Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Tantrum

Tantrum

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Agu 2023
  • visibility 209
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Setiap manusia memiliki tantrum yang berbeda. Anak kecil hingga dewasa sekalipun tanpa sengaja pasti mengalami kondisi dimana keinginan yang telah diciptakan berakhir tak sesuai harapan. Tantrum bisa berbeda bentuknya. Ada yang marah-marah, menangis yang berlebih, atau membanting barang. Tantrum tersebut bisa terjadi karena kurang pandainya kita mengontrol emosi.

Saya ada cerita tentang keponakan yang masih sangat menonjolkan ke-tantruman-nya. Maklum usianya sekitar 6 tahun. Singkat cerita dia sedang bermain di kamar saya. Saat itu saya tengah asyik dengan handphone sebab memang ada hal penting yang mesti diselesaikan segera. Saya memang salah sebab telah mendiamkannya tanpa memberi ajakan untuk bermain. 

Akhirnya dia tertarik pada sederet perlengkapan make up saya disebelah lemari. Walaupun tak selengkap milik beauty blonder atau para MUA lokal maupun kancah Internasional, setidaknya beberapa item seperti bedak, moisturizer, dan lipstik telah mampu memoles wajah saya sedemikian rupa.

Keponakan saya saat itu melihat bungkusan bedak yang baru saya beli tetapi belum sempat untuk dibuka. Saya sengaja meletakkannya begitu saja sebab stok bedak lama masih ada sisa-sisa sedikit. Saya terbiasa menunggu sampai benar-benar habis dahulu, baru mengganti dengan yang baru. Kemudian dia meminta izin kepada saya untuk dijadikannya alat bermain. Saya tak memberinya izin sebab bedak bukan untuk dijadikan mainan.

Saya bukannya pelit. Akan tetapi jika saya izinkan, pasti akan ia coba diwajahnya. Ketika izin tak didapatkan dan saya masih berkutik dengan handphone, ia akhirnya membuka plastik dan wadah bedanya sesuka hatinya. Saya hanya melihat dirinya dengan tatapan yang biasa saja. Saya tak marah karena memang saya tengah belajar bagaimana menahan dan mengontrol emosi seperti yang diucapkan kekasih. Hingga kemudian saya berkata,

“Tadi mbak kan ndak memberi izin adik, kenapa adik tetap membuka wadah bedaknya? Itu namanya ndak baik sayang. Kan bedak ini bukan punya adik. Jadi adik tak boleh sembarangan membukanya.”

Setelah saya berkata begitu, dia malah menangis dengan kencang hingga ibu, nenek, dan ibu saya mendengar. Para ibu-ibu itu lantas dengan kompaknya menanggapi tangisan itu dengan bertanya ada apa. Apakah telah disakiti oleh saya? Lalu berkata bahwa saya akan dimarahi mereka.

Dalam batin saya, ini ibu-ibu kenapa. Ada seorang anak yang salah kenapa malah menyalahkan pihak lain? Bukankah seharusnya ia mendampingi si anak agar mengerti jika perbuatannya telah salah untuk kemudian diarahkan pada yang seharusnya?

Setelah peristiwa itu, saya mengambil kesimpulan bahwa bagaimana kita (para orang tua) ingin anaknya berkembang jika mindset kita masih suka menyalahkan pihak lain tanpa introspeksi diri terlebih dahulu. Anak kecil memang tak bisa dituntut untuk menjadi dewasa, akan tetapi orang dewasa lah yang seharusnya lebih dewasa. Jika anak kecil tak diberi tahu mana yang salah dan mana yang benar, sampai ia dewasa pun mindsetnya akan begitu. Menangis adalah jalan ninja untuk mendapatkan sesuatu.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakenan; Pelaksanaan PKPNU Pertama Tingkat MWCNU

    Jakenan; Pelaksanaan PKPNU Pertama Tingkat MWCNU

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Warta MWC NU: Jakenan Pada hari sabtu s/d Ahad tanggal 5-6 September 2015 MWCNU Kec Jakenan mengadakan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU). Jakenan menjadi MWC NU pertama yang telah melakukan PKPNU ini. “Dari panitia sangat bersyukur sekali dengan terlaksananya PKPNU ini, persiapannya bisa di bilang sangat cepat hanya dalam kurun waktu satu minggu saja, […]

  • IPNU/IPPNU Trangkil Mantabkan Komitmen Pengurus

    IPNU/IPPNU Trangkil Mantabkan Komitmen Pengurus

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    TRANGKIL- PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil siang ini (26/7) mengadakan orientasi pengurus. Hal ini dirasa penting untuk menginternalisasikan nilai-nilai yang ada pada organisasi kedepannya. Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU/IPPNU Trangkil Orientasi yang dimaksud adalah tahap pengenalan pengurus pada dirinya sendiri, orang lain, organisasi. Berangkat dari kebutuhan organisasi yaitu komunikasi dan kekompakan harus dimulai sejak awal. […]

  • Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    Jemaah Haji Pati Tahun 2026 Tembus 1.387 Porsi

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.808
    • 0Komentar

      Pati – Jumlah jemaah haji Kabupaten Pati tahun 2026 diprediksi tembus 1.387 porsi. Saat ini, mereka tengah membuat paspor dan melakukan pelunasan biaya haji. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Pati Umi Istianah mengaku tidak ada kuota jemaah haji tingkat kabupaten/kota. Kuota jemaah haji terfokus di tingkat provinsi. Kuota jemaah haji reguler […]

  • PC Pagar Nusa Dan LPBH NU dampingi Korban Penganiayaan

    PC Pagar Nusa Dan LPBH NU dampingi Korban Penganiayaan

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- Sebuah video viral di media sosial menggambarkan adanya mobil Calya berwarna merah menjadi sasaran perusakan massa. Tampak dalam video itu, mobil bernomor polisi H 1927 KR digulingkan oleh sejumlah warga. Diketahui, kejadian itu berada di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, pada Sabtu (6/5/2023) lalu. Usut punya usut, peristiwa itu terjadi karena warga setempat merasa […]

  • PCNU-PATI Photo by Kevin Yudhistira Alloni

    Ziarah Ke Yerusalem

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Muslim yang mampu di setiap negara berbondong-bondong pergi ke Mekah untuk melaksanakan ibadah haji, sebagai pelaksanaan rukun Islam yang kelima. Tentu, banyak kalangan muslim bercita-cita bisa berhaji ke tanah suci itu. Tak terkecuali kedua orangtua saya. Pada suatu ketika saat pulang kampung, saya bincang-bincang dengan mereka. Dari pembicaraannya, saya tahu […]

  • MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    MHI Rutinkan Student Match Setiap Jelang 17-an

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    GEMBONG-Aroma kemerdekaan sudah tercium dari sekarang. Agustus memang dikenal sebagai bulannya Bangsa Indonesia. Peristiwa bersejarah 17 Agustus 1945 sebagai tonggak kemerdekaan menjadi pengingat beratnya perjuangan merebut kemerdekaan. Meskipun setelah proklamasi masih ada beberapa upaya untuk merebut kedaulatan Indonesia, namun secara de facto, Indonesia telah meredeka sejak tanggal tersebut. Itulah yang disampaikan oleh Sholikhin, S.Pd.I., kepala […]

expand_less