Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Nilai Tersirat dari Film Disney

Nilai Tersirat dari Film Disney

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
  • visibility 433
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah
Beberapa waktu yang lalu, saya sempat menemukan postingan seseorang di media sosial. Hal yang ia bagikan adalah sesuatu yang saya sendiri pun tak menduganya. Sesuatu yang tak banyak orang lain mengetahuinya. Nilai positif yang ada pada beberapa film disney.

Cerita disney memang sarat akan cerita imajinatif yang sangat disukai anak-anak. Bahkan bukan hanya anak-anak saja, banyak orang dewasa yang menyukai genre film semacam ini. Beberapa judul filmnya antara lain cinderella, beauty and the beast, the chronicles of narnia, dan masih banyak yang lainnya.

Tulisan kali ini saya mencoba menguraikan apa yang sempat terbaca dari postingan yang diunggah oleh akun yang saya ikuti tersebut. Cinderella adalah anak piatu. Kemudian ayahnya menikah lagi dengan seorang perempuan yang memiliki dua orang gadis seusianya. Ibu tiri dan kedua saudaranya sangat jahat kepada cinderella. Ia diperlakukan layaknya pembantu dan tak dianggap sebagai anak. Ia hanya berteman dengan kurcaci dan mengobrol dengan beberapa tanaman.

Suatu ketika terdapat pengumuman bahwa seorang pangeran dari daerah tersebut hendak mengadakan pesta ulang tahun. Cinderella berniat ingin menghadiri pesta tersebut, namun tak mendapat izin oleh sang ibu tiri. Namun pada akhirnya cinderella datang bak bidadari dengan bantuan kurcaci dan ibu peri tapi dengan syarat pukul 00.00 harus sudah kembali. Jika tidak maka penampilannya akan berubah seperti semula.

Kisah berlanjut saat cinderella hendak pulang namun sepatu kacanya tertinggal. Dan pada akhirnya sang pangeran berhasil menemukan cinderella berkat sepatu kaca tersebut. Film berakhir dengan sang pangeran menikahi cinderella serta memiliki kehidupan yang membahagiakan. Nampaknya kisah ini begitu sangat familiar ditelinga kita, bukan?

Namun apa kita pernah memikirkan setiap adegan yang disajikan tersebut sarat akan nilai-nilai positif yang seharusnya itu juga perlu kita ceritakan kepada anak-anak. Tak hanya berfokus pada cinderella yang bisa menikah dengan pangeran dan hidup bahagia. Namun lebih dari itu, kita bisa melihat sesuatu tak hanya dari satu sisi saja.

Seperti saat cinderella merelakan ayahnya menikah kembali dan menuruti semua perkataan ibu tirinya tanpa membantah. Cinderella mencontohkan bagaimana kepatuhannya keberbaktiannya kepada orang tua. Contoh lainnya, saat cinderella berbuat baik kepada kurcaci dan merawat tanaman labu dengan penuh kecintaan. Kebaikan apapun yang kita tanam, maka suatu ketika hasilnya akan kita nikmati. Terbukti cinderella saat hendak menghadiri pesta, datang bantuan dari hal yang tak ia duga sebelumnya.

Atau contoh lainnya. Saat sepatu kaca cinderella tertinggal dan pengawal pangeran hendak mencari siapa pemiliknya. Rejeki apapun jika itu memang diperuntukkan untuk kita, maka bagaimanapun caranya akan sampai kepada kita juga. Lainnya saat ibu tiri beserta saudaranya melakukan kejahatan kepada cinderella, maka yang mereka dapatkan adalah keburukan itu sendiri. Ada pepatah mengatakan, apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai.

Begitu anak-anak menonton film ini dan kita sebagai pendampingnya, sesekali memberikan beberapa hal yang saya tuliskan diatas, maka itu akan menjadi bahan bakar untuk tumbuh kembangnya si anak. Selain tak akan monoton hanya dengan melihat alur kisahnya, anak-anak juga akan belajar bagaimana menganalisis dan mengambil pelajaran dari film yang mereka tonton.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Rozin: Khidmah NU di Aceh Merawat Ikatan Batin Nahdliyin Lintas Daerah

    Gus Rozin: Khidmah NU di Aceh Merawat Ikatan Batin Nahdliyin Lintas Daerah

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.366
    • 0Komentar

      Aceh Timur – Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin menegaskan bahwa khidmah kemanusiaan Nahdlatul Ulama di Aceh bukan semata soal besar-kecilnya bantuan, melainkan ikhtiar merawat ikatan batin antarsesama warga Nahdliyin lintas daerah. Hal itu disampaikan Gus Rozin saat meresmikan sekaligus menyerahterimakan mushola dan TPQ di Desa Bukit Tiga, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh […]

  • PCNU- PATI Photo by Sergiu Jurca

    Puisi-Puisi Ngadi Nugroho

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Tak Pernah Kembali Tak terpikir waktu hanyalah benar-benar sekejap Kita sekumpulan sunyi yang numpang lewat Kemarin ada yang datang Tiba-tiba ada yang pamit untuk segera pulang Belum terlalu genaplah kecupan ini mendingin Di dahimu yang menyimpan kerutan hari-hari kemarin Di bawah temaram, batu-batu murung Mencari jejak sirip-sirip kehidupan Ingin ditanamnya sekali lagi ingatan itu Di […]

  • PCNU-PATI Photo by Hunter So

    Ramadan Bagaikan Samudra Mutiara

    • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (QS. Al-Baqarah: 183) Ramadan sebagaimana kita pahami adalah bulan yang penuh mulia, berkah, rahmat, maghfiroh, dan penuh ampunan. Ramadan juga merupakan bulan di mana aneka ragam kebesaran bersemayam. Dan Ramadan pun dapat diartikan sebagai cakrawala […]

  • PCNU-PATI

    Yuk Berdonasi, Untuk Meringankan Sesama

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Pati- NU Care Lazisnu Pati terhitung mulai hari ini Selasa (8/11) melakukan penggalangan donasi untuk adik Andini Karisma Putri Ramadhani, warga desa Ngablak Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati.  Andini mengalami musibah ketumpahan minyak panas yang mengakibatkan kulitnya melepuh. Putri dari pasangan surini dan arif setyawan ini kini harus menjalani perawatan untuk mengobati luka yang dideritanya.  PC […]

  • Anam dan Refani Jadi Nahkoda Baru PAC IPNU IPPNU Gabus

    Anam dan Refani Jadi Nahkoda Baru PAC IPNU IPPNU Gabus

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

      Serah terima jabatan secara simbolis menggunakan bendera kebesaran IPNU GABUS – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kecamatan Gabus sukses menggelar Konferancab IX di SMA Islam Tuan Sokolangu, Mojolawaran, Selasa (19/10/2021). Dalam Konferancab tersebut, M. Khoirul Anam H. dan Refani Febriosa terpilih sebagai nahkoda baru PAC IPNU IPPNU Kecamatan Gabus. Mengusung tema “Regenerasi Perwujudan […]

  • PCNU-PATI

    Belahan Jiwa Al-Musthafa

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 1.498
    • 0Komentar

    Fatimah al-Zahra, adalah putri bungsu Rasulullah SAW. Ia adalah satu-satunya putri Rasulullah SAW yang memiliki anak keturunan. Tiga kakak perempuannya, Zainab, Ruqayyah, dan Ummu Kultsum, tidak mempunyai anak, Dari Rahim Fatimah, lahir Hasan dan Husain, cucu tersayang Rasulullah SAW. Karena itu pula, Fatimah sangat dicintai dan amat disayang Rasulullah SAW, sebab ia menjadi penerus garis […]

expand_less