Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Kendal, Kick Off Rakerdin Ma’arif NU Jateng Resmi Digelar

Dari Kendal, Kick Off Rakerdin Ma’arif NU Jateng Resmi Digelar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
  • visibility 254
  • comment 0 komentar

 

 

Pcnupati.or.id- Kendal – Setelah melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I pada Sabtu (19/10/2024) lalu, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) yang akan dimulai Sabtu (11/1/2025) di Kabupaten Kendal. “Kita resmi kick off atau memulai Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Maarif NU PWNU Jawa Tengah di Kabupaten Kendal,” kata Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani di sela-sela kegiatan Rakerdin, Sabtu (11/1/2025) di Pendopo Bupati Kabupaten Kendal.

Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) PWNU Jawa Tengah kata Fakhrudin menjadi agenda strategis untuk konsolidasi kelembagaan dan sosialisasi program kerja LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. “Acara yang berlangsung di sembilan titik yang kita kick off di Kendal ini, pada Sabtu 11 Januari 2025 dan akan berakhir bulan Februari 2025 mendatang,” katanya.

Tema Rakerdin LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tahun 2025 ini adalah “Sinergi dan Kolaborasi membangun ekosistem pendidikan yang Nyaman, berkualitas, inklusif, dengan Prinsip Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah.”

Dipaparkannya, Rakerdin ini bertujuan untuk memperkuat peran Maarif NU dalam membangun generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat berdasarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Apalagi, dengan kekuatan 3.980 madrasah/sekolah di Jawa Tengah tentu menjadi potensi besar untuk memajukan mutu dan meningkatkan prestasi.

Sembilan Zona Rakerdin dan 4.649 Peserta
Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah akan diikuti oleh seluruh kepala sekolah/kepala madrasah Ma’arif NU se Jawa Tengah. Panitia membaginya ke dalam 9 (sembilan) zona. Pertama, Zona 3 (Kendal) pada Sabtu, 11 Januari 2025 di Pendopo Kabupaten Kendal. Kedua, Zona 7 (Temanggung) pada Ahad, 12 Januari 2025 di Gedung Hall KBIHU Babussalam NU Komplek INISNU Temanggung. Ketiga, Zona 2 (Demak) pada Kamis, 16 Januari 2025 di Gedung Wisma Halim Demak.

Selanjutnya Keempat, Zona 9 (Rembang) pada Sabtu, 18 Januari 2025 di Gedung Haji Kab. Rembang. Kelima, Zona 1 (Kudus) pada Ahad, 19 Januari 2025 di Kampus IAIN Kudus. Keenam, Zona 8 (Karanganyar) pada Sabtu, 25 Januari 2025 di Pendopo Kabupaten Karanganyar. Ketujuh, Zona 4 (Pemalang) pada Ahad, 26 Januari 2025 di Gedung DPRD Pemalang. Kedelapan, Zona 5 (Banyumas) pada Sabtu, 01 Januari 2025 Auditorium UIN Saizu Purwokerto. Kesembilan, Zona 6 (Purworejo) pada Ahad, 02 Januari 2025 di Gedung Ganesa Center Purworejo.

Fakhrudin juga menuturkan, bahwa total peserta yang dijadwalkan hadir adalah 4.649 peserta dengan sejumlah rincian. Pertama, Pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jateng 69 peserta. Kedua, Pengurus LP Ma’arif NU PCNU Se-Jateng 500 peserta. Ketiga, tamu undangan (jajaran PWNU dan PCNU) 100 peserta. Keempat, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 1 (Kudus) 557 peserta. Kelima, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 2 (Demak) 555 peserta. Keenam, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 3 (Kendal) 557 peserta.

Ketujuh, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 4 (Pemalang) 359 peserta. Kedelapan, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 5 (Banyumas) 509 peserta. Kesembilan Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 6 (Purworejo) 380 peserta. Kesepuluh, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 7 (Temanggung) 442 peserta. Kesebelas, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 8 (Karanganyar) 186 peserta. Keduabelas, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 9 (Rembang) 435 peserta.

“Jadi dari data di atas, maka total peserta Rakerdin LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah adalah sebanyak 4.649 peserta,” katanya.

Tujuan Strategis Rakerdin
Dikatakan Fakhrudin, bahwa Rapat Kerja Dinas Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah diselenggarakan dengan dengan enam tujuan strategis. Pertama, mensosialisasikan Rencana Kerja dan Program Kerja Lembaga Pendidikan Ma`arif, sebagai sarana untuk menyelaraskan prioritas program dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan yang ada di tingkat cabang dan satuan pendidikan.

Kedua, meningkatkan koordinasi dan sinergi antarpengurus Ma`arif tingkat wilayah, cabang dan satuan pendidikan dalam rangka mempererat hubungan kerja agar tercipta komunikasi yang efektif untuk mewujudkan keberhasilan program dan kampanye pendidikan berkarakter Aswaja An-Nahdliyah.

Ketiga, mengidentifikasi dan mendiskusikan solusi atas masalah yang dihadapi LP. Ma`arif agar kebijakan yang diambil pengurus wilayah dan cabang benarbenar menjawab permasalahan pendidikan yang ada di masyarakat.

Keempat, neningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kebijakan pengurus Ma`arif tingkat wilayah guna mendukung penyelenggaraan program pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing dan berkarakter Aswaja Annahdliyah.

Kelima, bersama-sama merumuskan kebijakan dan langkah strategis untuk menanggulangi tantangan pendidikan yang semakin kompleks, seperti revolusi industri 4.0, digitalisasi pendidikan, dan perubahan lingkungan sosial masyarakat.

