Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ebooks » Ke NU an » Keputusan Bahtsul Masail Maudhu’iyah

Keputusan Bahtsul Masail Maudhu’iyah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
  • visibility 391
  • comment 0 komentar

Di bumi Nusantara (Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI) terdapat tradisi dan
budaya dalam sistem pengimplementasian ajaran agama, sehingga hal itu menjadi ciri khas
Islam di Nusantara yang tidak dimililiki dan tidak ada di negeri lain. Perbedaan tersebut
sangat tampak dan dapat dilihat secara riil dalam beberapa hal, antara lain:

  1. Dalam implementasi amalan Islam di Nusantara ada tradisi halal bihalal setiap tahun, haul,
    silaturrahim setiap hari raya (Idul Fitri), hari raya ketupat, baca solawat diiringi terbangan,
    sedekahan yang diistilahkan selamatan 7 hari, 40 hari, 100 hari, dan 1000 hari, tingkepan,
    sepasaran bayi, sepasaran pengantin, arak-arak pengantin yang meliputi undang mantu, ngunduh
    mantu, sekaligus diadakan Walimatul ‘Urs baik oleh keluarhga wanita maupun keluarga lakilaki,dan tradisi lainnya.
  2. Dalam hal berpakaian ada yang memakai sarung, berkopyah, pakaian adat Betawi, Jawa,
    Papua, Bali, Madura, dan masih banyak model pakian adat lain, terutama telihat dalam pakian
    pernikahan dimana pengantin dirias dan dipajang di pelaminan, dan lain sebagainya.
  3. Dalam hal toleransi pengamalan ajaran Islam, ada yang solat Id di lapangan, di masjid,
    musalla, bahkan ada hari raya dua kali. Ada yang shalat tarawih 20 rakaat, ada pula yang
    delapan rakaat. Di antara pelaksanaan tarawih ada yang memisahnya dengan taradhi bagi
    empat al-Khulafa’ ar-Rasyidin, dengan shalawat, dan ada yang memisahnya dengan doa. Dalam
    acara akikah ada yang diisi dengan shalawatan, dan ada yang diisi tahlilan, dan selainnya.
  4. Dalam hal toleransi dengan budaya yang mengandung sejarah atau ajaran, ada di sebagian
    daerah dilarang menyembelih sapi seperti di Kudus Jawa tengah yang konon merupakan
    bentuk toleransi Sunan Kudus pada ajaran Hindu yang menyuc
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ujian Kenaikan Tingkatan Pagar Nusa Gabus

    Ujian Kenaikan Tingkatan Pagar Nusa Gabus

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pagar Nusa Kec Gabus mengadakan ujian Kenaikan Tingkatanb bertempat di Madrasah Abadiyah  Gabus. Pada Selasa- Rabu (28-29/3) hal tersebut dilakukan agar bisa mengetahui kemampuan para siswa dalam menyerap ilmu selama pelatihan.             Pada kesempatan itu, Ketua PAC  Pagar Nusa Ust. Ahmad Qusyairi membuka secara resmi dan sedikit menjelaskan perihal apa itu Pagar […]

  • MWCNU Winong Pati Dirikan Klinik Rawat Inap dari Program Infak Rp 5 Ribu per Bulan

    MWCNU Winong Pati Dirikan Klinik Rawat Inap dari Program Infak Rp 5 Ribu per Bulan

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, mendirikan klinik rawat inap. Rencananya, para pasien yang berobat di klinik ini bakal digratiskan. Klinik ini dibangun menggunakan dana dari program infak Rp 5 ribu per bulannya. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati KH Yusuf Hasyim serta Ketua Tanfidziyah […]

  • PCNU-PATI Photo by novita ramadhani

    Bidadari Berlampu

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Setelah menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya lewat mulut sebanyak tiga kali, Shanaya memberanikan diri mengucapkan sebuah “assalamu’alaikum” yang lirih dan sedikit serak sambil mengetuk pintu dengan halus.  Ia pandang lagi tulisan besar “Ruang Dekan” di atas pintu itu dengan perasaan was-was. Benang kusut di kepalanya bertambah kusut akibat insiden salah […]

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar kegiatan Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (1/10/2025). Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan bahwa kekerasan tidak bisa dilawan dan diselesaikan melalui kekerasan. “Beberapa waktu lalu, kita dihadapkan dengan […]

  • PCNU PATI - Rayakan Tahun Baru Hujriyah, Fatayat NU Dukuhseti Gelar Beragam Kegiatan

    Rayakan Tahun Baru Hijriyah, Fatayat NU Dukuhseti Gelar Beragam Kegiatan

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Pimpinan Anak Cabang atau PAC Fatayat NU Dukuhseti baru saja merayakan tahun baru 1444 Hijriyah. Kegiatan yang berlangsung Jumat (12/8) siang di Gedung Haji Dukuhseti tersebut dihafiri sedikitnya 800 kader Fatayat se kecamatan yang berada di ujung utara Pati tersebut. Selain perayaan tahun baru, kegiatan bertema Spirit Tahun Baru Hijriyah untuk Menguatkan Ukhuwah […]

  • Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Pertanyaan tersebut menggelitik seluruh elemen NU, khususnya pengurus dan kader-kader mudanya. Jangan sampai NU menjadi al-kabiiru bilaa nidlaamin yaghlibuhus shaghiiru bi nidlaamin, organisasi besar tidak terorganisir yang dikalahkan oleh organisasi kecil yang terorganisir. NU harus menjadi al-kabiiru bi nidzaamin, organisasi besar yang terorganisir. Dengan organisasi yg baik, NU akan berkembang pesat, baik secara jamaah (komunitas) […]

expand_less