Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hadapi Covid 19, Menag : Tingkatkan Kedermawanan Sosial

Hadapi Covid 19, Menag : Tingkatkan Kedermawanan Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
  • visibility 368
  • comment 0 komentar
Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA-Acara pray from home yang dihelat oleh Kementerian Agama RI Minggu (11/7) berjalan lancar. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo tersebut merupakan langkah spiritual untuk mengurangi penyebaran Covid 19.

Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama RI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hingga saat ini, belum ada yang mengetahui kapan berakhirnya wabah corona di Indonesia. Oleh sebab itu ia memperingatkan kepada seluruh umat beragama untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan. 
Wabah yang telah menjalar selama setahun lebih tersebut, menurut Menag, menjadi bukti bahwa lemahnya manusia. Dalan kondisi seperti ini, mendekatkan diri kepada Tuhan adalah langkah yang tepat. 
“Saya yakin kita semua dalam suasana kebatinan dan kesadaran spiritualitas yang sama, sebagai manusia yang lemah dan membutuhkan pertolongan dari Allah yang maha kuasa, Sang Pemilik Kehidupan,” terangnya. 
Menag yang akrab dengan sapaan Gus Yaqut tersebut juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bukan hanya menjaga diri sendiri namun juga keluarga dan orang-orang di sekitar. Caranya adalah dengan menaati Prokes dan mematuhi peraturan pemerintah. 
Selain kedua hal tersebut, dalam situasi pandemi, masyarakat diminta meningkatkan kepedulian sosial. Hal ini guna meringankan beban warga yang terdampak Covid 19.
“Tingkatkan kedermawanan sosial, semangat berbagi dan rela berkorban untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak Covid 19,” ajaknya. 
 
Gus Yaqut menyebut bahwa salah satu indikator kesalehan beragama adalah kepedulian untuk membantu sesama yang membutuhkan. Dengan kata lain, kesalehan spiritual dapat dilihat dari kesalehan sosial.
Pada penghujung sambutannya, Menag Yaqut berharap acara pray from home tersebut dapat berdampak positif. Salah satunya adalah untuk meningkatkan optimisme masyarakat dalam menghadapi Covid-19.(lut/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Oleh : M. Syafii Pahlevi Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu. Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan […]

  • PCNU-PATI

    Inilah Rangkaian Harlah PC Fatayat NU Pati

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Fatayat NU Pati mengadakan berbagai lomba dalam rangka memperingati Harlah Fatayat NU ke-73, Ahad (02/07). Acara ini diikuti oleh delegasi seluruh PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati ini, diantaranya ada lomba senam gesit, lomba administrasi, dan pemilihan duta Fatayat Pati tahun 2023. Asmonah selaku ketua PC Fatayat […]

  • a close up of a book with writing on it

    Kitab Kuning Zamani

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.500
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* Identitas utama pesantren adalah pengajian kitab kuning. “Jika tidak ada pengajian kitab kuning, maka esensi pesantren hilang”, tegas Jamal Ma’mur Asmani, Pengamat Kepesantrenan dan penulis sejumlah buku dalam Talkshow Hari Santri Nasional tahun 2025 dengan tema “Kitab Kuning Sebagai Identitas Utama Santri” yang diadakan Masjid Sirojul Anam Wonokerto […]

  • Halaqoh dengan Rais ‘Am PBNU

    Halaqoh dengan Rais ‘Am PBNU

    • calendar_month Kam, 7 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati mengadakan halaqoh Nahdliyah bersama Rais Am PBNU KH Ma’ruf Amin di Safin Hotel Pati, Selasa malam (5/12). Kemarin. KH Ma’ruf Amin menjelaskan beberapa agenda penting Nahdlatul Ulama  ke depan.  PBNU melakukan revitalisasi dengan membuat pedoman standar  organisasi yang baik. Disamping itu, PBNU akan terus monitoring dan evaluasi (monev)  […]

  • NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam Khittah Nahdlatul Ulama (NU), istilah NU merujuk pada dua makna yang saling terkait, yaitu NU sebagai sebuah organisasi dan NU sebagai komunitas anggotanya. KH. Abdul Muchit Muzadi dalam buku, Ensiklopedia Khittah NU, dijelaskan bahwa istilah NU Jam’iyyah (NU secara struktural) dan NU Jamaah (NU secara kultural) sering kali digunakan untuk […]

  • NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Penyaluran Bantuan untuk korban Semeru secara simbolis diserahkan oleh ketua PC Lazisnu Pati, KH. Niam Sutaman (pegang kardus, kanan) kepada pengurus PCNU Lumajang LUMAJANG – Bantuan untuk Semeru masih terus berdatangan. Kali ini datang dari NU Kabupaten Pati Jawa Tengah yang membawa satu Truck bantuan pada Jum’at, (17/12) ke Posko utama NU Lumajang Peduli Gedung […]

expand_less