Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Des 2019
  • visibility 804
  • comment 0 komentar

PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya.

Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan.

Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU Pati Minggu (1/12)

Kaum hawa pun tidak luput dari dunia dakwah. Beberapa momentum memang memerlukan wanita sebagai penghantar ayat-ayat Allah tersebut.

Fatayat NU sebagai salah satu pelopor pemudi muslim di Negara Indonesia ini juga tidak mau kehilangan momen untuk memanfaatkan dakwah sebagai media penyebar islam ramah. Melalui Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) organisasi pemudi NU mencoba membuka waaasan dakwah untuk para kadernya.

Minggu (1/12) Pagi tadi, PC Fatayat NU Pati menggelar pelatihan daiyah di Aula kantor PCNU Pati. Pesertanya tak kurang dari enam puluh orang yang berasal dari pengurus PC Fatayat NU hingga para ketua dan perwakilan bidang dakaah PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati.

Asmonah, S.Ag., M.Pd., selaku ketua PC Fatayat NU Pati sangat mendukung dengan gerakan Fordaf ini. Menurutnya, wanita juga perlu mengambil peran dalam dunia dakwah.

“Kita semua berharap daiyah-daiyah dari Fatayat NU bisa menjadi subjek dalam menjaga keutuhan NKRI.” Tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB siang tadi menghadirkan dua pemateri. Drs. H. Sakdullah, M.Pd. didapuk untuk membawakan materi sistematika dakwah.

Dalam pemaparannya, H. Sakdullah menegaskan bahwa berdakwah merupakan kegiatan retorika. Meburutnya, retorika yang baik harus memiliki sitematika yang runtut dan mudah difahami.

“Berbicara itu mudah, tapi membuat lawan bicara kita faham dengan apa yang kita bicarakan serta dengan cara yang sangat elegan, tentu memerlukan skill.” Tuturnya.

Sementara pembicara kedua, Ustadz H. Ilham Suprianto, S.Pd.I., M.Si., membawakan materi tentang public speaking dan finishing dalam berdakwah. Bagi Ust. Ilham, berdakwah memang gampang-gampang susah. Sebab, dakwah membutuhkan kemampuan bicara.

“Saya sepakat dengan Yai Sakdullah bahwa dakwah perlu skill, serta keberanian” ungkapnya.

Ust. Ilham juga terus mendorong agar materi yang disampaikan dalam berdakwah selalu berorientasi pada persatuan. Menurutnya, penyesatan ummat akhir-akhir ini banyak terjadi akibat dai dan daiyah yang mendorong jamaahnya untuk membenci golongan-golongan tertentu.

“Dai atau daiyah itu public figur. Jadi jangan sampai kita memberikan jamaah kita materi-materi kebencian, pengkafiran dan sejenisnya.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, dosen Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Hamidulloh Ibda bersama dosen STAINU Purworejo Aniqoh dan peneliti PRAK BRIN Dr. Ahmad Muntakhib menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Validasi Game Moderasi Beragama berbasis Aswaja Annahdliyah (Simaksaja) pada […]

  • Suluk Maleman Kali Ini; Asal Allah Tak Murka

    Suluk Maleman Kali Ini; Asal Allah Tak Murka

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.812
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Kisah di balik doa Rasulullah di Thaif memberi pelajaran penting bagi umat muslim. Selain mengajarkan kasih sayang, juga agar tidak mudah terpengaruh omongan orang. Kisah tersebut menjadi salah satu bahan refleksi yang diangkat dalam gelaran Suluk Maleman pada Sabtu (19/9). Anis Sholeh Ba’asyin mengungkapkan ada cerita penuh makna dibalik doa itu. Dia menceritakan saat […]

  • Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Kabar. NU Pati. Sabtu 31 Januari 2015 seluruh madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Maarif se-Kabupaten Pati melaksanakan ucapaca bendera dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama Ke-89. Upacara ini dilaksanakan secara serempak atas instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati. Upacara berjalan dengan sangat khidmat dan meriah. Reporter dari PCNU PATI Online […]

  • Dosen UIN Walisongo Dapat Penghargaan Abdi Nagari Award 2025

    Dosen UIN Walisongo Dapat Penghargaan Abdi Nagari Award 2025

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.583
    • 0Komentar

        Semarang – Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Syamsul Ma’arif, M.Ag., mendapatkan penghargaan Abdi Nagari Award 2025 dalam Malam Penganugerahan Abdi Nagari Award 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Semarang Academy, Jumat malam (12/12/2025) kemarin. Selain Prof Syamsul, terdapat pula sebanyak 32 aparatur negara mulai dari guru, dosen, […]

  • Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

    Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

    GRMBONG-Malam perayaan hari lahir Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) ke-65 di Kecamatan Gembong berlamgsung semarak, Minggu (1/3) malam tadi. Pasalnya, PAC IPNU-IPPNU Gembong menghelat sholawatan bersama. Ketua IPPNU Gembong, diwakili oleh Ketua IPNU, Ahmad Saifuddin (ke dua dari kiri) mengecup tangan Gus Faiz (baju putih) dan K. Ro’fat Hilmy (paling kiri) sebagai simbol ketaatan kepada […]

  • RMI PCNU Pati Gelar Dialog Interaktif untuk Wujudkan Kemandirian Pesantren

    RMI PCNU Pati Gelar Dialog Interaktif untuk Wujudkan Kemandirian Pesantren

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka mewujudkan kemandirian pesantren, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) bersama Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Pati  menggelar dialog interaktif dengan mengundang ratusan pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati. Kegiatan bertajuk “Pengembangan UMKM Santri untuk Pesantren Mandiri” ini diadakan di Gedung PCNU Pati, Selasa (18/2/2/2025). Ketua RMI PCNU Pati, […]

expand_less