Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi

Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi

pcnupati.or.id- Jelang Idulfitri 1444 H, belasan ribu botol minuman keras (miras) dimusnahkan di halaman Mapolresta Pati, Senin (17/4/2023) siang. 

Miras-miras itu didapatkan oleh Polresta Pati dalam operasi yang digelar selama Bulan Ramadan ini. 

Turut hadir dalam pemusnahan itu, Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro beserta jajaran Forkopimda, dan segenap perwakilan dari tokoh masyarakat maupun tokoh agama. 

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama mengatakan, belasan ribu miras itu didapatkaan dari operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

“Kami musnahkan barang bukti miras dari operasi pekat atau kegiatan rutin yang ditingkatkan selama mulai awal ramadan. Selama 23 hari kita melaksanakan operasi pekat,” kata dia usai pemusnahan. 

Dia menyebut, belasakan ribu botol miras yang dimusnahkan itu terdiri atas berbagai merek. 

“Kita dapatkan sejumlah 13.500 botol dan dari Satpol PP 810 botol,” sebut dia.

Dia menambahkan, pihaknya melaksanakan penindakan sesuai prosedur hukum yang beraku.

“Kita kenakan sesuai pasal pasal tipiring kepada yang menjual maupun yang memiliki barang tersebut tanpa izin,” tutur dia.

Kegiatan yang dilakukan oleh Polresta Pati ini juga mendapat apresiasi dari kalangan organisasi kemasyarakatan (ormas) islam. Salah satunya, datang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati.

Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kepada jajaran Polresta  dan Pemerintah Kabupaten Pati yang telah berupaya membersihkan salah satu sumber penyakit masyarakat, yakni miras. 

“Apalagi sudah ditetapkan Perda miras yakni nol persen (alkohol yang beredar). Kami berharap ini benar-benar dilakukan. Terutama pembersihan tidak hanya pengecer tapi juga distributor. Dan yang terpenting agar masyarakat benar-benar bersih karena itu sumber-sumber kriminalitas atau penyakit masyarakat,” tutur dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    YPI Monumen Mujahidin Bageng Gelar Sholawatan Bersama Habib Ali Zainal Abidin Aseegaf

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Halaman Perguruan Islam Monumen Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dipadati ribuan pecinta selawat, Jumat (25/11/2022) malam. Mereka antusias melantunkan selawat Nabi Muhammad SAW bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf. Kegiatan selawatan yang digelar oleh Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng ini merupakan puncak rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul […]

  • PCNU-PATI

    Teknik Menulis Artikel Tembus Scopus dengan Artikel SLR

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – Banyak teknik, cara atau metode menulis artikel ilmiah untuk tembus di databased Scopus, salah satunya melalui artikel dengan teknik Systematic Literature Review (SLR). Hal itu diungkapkan dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda, Jumat sore (14/4/2023). Kegiatan tersebut dilaksanakan […]

  • PCNU-PATI

    Buku Pintar Berdebat dengan Wahabi

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Penyajian materi melalui rangkaian cerita dialog dan perdebatan secara langsung antara orang-orang yang berbeda pendapat merupakan salah satu metode yang sangat efektif untuk menyampaikan bahasan seputar akidah Ahlussunnah wal jamaah. Perdebatan antara para ulama memang terjadi secara langsung dalam forum-forum dialog terbuka maupun melalui buku yang saling berbantah. Para ulama masa dahulu sudah terbiasa menggunakan kedua […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Misuh-misuh

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2019, saya menulis artikel ilmiah berjudul “Penggunaan Umpatan Thelo, Jidor, Sikem, Sikak sebagai Wujud Marah dan Ekspresi Budaya Warga Temanggung” yang terbit di Ranah Jurnal Kajian Bahasa 8 (2) 2019. Dalam artikel itu, ada temuan yang saya ungkap bahwa orang misuh (mengumpat) itu boleh, karena bentuk ekspresi budaya. Namun jika sudah […]

  • Ilustrasi Lukisan Social - PCNU PATI. Photo by Birmingham Museums Trust on Unsplash

    Semestiya……

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Pada sebuah group privat; group tersebut bergerak di bidang pelayanan, kemanusiaan, keadilan bagi sebagian rakyat Indonesia. Dengan mengemban visi misi melayani umat menjadi tugas utama. Membantu sesama manusia adalah jalan ninja yang ditempuh; sungguh mulia visi misi tersebut. Hingga sampai saat ini saya mau sekadar meniru misi dan visinya saja dalam diri saya sendiri masih […]

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.971
    • 0Komentar

      Semarang – Disertasi Fakhruddin Karmani menegaskan bahwa Islam Nusantara merupakan model keberagamaan yang relevan bagi Indonesia sebagai bangsa multikultural. Dalam pendahuluannya dijelaskan bahwa Islam Nusantara menekankan toleransi, komunikasi terbuka, serta penghormatan terhadap perbedaan sebagai kekuatan penyatu dalam bingkai NKRI. Nilai-nilai utama seperti tasāmuh (toleransi), musāwah (egaliter), insāniyyah (humanis), dimūqrāṭiyyah (demokratis), dan waṭaniyyah (nasionalis) menjadi […]

expand_less