Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fatayat NU Pati Didorong untuk Berani Tampil dalam Perpolitikan

Fatayat NU Pati Didorong untuk Berani Tampil dalam Perpolitikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
  • visibility 385
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id. PATI – Para perempuan didorong untuk berani tampil dalam dunia politik. Apalagi mampu menempati jabatan yang strategis, baik di eksekutif maupun legislatif.

Hal itu sebagaimana yang diungkapkan oleh Presiden Pecinta Sholawat (Pecis) Muh Zen, saat menghadiri kegiatan bertema “Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Proses Pengambilan Keputusan sebagai Implementasi Serat Kartini”.

Adapun kegiatan yang bertempat di Aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, pada Rabu (8/2/2023) siang itu diselanggarakan atas kerjasama antara Komisi E DPRD Jateng dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah.

Puluhan perwakilan dari Fatayat dan Garda Fatayat (Garfa) NU Pati menjadi peserta dalam kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh ketua Fatayat NU Pati Asmonah dan perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pati.

“Sebagaimana program dari dinas perempuan anak dan keluarga berencana memang dia punya program politik bagi perempuan. Ini dilakukan oleh pemerintah dengan kami di DPRD satu tujuan, utamanya adalah partisipasi politik perempuan,” terang Muh Zen.

Muh Zen berharap, ke depan banyak perempuan yang tampil di publik sebagai pemangku kebijakan.

“Karena kepedulian perempuan masih belum banyak. Padahal kalau mau jujur, ketika perempuan mau tampil ke publik dengan segala kompetensi dan kapasitasnya itu banyak hal bisa dilakukan,” tutur dia di hadapan puluhan Fatayat NU Pati.

Sementara itu Plt. Sekretaris Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah, Faiza Henggar menjelaskan, bahwa perempuan harus sejajar dengan laki-laki.

“Tingkat pendidikan perempuan lebih tinggi dalam statistik. Tapi dalam menduduki jabatan itu mengerucut. Seperti piramida. Jangan mau kalah dengan laki-laki,” jelas wanita yang merupakan istri Pj Bupati Pati ini.

Ia menyebut, kesetaraan gender sangatlah penting. Sehingga menurut dia, perempuan bisa saja menempati posisi strategis dalam pengambilan keputusan.

“Kita mulai tingkat RT, desa, kecamatan. Bahkan jika ingin menjadi wakil rakyat sangat memungkinkan sekali bagi perempuan,” tutup dia. (Angga/Ltn).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Luar Dugaan! Ambulan NU Berikan 122 Layanan Sepanjang 2024

    Di Luar Dugaan! Ambulan NU Berikan 122 Layanan Sepanjang 2024

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pati merilis laporan penggunaan layanan kesehatan mobil Ambulan tahun 2024, Rabu (1/1).   Pada data tersebut, sedikitnya ada 122 layanan ambulan dijalankan oleh Lazisnu. Dari junlah itu, sebanyak 41 layanan di lakukan di dalam kota dan 81 lainnya di luar kota.   […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • Harlah NU  dengan Lomba Cerpen

    Harlah NU dengan Lomba Cerpen

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Lutful Ulum Pasucen Pati, dalam merayakan Harlah NU Ke- 91 mengadakan lomba menulis cerpen, mulai dari tinggkatan MI, Mts, dan MA, hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan minat bakat menulis anak mulai sejak dini.             “Kegitan lomba cerpen ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, jika tahun lala di khususkan buat tinggkatan MA saja, […]

  • Kader GP Ansor dan IPNU Tambakromo Dirikan Patitech Academy

    Kader GP Ansor dan IPNU Tambakromo Dirikan Patitech Academy

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

      TAMBAKROMO -Patitech Academy Gelar kegiatan Gen Z Techno Camp, yang berlangsung pada tanggal 5 hingga 30 Desember 2023 di Yayasan Warna Bhakti, Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga mahasiswa. Gen Z Techno Camp merupakan salah […]

  • Konferensi MWCNU Kec Dukuhseti

    Konferensi MWCNU Kec Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Pati. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Dukuhseti menggelar konferensi pergantian pengurus. Penyusunan pengurus baru itu, agar bersama-sama memajukan Nahdlatul Ulama semakin berkembang dan mampu mengikuti tantangan Zaman. Acara konferensi bertempat di aula Mts Maharijul Huda Kembang Dukuhseti,(22/4) minggu lalu. Selain itu, MWC Dukuhseti diharapkan menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik dalam bidang pertanian, karena di […]

  • Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya. Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, […]

expand_less