Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ebooks » Non Fiksi » Islam Kemodernan dan Keindonesiaan

Islam Kemodernan dan Keindonesiaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

Banyak sekali tokoh-tokoh agama kita yang sangat alergi dengan modernisasi karena dipelopori oleh orang-orang Barat. Cak Nur, dalam buku tersebut, membedakan kemodrenan dengan budaya yang datang dari Barat (Westenisasi). Baginya, kemodernan itu sesuatu yang harus diterima karena dia tidak bertentangan dengan Islam. Kemodernan adalah suatu kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, di mana apabila kemajuan ini dapat dekelola dengan baik, maka manusia akan dapat menjalankan dengan mudah pekerjaannya untuk kebaikan-kebaikan, kesejahteraan dan mewujudkan peradaban, tentunya Islam sudah pernah melewatinya. Sedangkan westernisasi, harus ditolak, karena ini usaha-usaha orang-orang Barat supaya bangsa Indonesia mengikuti budaya-budaya mereka yang rusak. Upaya-upaya westernisasi ini mereka (bangsa Barat) lakukan dengan berbagai cara. Tokoh pemikir Muslim modernis ini (Cak Nur) berpendapat bahwa Islam harus dilibatkan dalam pergulatan-pergulatan modernistik. Islam jangan hanya ditempatkan pada acara-acara pernikahan, pemakaman, apalagi yang mistik-mistik. Keyakinan Cak Nur yang paling mendalam adalah bahwa sebenarnya Islam adalah agama kemanusiaan dan juga agama yang positif terhadap ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tentunya, Islam yang dimaksudnya dalah Islam yang terbuka, supaya dapat memainkan peranannya dalam dunia dewasa ini. Terbuka bagi realitas sosial, realitas nasional, dan realitas global. Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan adalah buku antologi yang ditulis dalam rentang waktu tak kurang sekitar dua dasawarsa, yang memuat pikiran-pikirannya tentang sekularisasi, kemodernan, keislaman dalam konteks nasional (Indonesia). Seperti yang dikatakannya dalam kata pengantarnya, tentang apa faedah membaca buku ini, sudah tentu terserah kepada para pembacanya sendiri. Jika harus menyebut suatu faedah, barangkali yang cukup penting ialah penarikan pelajaran dari suatu proses pertumbuhan pemikiran. Dalam buku ini juga ada tulisan-tulisan yang mungkin terasa bernilai romantis belaka, malah naif, tapi tentunya ada juga cukup serius. Sudah jelas ia mustahil lepas sama sekali dari kesalahan, namun barangkali masih ada sesuatu yang mengarah kepada yang benar dan bermanfaat. Kiranya supaya kita tidak salah memahami pemikiran-pemikiran Cak Nur, alangkah baiknya kita membaca tulisan-tulisannya, seperti dalam buku ini. Setelah itu, sepakat atau tidak sepakat dengan isi tulisan, tentunya kita harus menawarkan solusi lain atau pemikiran yang benar, kemudian memperbaiki pemikiran Cak Nur yang menurut kita salah. Terkait tentang sekularisme dan sekularisasi, yang heboh dibicarakan sekarang ini, sedikit-banyak buku ini dapat menjawab persoalan-persoalan tersebut. Untuk itu, buku ini sangat perlu untuk dimiliki oleh setiap akademisi, pengamat sosial-politik, para praktisi dan juga para mahasiswa-mahasiswa Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Buku yang bertajuk kisah keseharian di pesantren ini, penulis mencoba memberikan informasi terkait kegiatan yang di lakukan oleh para kaum sarungan. Bisa dikatakan sebagai pembuka jendela kecil pembuka cerita-cerita yang tersimpan pendam di pesantren. (hal vi) Malamatiyyah, istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh seorang sufi asal Naisabur Khurasan, yaitu Syaikh Hamdun bin Ahmad al-Qashshar (wafat […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Media Sosial

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Di era digital yang semakin berkembang, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Entah sekadar untuk berinteraksi dengan teman, mendapatkan informasi terkini, atau mengungkapkan pendapat, platform-platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya telah menjadi tempat utama bagi jutaan orang di seluruh dunia. Namun, bagaimana puasa, sebuah praktik […]

  • PCNU-PATI

    Kado Kemerdekaan Untuk Marbot

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Dalam sepekan PC Lazisnu Pati telah melaksanakan kegiatan pendistribusian kado kemerdekaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada aksinya kali ini, PC Lazisnu Pati menyasar para marbot masjid dan mushola di wilayah kecamatan Pati.  Diketahui pendistribusian bantuan tersebut dimaksudkan dalam rangka turut memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 tahun. Sehingga jumlah penerimanya pun sejumlah […]

  • SMK Salafiyah Kajen Gelar Unjuk Karya Produk Kreativitas Murid

    SMK Salafiyah Kajen Gelar Unjuk Karya Produk Kreativitas Murid

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.088
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- Sejumlah hasil karya unggulan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, ditampilkan dalam kegiatan Unjuk Karya Produk Kreativitas Murid SMK, pada Sabtu (20/12/2025).   Dalam acara pameran proyek kreatif dan kewirausahaan ini para siswa menampilkan berbagai inovasi yang telah mereka kembangkan. Di antaranya pengembangan perangkat lunak dan gim (Aplikasi Kasir, Aplikasi CBT, […]

  • PCNU-PATI

    Filantropi Zakat Fitrah

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Momentum Ramadan menjadi urgen untuk meningkatkan filantropi zakat fitrah dan zakat lain dari sisi penghimpunan dan pendistribusian. Di tengah kehidupan modern yang sering kali dikuasai oleh komersialisme, konsumsi berlebihan, njajan okeh, konsep filantropi seringkali terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Bahkan, kata filantropi masih asing bagi sebagian umat Islam. Duh! Akan tetapi, di […]

  • Menengok Vonis Harvey Moeis dan Viralnya Ceramah KH Zainuddin MZ

    Menengok Vonis Harvey Moeis dan Viralnya Ceramah KH Zainuddin MZ

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Oleh: Umar Hanafi Pati – Belakangan ini publik Indonesia gemas dengan vonis terdakwa korupsi tambang timah Bangka Belitung, Harvey Moeis. Edan saja, dengan kerugian negara mencapai Rp 300 triliun, suami aktris cantik Sandra Dewi itu hanya divonis 6,5 tahun penjara. Vonis Harvey Moeis menyayat rasa keadilan masyarakat.  Publik pun membanding-bandingkan dengan vonis kasus pidana lainnya. […]

expand_less