Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Aturan

Aturan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
  • visibility 297
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Dimana pun tempatnya disitu ada aturan yang menjadi dasar dan pedoman dalam melaksanakan dan mencapai tujuannya. Apabila kita datang atau diundang masuk kedalam ruang yang terikat aturan, bukankah sebaiknya kita mematuhi dan turut serta melaksanakan aturan tersebut untuk mencapai tujuan bersama. Bagaimana jadinya jika kita sebagai orang asing datang dan masuk namun malah mengubah aturan yang ada demi kepentingan kita sendiri.

Memiliki aturan artinya memiliki sebuah prinsip. Satu contoh pada sebuah organisasi, baik skala kecil maupun besar. Pengertian organisasi menurut Wikipedia adalah sekumpulan dua orang atau lebih yang berkumpul dalam wadah yang sama dan memiliki satu tujuan. Dengan metode, material, lingkungan dan uang serta sarana dan prasarana, atau lain sebagainya dengan efisien dan efektif untuk bisa mencapai tujuan organisasi tersebut.

Saat kita ingin bergabung pada sebuah organisasi, tentu sebelumnya kita mencari tahu terlebih dahulu tentang organisasi tersebut. Jika hal itu tak memungkinkan dan kita ternyata diterima baik oleh orang-orang didalamnya, bukankah kita yang harus menyesuaikan diri untuk beradaptasi dengan lingkungan organisasi tersebut.

Inovasi dan hal-hal baru yang sebelumnya belum dicicipi oleh organisasi tadi, bukankah sebaiknya dimusyawahkan dengan anggota lain apakah hal tersebut bertentangan dengan aturan yang sebelumnya sudah ada atau malah akan mengubah prinsip organisasi itu sendiri.

Baik menurut salah satu anggota bukan berarti baik untuk semua anggotanya. Organisasi itu terdiri dari dua orang anggota atau lebih sesuai pengertiannya tadi, maka apapun yang menjadi keputusan organisasi harus melalui musyawarah dengan seluruh anggotanya. Kita sebagai orang baru harus paham dan memahami hal ini.

Bukan hanya pada organisasi. Satu contoh lagi dalam lingkungan keluarga. Orang lain yang diundang maupun datang sendiri untuk ikut menjadi bagian dari keluarga tersebut, tentu harus mematuhi aturan yang ada didalamnya meski tak tertulis secara jelas. Misalkan didalam rumah itu ada aturan saat sedang makan bersama tidak diperbolehkan bermain gadget. Kita sebagai orang yang baru masuk dilingkungan tersebut, jangan malah mengubah aturan itu dengan alasan agar terlihat kompak dan bahagia dimata orang lain dengan bersua foto menggunakan gadget untuk dibagikan pada media sosial saat sedang makan.

Menghargai dan memahami aturan adalah kewajiban siapa saja. Bukan hanya untuk orang-orang yang tak punya kebijakan saja yang harus mematuhinya, namun yang membuat kebijakan dan aturan juga harus menjalankannya. Meski dianggap kuno atau tidak up to date, bukankah sesuatu yang istimewa juga unik itu berangkat dari mempertahankan prinsip aturan dan memiliki ciri khas tersendiri.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trio Muslimat, Ansor dan Fatayat Batangan Dilantik

    Trio Muslimat, Ansor dan Fatayat Batangan Dilantik

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    BATANGAN-Puluhan pengurus Muslimat, Ansor dan Fatayat Anank Cabang Batangan resmi dilantik Jumat (25/10) siang di YPI Khoiriyah, Dukuh Dagel, Desa Kedalon, Batangan. Acara pelantikan ini sengaja dilakukan bersama-sama demi efektifitas. Pelantikan PAC Muslimat NU, Fatayat dan Ansor Batangan serta pembukaan PKD PAC Ansor Batangan di YPI Khoiriyah, Sabtu (26/10) Beberapa tokoh penting juga hadir dalam […]

  • Jepara Juara Umum Persimanu I Ma'arif NU Jateng

    Jepara Juara Umum Persimanu I Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Purbalingga – Perkemahan Prestasi Ma’arif NahdlatuI Ulama (Persimanu) I Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma NU) JawaTengah telah berakhir pada Sabtu (15/7/2023) di Bumi Perkemahan Munjulluhur Kabupaten Purbalingga yang dimulai pada pada Rabu (12/7/2023). Ketua Sakoma NU Jawa Tengah Kak H. Shobirin mengatakan, bahwa kegiatan Persimanu I Jawa Tengah tahun 2023 berlangsung lancar sampai penutupan […]

  • Banjir Jakenan Belum Surut, NU PEDULI KAB Pati Resmikan Posko NU Peduli dan Dapur Umum di Jakenan

    Banjir Jakenan Belum Surut, NU PEDULI KAB Pati Resmikan Posko NU Peduli dan Dapur Umum di Jakenan

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.455
    • 0Komentar

      PATI – Menanggapi situasi banjir yang kian bertahan di wilayah Kecamatan Jakenan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melalui NU Peduli resmi membuka Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum. Bertempat di Gedung MWC NU Jakenan, posko ini didirikan sebagai pusat kendali bantuan bagi warga terdampak. Peresmian posko ini dilakukan langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten […]

  • Ketua IPPNU Gembong Komitmen Tak Akan Menikah Sebelum Jabatannya Usai

    Ketua IPPNU Gembong Komitmen Tak Akan Menikah Sebelum Jabatannya Usai

    • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

      Para Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU Gembong setelah menjalani Oruentasi All Pengurus GEMBONG – Minggu (26/12/2021) lalu, Pengurus Harian PAC IPNU IPPNU Gembong telah melaksanakan Orientasi All Pengurus. Kegiatan yang berlangsung di MI Hidayatul Islam Sentul diawali dengan pembekalan materi yang bersifat umum, seperti menganalisis potensi bagi PAC IPNU IPPNU Gembong dalam satu periode ke […]

  • PCNU-PATI

    Geneologi Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Sebagaimana yang sudah ditegaskan oleh Hadratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini kita kenal merupakan sebuah lembaga sosial keagamaan kemasyarakatan yang didesain untuk melestarikan dan menjaga tradisi ahlussunnah waljamaah yang sudah ada di Indonesia dan sudah ada sejak Islam turun di Nusantara. Tradisi atau ajaran Islam Nusantara di […]

  • Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

      Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke -154 yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia kembali mengangkat isu yang menarik, “Menata Budaya, Menyemai Harapan”. Tema ini diambil untuk kembali mengingatkan pentingnya menata ulang kebudayaan sebagai landasan bagi semua sisi kegiatan masyarakat, termasuk politik. Tema ini dianggap penting, bukan hanya karena permintaan Bawaslu Jawa Tengah agar […]

expand_less