Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Me (Manfaat) kan

Me (Manfaat) kan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Jan 2023
  • visibility 234
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Tahun telah berganti, akan tetapi banjir tetap tak terganti. Di setiap tahunnya di penghujung tahun atau pun awal tahun; banjir tetap sama, siklus tahunan yang menjadi sirkus hiburan. Sebuah ironi  memilukan. Para relawan yang tak pernah lelah, para penyaji makanan di setiap dapur umum tak mempunyai kepenting apa-apa. Mereka bergerak atas hati nurani, mereka memasak atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradap, meskipun yang terdidik ada juga tak mempunyai adab.

Kemarin lalu, saat saya sekadar melepas penat untuk mencari sebuah inspirasi di 38 Café ada sebuah obrolan yang menggelikan sekaligus sebuah ironi menyedihkan. Kisah ceritanya bagini dan begitu; ada dua orang manusia, berjenis kelamin sama mereka dari segi tampilan dan pakaian yang dikenakan sepertinya adalah relawan yang konsentrasi pada kegiatan-kegiatan sosial. Kalau boleh saya mengatakan mereka mengamalkan sila ke lima dari Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia; lha berubung orang tersebut hanya relawan di dapur umum, memasaknya untuk para korban banjir jadi yang di amalkan dari Pancasila adalah keadilan sosial bagi sebagian rakyat Indonesia.

Dalam obrolan mereka yang terekam dalam keterbatasan ingatan saya kurang lebihnya seperti ini dan apabila kelebihan dapat di kurangi dan jika kurang dapat di lebihi.

“Kok tega ya ada orang yang memanfaatkan nasi bungkus untuk usahanya yang bergerak di bidang pendidikan” celektuknya.

“Ini nasi bungkus dari perusahaan a, tolong dibagikan dan yang di perioritaskan adalah para karyawan s ya…terutama  u  yang ada sangkut pautnya dari perusahaan .”

Salah satu temannya menirukan apa yang telah terjadi, dialognya ditirukan sedemikan rupa; agar mirip-mirip sedikit. Dari obrolan orang yang tak saya kenal tersebut saya dapat memberikan sebuah kesimpulan, kesimpulan saya sendiri bukan mewakili kebanyak orang apalagi orang yang selalu memanfaatkan musibah banjir untuk kepentingan perusahaan yang bergerak dibidang pendidikan.

Dan ternyata dialognya belum berakhir sampai disitu saja, masih ada kelanjutannya. Saya mendengarkan dengan seksama dalam tempo sesingkat singkatnya. Dan tentu pura-pura tak tahu apa yang mereka bicarakan akan tetapi saya berusaha mengambil ide apa yang mereka bicarakan untuk tulisan hari Rabu ini, meskipu dua Rabu kemarin saya tak nulis, bukan kesibukan yang saya kambinghitamkan akan tetapi saya belum ada ide untuk menulis Parodi dan hanya ingin menulis tentang hal lain, yang berhubungan dengan cinta, bahagia dan sedih.

“Kau tahu ndak, kemarin saat meminta apabila di desanya untuk di jadwalkan pemberian nasi bungkus ada orang relawan celetuk sekenannya, jangan minta saja akan tetapi bantu bungkusnya”

Dialog mereka berdua terhenti. Seakan ada sesuatu yang mengganjal akan tetapi harus diobrolkan, meskipun getir dan pahit harus di bicarakan.

