Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemandirian Ekonomi Pesantren

Kemandirian Ekonomi Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
  • visibility 230
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Berbicara tentang pesantren, tentunya yang ada dalam benak pikiran kita adalan belajar kitab kuning dan Alquran. Karena pesantren terkenal akan ciri khas ngaji kitab kuning dan Alquran atau lebih tepatnya adalah ilmu agama.

Sejarah telah menunjukkan kiprah pesantren dalam ikut serta dalam mengusir kolonialisme Belanda selama 350 tahun (3,5 abad) alamanya. Maka tak ayal selama 350 tahun lamanya pesantren memiliki sumbangsih yang amat besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia baik dalam membangun  mencerdaskan umat serta melestraikan perjuangan mempertahankan NKRI.

Sehingga pesantren berhasil menjadi perangkat stabilitas keamanan dan ketahanan bangsa terutama dalam melakukan adaptasi dengan perubahan lingkungannya. Pesantren telah berhasil menekankan pentingnya aktualisasi ajaran Islam mengayomi kedamaian alam semesta yakni Islam yang rahmatan lil alamin.

Karena dalam hal ini, di dalam pesantren para kiai maupun ustaz mendidik para santrinya dengan penuh kasih sayang dan menanamkan sifat nasionalisme. Mengingat Indonesia merdeka tidak lepas dari adanya founding fathers dan monthers tidak hanya dari kalangan santri saja, melainkan juga dari pelbagai ras, etnis, dan latar belakang masyarakat yang beraneka-ragam. Oleh karena itu, Indonesia merdeka tidak lepas dari persatuan-kesantuan seluruh elemen masyarakat yang tersebar dari sabang sampai maruke.

Dari sejarah inilah, dunia pesantren selalu menanamkan nilai-nilai luhur para pejuang bangsa pentingnya hubul wathon minal iman dan menjaga NKRI dari beberapa golongan yang ingin memecah belah bangsa. Dengan demikian, nilai-nilai luhur bangsa sangat urgen untuk terus dijaga dan diimplementasikan kepada generasa yang akan datang.  

Menanamkan nilai kemandirian ekonomi Pesantren

Dalam rangka menghadapi era baru yang kita kenal dengan adanya globalisasi industri. Dimana dalam hal ini, Indonesia harus berani bersaing dengan produk-produk asing yang akhir-akhir ini cenderung diminati oleh khalayak muda. Maka sudah sepatutnya sebagai generasi muda dalam hal ini, harus berfikir lebih kritis dan kreatif dalam menemukan temuan baru yang siap diadu dengan produk asing juga tidak kalah dalam hal kualitas.

Oleh karena itu, dalam rangka menghadapi globalisasi industri yang perlu disiapkan oleh generasi muda adalah memberikan ruang-ruang kreatifitas untuk terus berkreasi dalam menemukan pasionnya, selain itu juga menanamkan nilai-nilai cinta produk lokal terutama local wisdom agar cita rasa khas Indonesia tetap terjaga.  

Adapun dalam hal ini, salah satu peran pesantren dalam menciptakan para santri untuk berani hidup di tengah-tengah kehidupan yang hiruk-pikuk adalah dengan membekali santri dalam bentuk ketrampilan atau vokasi. Dengan begitu kemampuan santri akan terasah dan memiliki ketrampilan dalam berwirausaha dan berani bersaing dalam kancah nasional-internasional.

Upaya lainnya dalam rangka memperkuat ketahanan umat Islam terutama di pesantren adalah kemandirian ekonomi. Jaringan pesantren yang sangat luas, akan sangat berpengaruh pada maju mundurnya bangsa ini. Karena itu, pesantren harus selalu meningkatkan ekonomi umat agar ekonomi bangsa ini juga akan terus maju.

Dengan demikian, melalui kemandirian ekonomi yang dijalankan di pesantren, maka kemandirian lainnya juga akan dapat dicapai, seperti kemandirian dalam bidang budaya, sosial, dan politik. Sehingga melalui kemandirian tersebut harapannya santri mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan bisa menjadi agen of change masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by NEOM

    Melepasmu dengan Cinta

    • calendar_month Ming, 14 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Hari setelah kelulusan SMA kita. Waktu yang lama untukku menunggu berjumpa denganmu. Aku mencari keberadaanmu. Kita berpisah sekolah. Kamu melanjutkan ke sekolah kejuruan. Sedangkan aku melanjutkan ke sekolah berasrama. Di tempat mu, aku tak menemukanmu. Kata orang yang ku temui, kamu sedang pergi untuk cap tiga jari. Aku menitip nomer ponsel […]

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

  • PCNU-PATI

    Ini Pesan Ro’is Syuriyah PCNU Pati Jelang Tahun Politik

    • calendar_month Ming, 18 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Rapat koordinasi PCNU Pati yang dilaksanakan hari ini, Ahad (18/12) siang dihadiri oleh puluhan tokoh NU. Mereka adalah para pengurus harian PCNU Pati, pengurus lembaga dan juga ketua MWC-NU dari penjuru Kabupaten Pati.  Dalam agenda bertajuk Rapat Koordinasi menyambut 1 Abad NU dan Sosialisasi AD/ART NU tersebut, KH. Aniq Muhammadun, Ro’is Syuriyah PCNU […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.809
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Puluhan siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, turun langsung membantu membersihkan rumah dan lingkungan warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, yang terdampak banjir. Aksi gotong royong ini menjadi wujud kepedulian pelajar terhadap masyarakat yang mengalami bencana banjir. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Ahad (11/1/2026) dengan pendampingan beberapa guru. Para siswa […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Harlah ke-49, MTs Walisongo Gelar Lomba Antar SD/MI Se-Jepara

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Dalam rangka memperingati hari lahir ke 49 MTs Walisongo Pecangaan Jepara menggelar lomba antar SD/MI se Jepara yang berlangsung di kompleks madrasah pada Kamis (4/1/2024). Kegiatan diikuti 25 SD/MI se Jepara dengan jumlah 150 peserta. Adapun cabang yang dilombakan Tilawah, Tahfidh, Tartil, Badminton, Tenis Meja, Khitabah, Lagu Religi, Poster, Kaligrafi, dan Catur. […]

  • Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU.

    Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU.

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

     Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU. Dukuhseti 29/3/21 PAC IPNU IPPNU Dukuhseti  Bangun wirausaha berdagang untuk melatih jiwa usaha anggota. Jalin kerjasama dengan salah satu produk unggulan NU sabun cuci mamaNU di harapakan dapat selalu bersinergi dan salaing memberikan keuntungan yang seimbang. Selain bertujuan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha program ini […]

expand_less