Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Des 2019
  • visibility 845
  • comment 0 komentar

PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya.

Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan.

Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU Pati Minggu (1/12)

Kaum hawa pun tidak luput dari dunia dakwah. Beberapa momentum memang memerlukan wanita sebagai penghantar ayat-ayat Allah tersebut.

Fatayat NU sebagai salah satu pelopor pemudi muslim di Negara Indonesia ini juga tidak mau kehilangan momen untuk memanfaatkan dakwah sebagai media penyebar islam ramah. Melalui Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) organisasi pemudi NU mencoba membuka waaasan dakwah untuk para kadernya.

Minggu (1/12) Pagi tadi, PC Fatayat NU Pati menggelar pelatihan daiyah di Aula kantor PCNU Pati. Pesertanya tak kurang dari enam puluh orang yang berasal dari pengurus PC Fatayat NU hingga para ketua dan perwakilan bidang dakaah PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati.

Asmonah, S.Ag., M.Pd., selaku ketua PC Fatayat NU Pati sangat mendukung dengan gerakan Fordaf ini. Menurutnya, wanita juga perlu mengambil peran dalam dunia dakwah.

“Kita semua berharap daiyah-daiyah dari Fatayat NU bisa menjadi subjek dalam menjaga keutuhan NKRI.” Tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB siang tadi menghadirkan dua pemateri. Drs. H. Sakdullah, M.Pd. didapuk untuk membawakan materi sistematika dakwah.

Dalam pemaparannya, H. Sakdullah menegaskan bahwa berdakwah merupakan kegiatan retorika. Meburutnya, retorika yang baik harus memiliki sitematika yang runtut dan mudah difahami.

“Berbicara itu mudah, tapi membuat lawan bicara kita faham dengan apa yang kita bicarakan serta dengan cara yang sangat elegan, tentu memerlukan skill.” Tuturnya.

Sementara pembicara kedua, Ustadz H. Ilham Suprianto, S.Pd.I., M.Si., membawakan materi tentang public speaking dan finishing dalam berdakwah. Bagi Ust. Ilham, berdakwah memang gampang-gampang susah. Sebab, dakwah membutuhkan kemampuan bicara.

“Saya sepakat dengan Yai Sakdullah bahwa dakwah perlu skill, serta keberanian” ungkapnya.

Ust. Ilham juga terus mendorong agar materi yang disampaikan dalam berdakwah selalu berorientasi pada persatuan. Menurutnya, penyesatan ummat akhir-akhir ini banyak terjadi akibat dai dan daiyah yang mendorong jamaahnya untuk membenci golongan-golongan tertentu.

“Dai atau daiyah itu public figur. Jadi jangan sampai kita memberikan jamaah kita materi-materi kebencian, pengkafiran dan sejenisnya.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Yue WU

    Ini Tentang Disiplin, Bukan Siksa

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Dewasa ini, suatu tindakan yang dahulu wajar-wajar saja kini gampang sekali diperkarakan dan dipermasalahkan. Apalagi di dunia pendidikan, keluhan dari guru terkait kebiasaan anak yang terlalu manja membuat ruang gerak guru terbatas. Mau bertindak tapi dibayang-bayangi tindakan hukum. Padahal itu wajar saja untuk mendidik anak agar bisa memanajemen apa yang […]

  • Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Peradaban Islam adalah “peradaban buku”. Tidaklah berlebihan dengan pernyataan itu, mengingat Al-Qur’an—sebagai kitab suci—dapat disebut sebagai teks sentral dalam sejarah peradaban Islam. Hal itu bisa dibuktikan lewat sejarah. Penanda pertama ditandai dengan turunnya ayat Al-Qur’an yang pertama kali, berbunyi: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan […]

  • Gandeng UPZIS MWCNU Pucakwangi, Paguyuban Sopir Pati Salurkan Air Bersih

    Gandeng UPZIS MWCNU Pucakwangi, Paguyuban Sopir Pati Salurkan Air Bersih

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.807
    • 0Komentar

    PATI— Paguyuban Sopir Pati (PSP) berkolaborasi dengan Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) MWCNU Pucakwangi merespons krisis air bersih yang melanda sebagian warga di Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Sabtu (19/9/2026). ​Ketua PSP, Muhammad Syahidul Anam, mengatakan bahwa penyaluran air bersih ini didanai secara swadaya oleh para anggota PSP. Melalui aksi ini, PSP membuktikan komitmennya […]

  • Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

    Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Ribuan guru di Kabupaten Pati kampanyekan anti bullying (perundungan) terhadap anak. Aksi ini dikemas dalam acara jalan sehat, yang berpusat di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Minggu (8/7/2023) pagi. Pada jalan sehat itu, juga terdapat sejumlah Doorprize bagi para peserta yang beruntung. Ada hadiah umroh, sepeda motor elektrik, dua ekor kambing, televisi, dan ratusan […]

  • Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

    Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Penyerahan paket sembako oleh Gusdurian Peduli dan NU Peduli Kemanusiaan kepada salah satu Warga Kecamatan Tlogowungu yang sedang melakukan Isoman didampingi Camat, Danramil dan Polsek Tlogowungu.   PATI-Salah satu karakter bangsa Indonesia, adalah kuatnya budaya gotong royong. Budaya inilah yang menjadi pilar kokohnya bangsa dunia termasuk Indonesia hingga sekarang. Gotong royong dalam rangka penanganan Covid – […]

  • Lakpesdam NU Pati & LTN NU  Mengadakan Pelatihan Cyber

    Lakpesdam NU Pati & LTN NU Mengadakan Pelatihan Cyber

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut hari santri Nasional, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia  (LAKPESDAM) serta Lajnah Ta’lif Wa ‘ansr (LTNNU) Pati menyelenggarakan  pelatihan pembuatan Blog dengan tema Resolusi Jihad Cyber di SMK Cordova, Kajen Margoyoso Pati, Ahad (25/10). “Jika dulu seorang santri Jihadnya membawa bambu runcing dan mengusir penjajah. Namun dalam era digital seorang santri harus […]

expand_less