Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GP Ansor Pati Minta Bangungan di LI Segera Dirobohkan

GP Ansor Pati Minta Bangungan di LI Segera Dirobohkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
  • visibility 404
  • comment 0 komentar

 

Koordinasi Pengurus GP Ansor Pati dengan Satpol PP Pati. Ansor meminta bangunan LI segera dirobohkan 

PATI – Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Pati menutup beberapa tempat prostitusi, salah satunya Lorok Indah / Lorong Indah (LI) yang berada di Kecamatan Margorejo.

Di LI sendiri, para penghuni sudah mengosongkan lokasi. Mereka telah kembali ke kampung halaman masing -masing. 

Namun demikian, bangunan yang berada di lokalisasi LI masih berdiri. Hal itu mendapat respon dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati. 

Ansor Pati meminta kepada Tim Pencegahan dan Penanggulangan prostitusi untuk segera merobohkan bangunan yang ada di lokalisasi tersebut. Menurutnya, apabila tidak segera dirobohkan, dikhawatirkan para penghuni akan kembali lagi ke tempat tersebut.

“Kami koordinasi dengan Kasatpol PP Pati agar bangunan yang ada di LI itu segera dirobohkan. Sudah jelas melanggar Perda RTRW, tidak ada alasan untuk ditunda. Kalau ditunda-tunda terus, nantinya malah ditempati lagi,” kata ketua GP Ansor Pati Itqonul Hakim, Kamis (26/8).

Bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor dan Lembaga Ekonomi Ansor, dirinya juga mendorong agar tempat karaoke juga ditindak secara tegas. Terlebih, pada karaoke yang tidak berizin.

Mereka menilai, apabila pekerja seks komersial (PSK) merangkap pemandu Karaoke (PK) yang ada di LI kemudian beralih ke tempat karaoke, justru hal ini akan menjadi lahan baru bagi mereka. Sehingga, keberadaan karaoke juga harus ditertibkan oleh petugas.

“Karena itu, kami mendorong Satpol PP agar menertibkan juga tempat-tempat karaoke, kos-kosan yang sering digunakan mesum dan salon plus-plus di Pati. Hal ini agar pati bersih dari kemaksiatan,” kata dia.

Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pati Sugiyono mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh GP Ansor tersebut. Terlebih, pihaknya juga mengaku siap apabila nantinya dibutuhkan untuk bergerak bersama memberantas tempat-tempat prostitusi.

Terkait perobohan bangunan di LI, pihaknya mengaku masih perlu berkoordinasi dengan Tim Pencegahan dan penanggulangan prostitusi. Sebab, sejauh ini tindakan yang dilakukan baru sebatas edukasi kepada para pemilik. Termasuk untuk mengambil semua barang-barangnya yang ada di sana.

“Tadi kami cek lokasi, kesadaran mereka sudah mulai ada. Barang-barangnya yang ada di dalam sudah mulai diambil. Bahkan kemarin sudah ada truk yang mengambil barang-barang. Sementara ini, kami edukasi dulu lah,” tandas dia.(angga/ltn) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • a couple of people walking down a dirty street

    Islam, Perang dan Perdamaian

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.974
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Perang di Timur Tengah sejak Ramadlan 1447 H. menyita perhatian publik, baik di dunia nyata maupun online. Perang terjadi secara offline dan digital. Isu agama mencuat tajam. Pihak Iran menyebut ini ada perang agama sehingga umat Islam dunia harus mendukung Iran. Sedangkan Amerika lewat Menteri Pertahanan menyatakan bahwa ini adalah perang […]

  • Pandemi, Ini Rencana NU Kayen Peringati Tahun Baru Islam

    Pandemi, Ini Rencana NU Kayen Peringati Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Rapat terbatas MWC NU bersama Lazisnu Kayen dalam untuk menyambut tahun baru hijriyah KAYEN-MWCNU menggandeng Lazisnu Kayen melaksanakan rapat terbatas, Rabu (4/8) malam. Dalam pertemuan yang dihadiri hanya pengurus harian MWCNU dan Lazisnu tersebut, pembahasan mengerucut pada peringatan tahun baru, Muharrom, 1443 Hijriyah.  “Kami carikan solusi, merayakan tahun baru tapi dengan tetap menaati protokol,” Ungkap […]

  • NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Saya selalu senang dengan sikap NU. NU itu seperti organisasi Hezbullah di Lebanon. Hezbullah meski sebagai organisasi besar dan kuat di Lebanon, tidak mau mencampuri urusan dalam negeri Lebanon. Lebanon itu negara demokratis parlementer. Sesudah perang saudara 15 tahun, mereka membangun sistem khusus di negaranya yang bernama konfesionalisme untuk menghindari kembali terjadinya perang sektarian. Disana, […]

  • Puisi-Puisi Juita Intifada

    Puisi-Puisi Juita Intifada

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

      Sabtu Malam Sabtu Malam Minggu kabarmu yang lama ku tunggu tiba bertamu “bagaimana kau tahu?” sedang indomini membisu tersisa aku memeluk rindu   Sore di Tepian Rindu sore di hari minggu satu satu bergegas melaju menyusur tepian rindu dua dua menunggu aku merayu   “kemari, sama-sama mencebur” mereka tersenyum sedang rasaku makin larut dimana […]

  • PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Maria Ulfa (tengah), Ketua PAC Muslimat NU Gembong bersama pengurus lainnya (foto : dokumen LTN-NU)  GEMBONG-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan banyak rutinitas terhambat. Hal ini pula yang dirasakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gembong.  Para kaum ibu yang rutin melaksanakan kegiatan setiap tanggal 12 tersebut terpaksa meliburkan diri karena adanya PPKM. Hal […]

  • Photo by Andrew varnum

    Pluralisme sebagai Pilar Kerukunan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam tataran empiris, kerukunan antar-umat beragama di Indonesia sudah mulai kelihatan progres perkembangnya dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari peran dari elemen masyarakat, lebih-lebih saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Dimana, beliau selalu memberikan contoh sikap yang menjunjung tinggi keadilan dan menghargai kemajemukan tanpa membedakan, agama,ras, etnik, adat-istiadat, dan […]

expand_less