Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Duo Jatim Kolaborasi dalam 1 Panggung Webinar KKN MDR Gembira

Duo Jatim Kolaborasi dalam 1 Panggung Webinar KKN MDR Gembira

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

PATI – KKN MDR IPMAFA Gembira mengadakan Webinar (12/09). Kegiatan bertajuk ‘Literasi Digital Kaum Milenial’ ini dilaksanakan untuk melancarkan program kerja yang telah dicanangkan oleh kelompok KKN Gembira. 

Diisi oleh Narasumber Dr. Abdullah Hamid, M. Pd. dan Ning Dhomirotun Fidaus, M. Pd. Webinar ini membahas tentang strategi dan teknik bermedia sosial , perempuan dan literasi digital. Disiarkan secara daring via zoom meeting, agensa tersebut diikuti sedikitnya 100 peserta dari berbagai daerah.

Dibuka dengan sangat hangat oleh Dr. Abdullah Hamid, dirinya mengupas tuntas tentang strategi dan teknik bersosial media. Menurut dosen UIN Malang ini, adab dan ilmu sangat penting dalam pemanfaatan teknologi. 

“Dalam bermedia sosial, kita memerlukan etika dan harus punya ilmunya. Agar bisa lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi,” tuturnya

Ning Firda, pada kesempatan kedua menyampaikan materi tentang perempuan dan literasi digital. Materi yang disampaikan sangat menarik karena mengulas tentang bagaimana kiprah seorang perempuan dan hal apa saja yang dapat dilakukan di media sosial. 

“Dalam berdakwah melalui media sosial harus punya landasan yang riil mulai dari kitab kuning dan kitab yang lainnya, yang penting sesuai dengan ajaran kita,” tandas pengurus RMI-NU Jawa Timur ini.

“Perempuan juga bisa berperan aktif dimedia sosial bebas mengekspresikan diri, pastinya dengan dilandasi oleh ilmu-ilmu dan tols yang tepat dalam bermedia sosial,” lanjutnya.

Moderator, Sulistiani mengakhiri kegiatan tersebut dengan menyampaikan challenge yang dibuat oleh narasumber, dan berhadiah buku karya Dr. Hamid. 

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kalangan remaja dan santri untuk bisa memanfaatkan media sosial dengan bijak dan berdasarkan ilmu, seperti apa yang telah disampaikan oleh para nasumber” Tutupnya.(sulis/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah Gelar Temu Teknis PORSEMA XIII 2025, Siap Cetak Generasi Sehat, Hebat, dan Berprestasi Dahsyat

    LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Gelar Temu Teknis PORSEMA XIII 2025, Siap Cetak Generasi Sehat, Hebat, dan Berprestasi Dahsyat

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id SEMARANG, 5 Juli 2025 – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah hari ini, Sabtu, 5 Juli 2025, menyelenggarakan rapat koordinasi dan Temu Teknis (Technical Meeting) Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Hotel Muria, Semarang itu menandai langkah […]

  • PCNU - PATI kaligrafi-kubah-masjid

    Kaligrafi di dalam Masjid

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sekarang banyak sekali berbagai macam kaligrafi tulisan arab dengan bentuk seperti pohon, masjid dll. Pertanyaan : Apakah boleh menulis huruf Al-Qur’an dengan khot yang berbagai macam bentuk? Jawaban : Boleh jika : 1. Tidak berbentuk makhluk yang bernyawa 2. Tidah ada unsur ihanah (merendahkan) 3. Menggunakan rosm / khot ustmani menurut mayoritas ulama’     Referensi : […]

  • c

    Halal Bihalal PAC IPNU IPPNU Jakenan Dihadiri Pimpinan Pusat

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JAKENAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Jakenan sukses menyelenggarakan Halal Bihalal di Mushola Al-Hidayah, Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, pada Ahad (15/5/2022). Acara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 13.00 WIB. Halal Bihalal ini dihadiri seluruh anggota IPNU IPPNU se-Kecamatan Jakenan. Selain itu juga hadir dari Pimpinan Cabang IPPNU […]

