Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU Jangan Jadi Macan Ompong

NU Jangan Jadi Macan Ompong

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 155
  • comment 0 komentar


Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani*

KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain.

Sudah saatnya NU mempunyai prestasi besar yang dibanggakan bangsa ini karena NU adalah organisasi besar yang didirikan para ulama yang ikhlas dalam mendarmabaktikan potensinya demi bangsa dan umat manusia.

Halal bi halal harus dijadikan momentum pertaubatan pengurus NU supaya ke depan lebih dinamis, transformatif, dan mampu menjadi lokomotif perubahan yang manfaatnya dirasakan warga NU dan bangsa Indonesia.

Beberapa langkah yang dilakukan supaya NU tidak menjadi macan ompong, tapi benar-benar macan yang disegani dan dihormati adalah:

Pertama, melakukan terobosan kreatif

NU sulit mengalami masa keemasan jika bergerak stagnan dan monoton. NU harus berani melakukan terobosan-terobosan kreatif dalam programnya supaya mampu meraih prestasi besar di masa depan.

Berpikir di luar kotak (out the box) harus dilakukan supaya mampu berlari kencang dan tidak didekte oleh mainstream konvensional.

Dibutuhkan kader-kader muda brilian yang kreatif dan berani melakukan lompatan supaya NU mampu melakukan terobosan kreatif.

Kedua, mampu bersinergi

NU bisa bergerak cepat jika mampu menyinergikan seluruh kekuatannya, baik struktural maupun kultural dalam satu komando. Sinergi mutlak dilakukan supaya ada akselerasi program yang manfaatnya dirasakan secara riil oleh warga NU dan bangsa Indonesia.

Bahkan kader-kader NU yang tersebar ke dalam berbagai partai harus bersatu demi kepentingan NU dan bangsa Indonesia. Di samping kader-kader yang ada di birokrasi dan tempat lain yang strategis.

Tidak boleh ada ego sektoral yang menghalangi sinergi dan kolaborasi demi kekayaan NU di masa depan.

Ketiga, menjaga amanah para pendahulu

NU adalah organisasi para ulama yang amanah. Oleh karena itu, generasi penerus harus meneruskan amanah ini secara disiplin dan konsisten.

Amanah merawat kantor dan segala inventaris dan amanah memajukan organisasi di segala sektor menjadi tanggungjawab yang harus ditunaikan seluruh komponen NU. Jangan sampai kepentingan individu dan kelompok mencederai amanah pendahulu ‘salafus shalih’ yang ikhlas berjuang di NU.

Keempat, memprioritaskan program kemandirian

NU tidak boleh menggantungkan pihak lain. NU sendiri harus mandiri dan berdaya. Dalam konteks ini, maka Lazisnu harus benar-benar hadir dengan manajemen amanah supaya mendapat kepercayaan warga NU.

Lazisnu harus hadir di tengah-tengah warga NU sehingga kehadiran NU dalam aspek sosial kemasyarakatan benar-benar nyata adanya.

Lazisnu menjadi estalase NU yang harus memberikan harapan besar akan kemandirian ekonomi organisasi.

Kelima, merawat bangsa Indonesia

NU harus mampu hadir sebagai organisasi yang merawat kebinnekaan dan kerukunan bangsa. PBNU (Pancasila, Binneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan UUD 1945) adalah harga mati bagi NU.

Belajar dari negara-negara Timur Tengah, maka NU harus menjadi garda depan yang menjaga bangsa dari segala rongrongan pihak, internal dan eksternal yang merusak harmoni nasional. Gerakan separatis-radikalis harus diarahkan kepada gerakan nasionalisme dengan motto utama ‘hubbul wathan minal iman”.

Semoga tercapai, amiin

PCNU Pati, Selasa, 24 Mei 2022

*Penulis merupakan Wakil Ketua PCNU Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Rafael Atantya

    Upacara

    • calendar_month Rab, 19 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Beberapa hari lalu, di media sosial baik Facebook Twiter dan Story Instagram serta WhatsApp terkait pengumuman ada kegiatan upacara dengan masa yang begitu fantastis. Tujuh ribu masa berkumpul demi satu tujuan, memperlihatkan kekuatan dengan jumlah masa terbanyak dengan jalur kordinasi tersetruktur, terkoneksi dengan lancar tanpa kendalanya, jaringannya mulai dari tingkat […]

  • Menebar Dakwah Lewat Kisah

    Menebar Dakwah Lewat Kisah

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Berdakwah paling efektif, mengena disukai kebanyakan masyarakat umum adalah dengan menggunakan metode bercerita, sebab pada dasarnya  setiap orang suka bercerita dan suka mendengarkan cerita. Oleh sebab itu, di dalam kitab suci, cerita menjadi unsur yang menonjol, kalau tidak dikatakan dominan. Tidaklah mengherankan jika cerita menjadi gaya penyampaian ajaran agama yang barangkali paling menarik, bahkan mungkin […]

  • Qorib dan A'ida Jadi Nahkoda Baru PK IPNU IPPNU IPMAFA

    Qorib dan A’ida Jadi Nahkoda Baru PK IPNU IPPNU IPMAFA

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PK IPNU IPPNU) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati sukses menggelar Rapat Anggota Komisariat (RAK) dan Konferensi Komisariat (Konferkom) III, Minggu (30/10/2022). Bertempat di Aula 1 IPMAFA, acara ini bertemakan Menyongsong Regenerasi Kader Menuju Insan Shalih Akrom. Dalam pemilihan tersebut, Abdul Qorib […]

  • Rombongan MWC NU Gembong Sambangi Lazisnu Winong

    Rombongan MWC NU Gembong Sambangi Lazisnu Winong

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Harian (Penghar) MWC NU Gembong menyambangi kantor Lazisnu Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Kamis (10/8) siang. Rombongan tersebut terdiri dari enam orang, di antaranya, K. Sholikhin (Ketua), K. Edi Sutrisno (Wakil II), Edy Wahyudi (Sekretaris I), Maulana Luthfi Karim (Sekretaris II), Tarmuji (Bendahara) dan H. Shodiq (Ketua Lazisnu Gembong). Kehadiran pasukan NU gembong […]

  • Menolong Orang Termasuk `Udzur Jum`atan

    Menolong Orang Termasuk `Udzur Jum`atan

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Pixabay Seorang laki-laki hendak pergi melaksanakan sholat jum`at, kemudian ditengah jalan ada sebuah kecelakaan. Pertanyaan :Apa lelaki tersebut harus menolong kecelakaan ataukah tidak? Mengingat jikalau ia menolong, maka akan tertinggal sholat jum`at/waktu sholat jum`at akan habis. Akan tetapi jikalau ia tidak segera menolong, kecelakaan tersebut akan merenggut nyawa/sakit parah. ? Jawaban :Wajib menolong, […]

  • Presiden Pecinta Sholawat Berikan Sembako ke Dapur Umum NU Peduli Pati

    Presiden Pecinta Sholawat Berikan Sembako ke Dapur Umum NU Peduli Pati

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Presiden Pecinta Sholawat, Muh Zen, berikan sembako ke dapur umum NU Peduli Pati, yang berada di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Sabtu (3/12/2022) siang. Muh Zen memberikan sembako berupa beras, minyak goreng dan lainnya. Sembako itu ia salurkan untuk membantu para relawan NU Peduli Pati dalam menyupali makanan untuk korban banjir.  […]

expand_less