Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Thoriqoh Peringati Hari Pahlawan

Mahasiswa Thoriqoh Peringati Hari Pahlawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
  • visibility 314
  • comment 0 komentar

YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta menggandeng PWNU DIY gelar rutinan Masjid Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pada Jumat (10/11) lalu, para maahasiswa santri tersebut menghadirkan KH. Mas’ud Masduki, Ro’is Syuriyah PWNU DIY dan Gus Awwaludin Mualif, Ketua Lesbumi PWNU DIY untuk menjadi pemateri.

Menurut PLT ketua Matan UIN Suka, Aang Agenda bertajuk Cangkir Ngelmu Matan UIN Suka tersebut sengaja digelar pada 10 Nopember sebagai bukti nasionalisme anggota Matan. Menurutnya, tema pahlawan sengaja diambil dalam rangka memperingati jasa para pahlawan.

“Temanya memang kepahlawanan. Baik nilai-nilai patriotisme ulama nusantara maupun pahlawan secara umum,” terang dia.

Menjadi Pahlawan

Dalam paparannya, Kiai Ma’ud menceritakan kepaglawanan wali sanga tanah jawa. Ringkasnya, menurut dia, sembilan orang ulama saja mampu menyebarkan ajaran Islam Nusantara di tanah Jawa dengan nilai dan laku tasawuf yang mereka bawa.

“Artinya sembilan anggota Matan seharusnya bisa meneruskan perjuangan beliau-beliau, menyebarkan benih-benih tasawuf khususnya melalui organisasi (Matan) ini,” ungkapnya diiringi kelakar puluhan peserta yang hadir.

Lebih Lanjut, Ro’is Syuriyah PWNU DIY teresbut menegaskan bahwa pemuda memiliki kesempatan besar untuk menjadi pahlawan dengan berkhidmah dan berjuang sesuai passion masing-masing.

“Saat ini kita sedang dalam posisi yang diberikan Allah untuk berjuang. Jangat takut kendala-kendala teknis. Jangan pusing, terus lakukan yang kita bisa, yang penting tetap berkhidmah,” tandas dia.

Sementara itu, Gus Udin, sapaan akrab Gus Awwaludin menegaskan bahwa jasa para ulama dan habaib di Indonesia sangatlah besar. Menurutnya mereka lah pahlawan sejati.

“Sampai lahir resolusi jihad yang kita peringati sebagai hari santri, itu jasa siapa? Jasa ulama,” tegasnya.

Ia juga berpesan bahwa di era 4.0 ini, masih banyak peluang untuk menjadi pahlawan. Dalam konteks kebangsaan, ia menyebut beberapa kriteria pahlawan.

“Pahlawan itu, siapa saja yang membela tanah air, dan mencintai tanah air dengan cara apapun dan dengan bidang apapu, mereka itulah pahlawan bangsa,” terang dia.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen UIN Walisongo Dapat Penghargaan Abdi Nagari Award 2025

    Dosen UIN Walisongo Dapat Penghargaan Abdi Nagari Award 2025

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.294
    • 0Komentar

        Semarang – Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Syamsul Ma’arif, M.Ag., mendapatkan penghargaan Abdi Nagari Award 2025 dalam Malam Penganugerahan Abdi Nagari Award 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Semarang Academy, Jumat malam (12/12/2025) kemarin. Selain Prof Syamsul, terdapat pula sebanyak 32 aparatur negara mulai dari guru, dosen, […]

  • Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur merupakan seorang kiayi sekaligus intelektual kontemporer yang pemikirannya sering menimbulkan kontroversi dan tak jarang disalah pahami sebagian kalangan. Padahal jika dikaji secara mendalam, kerangka pemikiran Gus Dur yang kritis dan komprehensif dalam memandang realitas agama, sosial, ekonomi, politik, kebudayaan dan kenegaraan tak lepas dari argumen-argumen dan kaidah […]

  • NU; Menjaga Tradisi, Membangun Peradaban

    NU; Menjaga Tradisi, Membangun Peradaban

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    Oleh. Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi sosial-keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan ada yang menyebutnya sebagai yang terbesar di dunia. Sebagai organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad dalam kalender Hijriyah, NU memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga tradisi serta membangun peradaban bangsa Indonesia. Salah satu kontribusi utama NU adalah […]

  • PCNU-PATI

    Ayahku Bukan Pembohong

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Novel yang menceritakan kisah seorang anak yang bernama Dam yang tumbuh dengan segala cerita-cerita ayahnya. Sang ayah sangat suka menceritakan kisah-kisah petualangan yang mengandung nilai-nilai luhur yang terdengar seperti dongeng. Seperti cerita tentang Sang Kapten, Lembah Bukhara, Negeri Penguasa Angin, Si Raja Tidur, dan lain sebagainya. Semenjak kecil, Dam selalu percaya dengan kisah-kisah yang diceritakan […]

  • Ibda Ketua FKPT Jateng Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah

    Ibda Ketua FKPT Jateng Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.669
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.d Semarang — Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil DJI) Jawa Tengah, yang digelar di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Jalan Tugu Asri, Tambakaji, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (24/10/2025). Pejabat baru adalah Haryono Agus […]

  • Membongkar Rahasia Perdukunan

    Membongkar Rahasia Perdukunan

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sejak berabad lamanya telah berkembang ilmu supranatural dan kedigdayaan. Para empu, dukun dan pendekar pada masa kerajaan Hindu, Buddha dan Islam telah meramu mantra-mantra dan mencipta jimat kesaktian untuk peperangan. Cara mereka pun ada yang shalihahdan ada yang fasidah. Yang shalihah, masyarakat menyebutnya sebagai Ilmu Putih dan yang fasidah disebut Ilmu Hitam.Ilmu putih berangkat dari […]

expand_less