Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Demi Waktu

Demi Waktu

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
  • visibility 373
  • comment 0 komentar

Oleh M. Iqbal Dawami

Hari berganti menjadi penanda bahwa waktu bergulir tak pernah berhenti. Kita bisa menghentikan aktivitas dan menunda-nunda hal yang mesti kita lakukan, tapi waktu tak bisa ditunda. Waktu sekarang ya sekarang. Hari ini ya hari ini, bukan hari yang kemarin. Waktu yang sudah kita lewati menjadi masa lalu, tak bisa dikembalikan. Belum lagi kalau bicara ajal atau umur. Jangan sampai menyesal karena kita menunda-nunda untuk melakukan kebaikan.

Imam Al-Ghazali bertanya kepada para muridnya, “Hal apa yang paling jauh dari tempat ini?”

Mereka menjawab sekenanya. Ada yang menjawab negeri Cina, bulan, matahari, bintang, dan lain-lain.

Lalu sang Imam menjawab bahwa yang paling benar adalah masa lalu. “Seberapa besar pun usaha dan biaya yang kalian keluarkan, kalian tidak akan pernah menjumpainya kembali,” ujarnya.

Jika ingin tahu betapa berharganya waktu dua hari, tanyakan pada mereka yang bekerja di luar daerah yang pulangnya hanya sabtu dan minggu. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu satu hari, tanya pada mereka yang bekerja sebagai buruh harian. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu satu menit, tanya pada mereka yang ketinggalan kereta api. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu 1 detik, bahkan kurang dari itu, tanya pada juara lomba lari sprint. Betapa waktu begitu berharga, bukan?

Kita bisa berkaca pada Robert De Niro, seorang aktor, produser dan sutradara Amerika Serikat yang telah membintangi lebih dari 100 film. Usianya sudah 80 tahun. Namun, ia masih produktif. Dalam film The Intern menyiratkan dirinya sebagai seorang pensiunan tapi masih ingin bekerja. “Waktu sangat berharga. Jadi apa pun yang ingin kamu lakukan, lakukanlah. Lakukan sekarang. Jangan menunggu,”ucapnya.

Pada saat hendak membintangi film The Last Tycoon, De Niro mengisi waktunya untuk menurunkan berat badannya demi kepentingan perannya. Kata Elia Kazan, sutradara film ini, “De Niro adalah salah satu dari sejumlah aktor yang pernah saya sutradarai yang sangat bekerja keras, dan satu-satunya yang meminta untuk berlatih pada hari Minggu. Sementara sebagian yang lainnya bermain tenis.”

“Kuncinya adalah tidak menghabiskan waktu, tetapi menginvestasikannya,” ungkap Stephen R. Covey.

Dalam perjalanan hidup ini, kita berjalan melalui lorong waktu yang tak pernah putus, melewati ruang-ruang yang penuh makna. Pentingnya waktu melambangkan keterikatan kita pada aliran kehidupan, menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan dalam satu jalinan tak terpisahkan.

Waktu menjadi guru yang bijak, mengajarkan kita untuk menghargai setiap detik yang kita miliki. Ia adalah cermin yang memantulkan perjalanan kita, pelajaran yang memberi makna pada kehidupan kita, dan cahaya yang menerangi lorong gelap yang kita hadapi. Dengan penuh rasa syukur, mari kita renungkan akan pentingnya waktu dalam setiap langkah kita, dan biarkanlah ia menjadi sahabat setia yang mengiringi kita sepanjang perjalanan yang tak terlupakan.

Pekerjaan yang menanti diselesaikan, janji-janji yang perlu dipenuhi, dan mimpi-mimpi yang perlu dikejar, semuanya berayun seiring irama waktu yang terus berdetak. Waktu mengajarkan kita sebuah pelajaran yang lebih dalam: pelajaran kesabaran dan penghayatan. Pentingnya waktu tak hanya tentang seberapa banyak yang dapat kita lakukan seiring waktu berjalan, tetapi juga bagaimana kita mampu merenung, merasakan, dan memahami makna di balik setiap peristiwanya.

Seiring hari-hari berganti, kita mungkin menyadari bahwa waktu adalah kado terindah yang diberikan pada kita, memberi kita kesempatan untuk tumbuh, mencipta, dan menjalin hubungan yang tak ternilai harganya.