Keenam, menumbuhkan dan membangun komitmen bersama berkhidmat bermartabat membangun peradaban pendidikan di antara seluruh warga sekolah/madrasah Ma`arif untuk mencapai tujuan jangka panjang, menciptakan ekosistem pendidikan Ma`arif yang nyaman, inklusif, berkualitas, di bawah prinsip Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah

Sepuluh Program Unggulan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jateng

Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah pada masa khidmat 2024-2029 memiliki sepuluh (10) program kerja unggulan. Dalam forum Rakerdin, akan disosialisasikan kepada semua peserta dari sepuluh program strategis tersebut.

Pertama, ideologisasi Aswaja Annahdliyah melalui kurikulum Ke-NU-an dan implementasi SISDIKNU. Kedua, digitalisasi layanan dan pendidikan (school digital learning). Ketiga, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Keempat, pendampingan satuan pendidikan melalui program Sister School. Kelima, penguatan literasi, numerasi, dan layanan pendidikan inklusif melalui Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus.

Keenam, beasiswa studi lanjut, magang guru, dan peserta didik Ma’arif NU. Ketujuh, English Capacity Building Program untuk guru dan peserta didik Ma’arif NU. Kedelapan, penguatan pendidikan vokasi melalui LSP P2 Ma’arif NU Jateng. Kesembilan, olimpiade dan kompetisi guru dan peserta didik Ma’arif NU. Kesepuluh, rintisan dan pengembangan Balai Diklat Ma’arif NU.

Dari kesepuluhan program unggulan tersebut menjadi tugas berat pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Tengah 2024-2029 dengan beberapa bidang. Bidang-bidang tersebut meliputi Bidang Pengembangan Kurikulum, Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah (MI/MTs/MA), Bidang Pengembangan Pendidikan Sekolah (SD/SMP/SMA), Bidang Pengembangan Pendidikan Sekolah (SMK), Bidang Pengembangan Literasi, Numerisasi, dan Pendidikan Inklusif, Bidang Data, Pengembangan IT, dan Aset, Bidang Media, Informasi, Publikasi, dan Kehumasan, Bidang Kerjasama Antar Lembaga Pemerintahan, Daerah, dan Masyarakat, Badan Penelitian, Pengembangan dan Diklat, Bidang Layanan dan Usaha, Bidang Pramuka, Olahraga dan Seni, Bidang Manajemen LSP P2 Ma’arif, dan Bidang Kesekretariatan dan Rumah Tangga Kantor. (Ibda).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Iluistrasi NU dan Wirausaha Masyarakat. Photo by Álvaro Serrano on Unsplash.

    Wirausaha di Masyarakat NU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sejak didirikan oleh Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan beberapa Kiai karismatis di Surabaya pada tahun 1926, Nahdlatul Ulama telah menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, […]

  • Perdana, KPC IPNU IPPNU Pati Gelar Bimtek

    Perdana, KPC IPNU IPPNU Pati Gelar Bimtek

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

      17 peserta relawan KPC IPNU IPPNU Kabupaten Pati yang berasal dari PAC Cluwak, Dukuhseti, Margoyoso, Wedarijaksa, Tayu, Juwana, Batangan, Trangkil, Kayen, Gabus dan Winong. PATI-Komisi Penjaringan Calon (KPC) PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi para relawan KPC. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung PCNU Lt 3 pada Senin (02/8). Abdul Ghofur, […]

  • Vicky Prasetyo dan Wakil DPRD Jateng Sapa Peserta Kemah Maarif NU Jateng

    Vicky Prasetyo dan Wakil DPRD Jateng Sapa Peserta Kemah Maarif NU Jateng

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.319
    • 0Komentar

      Dialog kebangsaan menjadi bagian penting dalam Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah melalui agenda temu tokoh. Kegiatan ini menghadirkan Wakil DPRD Jawa Tengah Mohamad Soleh, ST, M.En, Syarif Abdullah, serta artis ibu kota Vicky Prasetyo. Temu tokoh yang digelar di Buper Candrabirawa, Ungaran, tersebut diikuti ratusan peserta dengan antusias. Para […]

  • PCNU-PATI

    Nilai Pijakan Pemikiran Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Kiai Sahal Mahfudh merupakan salah satu tokoh pemikir kontemporer yang produktif dalam berkarya. Selain itu juga beliau merupakan penggagas lahirnya fikih sosial dan juga seorang mujtahid. Munculnya fikih sosial yang digagas oleh Kiai Sahal merupakan angin segar bagi pembaruan fikih pesantren supaya menjadi rasional, kontekstual, konseptual, dan tidak ketinggalan zaman dengan dunia global. […]

  • Haul Kiai Syatibi, Gus Ghofur Semangati Santri

    Haul Kiai Syatibi, Gus Ghofur Semangati Santri

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    TRANGKIL-Haul ke-26 KH. Syatibi Umar Syahid di Desa Kadilangu, Trangkil berlangaung meriah. Festival rebana, gema aelawat hingga pengajian umum mewarnai acara yang dilaksanakan pada Jumat (27/9) hingga Sabtu (28/9) malam. Festival rebana yang digelar merupakan langkah untuk menjaga eksistensi rebana itu sendiri. Seperti diketahui bersama, bahwa minat pemuda untuk memainkan alat musik tradisional khususnya rebana […]

  • Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di SMP Ma’arif Grabag, Kabupaten Magelang, Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) perlu terjun ke dunia politik. “Jadi tidak semuanya harus berkiprah di dunia pendidikan, entah jadi guru, dosen, peneliti, tapi sahabat-sahabati semua perlu ada yang terjun ke […]

expand_less