Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Des 2019
  • visibility 821
  • comment 0 komentar

PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya.

Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan.

Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU Pati Minggu (1/12)

Kaum hawa pun tidak luput dari dunia dakwah. Beberapa momentum memang memerlukan wanita sebagai penghantar ayat-ayat Allah tersebut.

Fatayat NU sebagai salah satu pelopor pemudi muslim di Negara Indonesia ini juga tidak mau kehilangan momen untuk memanfaatkan dakwah sebagai media penyebar islam ramah. Melalui Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) organisasi pemudi NU mencoba membuka waaasan dakwah untuk para kadernya.

Minggu (1/12) Pagi tadi, PC Fatayat NU Pati menggelar pelatihan daiyah di Aula kantor PCNU Pati. Pesertanya tak kurang dari enam puluh orang yang berasal dari pengurus PC Fatayat NU hingga para ketua dan perwakilan bidang dakaah PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati.

Asmonah, S.Ag., M.Pd., selaku ketua PC Fatayat NU Pati sangat mendukung dengan gerakan Fordaf ini. Menurutnya, wanita juga perlu mengambil peran dalam dunia dakwah.

“Kita semua berharap daiyah-daiyah dari Fatayat NU bisa menjadi subjek dalam menjaga keutuhan NKRI.” Tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB siang tadi menghadirkan dua pemateri. Drs. H. Sakdullah, M.Pd. didapuk untuk membawakan materi sistematika dakwah.

Dalam pemaparannya, H. Sakdullah menegaskan bahwa berdakwah merupakan kegiatan retorika. Meburutnya, retorika yang baik harus memiliki sitematika yang runtut dan mudah difahami.

“Berbicara itu mudah, tapi membuat lawan bicara kita faham dengan apa yang kita bicarakan serta dengan cara yang sangat elegan, tentu memerlukan skill.” Tuturnya.

Sementara pembicara kedua, Ustadz H. Ilham Suprianto, S.Pd.I., M.Si., membawakan materi tentang public speaking dan finishing dalam berdakwah. Bagi Ust. Ilham, berdakwah memang gampang-gampang susah. Sebab, dakwah membutuhkan kemampuan bicara.

“Saya sepakat dengan Yai Sakdullah bahwa dakwah perlu skill, serta keberanian” ungkapnya.

Ust. Ilham juga terus mendorong agar materi yang disampaikan dalam berdakwah selalu berorientasi pada persatuan. Menurutnya, penyesatan ummat akhir-akhir ini banyak terjadi akibat dai dan daiyah yang mendorong jamaahnya untuk membenci golongan-golongan tertentu.

“Dai atau daiyah itu public figur. Jadi jangan sampai kita memberikan jamaah kita materi-materi kebencian, pengkafiran dan sejenisnya.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturrahmi Kapolres Pati Ke PCNU Pati

    Silaturrahmi Kapolres Pati Ke PCNU Pati

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2015
    • account_circle admin
    • visibility 647
    • 0Komentar

    <![endif]–> Kabar NU Pati: Rabu 27 Mei 2015, bertempat di lt 1 kantor  PCNU Pati, mendapat kunjungan dari jajaran Kapolres Pati. Dalam hal ini AKBP R Setijo Nugroho, selaku Kapolres Pati menyampaikan beberapa hal yang sekiranya dapat di kerjasamakan. “ Umaro yang mau bersilaturrahmi ke ulama adalah hal sangat luar biasa”jelas Rois Syuriyah PCNU Pati […]

  • white and blue paper on pink surface

    Kirim Doa Sebuah Emot Icon: Antara Simbol dan Makna

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 975
    • 0Komentar

      Perkembangan teknologi dalam era komunikasi digital yang serba cepat, pesan-pesan singkat, simbol, dan emoticon menjadi bagian tak terpisahkan dari cara manusia berinteraksi. Salah satu fenomena menarik yang berkembang belakangan ini adalah penggunaan ikon doa seperti contoh seringkali disertai tulisan “Al-Fatihah” atau emoji tangan berdoa — sebagai bentuk simpati dan empati di WhatsApp, terutama saat […]

  • Edaran PWNU Jateng Tentang Sholat Eid 2020

    Edaran PWNU Jateng Tentang Sholat Eid 2020

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Tengah, telah menerbitkan surat edaran terkait penyelenggaraan Sholat Eid (Idul Fitri) Tahun 2020. Surat edaran ini dibuat untuk menyikapi pandemi Covid-19 dan ketentuan darurat wilayah provinsi Jawa Tengah. Surat edaran bernomor PW.11/360/C/V/2020 tertanggal 14 Mei 2020 yang ditujukan kepada PCNU, Pengurus MWCNU, dan Pengurus Ranting NU se-Jawa Tengah ini […]

  • Rakerancab, Orientasi dan Pengukuhan, DKAC CBP KPP Margoyoso Kejar Tayang

    Rakerancab, Orientasi dan Pengukuhan, DKAC CBP KPP Margoyoso Kejar Tayang

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Para Punggawa DKAC CBP KPP Kecamatan Margoyoso MARGOYOSO—DKAC CBP KPP Kecamatan Margoyoso laksanakan kegiatan Orientasi, Rakerancab dan Pengukuhan. Kegiatan ini berlangsung di rumah Bapak Zuli Rizal, desa Kajen, Margoyoso. Kegiatan ini bertujuan supaya para pengurus CBP KPP paham akan tugas serta tanggung jawab yang akan diemban sekaligus dilaksanakan pada selama periode kepengurusan.  Kegiatan tersebut berlangsung […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi 500 Pemudik dari Jobodetabek Disiapi 10 Bus Gratis oleh Pemkab Pati. Photo by CHUTTERSNAP on Unsplash

    500 Pemudik dari Jobodetabek Disiapi 10 Bus Gratis oleh Pemkab Pati

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    PATI – Para perantau dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang hendak pulang ke Pati, rencananya akan dijemput oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Mereka rencananya difasilitas mudik gratis menggunakan 10 bus. Kabag Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati, Abdul Kharis menjelaskan, mudik gratis ini diperuntukkan bagi 500 perantau.  “Rencanannya tanggal 27 April bus sudah […]

  • Profil Pon Pes Shofa Azahro’ Gembong-Pati

    Profil Pon Pes Shofa Azahro’ Gembong-Pati

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Shofa Azzahro’ (PPSA) merupakan Ponpes putra-putri Modern yang terletak di Desa Gembong, Kec. Gembong, Kabupaten Pati, didirikan oleh KH. Imam Shofwan dan Hj. Fatimah Azzahro’. Pendirian pesantren ini, pada hakikatnya dilandasi oleh tanggung jawab sosial sebagai anggota masyarakat untuk membina dan mendidik generasi muda dalam mempelajari, memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam yang lurus. […]

expand_less