“Ngapain bantu-bantu lha wong uang puluhan juta aku yang mengeluarkan”

Saya kaget. Mereka berdua pun tanpaknya juga heran terheran.  Saya dapat melihat dari raut wajah mereka. Dan saya hanya berusaha menerka-nerka, membayangkan bagaimana orang yang mendengarkan langsung. Saya sendiri di zaman sekarang ini kok masih ada mahluk hidup yang pongah dan sombong, selain itu pula tega memanfaatkan musibah banjir ini untuk kepentingan pribadinya yaitu perihal perusahaannya. Lantas selanjutnya bagaimana titik balik orang tersebut? Biarlah alam yang berbicara dan hukum alam yang berupaya atas segala. Secangkir kopi capucino belum sepenuhnya habis akan tetapi gurat sedih dan pilu atas pemanfaatan ini telah pahit untuk dirasakan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPC Resmi Buka Pendaftaran Calon Ketua PC IPNU dan IPPNU Pati

    KPC Resmi Buka Pendaftaran Calon Ketua PC IPNU dan IPPNU Pati

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Komisi Penjaringan Calon (KPC) IPNU IPPNU Kabupaten Pati baru saja membuka pendaftaran calon ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati untuk masa khidmah 2021-2023. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 11 sampai 16 Agustus  2021. Pendaftaran dilakukan di kantor PC IPPNU Kab. Pati, Lt 1. Gedung NU Kab. Pati pukul 13.00 – 16.00 WIB. Abdul Ghofur, […]

  • Tantangan NU Menuju Satu Abad

    Tantangan NU Menuju Satu Abad

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Pada tanggal 31 Januari 2015 lalu, Nahdlatul Ulama baru saja berulang tahun yang ke 90tahun, dan kurang 10 tahun lagi NU akan memasuki usia satu abad. 90tahun adalah usia kematangan suatu oragnisasi seperti NU. Kendati demikian, NU ke depan memiliki tantangan yang cukup serius yang perlu direspon dan dicarikan solusi secara konkrit, yaitu maraknya ideologi […]

  • NU Dukung Penuh Rencana Pembongkaran LI

    NU Dukung Penuh Rencana Pembongkaran LI

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PCNU Pati menyatakan sikap mendukung penuh rencana Pembongkaran Lokalisasi LI oleh Pemerintah Kabupaten Pati   PATI-Baru-baru ini Satpol PP Kabupaten Pati melayangkan surat peringatan kepada pengelola kawasan Lorok Indah (LI). Hal ini berkaitan dengan keberadaan beberapa bangunan di kawasan tersebut yang tidak memiliki IMB serta melanggar tata ruang wilayah.  Dalam surat tersebut, Satpol PP memberi peringatan […]

  • PIM Mujahidin Bageng Gembong Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa

    PIM Mujahidin Bageng Gembong Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Yayasan Perguruan Islam Monumen (YPIM) Mujahidin Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, memberikan santukan kepada 109 anak yatim dan duafa. Penyerahan santunan dilakukan di Gedung Pusat Kegiatan Agama (Pusgia) PIM Mujahidin, Sabtu (5/10/2024). Seratusan anak yatim dan duafa yang menerima santunan berasal dari Kecamatan Gembong, Margorejo, dan Tlogowungu. Adapun penyerahan santunan ini merupakan […]

  • Akademi Pendidikan Da’I  Nusantara

    Akademi Pendidikan Da’I Nusantara

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Pati (Pergunu) dalam waktu dekat akan mengadakan Akademi Pendidikan Da’i Nusantara hal tersebut dilakukan agar supaya menemukan Da’i-Da’i yang berbakat atau pun bakat menjadi Da’i belum terasah. Karena warga Nahliyin Pati khususnya  untuk saat ini telah kekurangan Da’i yang sesuai dengan faham ahlussunah waljamaah dan  fenomena sekarang yang terjadi sebagian Da’i […]

  • PCNU-PATI

    Ketika Cinta Bertasbih 2

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Setiap kali fajar itu merekah ia rasakan nuansanya takpernah sama. Setiap kali merekah selalu ada semburat yangbaru. Ada keindahan baru. Keindahan yang berbeda darifajar hari-hari yang telah lalu. Rasanya tak ada sastrawanyang mampu mendetilkan keindahan panorama itu denganbahasa pena. Tak ada pelukis yang mampu melukiskankeindahan itu dalam kanvasnya. Tak ada! Keindahan itu bisadirasakan, dinikmati dan […]

expand_less