Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional, Bikin Gel Anti Gatal Berbahan Pelepah Pisang

Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional, Bikin Gel Anti Gatal Berbahan Pelepah Pisang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 27 Des 2022
  • visibility 336
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, kembali meraih prestasi di ajang internasional. Siswa itu adalah Ulil Albab dan Asrina Citra Hidayah yang baru saja mendapatkan bronze medal dari World Innovative Science Project Olympiad (WISPO) yang digelar oleh Indonesia Scientific Society (ISS), belum lama ini. 

Mulanya, kedua siswa itu mempunyai ide untuk membuat gel anti gatal. Gagasan itu muncul setelah melihat persoalan para santri Pondok Pesantren yang kerap mengalami penyakit gatal. 

Ulil Albab mengatakan, dari persoalan itu pihaknya mencoba untuk mencari solusinya. Hingga akhirnya mereka menemukan batang pisang yang memiliki kandungan Tanin, Saponin, dan Flavonoid yang dinilai efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

“Khusunya pisang raja yang banyak ditemukan di sekitar sekolah kami. Sedangkan biasanya setelah berbuah, batang atau pelepah pisang akan dibuang begitu saja. Jadi kami manfaatkan saja,” jelas siswa Kelas XII ini saat ditemui di Laboratorium madrasah, Senin (26/12/2022). 

Ia menyebut, pihaknya butuh waktu sekitar dua bulan untuk membuat temuan itu. Menurut dia, kendalanya berada saat proses ektraksi. Untuk menemukan formulasi yang tepat, ia bahkan harus melakukan beberapa kali percobaan.

Sementara itu guru pembimbing dua siswa tersebut, Isyarotuz Zakiyyah menjelaskan, temuan anak didiknya yang diberi nama Saka Banana Gel itu berhasil mendapatkan medali perunggu dari ajang WISPO yang digelar Indonesia Scientific Society. Pada kompetisi itu, siswanya bersaing dengan 200 project dari 22 negara.

“Sedangkan yang masuk final itu dari Indonesia, Khazaktan, Malaysia, Vietnam, Thailand dan Armenia,” kata dia.

Ia menilai temuan anak didiknya itu memiliki banyak kelebihan. Seperti halnya jarang ada obat gatal yang berbentuk gel. Sehingga akan terasa lebih adem ketika dioleskan.

“Kelebihan lainnya adalah bahannya yang menggunakan pelepah pisang, yang sebelumnya tidak memiliki nilai manfaat sekarang bisa bernilai guna,” tutur dia.

Menurut dia, jika dinilai dari segi ekonimis, gel anti gatal itu sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Sebab biaya produksinya cukup terjangkau.

“Dengan minimnya biaya produksi itu tentu bisa membantu anak-anak pondok juga,” imbuh dia. 

Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, mengaku cukup bangga dengan prestasi dua siswanya itu. Apalagi, madrasah tersebut memang berkomitmen dalam progam akademik maupun pendidikan agamanya.

“Diprogam akademik kami mengutamakan riset, sementara dalam pendidikan agama ada tahfidz dan kitab,” jelas dia.

Masrukhan berharap, hasil temuan itu bisa ditindaklanjuti ke depannya. Di antaranya dengan melakukan uji laboratorium lanjutan. “Kami juga terbuka untuk pihak ketiga dalam mengembangkannya,” tandas dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ubah Curhat Jadi Cuan: Satupena Temanggung Motivasi Siswa MTs Ma’arif Nurul Huda Lewat Literasi

    Ubah Curhat Jadi Cuan: Satupena Temanggung Motivasi Siswa MTs Ma’arif Nurul Huda Lewat Literasi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.174
    • 0Komentar

      ​TEMANGGUNG – Organisasi penulis Satupena Kabupaten Temanggung kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar virus literasi. Kali ini, Satupena menggelar agenda Mini Workshop kedua yang bertempat di MTs Ma’arif Nurul Huda, Keblukan, Kaloran, pada Kamis (15/1/2026). ​Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghadirkan narasumber inspiratif, Ahmad Nawawi, atau yang akrab disapa Awi Ahna. Beliau merupakan […]

  • Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah kembali membuka kesempatan bagi para guru dan ustadz untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris melalui program NES English Capacity Building Batch 3. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara LP […]

  • PCNU - PATI 99 Untuk Tuhanku

    99 Untuk Tuhanku

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Tuhanku Kususun 99-ku agar sampai pada 0 dan kulahirkan kembali 1-ku sampai 99-ku yang baru. Tuhanku Kususun 99 napasku untuk meniru-Mu mendekati watak-Mu dan menjadi hati-Mu. Ini ^hanya^ suatu sembahyang, tak lebih dan tak kurang. Sepenuh-penuhnya kutumpahkan kepada Allah Swt., langsung kepada-Nya maupun melewati engkau dan semua saudara kiita. Suatu sembahyang sederhana; usaha untuk merebut […]

  • Khitan Gratis, Program LAZISNU Kec Pucakwangi

    Khitan Gratis, Program LAZISNU Kec Pucakwangi

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

      Pati. Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, melalui NU Care meluncurkan program khitan gratis.   Program ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu.   Khitan gratis ini terealisasi berkat kerja sama Lazisnu Pucakwangi dengan Rumah Khitan As-Syifa Tegalwero, Pucakwangi.    Semenjak diluncurkan pada awal tahun ini, program tersebut […]

  • PCNU-PATI

    Berbuka dengan Teman Karib; Lupa Hal Wajib

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Lusa kemarin, saya dapat pesan whatsapp dari teman karib yang inti dari isi pesan tersebut adalah mengajak saya untuk berbuka bersama sekaligus bercuap-cuap. Membahas hal-hal tak terlalu penting atau pun sedikit gerundel perihal parodi yang ada di Senayan akhir bulan lalu; yaitu satu orang melawan segerombolan. Namanya teman karib tentu […]

  • Porsema XIII Wonosobo Siap Digelar, Gubernur Jateng Beri Dukungan Penuh

    Porsema XIII Wonosobo Siap Digelar, Gubernur Jateng Beri Dukungan Penuh

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    SEMARANG – Dalam rangka mematangkan persiapan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII tingkat Jawa Tengah, Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Senin (11/8/2025) di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Audiensi ini juga dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ketua LP […]

expand_less