Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berkat Koin NU, MWC Batangan Bangun Gedung Baru Senilai 2 Milyar

Berkat Koin NU, MWC Batangan Bangun Gedung Baru Senilai 2 Milyar

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim (jongkok), dalam seremoni peletakan batu pertama pembangunan gedung MWC NU Kecamatan Batangan, Minggu (12/9) pagi.

BATANGAN – Koin NU memberikan dampak besar bagi organisasi dan masyarakat luas. Di berbagai daerah, manfaat gerakan sosial ini telah dirasakan oleh banyak kalangan. 

Mulai dari santunan paling sederhana, misalnya bantuan kemanusiaan untuk warga miskin, santunan yatim, santunan kematian hingga pengadaan ambulan dan mobil layanan ummat telah berhasil direalisasikan berkat Koin NU. Hal ini menunjukkan kerja nyata NU dalam melayani ummat. 

Kali ini, berkah Koin NU kembali dirasakan oleh para pengurus MWC NU Kecamatan Batangan. Di samping berhasil melakukan kegiatan-kegiatan sosial, Koin NU Batangan juga sukses menghidupkan organisasi. 

Berdasarkan keterangan K. Muhtarom, ketua MWC, pihaknya akan membangun gedung dua lantai untuk menunjang kegiatan-kegiatan organisasi NU. Alokasi dana kemandirian koin NU yang digunakan untuk pembangunan awal sebesar Rp. 200 juta dari Rencana Anggaran Belanja pembangunan gedung tersebut diperkirakan membutuhkan dana sebesar 2 Milyar rupiah. 

Selain untuk menghidupkan kegiatan NU, gedung yang lantai duanya akan dipergunakan sebagai aula tersebut juga dapat dipakai untuk beragam agenda. K. Muhtarom menambahkan, bahwa langkah ini sangatlah positif dan ia berharap proyek garapannya ini akan memberikan manfaat bagi ummat. 

“Harapan kami, lantai satu kantor, lantai duanya aula yang bisa multifungsi,” ungkapnya.

Peletakan Batu Pertama

Rencana pembangunan gedung MWC NU Batangan menemui titik terang. Minggu (12/9) pagi peletakan batu pertama dilaksanakan secara seremonial. 

Beberapa tokoh yang hadir dalam momen bersejarah tersebut di antaranya, Mustasyar PCNU Pati, KH. Cholil Syarqowi, Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim, ditemani sekretaris, Maskan. Selain itu, Muspika Batangan juga turut datang memberikan support, ditambah para pengurus MWC dan Banom setempat. 

Realisasi pembangunan gedung MWC ini, bukan hanya untuk menunjang kegiatan organisasi. Namun lebih jauh, agenda mulia ini juga merepresentasikan peran nyata Lazisnu melalui program Koin NU. 

K. Yusuf Hasyim, yang meletakkan batu kedua setelah KH. Cholil Syarqowi menuturkan kepada pcnupati.or.id, bahwa Koin NU yang terlihat kecil, sebenarnya memiliki manfaat yang besar. Ia berharap, langkah NU Batangan bisa menjadi inspirasi bagi MWC-MWC lain untuk menggalakkan Koin NU. 

“Ini salah satu bukti bahwa manfaat Koin NU luar biasa besar. Saya berharap, momen ini bisa menjadi pendorong bagi pengurus NU di kecamatan lain untuk benar-benar menjalankan Koin NU,” harapnya.(lut/ltn) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desember 2021 hingga Februari 2022, Bulan Kaderisasi IPNU – IPPNU

    Desember 2021 hingga Februari 2022, Bulan Kaderisasi IPNU – IPPNU

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Seorang peserta kaderisasi IPNU dengan penuh hikmat mencium bendera kebanggaannya dialnjutkan dengan mencium bendera Indonesia, sebagai simbol kesetiaan pada organisasi dan NKRI PATI – Bulan Desember 2021 hingga Februari 2022 merupakan bulan kaderisasi PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati. Sejumlah pimpinan, dari mulai Ranting hingga Anak Cabang serentak mengadakan agenda kaderisasi. Dalam kesempatan ini, M. Imamul […]

  • LAKPESDAM Ajarkan Berkebun di Lahan Sempit

    LAKPESDAM Ajarkan Berkebun di Lahan Sempit

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Devisi Litbang telah mengajarkan bagaimana berkebun di lahan sempit serta menggunakan barang-barang bekas sebagai tempat media tanam. Hal ini di lakukan untuk mengurangi sampah.             “Seandainya semua rumah tangga mau menggunakan plastik bekas minyak goreng atau pun yang lainnya sebagai media tanam, maka tak perlu lagi membeli […]

  • PCNU-PATI

    Mbah Reban

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Oleh: Annisa Barokatus Mbah Reban adalah seorang ulama yang lahir di Desa Tambahmulyo Dukuh Tambak Kapas sekitar tahun 1944 M pada hari Rabu dan meninggal pada hari Rabu pula di rumah beliau Desa Tambahmulyo, pada tanggal 15 Jumadil Ula 1431 H pada usia 65 tahun. Nama Mbah Reban diambil dari hari lahirnya yaitu Rabu. Mbah […]

  • Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan dan Wakashio Indonesia Jajaki Kerjasama

    Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan dan Wakashio Indonesia Jajaki Kerjasama

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id_Pekalongan – LP. Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan melakukan penjajakan kerjasama dengan LPK Wakashio Indonesia dalam upaya menyiapkan dan mengirimkan tenaga kerja ke Jepang. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Senin (03/03/2025) di Kantor LPK Wakashio Indonesia yang berlokasi di Jl. Karya Bhakti RT 04 RW 02, Desa Kecepak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dalam pertemuan […]

  • PCNU-PATI Photo by Diego Pazini Ferreira

    Es Teh

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Di lantai dua pada sebuah cafe saya lagi berbicang bincang membahas masa depan hingga berbicara tentang ketidakpastian akan semua hal yang ada disekeliling kita. Caffe ini bisa dibilang sudah sejak tahun lalu beridiri di bumi mina tani akan tetapi saya jarang jarang untuk menikmati senja di sini. Biasanya ketika saya […]

  • A blurry image of a flower on a purple background

    (b)Untung

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Ada sebagian orang yang berprinsip dengan melalukan apa saja harus diperhitungkan; semuanya yang dilakukan dan dijalani harus ternominalkan. Sebab geraknya penuh perhitungan seperti halnya rumus fisika ada gaya dan tekanan, pada sejatinya ketika banyak gaya maka tekanan semakin kencang dan keras. Seperti yang dikemukakan seorang kawan jika untuk bertahan hidup […]

expand_less