Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Pengembangan Ekonomi Umat

Pesantren dan Pengembangan Ekonomi Umat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
  • visibility 445
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan sebuah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang konsen dalam bidang keagamaan. Pesantren juga bisa diartikan sebagai sebuah ‘institusi budaya’ yang lahir atas prakarsa dan inisiatif tokoh masyarakat yang bersifat otonom.

Sejak awal berdirinya, pesantren merupakan potensi strategis yang ada di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat. Karena mayoritas pesantren yang ada di tengah-tengah masyarakat, mampu memposisikan sebagai lembaga atau institusi pendidikan dan keagamaan sosial kemasyarakatan. Pesantren juga berupaya untuk melakukan reposisi dalam menyikapi pelbagi persoalaan masyarakat,seperti ekonomi, sosial, agama, dan politik.

Pesantren dengan karakteristik demikian, secara internal berkewajiban melakukan tugas-tugas kemasyarakatan dan secara eksternal telah berupaya membangun jaringan dengan Non-GovermentalOr-ganization (NGO). Peran internal dan eksternal pesantren tersebut,biasanya diimplementasikan melalui sebuah lembaga Biro (forum) Pengembangan Masyarakat (BPM). Hal ini bisa kita lihat di berbagai pesantren di Indonesia misalnya Pesantren Maslakul Huda Pati, Pesantren An-Nuqayah Sumenep, Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan lain sebagainya.

Melalui institusi pesantren di atas yang bekerjasama dengan NGO maupun elemen masyarakat. Harapannya pesantren mampu memberikan sumbangsih terhadap masyarakat sekitar. Adapun bentuk kontribusi pesantren terhadap masyarakat bisa melalui mengangkat potensi masyarakat setempat, misalnya dalam bidang ekonomi kreatif pembuatan kripik, krupuk tayamum, emping, dan bentu-bentuk produk kreatifas lokal masyarakat sesuai dengan potensi yang dimiliki masyarakat setempat.

Potensi dan peran pesantren sebagaimana disebutkan di atas, mempunyai nilai yang cukup strategis dan signifikan dalam memberikan kontribusi dan peranannya bagi peningkatan keswadayaan, kemandirian, partisipasi masyarakat, dan kesejahteraan.

Dalam konteks pengembangan ekonomi umat misalnya, pesantren juga berperan sebagai agent of social change, sekaligus sebagai pelopor kebangkitan ekonomi umat. Hal ini dapat kita lihat setidaknya bagi komunitas pesantren dan masyarakat sekitar, dengan dibentuknya Kelompok Wirausaha Bersama (KWUB) antar pesantren maupun antar masyarakat. Dan pembentukan Forum Komunikasi Pengembangan Ekonomi Kerakyatan (FKPEK). Ini semua dibentuk sebagai upaya untuk mempermudah dalam menggerakkan ekonomi kreatif kerakyatan masyarakat.

Kendala dan Upaya Pengembangan

Usaha untuk membina dan mengembangkan sektor perekonomian kerakyatan atau usaha berskalakecil, harus diakui bukanlah hal mudah. Kendala utama yang membelit upaya pengembangan ekonomi kreatif kerakyatan masyarakat adalah ketidakberdayaan masyarakat, lemahnya bargaining pengusaha kecil, dan penetapan harga produk.

Untuk itulah, sebagai upaya pengembangan sektor perekonomian rakyat agar bisa bergairah, kondusif, dan mampu bersaing dengan produk asing. Maka, diperlukan langkah-langkah strategis untuk mengimbangi dan mampu bersaing dengan produk asing. Dalam hal ini bisa dilakukan melalui beberapa langkah strategis yaitu;

Pertama, perlu adanya pemberian peluang atau akses yang lebih besar pada aset produksi, khususnya akses soal modal. Tersedianya suntikan dana yang cukup memadai dapat menciptakan pembentukan modal bagi usaha rakyat, sehingga mereka dapat meningkatkan produktifitas, pendapatan, dan kemandirian. Hal ini tentunya harus dilakukan secara kontinyu dan butuh pendampingan secara berkelanjutan agar tercapai masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kedua, memperkuat posisi traksaksi dan kemitraan usaha ekonomi rakyat. Sebagai produsen dan penjual, posisi rakyat dalam perekonomian acapkali lemah, karena jumlahnya yang banyak dan acapkali pangsa pasar kecil. Sehingga butuh mitra dan patner yang tepat serta jelasnya wadahnya.

