Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Des 2019
  • visibility 819
  • comment 0 komentar

PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya.

Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan.

Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU Pati Minggu (1/12)

Kaum hawa pun tidak luput dari dunia dakwah. Beberapa momentum memang memerlukan wanita sebagai penghantar ayat-ayat Allah tersebut.

Fatayat NU sebagai salah satu pelopor pemudi muslim di Negara Indonesia ini juga tidak mau kehilangan momen untuk memanfaatkan dakwah sebagai media penyebar islam ramah. Melalui Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) organisasi pemudi NU mencoba membuka waaasan dakwah untuk para kadernya.

Minggu (1/12) Pagi tadi, PC Fatayat NU Pati menggelar pelatihan daiyah di Aula kantor PCNU Pati. Pesertanya tak kurang dari enam puluh orang yang berasal dari pengurus PC Fatayat NU hingga para ketua dan perwakilan bidang dakaah PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati.

Asmonah, S.Ag., M.Pd., selaku ketua PC Fatayat NU Pati sangat mendukung dengan gerakan Fordaf ini. Menurutnya, wanita juga perlu mengambil peran dalam dunia dakwah.

“Kita semua berharap daiyah-daiyah dari Fatayat NU bisa menjadi subjek dalam menjaga keutuhan NKRI.” Tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB siang tadi menghadirkan dua pemateri. Drs. H. Sakdullah, M.Pd. didapuk untuk membawakan materi sistematika dakwah.

Dalam pemaparannya, H. Sakdullah menegaskan bahwa berdakwah merupakan kegiatan retorika. Meburutnya, retorika yang baik harus memiliki sitematika yang runtut dan mudah difahami.

“Berbicara itu mudah, tapi membuat lawan bicara kita faham dengan apa yang kita bicarakan serta dengan cara yang sangat elegan, tentu memerlukan skill.” Tuturnya.

Sementara pembicara kedua, Ustadz H. Ilham Suprianto, S.Pd.I., M.Si., membawakan materi tentang public speaking dan finishing dalam berdakwah. Bagi Ust. Ilham, berdakwah memang gampang-gampang susah. Sebab, dakwah membutuhkan kemampuan bicara.

“Saya sepakat dengan Yai Sakdullah bahwa dakwah perlu skill, serta keberanian” ungkapnya.

Ust. Ilham juga terus mendorong agar materi yang disampaikan dalam berdakwah selalu berorientasi pada persatuan. Menurutnya, penyesatan ummat akhir-akhir ini banyak terjadi akibat dai dan daiyah yang mendorong jamaahnya untuk membenci golongan-golongan tertentu.

“Dai atau daiyah itu public figur. Jadi jangan sampai kita memberikan jamaah kita materi-materi kebencian, pengkafiran dan sejenisnya.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Belajar Disiplin dari Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Kiai Sahal Mahfudh yang kita ketahui merupakan sosok ulama yang ‘alim dan faqih dari pelbagai fan keilmuan. Hal ini bisa dilihat dari kiprah beliau selama menjadi Rais ‘Aam PBNU, menjadi Direktur Pengururuan Islam Mathali’ul Falah (PIM), dan menjadi pengasuh Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen Margoyoso Pati. Menunjukkan kalau beliau ‘alim dari pelbagai […]

  • IPNU IPPNU Desa Bumiayu Resmi Dilantik

    IPNU IPPNU Desa Bumiayu Resmi Dilantik

    • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

      Para pemgurus IPNU dan IPPNU Ranting Bumiayu usai dilantik pada Selasa (2/11) WEDARIJAKSA – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Bumiayu Bapoh Resmi Dilantik Di Gedung TPQ Raudathul Mujawidin, Selasa (02/11) Acara Tersebut Dihadiri oleh Bapak Muhadi, Bapak Heru Budi Cahyono selaku Pembina IPNU IPPNU Ranting Bumiayu, Ibu Miryati selaku ketua Muslimat Desa Bumiayu, Bu […]

  • PCNU-PATI

    Jelang Konfercab, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rapimcab

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Pcnu.pati.or.id-MARGOYOSO – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati mengadakan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) di MA Darunnajah Ngemplak Kidul, Margoyoso, Pati, Jumat (16/6/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-Kabupaten Pati. Dengan mengangkat tema “Eling Kancane, Eling Organisasine, Barokah Uripe”, kegiatan ini sebagai persiapan pelaksanaan Konferinsi Cabang (Konfercab) IPNU IPPNU Pati ke-XIV. […]

  • Jejak Ulama: Panduan Hidup untuk Kebaikan Umat

    Teladani Ulama

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.242
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* “Ulama adalah sumber nilai, ilmu, dan etika yang harus diteladani dalam mengarungi kehidupan ini”, demikian tegas Jamal Ma’mur Asmani, dalam seminar “Cara Menulis Produktif” yang diadakan oleh santri-santri Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah Kajen Pati pada hari jum’at, 31 Oktober 2025 di Aula Lantai 2. Acara ini diadakan dalam […]

  • PCNU-PATI Photo by Allec Gomes

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Rasa Tak Pernah Tumbuh malam mengurung perasaan yang sudah layu membelenggunya hingga sekarat tidak membiarkannya tumbuh, hanya mendesaknya untuk tetap utuh 15 September 2022 Bayangmu Menghilang terlunta-lunta aku mengejar bayangmu di bawah guyuran hujan dalam cengkaraman pagi yang menggigil tapi kamu terus berlari, meninggalkan jejak dan terhapus akannya 15 Oktober 2022  Lupakan Aku berhenti mengeja […]

  • Haul Kiai Syatibi, Gus Ghofur Semangati Santri

    Haul Kiai Syatibi, Gus Ghofur Semangati Santri

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 701
    • 0Komentar

    TRANGKIL-Haul ke-26 KH. Syatibi Umar Syahid di Desa Kadilangu, Trangkil berlangaung meriah. Festival rebana, gema aelawat hingga pengajian umum mewarnai acara yang dilaksanakan pada Jumat (27/9) hingga Sabtu (28/9) malam. Festival rebana yang digelar merupakan langkah untuk menjaga eksistensi rebana itu sendiri. Seperti diketahui bersama, bahwa minat pemuda untuk memainkan alat musik tradisional khususnya rebana […]

expand_less