Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media

Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
  • visibility 242
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Madrasah Aliyah (MA) Manahijul Huda, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti didatangi sejumlah awak media dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Sabtu (5/11/2022) pagi.

Kedatangan para anggota PWI di Madrasah ini dalam rangka Roadshow Jurnalistik. 

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya literasi media. 

Adapun Manahijul Huda menjadi sekolah pertama yang mendapatkan kunjungan para wartawan dari berbagai perusahaan media ini.

Bertempat di perpustakaan setempat, para jurnalis ini membagikan pengalamannya dalam menjalankan kegiatan jurnalistik. 

Sementara itu para siswa-siswi yang tergabung dalam LPS Cendekia tampak antusias mengikuti kegiatan ini dari awal sampai selesai.

Kepala MA Manahijul Huda Subari mengucapkan terima kasihnya kepada PWI Pati atas terselenggaranya kegiatan ini. Dia berharap, anak didiknya dapat menyerap ilmu yang diberikan. 

Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media
Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media

”Terima kasih dari PWI Pati yang berkenan hadir dalam acara Road Show. Mudah-mudahan dapat menularkan ilmunya kepada LPS Cendekia,” ucap dia. 

Subari berharap, para siswa-siswinya terus belajar dan berproses agar kemampuan jurnalistiknya semakin tersah.

Sementara itu, Seksi Keorganisasian dan Pengembangan SDM PWI Pati, Angga Saputra menyebut, kegiatan ini merupakan yang pertama diselenggarakan PWI Pati setelah beberapa tahun vakum. Yang mana, pihaknya pernah menggelar kegiatan serupa pada tahun 2017 lalu. 

Pada kesempatan ini, Ia berharap para siswa yang mengikuti acara ini lebih melek terhadap media. Sehingga, mereka bisa membedakan antara media sosial dengan media mainstream. 

Menurut dia ini perlu dipahami agar informasi yang didapatkan diketahui validitasnya. 

”Bedanya media sosial dengan media mainstream adalah adanya konfirmasi. Medsos tidak memerlukan konfirmasi. Sementara kita memakai kode etik dan tidak hanya ceplas-ceplos,” kata pria yang juga aktif di Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) Nahdlatul Ulama Pati ini.

Dalam kesempatan itu juga, MA Manahijul Huda dan PWI melakukan penandatanganan MoU . Diharapkan setelah penandatanganan ini, kerja sama tentang Literasi Media dan Pelatihan Jurnalistik dapat berjalan dengan lancar. 

(Lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Perempuan itu Makhluk Bebas

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Tadi malam saat tengah bersantai, tiba-tiba handphone saya bergetar. Rupanya ada panggilan video call masuk dari teman-teman semasa kuliah. Bermaksud untuk melepas kerinduan. Kami saling berbagi kabar dan bercerita perihal kesibukan masing-masing. Selain itu mereka juga saling curhat perihal apa saja, yang salah satunya tentang asmara. Dan saya hanya sebagai pendengar setia, […]

  • brown wooden book shelves in library

    Urgensi Dokumentasi Dalam Mengungkap Fakta Sejarah

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    oleh: Isyrokh Fuaidi pcnupati.or.id – Pengetahuan tentang sejarah tokoh atau peristiwa, meski sebagian mengalami distorsi dan kesalahan dalam pengungkapan yang dihadirkan kepada masyarakat, tetap bermanfaat dan dibutuhkan untuk menjadi pintu masuk memahami perjalanan peradaban manusia dan berbagai peristiwa penting yang membentuk identitas suatu masyarakat. Sayangnya di Indonesia, tidak semua informasi penting yang menjadi bagian sejarah […]

  • Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Buku yang bertajuk kisah keseharian di pesantren ini, penulis mencoba memberikan informasi terkait kegiatan yang di lakukan oleh para kaum sarungan. Bisa dikatakan sebagai pembuka jendela kecil pembuka cerita-cerita yang tersimpan pendam di pesantren. (hal vi) Malamatiyyah, istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh seorang sufi asal Naisabur Khurasan, yaitu Syaikh Hamdun bin Ahmad al-Qashshar (wafat […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pangkalan

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pangkalan

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id -Sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini, para siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, melakukan aksi nyata dengan menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, pada Rabu (14/3/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Hidup Berkelanjutan”. Dalam pelaksanaannya, […]

  • PCNU-PATI

    Puncak Harlah PIAUD STAINU Purworejo Ke 7

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Purworejo- Prodi PIAUD STAINU Purworejo dalam Puncak Harlah nya yang Ke – 7 mengadakan kegiatan Talkshow dan Bedah Buku Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 11 April 2023 bertempat di Auditorium STAINU Purworejo. Namun, sebelum kegiatan dimulai didahului dengan pembacaan khotmil qur’an yang di pimpin oleh M. Nurul Huda. Kemudian […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Uang Pemberian Calon KADES

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Disuatu desa akan diadakan pemilihan Kades (kepala desa). Dalam PILKADES tersebut ada seorang calon membagi-bagikan uang atau sejenisnya kepada calon pemilih didesa tersebut, dengan maksud dan tujuan tiada lain adalah menjadi KADES terpilih. Pertanyaan : Bagaimana hukum pemberian uang dalam kasus diatas ? Jawaban :  Tafsil, Jika menjadi KADES itu hukumnya fardlu `ain (sebab tidak […]

expand_less