Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Tantrum

Tantrum

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Agu 2023
  • visibility 366
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Setiap manusia memiliki tantrum yang berbeda. Anak kecil hingga dewasa sekalipun tanpa sengaja pasti mengalami kondisi dimana keinginan yang telah diciptakan berakhir tak sesuai harapan. Tantrum bisa berbeda bentuknya. Ada yang marah-marah, menangis yang berlebih, atau membanting barang. Tantrum tersebut bisa terjadi karena kurang pandainya kita mengontrol emosi.

Saya ada cerita tentang keponakan yang masih sangat menonjolkan ke-tantruman-nya. Maklum usianya sekitar 6 tahun. Singkat cerita dia sedang bermain di kamar saya. Saat itu saya tengah asyik dengan handphone sebab memang ada hal penting yang mesti diselesaikan segera. Saya memang salah sebab telah mendiamkannya tanpa memberi ajakan untuk bermain. 

Akhirnya dia tertarik pada sederet perlengkapan make up saya disebelah lemari. Walaupun tak selengkap milik beauty blonder atau para MUA lokal maupun kancah Internasional, setidaknya beberapa item seperti bedak, moisturizer, dan lipstik telah mampu memoles wajah saya sedemikian rupa.

Keponakan saya saat itu melihat bungkusan bedak yang baru saya beli tetapi belum sempat untuk dibuka. Saya sengaja meletakkannya begitu saja sebab stok bedak lama masih ada sisa-sisa sedikit. Saya terbiasa menunggu sampai benar-benar habis dahulu, baru mengganti dengan yang baru. Kemudian dia meminta izin kepada saya untuk dijadikannya alat bermain. Saya tak memberinya izin sebab bedak bukan untuk dijadikan mainan.

Saya bukannya pelit. Akan tetapi jika saya izinkan, pasti akan ia coba diwajahnya. Ketika izin tak didapatkan dan saya masih berkutik dengan handphone, ia akhirnya membuka plastik dan wadah bedanya sesuka hatinya. Saya hanya melihat dirinya dengan tatapan yang biasa saja. Saya tak marah karena memang saya tengah belajar bagaimana menahan dan mengontrol emosi seperti yang diucapkan kekasih. Hingga kemudian saya berkata,

“Tadi mbak kan ndak memberi izin adik, kenapa adik tetap membuka wadah bedaknya? Itu namanya ndak baik sayang. Kan bedak ini bukan punya adik. Jadi adik tak boleh sembarangan membukanya.”

Setelah saya berkata begitu, dia malah menangis dengan kencang hingga ibu, nenek, dan ibu saya mendengar. Para ibu-ibu itu lantas dengan kompaknya menanggapi tangisan itu dengan bertanya ada apa. Apakah telah disakiti oleh saya? Lalu berkata bahwa saya akan dimarahi mereka.

Dalam batin saya, ini ibu-ibu kenapa. Ada seorang anak yang salah kenapa malah menyalahkan pihak lain? Bukankah seharusnya ia mendampingi si anak agar mengerti jika perbuatannya telah salah untuk kemudian diarahkan pada yang seharusnya?

Setelah peristiwa itu, saya mengambil kesimpulan bahwa bagaimana kita (para orang tua) ingin anaknya berkembang jika mindset kita masih suka menyalahkan pihak lain tanpa introspeksi diri terlebih dahulu. Anak kecil memang tak bisa dituntut untuk menjadi dewasa, akan tetapi orang dewasa lah yang seharusnya lebih dewasa. Jika anak kecil tak diberi tahu mana yang salah dan mana yang benar, sampai ia dewasa pun mindsetnya akan begitu. Menangis adalah jalan ninja untuk mendapatkan sesuatu.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Paul

    Hobinya adalah Masa Depannya

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu lalu, saya diperkenalkan dengan seorang aktivis perempuan oleh salah satu kawan baik saya. Seorang novelis dan penggiat literasi.  Perempuan yang memiliki segudang kesibukan dari mulai menjadi ibu rumah tangga sampai menjadi jurnalis media, berbagi pengalaman tentang lika liku perjalanan hidupnya. Sejak kecil ia sudah gemar membaca dan menulis. Hingga […]

  • Training of Trainer Pusat Informasi dan Konseling Remaja CAH PATI PC IPNU IPPNU Kabupaten PATI

    Training of Trainer Pusat Informasi dan Konseling Remaja CAH PATI PC IPNU IPPNU Kabupaten PATI

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Kegiatan yang berjudul Training of Trainer bagi anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) Cah Pati diselenggarakan oleh PIK Remaja Cah Pati PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati pada tanggal 19-20 September 2015 di Gedung NU Pati. Kegiatan ini didukung oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pati dan bekerjasama dengan Aliansi Remaja Independen […]

  • PCNU-PATI

    Ya Tradisi, Ya Sholawat Nabi

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Oleh : Laily N A Sebagai warga negara baik, kita perlu melestarikan budaya yang ada. Istilah jawanya “nguri-nguri budaya”, merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menjaga warisan leluhur Jawa dikemas dalam bentuk tata cara, nilai-nilai atau selebrasi Jawa. Salah satunya yaitu tradisi sedekah bumi. Sedekah bumi adalah dua kata yang tak asing ditelinga para masyarakat Jawa, […]

  • Beasiswa untuk Santri: RMI PCNU Pati dan UIN Sunan Kudus Jalin Kerja Sama

    Beasiswa untuk Santri: RMI PCNU Pati dan UIN Sunan Kudus Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Pati bekerja sama dengan UIN Sunan Kudus untuk memberikan beasiswa kepada santri dan ustaz pondok pesantren untuk kuliah di lima program studi keagamaan Islam. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas santri dan menciptakan keilmuan yang kuat di kalangan Nahdlatul Ulama. “Kami selaku RMI PCNU Pati menyambut […]

  • Pembiasaan Ibadah Salat Dhuha, Asmaul Husna dan Dzikir Tahlil MI Terpadu Riyadhus Sholihin

    Pembiasaan Ibadah Salat Dhuha, Asmaul Husna dan Dzikir Tahlil MI Terpadu Riyadhus Sholihin

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Di zaman yang modern ini, dampak kemajuan teknologi pada kemampuan anak semakin terlihat. Semua dapat dilihat dari seberapa sering anak bermain gadget. Jika ini terus berjalan tanpa adanya kontrol orangtua, maka besar kemungkinan perkembangan otak anak akan terhambat karena cenderung asik dengan dunia online (game). Anak yang kecanduan gadget akan cenderung malas […]

  • PCNU-PATI Photo by Museum of New Zealand Te Papa Tongarewa

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Cemburu Jauh dalam rasa sungguh di bangku harapan; kosong setiap kali muncul, kecemasan ikut timbul berapa kali mencoba untuk tangguh ditepis kenyataan yang membuat ragu stigma keegoisan menjadi jembatan dalam bertarung mungkin akan menang, namun harus merobohkan kecemburuan Maret 2023 Bukan Lagi Rumah Kamu bukan lagi rumah: yang aku tuju sudah puas aku menanti kasihmu […]

expand_less