Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Des 2019
  • visibility 789
  • comment 0 komentar

PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya.

Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan.

Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU Pati Minggu (1/12)

Kaum hawa pun tidak luput dari dunia dakwah. Beberapa momentum memang memerlukan wanita sebagai penghantar ayat-ayat Allah tersebut.

Fatayat NU sebagai salah satu pelopor pemudi muslim di Negara Indonesia ini juga tidak mau kehilangan momen untuk memanfaatkan dakwah sebagai media penyebar islam ramah. Melalui Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) organisasi pemudi NU mencoba membuka waaasan dakwah untuk para kadernya.

Minggu (1/12) Pagi tadi, PC Fatayat NU Pati menggelar pelatihan daiyah di Aula kantor PCNU Pati. Pesertanya tak kurang dari enam puluh orang yang berasal dari pengurus PC Fatayat NU hingga para ketua dan perwakilan bidang dakaah PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati.

Asmonah, S.Ag., M.Pd., selaku ketua PC Fatayat NU Pati sangat mendukung dengan gerakan Fordaf ini. Menurutnya, wanita juga perlu mengambil peran dalam dunia dakwah.

“Kita semua berharap daiyah-daiyah dari Fatayat NU bisa menjadi subjek dalam menjaga keutuhan NKRI.” Tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB siang tadi menghadirkan dua pemateri. Drs. H. Sakdullah, M.Pd. didapuk untuk membawakan materi sistematika dakwah.

Dalam pemaparannya, H. Sakdullah menegaskan bahwa berdakwah merupakan kegiatan retorika. Meburutnya, retorika yang baik harus memiliki sitematika yang runtut dan mudah difahami.

“Berbicara itu mudah, tapi membuat lawan bicara kita faham dengan apa yang kita bicarakan serta dengan cara yang sangat elegan, tentu memerlukan skill.” Tuturnya.

Sementara pembicara kedua, Ustadz H. Ilham Suprianto, S.Pd.I., M.Si., membawakan materi tentang public speaking dan finishing dalam berdakwah. Bagi Ust. Ilham, berdakwah memang gampang-gampang susah. Sebab, dakwah membutuhkan kemampuan bicara.

“Saya sepakat dengan Yai Sakdullah bahwa dakwah perlu skill, serta keberanian” ungkapnya.

Ust. Ilham juga terus mendorong agar materi yang disampaikan dalam berdakwah selalu berorientasi pada persatuan. Menurutnya, penyesatan ummat akhir-akhir ini banyak terjadi akibat dai dan daiyah yang mendorong jamaahnya untuk membenci golongan-golongan tertentu.

“Dai atau daiyah itu public figur. Jadi jangan sampai kita memberikan jamaah kita materi-materi kebencian, pengkafiran dan sejenisnya.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Pati Luncurkan Aplikasi SiKupat dan CroPat.Go, Ini Fungsinya

    LAZISNU Pati Luncurkan Aplikasi SiKupat dan CroPat.Go, Ini Fungsinya

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 823
    • 0Komentar

      Pati – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati meluncurkan dua aplikasi bernama SiKupat (Sistem Informasi Keuangan LAZISNU Pati) dan CroPat.Go (Crowdfunding Lazisnu Pati Go), pada Ahad (27/7/2025). Peluncuran aplikasi-aplikasi tersebut sebagai komitmen LAZISNU Pati dalam memperkuat tata kelola keuangan dan inovasi sosial. Ketua LAZISNU Pati, menjelaskan bahwa aplikasi SiKupat […]

  • IPMAFA Bersholawat: Habib Bidin Ajak Para Jamaah Cinta Rasul

    IPMAFA Bersholawat: Habib Bidin Ajak Para Jamaah Cinta Rasul

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    “Monggo, sholawat sing banter. Ojo nonton sholawat, tapi sareng-sareng nderek maos sholawat sing banter. Insya Allah sing paling banter, utange ndang lunas (Mari berselawat yang keras. Jangan menonton selawat, tapi bersama-samalah membaca selawat yang keras. Insya Allah yang paling keras bacaannya, hutangnya segera lunas).” Demikian disampaikan Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf sesaat sebelum […]

  • Muludan Bersama Mbak-Mbak Desa Ketanggan, PAC Fatayat Beri Dorongan

    Muludan Bersama Mbak-Mbak Desa Ketanggan, PAC Fatayat Beri Dorongan

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    GEMBONG – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Ketanggan, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (14/10) pagi tadi. Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla Dukuh Kuwaren, Desa Ketanggan. Dalam agenda tersebut, duo ketua-wakil PAC Fatayat NU Gembong, Munfarichah danYeni Munifah hadir dari awal sampai akhir acara. Munfarichah atau Cika, memberikan sambutan yang […]

  • Lazisnu Ranting Dukuhseti Gelar Santunan Yatim Piatu

    Lazisnu Ranting Dukuhseti Gelar Santunan Yatim Piatu

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

      Pati – Bertajuk Indahnya Berbagi Bersama, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati menggelar santunan yatim piatu se wilayah ranting Dukuhseti, dengan batasan maksimal jenjang SMP sederajat pada Jumat 21 Maret 2025 . Acara ini diselenggarakan di Musholla Al-Hassn Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Ketua […]

  • Konsolidasi Fatayat NU Margoyoso Digelar Minggu Kemarin

    Konsolidasi Fatayat NU Margoyoso Digelar Minggu Kemarin

    • calendar_month Sen, 9 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Fatayat NU Pati termasuk salah satu Badan Otonom (Banom) yang giat melaksanakan kegiatan. Di masing-masing PAC, Fatayat NU di Kabupaten Pati secara rutin menyelenggarakan konsolidasi melalui rutinan. Ahad (8/1), giliran PAC Fatayat NU Margoyoso yang menyelnggarakan rutinan tersebut. Selain dihadiri internal NU, seperti Syuriyah dan juga elemen Fatayat NU sendiri, kegkatan ini juga […]

  • A couple of men sitting on top of a bench

    Pesantren, Pendidikan Karakter, dan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.254
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Kekerasan seksual yang terjadi di pesantren adalah anomali dari fungsi pesantren sebagai lembaga moral dan intelektual sekaligus. Pesantren yang selama ini dipandang sebagai lembaga pendidikan yang menanamkan pendidikan karakter berubah menjadi tempat yang sangat menakutkan dan tidak manusiawi. Ini adalah realitas ironis yang semestinya tidak terjadi di pesantren. Pesantren adalah lembaga […]

expand_less