap Jumat maka saya akan menulis tentang kisah yang berkaitan dengan anak-anak. Mengapa saya memilih anak-anak? Sebab mereka adalah makhluk kecil yang masih polos dan kita sebagai orang dewasa yang didekatnya sudah tentu memiliki kewajiban untuk menuntunnya sebagai generasi yang siap menghadapi masa depan kelak.

Beberapa hari yang lalu saat saya tengah menemani Tsania belajar, tiba-tiba ia sampai pada rasa bosan dan jenuh. Padahal baru sebentar. Saya memakluminya sebab anak-anak terkadang masih dominan keinginannya untuk bermain daripada fokus belajar. Lalu saya mencoba memberikan sesuatu yang lain, yakni belajar sambil bernyanyi. Ternyata ia sangat antusias. Terlihat dari senyum yang terus mengembang di bibir mungilnya.

Buku bacaan saya tutup, lalu ia saya ajak bernyanyi tentang tata urutan berwudhu. Meski ia masih kesulitan untuk mengikuti, tapi ia tak menyerah begitu saja. Saya menuntunnya pelan-pelan, dengan bernyanyi berulang kali sambil mempraktikkannya. Seperti ini lirik lagunya.

Baca basmalah sambil cuci tangan

Kumur-kumur basuh hidung basuh muka

Tangan sampai kesiku

Kepala dan telinga

Terakhir basuh kaki lalu doa.

Saking asyiknya belajar, tak terasa sudah masuk waktunya untuk melaksanakan sholat isyak. Saya meminta izin kepadanya untuk menyudahi belajar dan melaksanakan sholat isyak terlebih dahulu. Tak lupa saya turut mengajaknya untuk sholat bersama. Meski ia masih kecil dan belum baligh, namun saya tetap mengajaknya dengan maksud memberikan pengajaran sejak dini.

Saat saya menuju kamar mandi untuk berwudhu, ia mengekor dibelakang. Sama seperti anak ayam yang selalu mengekor pada induknya. Ia lantas meminta saya berwudhu sambil bernyanyi, seperti yang saya ajarkan kepadanya. Wah pikir saya, ini anak bisa saja. Bagaimana bisa wudhu secara khusyuk kalau harus sambil bernyanyi. Yang ada saya malah tertawa. Lalu saat saya selesai berwudhu, rupanya ia masih setia melihat dibalik pintu kamar mandi.

Anak-anak suka dengan hal yang mendatangkan kegembiraan dan keceriaan.  Hal yang sama juga terjadi kepada para keponakan saya lainnya. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 kemarin, bibi saya mengadakan lomba untuk para keponakannya. Alasannya sederhana. Ia ingin melihat dan berbagi kebahagiaan dengan mereka. Niat baiknya disambut baik oleh mereka dan seluruh keluarga besar dari bapak.

Pada malam harinya, tibalah acara perlombaan dimulai. Pesertanya hanya lima orang. Tiga perempuan dan dua laki-laki. Lomba yang diadakan diantaranya makan kerupuk, membawa kelereng dengan sendok, dan makan biskuit yang diletakkan di kepala. Hadiahnya tak seberapa, yang terpenting momen kebahagiaannya. Membangun kerukunan antar anggota keluarga dan saling menyebarkan kebahagiaan sebagai bentuk refleksi dari kata “merdeka”.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepenuh Hati Mencintai-Nya

    Sepenuh Hati Mencintai-Nya

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Dalam buku karya Yadi Saeful Hidayat yang berjudul “Aku Jauh Engkau Jauh, Aku Dekat Engkau Dekat” penulis mencoba menyuguhkan agar manusia mampu menepis segala keraguan atas nikmat iman yang telah di berikan oleh-Nya serta mampu mencintai Allah secara tulus dan mendahalukan segala urusan agama Allah ketimbang urusan lainnya. Allah telah menjanjikan kepada hamba-Nya yang mencintai-Nya […]

  • SMK Milik NU Ini Masuk Nominasi Pusat Keunggulan Tahun Ini

    SMK Milik NU Ini Masuk Nominasi Pusat Keunggulan Tahun Ini

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Pati. – Berita menggembirakan datang dari SMK NU Gembong. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Al Ma’arif Gembong tersebut masuk nominasi Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK). Di Kabupaten Pati sendiri, ada dua SMK yang masuk nominasi tersebut selama periode ini. Ke duanya adalah SMKNU Gembong dan SMK Pelayaran Tayu. Sementara SMKNU merupakan […]

  • Hasil-Hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama

    Hasil-Hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Isi beserta uraian perincian sebagaimana dimaksud oleh keputusan ini terdapat dalam naskah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama beserta Muqaddimah al-Qanunil Asasy sebagai pedoman untuk melaksanakan tata organisasi dalam mencapai tujuan dan cita-cita Nahdlatul Ulama;

  • Launching Menara Masjid, Hadirkan Az-Zahir

    Launching Menara Masjid, Hadirkan Az-Zahir

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    WEDARI JAKSA – Masjid Baiturrahman Desa Tlogoharum, Kecamatan Wedarijaksa meresmikan, melaunching menara masjid dengan menggelar tasyakuran bertajuk sholawatan menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Pekalongan. Acara tersebut dihadiri Bupati Pati, H. Haryanto didampingi oleh Forkopimcam, ada Kapolsek dan Komandan Koramil Kecamatan Wedarijaksa (Selasa malam, 7/06/2022). Bupati Pati, H. Haryanto mengatakan, “Selamat atas berdirinya Menara […]

  • PCNU-PATI

    Kekuatan Iman dan Karakter

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Dalam buku “Maihendrasmi Rachman: Mengelola Diri dan Relasi dengan Karakter”, Dr. Edi Sutarto mengisahkan perjalanan hidup seorang wanita tangguh bernama Maihendrasmi Rachman, yang akrab dipanggil Uni Emi. Uni Emi lahir dan besar di lingkungan keluarga yang penuh disiplin dan kerja keras. Semasa kecil, orang tuanya menanamkan nilai-nilai ketertiban dan kemandirian yang […]

  • Hahdirkan Karina Moudy, MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Pelatihan Literasi Digital

    Hahdirkan Karina Moudy, MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Pelatihan Literasi Digital

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.251
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, menggelar training motivasi bertema “Membudayakan Literasi Digital dan Bijak Bermedia Sosial”, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan Karina Moudy, None Jakarta 2024, sebagai narasumber. Acara yang diikuti para siswa itu berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian […]

expand_less