Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
  • visibility 430
  • comment 0 komentar

PATI-Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pati Kota menggelar Pelatihan Kader Dasar dan Diklatsar Banser di MTs. Alkholifah Desa Ngepungrojo Kecamatan Pati mulai hari Jum’at (15/11) hingga Ahad (17/11) pagi besok. Acara dibuka dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Itqonul Hakim dan Kasatkorcab Banser Arbain.

Suasana Diklatsar Banser yang diselenggarakan oleh PAC Ansor Pati Kota, Jumat (15/11) malam tadi.

Ditemui LTN NU Pati, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pati, mengungkapkan PKD dan Diklatsar Banser kali ini, bertujuan untuk menanamkan nilai dan ideologi, meningkatkan kapasitas gerakan, mengembangkan potensi dan kecakapan bagi kader Gerakan Pemuda Ansor yang berazaskan Pancasila dan beraqidah Ahlussunnah Waljamaah.  Meningkatkan kualitas dan kapasitas gerakan dengan penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan ideologi Aswaja merupakan hal yang sangat penting untuk saat ini, banyaknya aliran yang berkembang merupakan antisipasi sejak dini dengan mengadakan pelatihan PKD dan Diklatsar Banser.

Materi pertama Bela Negara langsung diisi oleh Komandan Koramil Kecamatan Pati, Yahudi. Maka sangat pas materi yang disampaikan tentang penanaman nilai – nilai Pancasila, cinta tanah air, dan bagaimana mengisi kemerdekaan Indonesia dengan meneruskan perjuangan para pahlawan, dan khidmah untuk menjaga NKRI dari segala bentuk ancaman, bahaya Radikalisme yang berusaha merongrong kedaulatan NKRI.

Komandan Yahudi menceritakan sejarah kemerdekaan Indonesia, dengan mengobarkan semangat bahwa Indonesia merdeka dari tangan pemuda yang kokoh dan tangguh melawan penjajah Belanda, dengan semangat dan rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia. Penanaman nilai-nilai Pancasila yang harus dilaksanakan dalam kegiatan sehari-hari, rajin beribadah, rasa kemanusiaan, rasa persatuan dan kesatuan untuk Bangsa dan Negara tercinta Indonesia.

Para peserta PKD dan Diklatsar Banser sangat antusias menerima materi, dan semangat dengan yel-yel yang dikomandoi oleh Yahudi. Sedikitnya 90 orang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut. Bahkan beberapa peserta merupakan delegasi dari kabupaten tetangga seperti Demak dan Kudus.

Sesuai dengan arahan Komandan Satkornas Alfa Isnaeni menjadi Banser harus satu komando, dan ikut dengan instruksi GP Ansor. Dengan satu komando, organisasi GP Ansor menjadi gerakan pemuda yang siap untuk mengamalkan nilai – nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945 (PBNU).(fikrul umam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • a table topped with lots of papers on top of a wooden table

    Penulis dan Pejalan Kaki

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Aku, yang selalu terpaku pada layar dan tumpukan buku, menyulam kata demi kata, sering kali lupa bahwa tubuh ini juga butuh gerak dan ruang untuk bernapas. Hari demi hari, aku terjebak dalam rutinitas yang sama: duduk berjam-jam, mengolah pikiran yang tak pernah berhenti berputar, mencoba menerjemahkan kerumunan ide menjadi kalimat-kalimat yang […]

  • Pelantikan Ranting  NU Sukobubuk Kec Margorejo

    Pelantikan Ranting NU Sukobubuk Kec Margorejo

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati secara resmi melantik Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Sukobubuk Kecamatan Margorejo, bertempat di Mushola An-Nasir Desa Sukobubuk, Ahad 5/6 kemarin. Pelantikan tersebut dilakukan agar kordinasi dari tingkat Ranting hingga Cabang akan terus terjalin. “Maka sejak tahun ini pengurus cabang akan datang ke ranting-ranting NU untuk memperbarui para pengurusnya,”ujar Ali […]

  • a woman holding a bouquet of flowers in her hands

    Merayakan IWD (International Women’s Day)

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini setelah saya bersih-bersih rumah, seperti biasa saya pasti membuka handphone untuk sekadar berseluncur di media sosial. Entah untuk membuka Whatsapp memastikan apakah ada yang mengirimi saya sebuah pesan selamat pagi, selamat berbahagia hari ini. Selain membuka Whatsapp yang nyatanya memang tak ada ucapan tersebut disana, saya kemudian beralih ke […]

  • Pengurus UPZIS NU Ranting Beketel Akhirnya Terbentuk

    Pengurus UPZIS NU Ranting Beketel Akhirnya Terbentuk

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    KAYEN, Bertempat di Kantor Balaidesa Beketel, Pengurus LAZISNU MWCNU Kayen didampingi ketua Tanfidiyah MWCNU Kayen Kiai Sofyan melaksanakan pembentukan pengurus UPZISNU di Desa tersebut yang dihadiri oleh Kepala Desa, Pengurus Ranting NU beserta Banom di Ranting tersebut. Ahad, (12/09/2021) Pembentukan Pengurus UPZISNU di tingkat ranting ini dilaksanakan setelah pengurus LAZISNU MWCNU Kayen menerima SK dari LAZISNU […]

  • Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam perlombaan Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Kabupaten Semarang, juri berkomentar peserta masih terjebak ke dalam khotbah daripada pidato. Hal itu diungkapkan Dr. S. Prasetyo Utomo juri Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP di sela-sela lomba. […]

  • Ada Apa Dengan Tawasul

    Ada Apa Dengan Tawasul

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Apa itu tawasul dan ada apa dengan tawasul? Sehingga tradisi tawasul yang mendarah daging bagi nahdliyin ini kerap dicap sebagai syirik oleh sebagian pihak. Simak opini dan penjelasan K. Ahmad Suja’i, berikut ini. Salah satu hobi kaum sarungan (santri) adalah ziarah ke para Aulia baik yang masih sugeng maupun yang sudah wafat, inilah salah satu […]

expand_less