Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemandirian Ekonomi Pesantren

Kemandirian Ekonomi Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
  • visibility 465
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Berbicara tentang pesantren, tentunya yang ada dalam benak pikiran kita adalan belajar kitab kuning dan Alquran. Karena pesantren terkenal akan ciri khas ngaji kitab kuning dan Alquran atau lebih tepatnya adalah ilmu agama.

Sejarah telah menunjukkan kiprah pesantren dalam ikut serta dalam mengusir kolonialisme Belanda selama 350 tahun (3,5 abad) alamanya. Maka tak ayal selama 350 tahun lamanya pesantren memiliki sumbangsih yang amat besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia baik dalam membangun  mencerdaskan umat serta melestraikan perjuangan mempertahankan NKRI.

Sehingga pesantren berhasil menjadi perangkat stabilitas keamanan dan ketahanan bangsa terutama dalam melakukan adaptasi dengan perubahan lingkungannya. Pesantren telah berhasil menekankan pentingnya aktualisasi ajaran Islam mengayomi kedamaian alam semesta yakni Islam yang rahmatan lil alamin.

Karena dalam hal ini, di dalam pesantren para kiai maupun ustaz mendidik para santrinya dengan penuh kasih sayang dan menanamkan sifat nasionalisme. Mengingat Indonesia merdeka tidak lepas dari adanya founding fathers dan monthers tidak hanya dari kalangan santri saja, melainkan juga dari pelbagai ras, etnis, dan latar belakang masyarakat yang beraneka-ragam. Oleh karena itu, Indonesia merdeka tidak lepas dari persatuan-kesantuan seluruh elemen masyarakat yang tersebar dari sabang sampai maruke.

Dari sejarah inilah, dunia pesantren selalu menanamkan nilai-nilai luhur para pejuang bangsa pentingnya hubul wathon minal iman dan menjaga NKRI dari beberapa golongan yang ingin memecah belah bangsa. Dengan demikian, nilai-nilai luhur bangsa sangat urgen untuk terus dijaga dan diimplementasikan kepada generasa yang akan datang.  

Menanamkan nilai kemandirian ekonomi Pesantren

Dalam rangka menghadapi era baru yang kita kenal dengan adanya globalisasi industri. Dimana dalam hal ini, Indonesia harus berani bersaing dengan produk-produk asing yang akhir-akhir ini cenderung diminati oleh khalayak muda. Maka sudah sepatutnya sebagai generasi muda dalam hal ini, harus berfikir lebih kritis dan kreatif dalam menemukan temuan baru yang siap diadu dengan produk asing juga tidak kalah dalam hal kualitas.

Oleh karena itu, dalam rangka menghadapi globalisasi industri yang perlu disiapkan oleh generasi muda adalah memberikan ruang-ruang kreatifitas untuk terus berkreasi dalam menemukan pasionnya, selain itu juga menanamkan nilai-nilai cinta produk lokal terutama local wisdom agar cita rasa khas Indonesia tetap terjaga.  

Adapun dalam hal ini, salah satu peran pesantren dalam menciptakan para santri untuk berani hidup di tengah-tengah kehidupan yang hiruk-pikuk adalah dengan membekali santri dalam bentuk ketrampilan atau vokasi. Dengan begitu kemampuan santri akan terasah dan memiliki ketrampilan dalam berwirausaha dan berani bersaing dalam kancah nasional-internasional.

Upaya lainnya dalam rangka memperkuat ketahanan umat Islam terutama di pesantren adalah kemandirian ekonomi. Jaringan pesantren yang sangat luas, akan sangat berpengaruh pada maju mundurnya bangsa ini. Karena itu, pesantren harus selalu meningkatkan ekonomi umat agar ekonomi bangsa ini juga akan terus maju.

Dengan demikian, melalui kemandirian ekonomi yang dijalankan di pesantren, maka kemandirian lainnya juga akan dapat dicapai, seperti kemandirian dalam bidang budaya, sosial, dan politik. Sehingga melalui kemandirian tersebut harapannya santri mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan bisa menjadi agen of change masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

    PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

      K. Yusuf Hasyim (ketua PC NU Pati) sedang memberikan sambutan dalam acara Pelantikan XIV dan Raketcab I PC IPNU-IPPNU Pati. PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati, Kyai Yusuf Hasyim menjelaskan tiga prasyarat yang harus dimiliki oleh pengurus baru PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPNU IPPNU) […]

  • 1.444 Peserta Ramaikan Persimanu I Ma'arif NU Jateng

    1.444 Peserta Ramaikan Persimanu I Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Semarang – Perkemahan Prestasi Ma’arif NU I (Persimanu I) Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma NU) JawaTengah akan diramaikan 1.059 peserta se Jawa Tengah, 110 panitia dan juri, dan 275 pendukung kontingen. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Sakoma NU Jawa Tengah Kak H. Shobirin pada Rabu (12/7/2023). Dikatakannya, bahwa kegiatan PERSIMANU I Jawa Tengah tahun […]

  • gysd-jpg-2

    Belajar dari Gus Dur

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 618
    • 0Komentar

      “Dengan lelucon, kita sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat.” Kalau ada orang yang mendapatkan gelar bertitel “Doktor Honoris Causa” itu sudah biasa.  Sedangkan kalau ada orang yang mendapatkan gelar bertitel “Doktor Humoris causa” itu baru luar biasa. Kira-kira itulah gelar yang pas untuk disematkan kepada KH. Abdurrahman Wahid atau yang […]

  • Salah seorang demonstran berorasi di depan Kantor Bupati, Pati. Sebelumnya, mereka juga berunjuk rasa di depan Kantor DPRD

    PMII Cabang Pati Demo di Kantor DPRD, Ini Tuntutannya

    • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    PATI-  Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pati lakukan aksi demo di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (11/4). Para mahasiswa mulai datang sekira pukul 10.00 WIB dengan membentangkan berbagai poster bertuliskan bentuk protes terhadap kenaikan harga-harga. Mulanya, puluhan mahasiswa tersebut ditemui oleh Wakil Ketua II DPRD […]

  • PCNU-PATI

    Ilmuan Ilmuan Muslim

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Warisan sains Islam zaman pertengahan yang paling dikenal hingga saat ini adalah sistem angka Arab. Sistem angka yang juga digunakan di negara-negara Barat, mengalahkan sistem angka Yunani. Namun buku ini menunjukkan bahwa sains Islam jauh lebih hebat daripada hanya sistem angka, dan bahkan sangat berpengaruh sehingga menjadi dasar sains Eropa Barat yang muncul belakangan. Al-Khawarizmi, […]

  • PCNU-PATI

    10.208 Nasi Bungkus telah Disalurkan NU Peduli untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI – Dapur Umum (DU) PCNU Pati telah memasuki hari ke sepuluh per Selasa (10/1). Aksi sosial yang digagas oleh NU Peduli Kabupaten Pati teraebut telah memberi banyak kontribusi dalam memasok logistik bagi korban banjir.  “Memang masih jauh dari mencukupi, mengingat luasya wilayah terdampak banjir dan banyaknya korban yang membutuhkan bantuan makanan,” ungkat Ahmad […]

expand_less