Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ebooks » Non Fiksi » Islam Kemodernan dan Keindonesiaan

Islam Kemodernan dan Keindonesiaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
  • visibility 414
  • comment 0 komentar

Banyak sekali tokoh-tokoh agama kita yang sangat alergi dengan modernisasi karena dipelopori oleh orang-orang Barat. Cak Nur, dalam buku tersebut, membedakan kemodrenan dengan budaya yang datang dari Barat (Westenisasi). Baginya, kemodernan itu sesuatu yang harus diterima karena dia tidak bertentangan dengan Islam. Kemodernan adalah suatu kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, di mana apabila kemajuan ini dapat dekelola dengan baik, maka manusia akan dapat menjalankan dengan mudah pekerjaannya untuk kebaikan-kebaikan, kesejahteraan dan mewujudkan peradaban, tentunya Islam sudah pernah melewatinya. Sedangkan westernisasi, harus ditolak, karena ini usaha-usaha orang-orang Barat supaya bangsa Indonesia mengikuti budaya-budaya mereka yang rusak. Upaya-upaya westernisasi ini mereka (bangsa Barat) lakukan dengan berbagai cara. Tokoh pemikir Muslim modernis ini (Cak Nur) berpendapat bahwa Islam harus dilibatkan dalam pergulatan-pergulatan modernistik. Islam jangan hanya ditempatkan pada acara-acara pernikahan, pemakaman, apalagi yang mistik-mistik. Keyakinan Cak Nur yang paling mendalam adalah bahwa sebenarnya Islam adalah agama kemanusiaan dan juga agama yang positif terhadap ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tentunya, Islam yang dimaksudnya dalah Islam yang terbuka, supaya dapat memainkan peranannya dalam dunia dewasa ini. Terbuka bagi realitas sosial, realitas nasional, dan realitas global. Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan adalah buku antologi yang ditulis dalam rentang waktu tak kurang sekitar dua dasawarsa, yang memuat pikiran-pikirannya tentang sekularisasi, kemodernan, keislaman dalam konteks nasional (Indonesia). Seperti yang dikatakannya dalam kata pengantarnya, tentang apa faedah membaca buku ini, sudah tentu terserah kepada para pembacanya sendiri. Jika harus menyebut suatu faedah, barangkali yang cukup penting ialah penarikan pelajaran dari suatu proses pertumbuhan pemikiran. Dalam buku ini juga ada tulisan-tulisan yang mungkin terasa bernilai romantis belaka, malah naif, tapi tentunya ada juga cukup serius. Sudah jelas ia mustahil lepas sama sekali dari kesalahan, namun barangkali masih ada sesuatu yang mengarah kepada yang benar dan bermanfaat. Kiranya supaya kita tidak salah memahami pemikiran-pemikiran Cak Nur, alangkah baiknya kita membaca tulisan-tulisannya, seperti dalam buku ini. Setelah itu, sepakat atau tidak sepakat dengan isi tulisan, tentunya kita harus menawarkan solusi lain atau pemikiran yang benar, kemudian memperbaiki pemikiran Cak Nur yang menurut kita salah. Terkait tentang sekularisme dan sekularisasi, yang heboh dibicarakan sekarang ini, sedikit-banyak buku ini dapat menjawab persoalan-persoalan tersebut. Untuk itu, buku ini sangat perlu untuk dimiliki oleh setiap akademisi, pengamat sosial-politik, para praktisi dan juga para mahasiswa-mahasiswa Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Memang Asyik

    NU Memang Asyik

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Aku, sama sekali tidak pernah mengetahui kapan aku secara resmi menjadi warga NU. Yang jelas konon aku dilahirkan di satu kampung yang masyarakatnya kuat memegang tradisi ke-Nu-anya, walaupun mereka sendiri tidak tahu tentang apa itu NU secara pasti. NU diterima karena warisan leluhur mereka. Ayah, ibu, kakek, buyut dan semua keluargaku juga tidak begitu paham […]

  • PCNU-PATI

    PC LAZISNU Pati Bantu Korban Tersengat Listrik

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati memberikan bantuan kepada Kasturi, senin (06/03). Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di Dukuh Karang Malang Ds. Karang Sumber Rt 03 Rw 02 kecamatan Winong Kabupaten Pati, tepatnya dirumah saudara Kasturi. Sebelumnya, Lazisnu Pati mendapatkan informasi bahwa ada salah seorang warga yang membutuhkan bantuan pengobatan. Pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh tim manajerial […]

  • PCNU-PATI

    Diklatsar Garda Fatayat NU Digelar di Lereng Gunung Muria

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Garda Fatayat NU (Garfa) Kabupaten Pati baru saja melaksanakan apel pembukaan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) pada Sabtu (12/11) pagi tadi. Agenda ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, di antaranya, Ketua PCNU Pati, Perwakilan Kapolresta Pati dan Ketua PC Fatayat NU Pati.  Agenda yang rencanya akan berakhir pada Ahad (13/11) esok ini digelar di […]

  • Tingkatkan publikasi, PC Fatayat NU Kab. Pati gelar pelatihan desain grafis

    Tingkatkan publikasi, PC Fatayat NU Kab. Pati gelar pelatihan desain grafis

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

      Tingkatkan publikasi, PC Fatayat NU Kab. Pati gelar pelatihan desain grafis Pati 9 Maret 2021 Dalam rangka memperingati harlah ke 71 thn Fatayat NU  Pati. ajak kader Fatayat Pelatihan desain grafis untuk meningkatkan publikasi Fatayat. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 – 12.00 berlokasi di gedung PCNU Pati  lt 3 di bimbing langsung oleh […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Lebaran: Berdosa di Kota, Meminta Maaf di Desa!

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.384
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ramadan tahun 2025 lalu, sekira h-3 Idulfitri saya nyetatus di WA. “Hidupnya di kota. Berbuat dosa di kota. Mudiknya ke desa. Meminta maafnya di desa.”   Ada sekira empat rekan mengomentari seingat saya. Komentarnya tidak ada yang serius. Malah tertawa semua. “Hahahahaha…..” ada yang agak panjang “Ha…. Benar, mas!.” That’s […]

  • PCNU- PATI Photo by Sergiu Jurca

    Puisi-Puisi Ngadi Nugroho

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Tak Pernah Kembali Tak terpikir waktu hanyalah benar-benar sekejap Kita sekumpulan sunyi yang numpang lewat Kemarin ada yang datang Tiba-tiba ada yang pamit untuk segera pulang Belum terlalu genaplah kecupan ini mendingin Di dahimu yang menyimpan kerutan hari-hari kemarin Di bawah temaram, batu-batu murung Mencari jejak sirip-sirip kehidupan Ingin ditanamnya sekali lagi ingatan itu Di […]

expand_less