Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Des 2019
  • visibility 812
  • comment 0 komentar

PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya.

Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan.

Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU Pati Minggu (1/12)

Kaum hawa pun tidak luput dari dunia dakwah. Beberapa momentum memang memerlukan wanita sebagai penghantar ayat-ayat Allah tersebut.

Fatayat NU sebagai salah satu pelopor pemudi muslim di Negara Indonesia ini juga tidak mau kehilangan momen untuk memanfaatkan dakwah sebagai media penyebar islam ramah. Melalui Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) organisasi pemudi NU mencoba membuka waaasan dakwah untuk para kadernya.

Minggu (1/12) Pagi tadi, PC Fatayat NU Pati menggelar pelatihan daiyah di Aula kantor PCNU Pati. Pesertanya tak kurang dari enam puluh orang yang berasal dari pengurus PC Fatayat NU hingga para ketua dan perwakilan bidang dakaah PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati.

Asmonah, S.Ag., M.Pd., selaku ketua PC Fatayat NU Pati sangat mendukung dengan gerakan Fordaf ini. Menurutnya, wanita juga perlu mengambil peran dalam dunia dakwah.

“Kita semua berharap daiyah-daiyah dari Fatayat NU bisa menjadi subjek dalam menjaga keutuhan NKRI.” Tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB siang tadi menghadirkan dua pemateri. Drs. H. Sakdullah, M.Pd. didapuk untuk membawakan materi sistematika dakwah.

Dalam pemaparannya, H. Sakdullah menegaskan bahwa berdakwah merupakan kegiatan retorika. Meburutnya, retorika yang baik harus memiliki sitematika yang runtut dan mudah difahami.

“Berbicara itu mudah, tapi membuat lawan bicara kita faham dengan apa yang kita bicarakan serta dengan cara yang sangat elegan, tentu memerlukan skill.” Tuturnya.

Sementara pembicara kedua, Ustadz H. Ilham Suprianto, S.Pd.I., M.Si., membawakan materi tentang public speaking dan finishing dalam berdakwah. Bagi Ust. Ilham, berdakwah memang gampang-gampang susah. Sebab, dakwah membutuhkan kemampuan bicara.

“Saya sepakat dengan Yai Sakdullah bahwa dakwah perlu skill, serta keberanian” ungkapnya.

Ust. Ilham juga terus mendorong agar materi yang disampaikan dalam berdakwah selalu berorientasi pada persatuan. Menurutnya, penyesatan ummat akhir-akhir ini banyak terjadi akibat dai dan daiyah yang mendorong jamaahnya untuk membenci golongan-golongan tertentu.

“Dai atau daiyah itu public figur. Jadi jangan sampai kita memberikan jamaah kita materi-materi kebencian, pengkafiran dan sejenisnya.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Sya'roni Gantikan KH. Thoifur Pimpin NU Trangkil

    KH. Sya’roni Gantikan KH. Thoifur Pimpin NU Trangkil

    • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Kursi kepemimpinan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Trangkil baru saja berpindah tangan. Hal ini, setelah dilaksanakannya konferensi di Desa Kertomulyo, Trangkil pada Jumat (26/8) kemarin. Duet KH. Badruddin Syatibi dan KH. Thoifur Alam sebagai Ro’is Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Trangkil dan pungkas dengan manis pada bulan ini. Sebagai penerusnya, […]

  • MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    MHI Borong Piala Loksis, Waka Kurikulum Tegaskan Manfaat Ekskul

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – MI hidayatul Islam (MHI) yang berlokasi di Dukuh Sentul, Desa Gembong, Kecamatan Gembong kembali mencetak prestasi gemilang. Melalui ajang Loksis (Lomba Kompetensi Siswa) tingkat Kecamatan Gembong, MHI berhasil menjadi juara umum. Sedikitnya 14 medali berhasil disabet oleh para peserta didik MHI. Di antaranya, 7 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu. […]

  • PCNU-PATI

    Ini Pesan Ro’is Syuriyah PCNU Pati Jelang Tahun Politik

    • calendar_month Ming, 18 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Rapat koordinasi PCNU Pati yang dilaksanakan hari ini, Ahad (18/12) siang dihadiri oleh puluhan tokoh NU. Mereka adalah para pengurus harian PCNU Pati, pengurus lembaga dan juga ketua MWC-NU dari penjuru Kabupaten Pati.  Dalam agenda bertajuk Rapat Koordinasi menyambut 1 Abad NU dan Sosialisasi AD/ART NU tersebut, KH. Aniq Muhammadun, Ro’is Syuriyah PCNU […]

  • Buka Lowongan, LazisNU Pati Seleksi 122 Peserta

    Buka Lowongan, LazisNU Pati Seleksi 122 Peserta

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

      Pati – LazisNU PCNU Pati membuka lowongan karyawan manajemen eksekutif. Mereka pun menyeleksi 122 peserta di Aula Lantai 2, Gedung Islamic Center Masjid Agung Baitunnur Pati, Kamis (30/1/2025). Seratusan peserta ini mengikuti psikotes yang merupakan rangkaian tahapan rekrutmen yang telah LazisNU Pati lakukan. Sebelumnya, LazisNU membuka lowongan pada tanggal 18 Januari 2025. ”Kami sedangkan […]

  • LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 607
    • 0Komentar

      Pati – LAZIS MWCNU Tayu Kabupaten Pati merasa perlu memberikan klarifikasi atas pemberitaan di media online yang mengatasnamakan lembaga mereka. Pemberitaan tersebut berjudul “Banjir Rob Melanda, Pemerintah Diam Membisu, LAZISNU Tayu Turun Tangan Berikan Bantuan ke Warga” yang beredar luas di platform media online. Menurut Ketua Tanfidziyah MWCNU Tayu, Ah. Syarwo, narasi yang disampaikan […]

  • Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siapa sangka, nasi yang biasanya tersisa di dapur ternyata bisa dibuat camilan yang gurih dan lezat untuk keluarga di rumah. Seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu muslimat di Dukuh Jajar, Desa Tambahagung, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, pada Rabu (27/8/2025). Mereka tampak antusias membuat cireng didampingi Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Antasena Institut Pesantren […]

expand_less