Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Kemampuan yang Berbeda

Kemampuan yang Berbeda

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Des 2022
  • visibility 535
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Beberapa hari yang lalu saya mengajak kekasih pada sebuah tempat. Disana kita sedang menunggu sebuah antrian untuk menanyakan perihal sesuatu pada ahlinya. Kebetulan saya baru pertama kali menghadapi hal semacam ini. Sehingga saya memintanya untuk menemani.

Pada saat menunggu, dia memberi saya masukan perihal apa saja yang harus saya katakan.

“Pokoknya harus ngeyel. Kita kan konsumen. Dan konsumen adalah raja.”

Meski tak sama persis kalimatnya, kira-kira begitu maksud yang dia sampaikan. Dan saya mengangguk tanda mengerti.

Saat nomor antrian saya dipanggil, saya bergegas maju dan menceritakan kronologi secara runtut terlebih dahulu sebelum inti dari hal yang membawa saya kesini saya sampaikan kepada petugasnya. Saya pun mengikuti saran kekasih untuk ngeyel. Namun, petugasnya meminta maaf karena tak bisa membantu banyak. Beberapa kali saya mencoba untuk ngeyel lagi, namun petugasnya tetap berkata tak bisa membantu.

Setelah beberapa detik saya menghadap petugas, akhirnya saya kembali menghampiri kekasih untuk mengajaknya pulang. Dia menanyakan kok cepat sekali. Lalu saya menjelaskan kepadanya bahwa si petugas tak bisa membantu banyak. Tampaknya dia merasa kecewa dan tak puas dengan yang saya sampaikan.

Hingga secara spontan ia berkata, gitu saja kok tak bisa. Saya menghela nafas dan menanggapi perkataannya tersebut dengan perasaan yang sedikit kesal. Saya merasa sudah berusaha dan memang hanya segitu yang saya mampu. Tapi ternyata saya mendapat tanggapan yang begitu dari seorang yang saya sayangi.

Ketika dia mengucapkan hal itu, ada luka yang telah lama saya kubur kembali hadir. Saat kecil saya pernah merasakan hal serupa. Hanya saja berbeda situasi dan keadaan. Dulu saat saya kecil, saya meminta izin kepada bapak dan ibu untuk naik mobil mainan yang ada di alun-alun. Saya dengan rasa penasaran yang tinggi layaknya anak pada umumnya, ingin sekali naik mobil tersebut. Beberapa kali saya diajari oleh petugasnya namun tetap saja tak bisa.

Lalu saat kami perjalanan pulang, bapak berucap, seperti itu saja kok tak bisa. Padahal gampang. Saya merasa diri ini bodoh sekali saat itu. Mengapa saya tak bisa. Waktu itu saya membenarkan ucapan bapak dan menyalahkan diri saya sendiri. Dan karena perasaan menyalahkan diri tersebut, saya selalu merasa was-was dan khawatir dalam bertindak. Inginnya selalu berhasil.

Selama perjalanan proses hidup saya, saya belajar dan mempercayai bahwa setiap orang itu punya keterbatasan yang tak sama dengan yang lainnya. Namun mengapa orang-orang yang katanya menyayangi kita justru terkadang melupakan hal itu. Dan secara tersirat menyalahkan karena tak sesuai harapannya.

Kembali pada cerita awal saya. Saat perasaan kesal dan tak nyaman sedang melanda, saya merenung sebentar. Saya mencoba memahami. Bahwa setiap orang selalu saja pernah melakukan sebuah kesalahan, dan yang pasti setiap orang punya kemampuan dan keterbatasan yang berbeda. Apapun dan bagaimanapun itu.

Saya akan tetap belajar bagaimana menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Karena tak dipungkiri saya pun akan beresiko dapat bertindak spontan seperti yang diucapkan orang-orang yang saya sayangi tersebut. Maka memang benar jika berkehidupan itu ya memang harus mau terus belajar. Belajar dan senantiasa belajar. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PWNU Jateng Gus Rozin Serukan Idulfitri Bermakna, Utamakan Persaudaraan

    Ketua PWNU Jateng Gus Rozin Serukan Idulfitri Bermakna, Utamakan Persaudaraan

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.529
    • 0Komentar

      SEMARANG — Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam, khususnya warga Nahdliyin di Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Gus Rozin saat di Kantor PWNU Jateng, Jalan dr Cipto Nomor 180 Semarang, Jumat (20/3/2026). Dalam keterangannya, ia […]

  • Puasa dari Bokep

    Puasa dari Bokep

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.000
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bukan hanya dipuasani dalam arti dikurangi dan ditahan, tapi saran saya sebaiknya ditinggalkan. Tidak hanya di bulan Ramadan, menonton film porno/bokep itu merusak mental. Sebenarnya jauh-jauh hari, Kanjeng Nabi Muhammad sudah berpesan.   “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan […]

  • Menolak Diskriminasi Wanita

    Menolak Diskriminasi Wanita

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikhah* Masuk pada pembahasan tentang Perempuan dan tuntutan hak-hak mereka. Hadist dari Umu Salamah RA berkata, “Wahai Rasulullah: Saya tidak pernah mendengar Allah menyebutkan secara jelas perempuan didalam hijrah. Maka Allah menurunkan sebuah ayat: “Aku tidak menyia-nyiakan amal setiap orang diantara kalian baik laki-laki maupun perempuan. Sebagian dari kalian adalah bagian yang […]

  • PAC Fatayat NU Winong Adakan Pelantikan

    PAC Fatayat NU Winong Adakan Pelantikan

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Pati.Pelantikan Pimpinan Ranting dan Rapat kerja Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Winong  Masa Khidmad 2017-2021, acara tersebut bertempat di Aula  Madrasah Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong, 21/9 kemarin. Dengan menghadirkan tamu undangan yang meliputi Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati, Camat Winong, Kapolsek Danranil, Ketua MWCNU Winong beserta Banom-banomnya, total keseluran yang menghadiri 185 orang. Sedangkan […]

  • Photo by Nouman Younas

    KH. Sirodj: Sosok Cerdas Pencetus Pondok Pesantren Wetan Banon

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Oleh. Natasya Avnal Maulida Siapakah KH Sirodj Sosok Kiai Haji Sirodj merupakan salah satu kiai besar di desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati, beliau adalah pendiri sekaligus pengasuh di pondok pesantren Wetan Banon yang kini lebih dikenal sebagai pondok pesantren Salafiyah Kajen. Beliau terlahir pada tahun 1865 di desa Kajen. Ayahnya bernama Ishaq bin Sawijah […]

  • Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

    Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 650
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati sedang menyampaikan materi dalam Talk Show Ilmiah dalam rangka memperingati haul ke-37 KH. Muhammad Karim GEMBONG – Rangkaian Haul KH. Muhammad Karim ke-37 yang berlangsung sejak Kamis (14/10) akhirnya pungkas Minggu (24/10) pagi kemarin di aula Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Pati. Penutupan haul diisi dengan talk show […]

expand_less