Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemandirian Ekonomi Pesantren

Kemandirian Ekonomi Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Berbicara tentang pesantren, tentunya yang ada dalam benak pikiran kita adalan belajar kitab kuning dan Alquran. Karena pesantren terkenal akan ciri khas ngaji kitab kuning dan Alquran atau lebih tepatnya adalah ilmu agama.

Sejarah telah menunjukkan kiprah pesantren dalam ikut serta dalam mengusir kolonialisme Belanda selama 350 tahun (3,5 abad) alamanya. Maka tak ayal selama 350 tahun lamanya pesantren memiliki sumbangsih yang amat besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia baik dalam membangun  mencerdaskan umat serta melestraikan perjuangan mempertahankan NKRI.

Sehingga pesantren berhasil menjadi perangkat stabilitas keamanan dan ketahanan bangsa terutama dalam melakukan adaptasi dengan perubahan lingkungannya. Pesantren telah berhasil menekankan pentingnya aktualisasi ajaran Islam mengayomi kedamaian alam semesta yakni Islam yang rahmatan lil alamin.

Karena dalam hal ini, di dalam pesantren para kiai maupun ustaz mendidik para santrinya dengan penuh kasih sayang dan menanamkan sifat nasionalisme. Mengingat Indonesia merdeka tidak lepas dari adanya founding fathers dan monthers tidak hanya dari kalangan santri saja, melainkan juga dari pelbagai ras, etnis, dan latar belakang masyarakat yang beraneka-ragam. Oleh karena itu, Indonesia merdeka tidak lepas dari persatuan-kesantuan seluruh elemen masyarakat yang tersebar dari sabang sampai maruke.

Dari sejarah inilah, dunia pesantren selalu menanamkan nilai-nilai luhur para pejuang bangsa pentingnya hubul wathon minal iman dan menjaga NKRI dari beberapa golongan yang ingin memecah belah bangsa. Dengan demikian, nilai-nilai luhur bangsa sangat urgen untuk terus dijaga dan diimplementasikan kepada generasa yang akan datang.  

Menanamkan nilai kemandirian ekonomi Pesantren

Dalam rangka menghadapi era baru yang kita kenal dengan adanya globalisasi industri. Dimana dalam hal ini, Indonesia harus berani bersaing dengan produk-produk asing yang akhir-akhir ini cenderung diminati oleh khalayak muda. Maka sudah sepatutnya sebagai generasi muda dalam hal ini, harus berfikir lebih kritis dan kreatif dalam menemukan temuan baru yang siap diadu dengan produk asing juga tidak kalah dalam hal kualitas.

Oleh karena itu, dalam rangka menghadapi globalisasi industri yang perlu disiapkan oleh generasi muda adalah memberikan ruang-ruang kreatifitas untuk terus berkreasi dalam menemukan pasionnya, selain itu juga menanamkan nilai-nilai cinta produk lokal terutama local wisdom agar cita rasa khas Indonesia tetap terjaga.  

Adapun dalam hal ini, salah satu peran pesantren dalam menciptakan para santri untuk berani hidup di tengah-tengah kehidupan yang hiruk-pikuk adalah dengan membekali santri dalam bentuk ketrampilan atau vokasi. Dengan begitu kemampuan santri akan terasah dan memiliki ketrampilan dalam berwirausaha dan berani bersaing dalam kancah nasional-internasional.

Upaya lainnya dalam rangka memperkuat ketahanan umat Islam terutama di pesantren adalah kemandirian ekonomi. Jaringan pesantren yang sangat luas, akan sangat berpengaruh pada maju mundurnya bangsa ini. Karena itu, pesantren harus selalu meningkatkan ekonomi umat agar ekonomi bangsa ini juga akan terus maju.

Dengan demikian, melalui kemandirian ekonomi yang dijalankan di pesantren, maka kemandirian lainnya juga akan dapat dicapai, seperti kemandirian dalam bidang budaya, sosial, dan politik. Sehingga melalui kemandirian tersebut harapannya santri mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan bisa menjadi agen of change masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • PCNU-PATI

    BANSER Pati Akan Adakan Apel Akbar

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Juwana.  Pimpinan Cabang GP Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serba Guna (Satkorcab Banser) Kabupaten Pati akan menggelar apel akbar 5000 Banser. Kegiatan yang diselenggarakan  besok pada hari Minggu (16/10) akan bertempat di Pulau Seprapat, Juwana ini bakal dihadiri Satkornas Banser Pimpinan Pusat GP Ansor. Kasatkorcab Banser Pati H. M. Soetomo menjelaskan peserta apel […]

  • PCNU-PATI

    Khatmul Qur’an TPQ Se-Kabupaten Kudus Upayakan Generasi Qur’ani

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kudus – Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) melaksanakan kegiatan Khatmul Qur’an santri-santri TPQ Se-kabupaten Kudus yang diwakili sembilan kecamatan masing-masing 30 santri. Adapun kegiatan bertempat di serambi Masjid Agung Kudus pada Kamis pagi (26 Oktober 2022) itu dihadiri oleh Forkopimda Kudus, Ketua Kankemenag didampingi Kasi PD. Pontren, Ketua MUI Kabupaten Kudus, para Kepala […]

  • Meneladani Kepimpinan Abu Bakar

    Meneladani Kepimpinan Abu Bakar

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2015
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sebagai umat Islam tentu kita pasti mengetahui siapa Abu Bakar Al-Shiddiq yaitu khalifah pertama yang akan melanjutkan dan kian menyempurnakan tugas-tugas kenabian, hingga burung-burung bernyanyi dengan riang. Abu  Bakar seorang laki-laki yang bahkan Nabi Muhammad Saw pun selalu membenarkannya. Nabi selalu berkata kepadanya, “Engkau benar, engkau benar!” tanpa rasa ragu sedikit pun.             Dialah Abu […]

  • Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Sebanyak 65 paket Sembako berhasil didistribusikan kepada kaum dhuafa. Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu program Pengurus Ranting NU Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti. Kegiatan yang digalang bersama dengan Lazisnu dan beberapa Banom NU itu dilaksanakan pada Selasa (12/4) kemarin. Tujuannya, tak lain adalah untuk menyambung silaturrahim antara ulama dan ummat. “Selain itu juga […]

  • Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di SMP Ma’arif Grabag, Kabupaten Magelang, Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) perlu terjun ke dunia politik. “Jadi tidak semuanya harus berkiprah di dunia pendidikan, entah jadi guru, dosen, peneliti, tapi sahabat-sahabati semua perlu ada yang terjun ke […]

expand_less