Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Empat Cara Bijak dalam Bermedia Sosial

Empat Cara Bijak dalam Bermedia Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
  • visibility 140
  • comment 0 komentar

Oleh : Angga Saputra

Pcnupati.or.id Media sosial seakan menjadi sebuah hal pokok di berbagai kalangan. Mulai dari anak kecil hingga orang tua banyak yang berkecimpung di dalamanya.

Dengan adanya Medsos, dunia seakan tanpa sekat jarak, ruang dan waktu. Semua peristiwa di belahan dunia bisa diketahui dengan cepat.

Namun perlu diperhatikan, bahwa dalam bersosmed juga ada etika-etikanya. Itu diatur dalam UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau yang lebih dikenal dengan UU ITE.

UU ITE mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai media, baik saat melakukan transaksi maupun pemanfaatan informasinya.

Lalu, bagaimana cara agar kita bisa menjadi netizen yang baik dalam bermedsos?. PCNU Pati bakal memberikan empat tips untuk kalian.

1. Saring Informasi yang kalian dapat.

Kadangkala, kita sering membagikan postingan-postingan suatu peristiwa dengan cepat. Padahal kita belum tahu  kebenarannya. Jangan pernah sekali-kali membagikan postingan tanpa menyaring terlebih dahulu, hanya karena biar kita terlihat sebagai orang yang paling update. Padahal, bisa saja informasi yang kalian bagikan adalah hoaks. Caranya, carilah referensi di google mengenai kejadian tersebut. Pastikan itu juga dimuat di berbagai media online atau mainstream yang kredibel.

2. Jaga Sikap dan Etika dalam Berinteraksi dengan Pengguna Lain.

Ketika bermedsos, kita juga harus mengedepankan etika yang baik. Jangan pernah sekali-kali melakukan ujaran kebencian, menyerang secara seksis, pengguna lain. 

Sindir menyindir terkadang juga menjadi hal yang biasa terjadi di Medsos. Lantas apa tujuan kalian ? Jika punya permasalahan pribadi, selesaikankan secara internal, jangan bikin cuitan-cuitan yang dapat memicu perselisihan pun kesalahpahaman. 

Memang, setiap individu punya kebebasan dalam berekspresi, akan tetapi itu jangan diartikan bias. Harus punya tata cara dan tahu batasan.

3. Gunakan Sesuai Kebutuhan.

Pergunakanlah Media Sosial sesuai kebutuhan kalian. Misal, kita butuh suatu informasi terkait kegiatan Hari Santri di Kabupaten Pati. Cukup cari di media online, atau buka instagram maupun Twitter yang berhubungan dengan Hari Santri. Atau jika kalian ingin shopping, cukup buka akun-akun yang berhubungan dengan pernjualan. Intinya, pergunakan sesuai apa yang kalian perlukan.

4. Hindari Akun Provokatif

Jika kalian melihat suatu postingan yang berbau provokatif, sebaiknya jangan terpancing untuk melakukan komentar, apalagi berkomentar yang mengarah kepada hal-hal yang dapat memicu perpecahan. 

Hindari akun-akun seperti itu, cukup dibaca, kemudian laporkan bahwa konten akun itu adalah spam. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duet Mahasiswa IAIN Kudus Dan IPNU/IPPNU Juwana Sukses Gelar Training of Journalistic

    Duet Mahasiswa IAIN Kudus Dan IPNU/IPPNU Juwana Sukses Gelar Training of Journalistic

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Salah satu pemantik sedang menyampaikan  materi dalam acara Trainning of Jurnalistic yang diselenggarakan oleh Tim KKN IAIN Kudus dan IPNU IPPNU Juwana JUWANA – PAC IPNU IPPNU Kecamatan Juwana sukses menggelar Training of Journalistic di Balai Desa Growong Lor, Minggu (3/10). Mengusung tema “Mencetak Tim Jurnalis  yang Berdedikasi dan Humanis”, kegiatan ini dapat terlaksana atas […]

  • PCNU-PATI

    PAC Muslimat NU Dukuhseti Dilantik, Ketua Bersyukur

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Hajat rutin Pelantikan PAC Dukuhseti dan PR Muslimat Se-Kecamatan Dukuhseti sukses diselenggarakan. Kegiatan sakral tersebut dihelat pada Ahad (4/12) lalu di Gedung Haji Dukuhseti.  Dalam agenda tersebut, hadir secara langsung untuk melantik, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pati, Hj. Ummu Hanik. Selain melantik punggawa Muslimat NU Dukuhseti, dia juga menitip wejangan.  “Organisasi bisa […]

  • Pagar Nusa Selenggarakan UKT

    Pagar Nusa Selenggarakan UKT

    • calendar_month Jum, 22 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pati. Pencak Silat NU Pagar Nusa Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati menyelenggarakan ujian kenaikan tingkat (UKT) di Goa Manik Jepara, Kamis 21 Desember 2017. Sebanyak 34 pendekar mengikuti UKT dari berbagai rayon. Pelatih Pencat Silat NU Pagar Nusa Dukuhseti, Muh Khoirul Fatihin mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menguji peserta untuk kenaikan tingkat terhadap apa yang telah […]

  • NU dan Pemkab Pati,Lakukan Safari Ramadhan

    NU dan Pemkab Pati,Lakukan Safari Ramadhan

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pati.  Bertempat Masjid Sirojul Anam Pasucen Trangkil Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan Pemerintah Kabupaten beserta SKPD nya mengadakan Tarling bersama, Jumat 10 Juni 2016 kemarin. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang di adakan oleh PCNU dengan Pemerintah kabupaten untuk Tarling (Tarawih Keliling) bersama di setiap kecamatan kabupaten Pati. “Melalui safari Ramadhan ini, kita bisa mempererat […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawan Thapa

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 3

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Akhirnya, setelah insiden itu, Salman menemukan alasan untuk bertahan hidup di pesantren. Apalagi kalau bukan karena Bu Nyai Maryam—perempuan pemilik kecantikan di atas rata-rata. Bahkan mungkin setiap inchi darinya adalah dambaan setiap wanita. Body S-line, wajah V-line, kulit seputih kapas, mata bulat dengan dua lipatan kelopak mata, hidung tinggi tapi kecil, […]

  • Mengenang Jejak Kyai Sahal

    Mengenang Jejak Kyai Sahal

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pati, Ada seorang Nahdliyyin tulen yang berjasa bagi NU. Dia seorang pemikir, mastur (tertutup), tidak banyak yang tahu. Dialah dokter Fahmi Dja’far Saifuddin. Dekan sebuah fakultas ternama di Universitas Indonesia inilah yang meramal Kiai Sahal bakal jadi Rais Aam dan Gus Dur jadi presiden pada tahun 2000.Putra sulung KH Saifuddin Zuhri ini tidak meramal berdasar hitungan weton atau klenik. Akan […]

expand_less