Ketiga, perlu kebijaksanaan ketenagakerjaan yang mendorong tumbuhnya tenaga kerja mandiri sebagai cikal bakal wirausaha baru yang nantinya akan berkembang menjadi wirausha kecil dan menengah yang kuat dan saling menunjang antar satu sama lain.   

Oleh karena itu, melalui beberapa kendala dan ancaman perekonomian umat. Pesantren diharapkan mampu mengatasi problematika di masyarakat. Karena pesantren selama ini, telah terbukti tangguh menghadapi berbagai tantangan, karena kuatnya ajaran agama yang menjadi pijakan dan prinsip kemandirian.

Dengan demikian, pesantren seperti ini, telah menjadi dan selaku menjadi pelapor atau pioner pembangunan ekonomi umat di Indonesia. Tentu saja hal ini harus dibarengi dengan kesadaran membangun sikap dan perilaku profesional berdasarkan nilai-nilai dasar Islam.  

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud Nyata Nasionalisme NU

    Wujud Nyata Nasionalisme NU

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Resensi Buku. NU adalah orgnasasai sosial keagamaan yang secara doktrinal menganut paham Aswaja (Ahlu sl-Sunnah wa al-Jama’ah). Menurut KH. Ahmad Syidiq, hakika Aswaja adalah ajaran Islam murni sebagaimana diajarkan dan diamalkan Rasulallah SAW, dan para sahabat. KH. Ahmad Syidiq melihat Aswaja adalah esensi ajaran Islam. Dalam pemahaman seperti ini, Aswaja merupakan esensi Islam yang bersifat […]

  • PCNU-PATI

    PC Lazisnu Pati & Tokopedia Bagi-Bagi Beasiswa

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan untuk 40 anak se-kabupaten pati, Rabu (21/02). Adapun kategori penerima beasiswa ini adalah semua jenjang dari SD sampai Perguruan Tinggi. Diketahui bahwa bantuan beasiswa ini merupakan kerjasama Lazisnu Pusat dengan Tokopedia yang kemudian diteruskan kepada PC Lazisnu Pati. Bantuan yang digelontorkan dari Lazisnu Pusat adalah senilai Rp […]

  • FKPT Jateng Gelar Lomba Menulis Puisi Bertema “Melawan Radikalisme”

    FKPT Jateng Gelar Lomba Menulis Puisi Bertema “Melawan Radikalisme”

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk ikut serta dalam kegiatan Undangan Menulis Puisi dengan tema “Melawan Radikalisme”. Program ini terbuka bagi siapa saja, baik penyair maupun bukan penyair, tanpa batasan usia maupun domisili. Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., mengatakan bahwa karya […]

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 2

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin “Nga-ngapunten, Bu Nyai. Maaf, ini santri baru, Bu Nyai. Tolong dimaafkan. Biar nanti saya yang beri hukuman,” ucap lelaki berkacamata terbata—santri senior yang bertugas sebagai pengawas kelompok. Jika tidak salah dengar tadi namanya Kang Awan. Ya, Kang Awan. Dari suaranya, kentara sekali jika dia sedang menahan ketakutan. Sangat berbanding terbalik dengan sikap […]

  • Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

    Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.459
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) kemarin. Peristiwa tersebut menjadi duka sekaligus pembelajaran bersama tentang pentingnya memperkuat ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter damai. Ketua FKPT Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh […]

  • PCNU-PATI

    Rangkul Komunitas Produsen Kopi, KKN Tempura IPMAFA Lakukan Pendampingan Marketing UMKM Kopi Desa Tempur

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Tempur, 01/09/2023. KKN Tempura melaksanakan program di bidang ekonomi yang berkaitan dengan pendampingan marketing kepada para pelaku usaha kopi. Kegiatan dikemas secara santai berupa kopdar, bersama dengan komunitas UMKM kopi desa Tempur bernama Klaster Kopi Tempur yang diketuai oleh Khusnul Ulum yang sekaligus pemilik The Real Kopi Tempur serta tim KKN Tempura IPMAFA. Klaster Kopi […]

expand_less