Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
Penyerahan paket sembako oleh Gusdurian Peduli dan NU Peduli Kemanusiaan kepada salah satu Warga Kecamatan Tlogowungu yang sedang melakukan Isoman didampingi Camat, Danramil dan Polsek Tlogowungu.  

PATI-Salah satu karakter bangsa Indonesia, adalah kuatnya budaya gotong royong. Budaya inilah yang menjadi pilar kokohnya bangsa dunia termasuk Indonesia hingga sekarang.

Gotong royong dalam rangka penanganan Covid – 19, juga sangat nampak di hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Hal ini tidak lepas dari intruksi Menteri Agama, Gus Yaqut Cholil Qoumas dalam pidatonya beberapa waktu lalu. Ia menyitir beberapa ayat kemudian mengejawantahkan dalam ajakan untuk saling berbagi dan peduli.

Gusdurian, sebagai salah satu organisasi yang menonjolkan faham humanismenya, pun turut ambil bagian dalam rangka saling berbagi dan peduli sebagaimana yang diungkapkan oleh Kemenag. Melalui program Gusdurian Peduli yang berposko di Prawoto, Pati para pejuang kemanusiaan di dalamnya tidak henti menebarkan cinta di tengah pandemi. 

Mereka tidak bergerak sendirian. Dalam urusan ini, para relawan Gusdurian Peduli Menggandeng relawan-relawan dari LPBI (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim) NU yang tergabung dalam NU Peduli kemanusiaan.  

Kamis, (29/07) relawan Gusdurian Prawoto yang berada dibawah koordinasi Yayasan Jaringan Gusdurian Peduli bersama Relawan NU Peduli Kemanusiaan PCNU Kab. Pati membagikan paket sembako untuk warga yang melaksanakan isolasi mandiri akibat terpapar virus Covid-19. Kegiatan mulia ini dilaksanakan di enam desa yang berada di Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati. 

Dalam pelaksanaannya, Gusdurian Peduli dan NU Peduli Kemanusiaan tidak sendirian. Pihak Camat, Polsek dan Dan Ramil Tlogowungu juga ikut turun tangan membantu kelancaran program tersebut. 

Setelah membagikan paket sembako di Tlogowungu, Gusdurian Peduli dan NU Peduli kemanusiaan tancap gas menyalurkan APD untuk tenaga kesehatan relawan pemakaman jenazah Covid-19. Sumbangan ini diserahkan kepada LPBI NU. Rencananya, APD ini akan digunakan untuk tenaga medis yang membutuhkan dan diperuntukkan relawan pemakaman Covid-19 yang diselenggarakan oleh LPBI NU Pati.  

Sejak awal pandemi Gusdurian Prawoto dikenal giat dalam melakukan kerja sosial dan kemanusiaan, diantaranya membagikan ratusan paket sembako, paket sehat, dan suplemen kepada masyarakat terdampak covid-19. Hebatnya, kegiatan sosial ini tidak hanya di wilayah Kabupaten Pati, namun menjangkau hingga ke daerah-daerah sekitar seperti Kabupaten Kudus dan Rembang.(niam/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Ahmad Saiku, koordinator admin PCNU Pati sedang memberi arahan kepada para admin Ranting NU se-Kawedanan Pati kota Tambahkan tek GEMBONG-Hari ini, Rabu (19/8) untuk pertama kalinya PCNU Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sensus Warga NU. Kegiatan tersebut diikuti oleh admin Pengurus Ranting NU yang ada di wilayah eks-kawedanan Pati Kota.  Sedikitnya, ada 60 peserta dari empat […]

  • PCNU-PATI

    Biografi KH. M. Aniq Muhammadun, Rois Syuriah NU Kab Pati

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    KELAHIRAN KH. Aniq Muhammadun atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Aniq lahir pada 30 Desember 1952 di Pondohan, Tayu, Pati. Beliau merupakan putra ketujuh dari sepuluh bersaudar, dari pasangan KH. Muhammadun dengan Nyai Nafisatun. KELUARGA KH. Aniq Muhammadun melepas masa lajangya dengan menikahi Nyai Hj. Salamah (Sarang) pada sekitar tahun 1982. PENDIDIKAN KH. Aniq […]

  • Menggali Potensi Lokal

    Menggali Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana. Minggu, 26/3 kemarin. Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban […]

  • LP. Ma'arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Bergas – Rapat Kerja sekaligus Dialog dengan tema ” Meningkatkan Mutu layanan Pendidikan LP Ma’arif NU” melalui sinergritas dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kab. Semarang terlaksana pada Sabtu 17 Mei 2025 yang digelar LP. Ma’arif PCNU Kabupaten Semarang. Zaenal selaku Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kab. Semarang menyampaikan kegiatan hari ini diikuti […]

  • Ramadan: Saatnya Pindah Rumah

    Ramadan: Saatnya Pindah Rumah

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pada Ahad Pahing 16 Maret 2025 kemarin, saya mewiwiti (memulai) pindahan rumah dari rumah lama di Sampangan ke Gunungpati, Kota Semarang. Meski rencana saya tempati full usai Lebaran Idulfitri, namun di hari itu secara rukun dan syarat sudah saya bancaki dengan manaqiban yang dibacakan Mbah Niam.   Awalnya ya saya […]

  • PCNU-PATI

    Amaliyah NU dan Dalilnya

    • calendar_month Sel, 20 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Satu lagi buku perihal Hujjah Amaliyah Nahdliyiah muncul dan beredar untuk umat yang memerlukannya. Kalau dikumpulkan dan dihitung, selama kurun waktu tidak sampai 10 tahun terakhir, telah ditulis dan terbit hampir seratusan buku sejenis, dengan judul dan penulis yang berbeda-beda.Rasanya buku seperti ini tidak akan muncul kalau tidak ada orang ahli jidal yang menggugat-gugat keabsahan […]

expand_less