  • Kak Mujib Tegaskan Khidmah di Pandu Ma’arif NU adalah Keberkahan

    Kak Mujib Tegaskan Khidmah di Pandu Ma’arif NU adalah Keberkahan

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Semarang – Ketua Umum Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama PBNU Kak H. Mujiburrohman menegaskan bahwa berkhidmah menjadi pengurus di Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU adalah keberkahan. “Berkhidmah di Pandu Ma’arif adalah berkah, keberkahan mengikuti para kiai Nahdlatul Ulama,” bebernya dalam penutupan Musyawarah Daerah (Musda) II Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU PWNU Jawa […]

  • PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga yang hendak jemaah pun menjadi korban. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati Ahmad Shofwan angkat bicara. Menurutnya demo merupakan hak masyarakat. ”Menanggapi tindakan represif tindakan aparat yang sampai mengejar ke masjid agung. Yang pertama, demo itu hak dan sudah diatur dalam undang-undang, bahwa menyampaikan pendapat di muka umum itu boleh. Kemarin demo itu memang legal dan berizin masih batas waktu yang diperbolehkan,” ujar Shofwan, Kamis (14/8/2025). Ia pun menyayangkan tindakan kepolisian yang dinilai terlalu represif. Apalagi pihak kepolisian sampai menembakkan gas air mata ke halaman Masjid Agung Pati. ”Sementara tindakan aparat polisi mengejar para demonstran sampai masjid sangat disayangkan. Karena masjid itu tempat ibadah. Tidak boleh aparat itu represif sampai ke sana. Karena di sana bukan para pendemo. Ada masyarakat yang ingin ibadah,” tutur dia. Tindakan aparat ini membuat sejumlah masyarakat menjadi korban. Bahkan banyak masyarakat yang hendak jamaah, ibu-ibu dan anak-anak terkena imbasnya. ”Apalagi gas air mata itu memang diarahkan ke halaman parkir mobil (masjid) dan juga ke tempat wudlu. Itu saya sayang kan,” ungkap dia. Tak hanya itu, tindakan aparat juga dinilai terlalu berlebihan lantaran juga menembakkan gas air mata di gang-gang permukiman warga.Ia pun berharap kejadian semacam ini tak terjadi lagi. ”Pak Kapolda, Kapolres harus mengevaluasi dan berbenah kejadian tidak terulang lagi. Di gang sampai masyarakat kena. itu tidak boleh. Kalau menangkap pendemo yang rusuh silahkan. Saya pastikan pendemo yang rusuh itu didatangkan dari luar sengaja membikin rusuh. Bukan orang Pati. Orang Pati tidak seperti itu,” tandas dia. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengaku pihaknya sudah sesuai SOP. Meskipun, banyak ibu hingga anak yang menjadi korban. ”Oke, tentunya protap SOP yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah sesuai. Karena kita dari awal pada saat aksi unjuk rasa yang damai Itu berjalan dengan lancar dan kita menjamin keamanan dari para demonstran,” pungkasnya.

    Gas Air Mata Hantam Area Masjid Agung, LPBHNU Pati: Aparat Jangan Represif

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga […]

  • Dialog Terbuka Melatih Kepercayaan Diri Siswa

    Dialog Terbuka Melatih Kepercayaan Diri Siswa

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Pati: Pertama kalinya dalam program Holiday Smart (HSP) sisipkan pembelajaran mengenai debat. Para peserta sangat antusias megikuti kegiatan yang bertempat di aula MA Mahida ini. Dengan adanya debat yang dimulai pukul 08.30 sampai 11.00 WIB dapat melatih kemampuan berbicara para peserta mengingat tujuan utama HSP. Agar peserta menjadi terbiasa dan tidak grogi dalam berbahasa inggris, […]

expand_less