Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

Kabar duka menyelimuti warga nahdliyin Kabupaten Pati, di penghujung Ramadan 2023 ini. Pasalnya salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Pati sekaligus mantan ketua NU Pati periode 2008-2013 wafat pada Kamis (20/4/2023) malam.

KH. Imam Shofwan, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Shofa Az Zahro Kecamatan Gembong ini menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan dari Rumah Sakit (RS) Rehatta Jepara menuju RS Moewardi Solo. 

Jenazah beliau disemayamkan di kompleks Ponpes Shofa Az Zahro pada Jumat (21/4/2023) pukul 09.00 WIB. 

KH. Imam Shofwan meninggalkan seorang istri, Hj. Fatimatuzzahro dan dua orang putra, Gus Muhammad Heri Taufiq dan Gus Faiz Aminuddin. 

“Saya sangat berduka atas kepergian beliau. Semangat beliau dalam berkhidmat di NU adalah catatan penting yang patut diteladani,” kata Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim.

Diketahui, KH. Imam Shofwan lahir pada 5 Mei 1950. Ia merupakan anak ketiga dari dua belas bersaudara, dari pasangan Mbah Muhammad Karim dan Nyai Sufiyah. Mbah Karim sendiri adalah Kyai Kampung yang merupakan ketua NU pertama Desa Gembong.

Semasa hidup, KH. Imam Shofwan sangat aktif berorganisasi. Dia juga pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati dari Fraksi PPP. Saat itu usia beliau menginjak 32 tahun. 

Di pendidikan formal, beliau pernah menjadi siswa di Sekolah Rakyat (SR) lulus tahun 1963. Kemudian melanjutkan ke jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. 

Untuk pendidikan non formal, beliau pernah menjadi santri di Pondok Pesantren TBS Kudus 1963-1966 dan Pondok Pesantren Rogojampi Banyuwangi di Bawah Asuhan KH. Abdillah pada tahun 1974-1975.

Selain mondok di dua Ponpes tersebut, masa muda KH. Imam Shofwan juga dihabiskan untuk belajar ilmu hikmah di beberapa kyai di Jawa.

Diketahui pula, beliau merupakan salah satu pendiri Yayasan Al-Ma’arif Gembong yang saat ini sudah mengelola mulai dari PAUD, TK, MI, MTs, MA, SMK NU, dan Ponpes. 

Ia juga merupakan salah satu panitia pendirian SMA Wahid Hasyim Runting Pati pada 1984. 

Tak hanya itu, beliau juga merupakan pendiri PKB Kabupaten Pati bersama tim 5 yang dibentuk oleh DPP PKB yang terdiri atas KH. Muhammadun Daiman, KH. Asmu’i Sadzali, KH. Imam Shofwan, dan Ali Mansur.

Semasa hidup, beliau juga menghabiskan waktu di sejumlah organisasi dan lembaga. Di antaranya adalah: 

  1. Sektretaris GP. Ansor PAC. Kecamatan Gembong (1975-1977).
  2. Sekretaris PPP PAC Kecamatan Gembong (1977-1982).
  3. Anggota DPRD Pati Fraksi PPP (1982-1987).
  4. Ketua MWC NU Kecamatan Gembong dua periode (1987-1992 dan 1992-1997).
    5.  Wakil Ketua Umum DPC PKB Kabupaten Pati (1998-2003).
  5. Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Desa Gembong (2000-2005).
  6. Ketua IPHI Kecamatan Gembong (2005-2010).
  7. Ketua Takmir Masjid Besar Baitul Muttaqin Kecamatan Gembong (2005 – sekarang).
  8. Ketua MUI Kecamatan Gembong (2006-2011).
  9. Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Pati (2003-2008).
  10. Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Pati (2008-2013).
  11. Mustasyar PCNU Kabupaten Pati (2014 – sekarang).
  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Antara Istiqlal dan Katedral

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Salihin* Narasi toleransi yang berkaitan dengan Istiqlal dan Katedral telah banyak dipaparkan para penulis. Awalnya pun saya sangat kagum, dan kekaguman itu membawa saya pada fakta sejarah, dimana Nabi Muhammad SAW. pernah melakukan hal yang lebih fantastik dari pada “pelaminan” Katedral-Istiqlal. Kekaguman itu pun berangsur ‘surut’. Saat itu, rombongan Nasrani Najran mengunjungi […]

  • Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma'arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

    Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma’arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Semarang – Model pengembangan pendidikan madrasah inklusi atau pendidikan inklusi yang diterapkan Kementerian Agama RI merupakan hasil dari adopsi dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah salahsatunya. “Pengembangan modul madrasah inklusif di Kementerian Agama salah satunya lahir dari modul yang dikembangkan oleh LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Lahirnya Forum Pendidik Madrasah Inklusif […]

  • IPNU/IPPNU Kawedanan Tayu Kedatangan Tamu dari LTN-NU

    IPNU/IPPNU Kawedanan Tayu Kedatangan Tamu dari LTN-NU

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Rumat Literasi yang digagas oleh PC IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Kawedanan Tayu. Berlokasi di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti, IPNU dan IPPNU menggandeng LTN NU Pati demi melancarkan agenda ini. “Kami mengundang LTN-NU Pati sebagai fasilitator. Ini adalah salah satu bentuk kerjasama IPNU/IPPNU dengan Lembaga-lembaga NU.” Tutur Mukhoyyaroh, Dorektur Lembaga Pers dan Jurnalistik IPPNU Pati. […]

  • Madrasah Mazro’atul Ulum Tumbangkan 2 Ekor Sapi

    Madrasah Mazro’atul Ulum Tumbangkan 2 Ekor Sapi

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Madrasah Mazro’atul Ulum, Suwaduk, Wedarijaksa menggelar qurban bersama pendidik dan murid. Penyembelihan hewan qurban dilakukan di belakang Madrasah Senin (12/8) pagi tadi. Beberapa dewan guru dibantu masyarakat sedang mengurus daging qurban Tak tanggung-tanggung, dua ekor sapi dipotong untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar, guru dan juga peserta didik. Beberapa orang guru terjun langsung mengurus sapi yang […]

  • Islam Nusantara;  Menangkal Gerakan “Jihad” Radikal

    Islam Nusantara; Menangkal Gerakan “Jihad” Radikal

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Munculnya kelompok Islam yang berhaluan radikal akhir-akhir ini, telah menyedot perhatian serius berbagai kalangan, baik pemerintah, masyarakat, juga umat beragama. Bahkan gerakan radikalisme berkedok agama ini, tidak lagi bersifat lokal atau nasional, namun sudah mulai merambah ke dunia transnasional dan internasional. Mengapa hal ini terjadi? Tidak sedikit orang atau kelompok yang menganggap keyakinannya yang paling […]

  • NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam Khittah Nahdlatul Ulama (NU), istilah NU merujuk pada dua makna yang saling terkait, yaitu NU sebagai sebuah organisasi dan NU sebagai komunitas anggotanya. KH. Abdul Muchit Muzadi dalam buku, Ensiklopedia Khittah NU, dijelaskan bahwa istilah NU Jam’iyyah (NU secara struktural) dan NU Jamaah (NU secara kultural) sering kali digunakan untuk […]

expand_less