Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
  • visibility 411
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di SMP Ma’arif Grabag, Kabupaten Magelang, Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) perlu terjun ke dunia politik.

“Jadi tidak semuanya harus berkiprah di dunia pendidikan, entah jadi guru, dosen, peneliti, tapi sahabat-sahabati semua perlu ada yang terjun ke dunia politik. Sebab, yang menentukan arah kebijakan pendidikan sangat strategis melalui jalur politik baik eksekutif maupun legislatif,” katanya dalam Sekolah Pendidikan Kritis (SPK) yang digelar oleh PMII Rayon KH. Subuki Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung pada Jumat sore (16/6/2023). Kegiatan tersebut terlaksana pada 15-18 Juni 2023 dengan mengusung tema “Menumbuhkan Kesadaran Kritis dan Humanis dalam Dunia Pendidikan”.

“Jika kita merasa baik, ya perlu berpolitik. Karena jangan sampai dunia politik diisi orang-orang yang tidak baik. Sebab, kebijakan pendidikan sangat berkaitan dengan politik,” kata mantan staf ahli DPRD Kota Semarang tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ibda yang juga pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menyampaikan materi ‘Analisis Kritis Kebijakan Pendidikan Indonesia’. “Jika selama ini kita hanya sebagai pihak yang menerapkan kebijakan pendidikan, maka sudah saatnya kita menjadi penentu kebijakan. Entah beberapa tahun lagi, semua itu ada di tangan Anda semua,” ujar Mabinkom PMII Komisariat Trisula INISNU Temanggung tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ibda menyampaikan delapan indikator tata kelola pemerintahan yang baik dalam mengelola, mengatur, membuat dan menerapkan kebijakan pendidikan.

“Menurut United Nation Development Programme (1997), ada delapan indikator atau karakteristik pelaksanaan good governance yang baik, meliputi partisipasi, rule of law, transparansi, responsive, consensus orientation, equity, efisien dan efektif, akuntabilitas dan strategic vision,” kata Direktur Gerakan Literasi Ma’arif PWNU Jawa Tengah tersebut.

Pihaknya juga menegaskan bahwa era kepemimpinan Mendikbudristek Nadiem Makarim belum sepenuhnya sesuai delapan indikator tersebut.

Ibda mencontohkan analisis kritis tentang kebijakan Merdeka Belajar dan RUU Sisdiknas yang sudah dihentikan karena berbagai masalah. Penulis buku Guru Dilarang Mengajar tersebut mencontohkan pada indikator partisipasi, pada kebijakan Merdeka Belajar dan RUU Sisdiknas, Kurikulum Merdeka makbedunduk disahkan, sebelumnya Kurikulum Prototipe. “Misal dalam perumusan RUU Sisdiknas, tidak ada pelibatan pemangku kepentingan seperti LPTK, Dinas Pendidikan, guru, akademisi, siswa, masyarakat luas, organisasi profesi guru PGRI, LP. Ma’arif NU, Dikdasmen Muhammadiyah, kurang dilibatkan,” katanya.

Dijelaskannya, partisipasi pada perumusan RUU sisdiknas ini sudah dilakukan Kemdikbud namun belum dilakukan 100%, Kemdikbud mengklaim bahwa sudah melibatkan publik. Pertanyaannya publik yang mana?
“Kemdikbud melakukan hal yang kontraproduktif dengan membentuk 400 tim bayangan yang tidak dipublikasikan ke publik dan justru Kemdikbud bangga dengan memamerkan hal itu di Forum PBB. Kebijakan seperti inilah yang harus dikawal,” tegas reviewer jurnal internasional Pegem Eğitim ve Öğretim Dergisi (PEGEGOG) tersebut.

Setelah penyampaian materi, pihaknya membuka dialog dan tanya jawab. Selanjutnya semua peserta diminta menganalisis kebijakan pendidikan di level daerah dan pusat dengan pisau analisis delapan konsep tersebut.(*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Fadhila Nurhakim

    Malam yang Aneh

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Pukul sembilan malam aku keluar dari kamar hotel. Aku bergegas menuju kafe Sunny Story yang tak jauh dari alun-alun. Sesampainya di kafe, kucari tempat duduk di pojok yang agak sepi di halaman kafe. Hanya beberapa orang saja yang ada di situ, berpasang-pasangan, di mejanya masing-masing. Hanya aku yang sendirian. Jika […]

  • Malam Ini Gus Miftah Ngaji di Dukuhseti

    Malam Ini Gus Miftah Ngaji di Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Malam ini, Rabu (7/8) KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah diagendakan hadir di Dukuhseti, Pati. Kiai asal Yogyakarta ini akan ‘open mic’ di Masjid Masholihul Ummah, Dukuh Cempoko, Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti ba’da isya. Persiapan pengajian Gus Miftah di Desa Ngagel, Dukuhseti Agenda tersebut diadakan oleh Ranting NU Desa Ngagel bersama dengan Banom-Banom NU […]

  • PCNU-PATI

    Ilmuan Ilmuan Muslim

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Warisan sains Islam zaman pertengahan yang paling dikenal hingga saat ini adalah sistem angka Arab. Sistem angka yang juga digunakan di negara-negara Barat, mengalahkan sistem angka Yunani. Namun buku ini menunjukkan bahwa sains Islam jauh lebih hebat daripada hanya sistem angka, dan bahkan sangat berpengaruh sehingga menjadi dasar sains Eropa Barat yang muncul belakangan. Al-Khawarizmi, […]

  • PCNU- PATI Photo by Yoyo Hins

    Lahir untuk Sepakbola

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami “Saya dilahirkan untuk sepakbola, seperti Beethoven yang dilahirkan untuk musik atau Michelangelo yang dilahirkan untuk seni rupa,”kata Pele melalui situs resmi FIFA. “Kalau begitu, saya adalah paduan Ron Wood, Keith Richards, dan Bono (ketiganya adalah musisi dunia). Sayalah wujud dari gairah sepak bola,” kata Maradona tak mau kalah. Dua orang […]

  • Ratusan Potong Masker Ludes Sekejap

    Ratusan Potong Masker Ludes Sekejap

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Proses briefing yang disampaikan oleh Maulana Luthfi Karim, ketua Kader Penggerak NU Gembong dan pihak kepolisian sebelum pembagian masker GEMBONG-Kader Penggerak NU (KPNU) Kecamatan Gembong menggelar aksi solidaritas. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasar Gembong, Rabu (15/4) pagi tadi. Aksi yang dilakukan adalah membagi sejumlah masker kepada para pengunjung dan pedagang pasar. Sedikitnya ada 400 potong […]

  • Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam perlombaan Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Kabupaten Semarang, juri berkomentar peserta masih terjebak ke dalam khotbah daripada pidato. Hal itu diungkapkan Dr. S. Prasetyo Utomo juri Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP di sela-sela lomba. […]

expand_less