Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Nilai Tersirat dari Film Disney

Nilai Tersirat dari Film Disney

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
  • visibility 321
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah
Beberapa waktu yang lalu, saya sempat menemukan postingan seseorang di media sosial. Hal yang ia bagikan adalah sesuatu yang saya sendiri pun tak menduganya. Sesuatu yang tak banyak orang lain mengetahuinya. Nilai positif yang ada pada beberapa film disney.

Cerita disney memang sarat akan cerita imajinatif yang sangat disukai anak-anak. Bahkan bukan hanya anak-anak saja, banyak orang dewasa yang menyukai genre film semacam ini. Beberapa judul filmnya antara lain cinderella, beauty and the beast, the chronicles of narnia, dan masih banyak yang lainnya.

Tulisan kali ini saya mencoba menguraikan apa yang sempat terbaca dari postingan yang diunggah oleh akun yang saya ikuti tersebut. Cinderella adalah anak piatu. Kemudian ayahnya menikah lagi dengan seorang perempuan yang memiliki dua orang gadis seusianya. Ibu tiri dan kedua saudaranya sangat jahat kepada cinderella. Ia diperlakukan layaknya pembantu dan tak dianggap sebagai anak. Ia hanya berteman dengan kurcaci dan mengobrol dengan beberapa tanaman.

Suatu ketika terdapat pengumuman bahwa seorang pangeran dari daerah tersebut hendak mengadakan pesta ulang tahun. Cinderella berniat ingin menghadiri pesta tersebut, namun tak mendapat izin oleh sang ibu tiri. Namun pada akhirnya cinderella datang bak bidadari dengan bantuan kurcaci dan ibu peri tapi dengan syarat pukul 00.00 harus sudah kembali. Jika tidak maka penampilannya akan berubah seperti semula.

Kisah berlanjut saat cinderella hendak pulang namun sepatu kacanya tertinggal. Dan pada akhirnya sang pangeran berhasil menemukan cinderella berkat sepatu kaca tersebut. Film berakhir dengan sang pangeran menikahi cinderella serta memiliki kehidupan yang membahagiakan. Nampaknya kisah ini begitu sangat familiar ditelinga kita, bukan?

Namun apa kita pernah memikirkan setiap adegan yang disajikan tersebut sarat akan nilai-nilai positif yang seharusnya itu juga perlu kita ceritakan kepada anak-anak. Tak hanya berfokus pada cinderella yang bisa menikah dengan pangeran dan hidup bahagia. Namun lebih dari itu, kita bisa melihat sesuatu tak hanya dari satu sisi saja.

Seperti saat cinderella merelakan ayahnya menikah kembali dan menuruti semua perkataan ibu tirinya tanpa membantah. Cinderella mencontohkan bagaimana kepatuhannya keberbaktiannya kepada orang tua. Contoh lainnya, saat cinderella berbuat baik kepada kurcaci dan merawat tanaman labu dengan penuh kecintaan. Kebaikan apapun yang kita tanam, maka suatu ketika hasilnya akan kita nikmati. Terbukti cinderella saat hendak menghadiri pesta, datang bantuan dari hal yang tak ia duga sebelumnya.

Atau contoh lainnya. Saat sepatu kaca cinderella tertinggal dan pengawal pangeran hendak mencari siapa pemiliknya. Rejeki apapun jika itu memang diperuntukkan untuk kita, maka bagaimanapun caranya akan sampai kepada kita juga. Lainnya saat ibu tiri beserta saudaranya melakukan kejahatan kepada cinderella, maka yang mereka dapatkan adalah keburukan itu sendiri. Ada pepatah mengatakan, apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai.

Begitu anak-anak menonton film ini dan kita sebagai pendampingnya, sesekali memberikan beberapa hal yang saya tuliskan diatas, maka itu akan menjadi bahan bakar untuk tumbuh kembangnya si anak. Selain tak akan monoton hanya dengan melihat alur kisahnya, anak-anak juga akan belajar bagaimana menganalisis dan mengambil pelajaran dari film yang mereka tonton.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Camat Dukuhseti, Agus Sunarko memberikan pesan kepada kader Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Dukuhseti, bahwa adab lebih utama daripada ilmu. Hal ini disampaikainnya saat mengisi Latihan Kader Muda (Lakmud) PAC IPNU IPPNU Dukuhseti, belum lama ini. Ia mengatakan dalam menuntut ilmu para […]

  • Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Kabar. NU. Pati Sabtu 31 Januari. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memperingati hari lahir (Harlah) NU yang ke-89 di gedung PCNU setempat, Acara tersebut dimulai dengan launcing Jurnal “Khittah” yang diterbitkan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam)  dan peluncuran Majalah “Nuansa” yang diterbitkan Lajnah Ta’lif wan-Nasyr (LTN). Dalam kedua acara tersebut, […]

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

  • Zakat Produktif Ala Kiai Sahal Didiskusikan

    Zakat Produktif Ala Kiai Sahal Didiskusikan

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

     KH. MA. Sahal Mahfudh sebagai seorang ulama besar yang peduli terhadap kesejahteraan umat berpikir dan bertindak untuk umat. Salah satu buah pemikiran Kiai Sahal adalah zakat produktif, yakni zakat yang mampu mengubah orang-orang miskin menjadi sejahtera dan mandiri secara ekonomi. Pusat Studi Zakat dan Wakaf Prodi Manajemen Zakat Wakaf Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati […]

  • Fatayat Pati Awasi Pelaksanaan JKN-KIS

    Fatayat Pati Awasi Pelaksanaan JKN-KIS

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Bupati Pati, Haryanto, memberikan sambutan dalam acara peresmian program Perempuan Bersuara Mengawasi JKN-KIS di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (27/9).  PATI – Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam pelaksanaannya akan mendapatkan pengawasan dari Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati. Bagian salah satu ormas terbesar di Indonesia itu mengaku siap mengawasi pelaksanaan […]

  • Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA – PBNU merilis twibbon dalam rangka menyambut resepsi 1 abad NU, Senin (7/2) mendatang. Twibbon berbentuk persegi tersebut memperlihatkan kesiapan pemakai twib untuk menjadi bagian sejarah 1 abad NU. “SAYA SIAP MENJADI BAGIAN SEJARAH 1 ABAD NU,” begitu isi twibbon tersebut. Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim menilai desain twibbon 1 Abad NU yang […]

expand_less