Kita juga harus berdamai dengan waktu yang telah berlalu, dengan kenangan yang mungkin membawa rasa sakit atau penyesalan. Namun demikian, pentingnya waktu mengajarkan kita untuk menerima bahwa setiap lembaran dalam buku kehidupan kita memiliki perannya masing-masing, bahkan ketika kita tidak sepenuhnya mengerti alasan di baliknya.

Demi Waktu Dhuha, demikian sumpah Tuhan dalam firman-Nya. Hal itu seakan Tuhan memberi kita kesempatan. Kesempatan untuk memulai hal baru, untuk mengubah arah jika perlu, dan untuk menulis kembali kisah yang mungkin telah terlupakan.

Ketika kita mampu merangkul pentingnya waktu dengan bijak, kita memasuki aliran yang lebih dalam dari kehidupan. Ia adalah guru yang penuh makna, memandu kita dalam petualangan panjang yang tak terduga.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Banser Satkoryon Dukuhseti Bantu Percepatan Pembangunan Jalan di Grogolan.

    Banser Satkoryon Dukuhseti Bantu Percepatan Pembangunan Jalan di Grogolan

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Bantu percepatan pembangunan jalan poros Dukuh Kalitelo – Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Dukuhseti kerahkan belasan anggota untuk bantu TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Diketahui program TMMD Sengkuyung Tahap I Ta 2022 Kodim 0718/Pati digulirkan di dua desa, yakni Desa Sumberejo Kecamatan Jaken dan di […]

  • PCNU- PATI

    Mak Ngasimah

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Aku Maolan bin Margo lahir tanggal 3 September 1942. Tahun dimana penjajahan masih merajalela di Indonesia. Bapakku Margo bin Jasmo desa Asempapan kecamatan Wedarijaksa yang sekarang Trangkil. Emakku Ngasimah Binti Rasmo Sirah dari dukuh Centhong desa Purwodadi kecamatan Margoyoso. Emakku orang bodoh, tidak pernah mengenyam bangku sekolah maupun mengaji. Maka aku […]

  • PCNU - PATI

    Sayangkan Wacana Kebijakan Peremajaan Usia

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Ketua PAC IPNU Dukuhseti M. Lailun Najih tak mempermasalahkan, jika IPNU IPPNU fokus mengembangkan kaderisasi di sekolah. Namun, ia menyayangkan terkait wacana kebijakan peremajaan usia. Sehingga, membuat kader yang berusia mahasiswa kehilangan ruang di IPNU IPPNU, akibat kebijakan pemangkasan usia tersebut. “Saya sangat menyayangkan isu tersebut, sekarang lihat saja kader-kader senior yang sudah […]

  • Gandeng PC IPNU IPPNU Pati, Tim PKM IPMAFA Sukses Adakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Perdana di Kawedanan Pati Kota

    Gandeng PC IPNU IPPNU Pati, Tim PKM IPMAFA Sukses Adakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Perdana di Kawedanan Pati Kota

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Gembong – Sosialisasi perdana dalam rangka bimbingan remaja guna mencegah kekerasan seksual di Kabupaten Pati yang dilakukan oleh TIM PKM IPMAFA dan PC IPNU IPPNU PATI sukses digelar pada Ahad, 17 November 2024. Dengan target remaja yang tergabung dalam jaringan IPNU/IPPNU dan GKMNU Kabupaten Pati, kegiatan sosialisasi ini nantinya akan diadakan 4 kali dengan peserta […]

  • PCNU-PATI

    Tantrum

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Setiap manusia memiliki tantrum yang berbeda. Anak kecil hingga dewasa sekalipun tanpa sengaja pasti mengalami kondisi dimana keinginan yang telah diciptakan berakhir tak sesuai harapan. Tantrum bisa berbeda bentuknya. Ada yang marah-marah, menangis yang berlebih, atau membanting barang. Tantrum tersebut bisa terjadi karena kurang pandainya kita mengontrol emosi. Saya ada cerita […]

  • Pati Targetkan Juara Umum Porseni Jawa Tengah 2025

    Pati Targetkan Juara Umum Porseni Jawa Tengah 2025

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Pcnupati.or id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, menargetkan kontingen dari Bumi Mina Tani menjadi Juara Umum pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Banyumas pada tanggal 27 hingga 30 Juli 2025. “Para peserta Ahad kemarin kami lepas dari pendopo kabupaten. Harapan kami Pati mendapat […]

expand_less