Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Dakwah Secara Santun dan Damai

Dakwah Secara Santun dan Damai

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
  • visibility 746
  • comment 0 komentar

Dakwah erat kaitannya dengan orang yang berceramah di atas mimbar untuk mengajak mad’u (jama’ah) ke jalan yang lebih baik. Dakwah juga bisa diartikan sebagai seruan dan propaganda. Dalam bahasa aslinya, dakwah mempunyai makna mengajak, memanggil, mengundang, meminta, dan memohon. Karena esensi dakwah adalah mengajak ke jalan Allah dengan bijaksana (bil-hikmah), menasihati dengan baik (bil-mau’idzhatil hasanah), dan dilakukan dengan cara yang lebih baik lagi (billatii hiya ahsan).
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Alquran pada surat An-Nahl ayat: 125.
ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ
Artinya: “ Ajaklah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah, tutur kata yang baik, dan berdiskusilah dengan mereka dengan baik.”
Oleh karena itu, dalam berdakwah tidak ada landasannya dilakukan dengan paksaan, intimidasi, kekerasan, kekasaran, hujatan, hinaan, pelecehan, dan apalagi sampai mengkafir-kafirkan. Maka, segala bentuk ungkapan dan tindakan yang mengarah kepada kebencian, permusuhan, dan perpecah belah bangsa yang jelas-jelas adalah keburukan alias kemungkaran tidak bisa dibenarkan dalam kegiatan syiar Islam sekalipun. Karena agama Islam diturunkan Allah Swt, tidak lain adalah untuk memberikan kedamain dan rahmat bagi alam semesta.
Islam adalah agama yang Allah turunkan kepada umat manusia agar manusia selamat di dunia dan akhirat. Nabi Muhammad terpilih menjadi nabi dan rasul untuk membawa risalah Islam di tengah-tengah bangsa Arab yang pada waktu itu menyembah berhala, memiliki sukuisme yang tinggi, perbedaan antar kelas (majikan dan buruh), dan prostitusi di mana-mana.
Sedangkan dakwah yang dibawa oleh Nabi Muhammad bukanlah perkara yang mudah, berapa kali Nabi Muhammad disiksa, dilecehkan, dilempari batu, dan bahkan akan dibunuh karena menyebarkan agama Islam. Akan tetapi, dengan kerendahan hati dan ketulusannya dalam membawa risalah, beliau tidak melawan, justru beliau mendoakan agar mereka diberikan hidayah dan bahkan mendoakan anak cucunya kelak bisa masuk Islam. Inilah contoh dakwah yang dibawakan oleh Nabi Muhammad dengan rasa penuh kasih sayang dan bijaksana (berakhlakul karimah).
Oleh karena itu, sangat jelas bahwa barometer dakwah dalam ragam bentuknya adalah berbingkai akhlak karimah untuk memanusiakan manusia dan menghormati orang lain, sekalipun ia ingkar kepada Allah Swt.
Surat Ali-Imran ayat 159 memberikan peringantan kepada kita: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah, kamu bersikap lemah lembut kepada mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun buat mereka, dan bermusyawaarhlah dengan mereka dalam urusan itu.”
Tentu saja, hanya mereka yang memiliki keilmuan yang mendalam dan luaslah yang akan mampu memahami, menilai, dan lalu menasihatkan tuturan-tuturan yang mengayomi kepada umat yang luas.
Kata Gus Mus “Mereka yang mampu mengemban hal tersebut hanyalah mereka yang memiliki pemahaman yang dalam ilmu agama, dan mampu dalam menjalankan dakwah dengan makruf (akhlak karimah).”
Maka, hanya dengan keilmuan yang mendalam dan luas, kita akan mampu mengeluarkan nasihat-nasihat bijaksana yang seiring waktu amat berpeluang untuk meluruhkan hati yang angkuh dan kotor.
Oleh karena itu, kemampuan berbijaksana di hadapan realitas hidup umat inilah yang dimaksud dengan memahami cara menjalankan dakwah dengan makruf. Bukan dengan cara intimidasi, provokasi, kekerasan, dan paksaan. Melainkan ajaklah dengan rasa satun, kasih sayang, damai, dan bijaksana. Dengan begitu, dakwah yang menggunakan cara yang damai, santun, teduh, dan sejuk akan mengantarkan kita ke jalan yang lurus yang di rahmati oleh Allah Swt. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Artur Stanulevich

    Pak Bon

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Di perusahaan dimana saya pimpin. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan pendidikan dan jasa keagamaan yang selalu ramai dengan berbagai aneka macam kegiatan. Baik kegiatan sederhana atau pun yang formal dan non formal hampir setiap minggunya selalu ada. Ketika akan melaksanakan kegiatan tersebut tentu tak lain harus menggunakan jasa […]

  • ‎Podi PGMI INISNU Temanggung Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    ‎Podi PGMI INISNU Temanggung Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.300
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Kabar membanggakan datang dari Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung resmi meraih Akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). ‎ ‎Capaian prestisius ini tertuang dalam Surat Keputusan LAMDIK Nomor: 96/SK/LAMDIK/Ak/S/I/2026 pada Sabtu 31 Januari 2026, yang menegaskan […]

  • Merancang Masa Depan Cermelang

    Merancang Masa Depan Cermelang

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Rasulullah Saw adalah sebaik-baiknya teladan bagi umat Islam, alangkah hebatnya apabila generasi Islam masa kini bisa menjadikan beliau sebagai teladan dalam setiap jejak langkah dan amal perbuatan. Serta mampu menepis kehadiran idola-idola dari kalangan selebritis masa kini yang lambat laun akan menggeser posisi Rasulullah di hati banyak kalangan muda sebagai sosok panutan suritauladan. Buku ini […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • FKPT Jateng Berperan dalam Penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak

    FKPT Jateng Berperan dalam Penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.805
    • 0Komentar

      Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah turut berperan aktif dalam pembahasan penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak dalam Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme melalui Bendahara FKPT Jateng Siti Maemunah dan Sekretaris FKPT Jateng Rahmad Winarto. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Bakesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026), mulai pukul 10.00 […]

  • Photo by sasint

    Bagaimanapun Itu ; Anak Harus Merdeka

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Perempuan dan laki-laki yang belum menikah ataupun sudah, selamanya akan menyandang status sebagai seorang anak bagi kedua orang tuanya. Meski usianya kian hari makin dewasa; namanya anak tetaplah anak. Meski dari segi apapun baik pendidikan atau jabatan jauh lebih tinggi dibanding orang tuanya. Akan tetapi hal itu tak lantas membuatnya untuk […]

expand_less