Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
  • visibility 243
  • comment 0 komentar

PATI-Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pati Kota menggelar Pelatihan Kader Dasar dan Diklatsar Banser di MTs. Alkholifah Desa Ngepungrojo Kecamatan Pati mulai hari Jum’at (15/11) hingga Ahad (17/11) pagi besok. Acara dibuka dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Itqonul Hakim dan Kasatkorcab Banser Arbain.

Suasana Diklatsar Banser yang diselenggarakan oleh PAC Ansor Pati Kota, Jumat (15/11) malam tadi.

Ditemui LTN NU Pati, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pati, mengungkapkan PKD dan Diklatsar Banser kali ini, bertujuan untuk menanamkan nilai dan ideologi, meningkatkan kapasitas gerakan, mengembangkan potensi dan kecakapan bagi kader Gerakan Pemuda Ansor yang berazaskan Pancasila dan beraqidah Ahlussunnah Waljamaah.  Meningkatkan kualitas dan kapasitas gerakan dengan penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan ideologi Aswaja merupakan hal yang sangat penting untuk saat ini, banyaknya aliran yang berkembang merupakan antisipasi sejak dini dengan mengadakan pelatihan PKD dan Diklatsar Banser.

Materi pertama Bela Negara langsung diisi oleh Komandan Koramil Kecamatan Pati, Yahudi. Maka sangat pas materi yang disampaikan tentang penanaman nilai – nilai Pancasila, cinta tanah air, dan bagaimana mengisi kemerdekaan Indonesia dengan meneruskan perjuangan para pahlawan, dan khidmah untuk menjaga NKRI dari segala bentuk ancaman, bahaya Radikalisme yang berusaha merongrong kedaulatan NKRI.

Komandan Yahudi menceritakan sejarah kemerdekaan Indonesia, dengan mengobarkan semangat bahwa Indonesia merdeka dari tangan pemuda yang kokoh dan tangguh melawan penjajah Belanda, dengan semangat dan rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia. Penanaman nilai-nilai Pancasila yang harus dilaksanakan dalam kegiatan sehari-hari, rajin beribadah, rasa kemanusiaan, rasa persatuan dan kesatuan untuk Bangsa dan Negara tercinta Indonesia.

Para peserta PKD dan Diklatsar Banser sangat antusias menerima materi, dan semangat dengan yel-yel yang dikomandoi oleh Yahudi. Sedikitnya 90 orang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut. Bahkan beberapa peserta merupakan delegasi dari kabupaten tetangga seperti Demak dan Kudus.

Sesuai dengan arahan Komandan Satkornas Alfa Isnaeni menjadi Banser harus satu komando, dan ikut dengan instruksi GP Ansor. Dengan satu komando, organisasi GP Ansor menjadi gerakan pemuda yang siap untuk mengamalkan nilai – nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945 (PBNU).(fikrul umam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Winong Pati Laksanakan Salat Idul Adha di Teras Gereja

    Warga Winong Pati Laksanakan Salat Idul Adha di Teras Gereja

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Warga Desa Winong, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, laksanakan salat Iduladha di teras Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI), Kamis (29/6/2023) pagi.  Hal itu bukan suasana baru bagi warga desa setempat. Sudah puluhan tahun warga di sana hidup dengan penuh toleransi. Di sana, bagunan gereja GKMI dengan Masjid Al-Muqorrobin, saling berhadapan. Bahkan, kedua tempat ibadah […]

  • PCNU-PATI

    Misteri Lailatul Qadar

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Sejak 2008, saya rajin menulis artikel tentang Lailatul Qadar. Seingat saya di Koran Pagi Wawasan, Radar Lampung, Radar Tegal, NU Online, Alif.id, sejumlah koran cetak lain yang tidak terlacak termasuk di NU Online Pati (pcnupati.or.id) ini. Dari tulisan-tulisan itu, saya pribadi belum merasa pernah menemukan Lailatul Qadar. Mbuh ngopo. Hemat saya ini […]

  • PCNU-PATI

    Tahlilan Wah Ala Kampung

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Mengejutkan! Kata pertama yang terlontar saat mendengar bahwa ada sebuah desa yang mungkin belum dijamah Google Street View, biaya kematiannya begitu mahal. Bahkan bisa lebih mahal daripada di kota-kota besar.  Cerita ini bermula saat penulis mengantar seorang ustadz untuk mengisi ceramah dalam acara tujuh hari kematian. Tentu cuma orang NU yang […]

  • Jurnal Khittah, Menjawab Kegalauan Intelektualitas NU

    Jurnal Khittah, Menjawab Kegalauan Intelektualitas NU

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Kabar NU. Baru-baru ini, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kab. Pati melaunching JURNAL KHITTAH terbitan perdana. Acara launching Jurnal khittah dibarengkan dengan acara  Seminar Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan tanggal 16 Desember 2014, kerjasama dengan LRC-KJHAM Semarang yang bertempat di Perpustakaan Syekh Mutamakin Kajen, Margoyoso Pati. Jurnal Khittah mengangkat tema Berefleksi […]

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Saya mau membuka sebuah usaha, namun tetangga saya sudah ada yang menjalankan usaha yang serupa, saya kawatir jika saya menjalankan usaha tersebut tetangga saya akan merasa tersaingi, mohon dijelaskan bagaimana pandangan fiqih tentang usaha tersebut, apakah saya perlu meminta izin pada tetangga saya ?. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb. Membuka usaha […]

expand_less