Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
  • visibility 229
  • comment 0 komentar
Kabar. NU Pati. Sabtu 31 Januari 2015 seluruh madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Maarif se-Kabupaten Pati melaksanakan ucapaca bendera dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama Ke-89. Upacara ini dilaksanakan secara serempak atas instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati.
Upacara berjalan dengan sangat khidmat dan meriah. Reporter dari PCNU PATI Online menyambangi salah satu madrasah yang sedang melaksanakan  upacara yaitu di Madrasah MMH Tayu Wetan Kec. Tayu Kab. Pati Jawa Tengah yang diasuh oleh KH. Abdul Mujib Sholeh. Pada upacara tersebut Pembina Upacara menyampaikan sambutan Harlah NU ke-89 dengan semangat tinggi mengajak peserta upacara untuk mengenang kembali perjuangan para ulama pendiri NU dalam mengabdikan dirinya bagi kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Disamping itu peserta juga diajak untuk memahami kembali sejarah berdirinya jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Pada kesempatan itu juga dibacakan sambutan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kab. Pati secara tertulis, sebagai berikut :
Assalamualaikum Wr. Wb.
Yang kami hormati para pimpinan, para sesepuh, para ulama Nahdlatul Ulama dan warga Nahdliyin yang saya cintai dan saya banggakan;
Pada kesempatan yang baik, kesempatan yang bersejarah dan semoga penuh berkah ini, saya mengajak Saudara semua, untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita bisa memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke 89 dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Shalawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat, dan pengikut-pengikut Rasulullah, semoga kita semua mendapatkan syafa’at beliau sampai hari kiamat kelak. Amin.
Hadirin yang saya hormati,
Nahdlatul Ulama didirikan di Surabaya pada tanggak 31 Januari 1926 atau bertepatan dengan tanggal 16 Rajab 1344 H dengan KH Hasyim Asyari sebagai rais akbar (pimpinan besar). Lahirnya organisasi Nahdlatul Ulama paling tidak dilatarbelakangi oleh du faktor penting yaitu perjuangan para ulama dalam mempertahankan ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah dan kebebasan bermadzhab. Disamping itu juga untuk menggalang persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa untuk bertekad mengusir penjajahan dari tanah air Indonesia.
NU menganut paham Ahlussunnah Waljamaah,sebuah pola nalar dalam Islam yang merujuk pada AlQuran dan Sunah Nabi Muhamad SAW, serta Sunah Khulafa Raasyidin. Cara berpikir seperti ini merujuk pada pemikir terdahulu saperti Abu Hasan Al-Asyari dan Abu Mansur Al Matrudi dalam bidang Teologi. Kemudian dalam bidang fiqih mengikuti 4 madzhab, Hanafi, Syafii, Maliki, Hanbali. Sementara dalam bidang Tasawuf mengembangkan metode Al-Ghozali dan Junaid Al Baghdadi, yang mengintegrasikan antara tasawuf dengan syariat.
Secara bahasa NU berarti kebangkitan ulama (Nahdltul Ulama). Kebangkitan ulama tidak menunjuk individu atau institusi ulama, tapi kepada system dan orientasi keulamaan. Artinya kebangkitan ulama harus sejalan dengan kebangkitan masyarakat (Nahdlatul Ummah). Dari peran ulama inilah, NU berupaya sekuat tenaga mensosialisasikan nilai-nilai Islam inklusif, moderat, toleran, yang mencerminkan rahmatan lil’alamin. Gerak aktif ini tidak terlepas dari platform NU yang mampu mengambil jalan moderat, dimana kemoderatan NU mampu mengenalkan wajah Islam yang sejuk terhadap masyarakat internasional sekaligus menghapuskan kesan Islam yang diidentikkan Barat sebagai teroris, perusak harmoni dunia, dan sebagainya.
Sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia, NU harus menjadi pioneer dalam upaya menjunjung nilai-nilai humanism universal dan perdamaian global. Dalam konteks keindonesiaan NU harus berani tampil di garda depan dalam meredam aksi anarkis yang merebak akibat menjamurnya aliran yang dipandang sesat.
Oleh karena itu kepada generasi muda penerus para ulama agar senantiasa menjaga diri dari pengaruh negatif aliran-aliran sesat dan gerakan-gerakan Islam garis keras yang mudah mengkafirkan sesama muslim dan menggunakan cara-cara kekerasan dengan mengatasnamakan Islam.
Terakhir kami berpesan juga agar para pelajar ikut berperan aktif dalam mengembangkan ajaran-ajaran Ahlussunnah wal jama’ah melalui berbagai kegiatan IPNU-IPPNU di seluruh lembaga-lembaga pendidikan dan aktifitas kemasyarakatan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zoominar Ipmafa Hadirkan Penulis Novel Best Seller

    Zoominar Ipmafa Hadirkan Penulis Novel Best Seller

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Gus Rozin, Rektor Ipmafa memberikan sambutan dalam acara zoominar nasional bertajuk ‘Islam Wasathiyyah, Sastra Pesantren, dan Krisis Kemanusiaan’ yang digelar oleh Pusat Studi Pesantren dan Fiqh Sosial (PUSAT FISI) Ipmafa. MARGOYOSO-Pusat Studi Pesantren dan Fiqh Sosial (PUSAT FISI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa), menyelenggarakan Zoominar Nasional, Sabtu, (24/7). Agenda yang mengusung tema ‘Islam Wasathiyyah, Sastra Pesantren, dan […]

  • Rekontruksi Gerakan Santri Nahdlatul Ulama

    Rekontruksi Gerakan Santri Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PCNUPATI-online. Menyebut istilah santri, tidak bisa terlepas dari peran utamanya yang salah satunya dalam bidang politik. Santri dan politik adalah dua istilah yang berbeda akan tetapi dapat menyatu karena merupakan perwujudan dari system Negara yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemennya yang salah satunya adalah santri dalam mengusung perubahan. Hal tersebut dapat dijalankan salah satunya […]

  • Selapanan Ansor Trangkil, Irham Shodiq : Banser Harus Gemuk

    Selapanan Ansor Trangkil, Irham Shodiq : Banser Harus Gemuk

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Kehangatan ditengah acara Selapanan Ansor Trangkil Senin (6/12) kemarin  TRANGKIL – Senin (06/12), PAC GP Ansor Trangkil menyelenggarakan ‘Selapanan Ansor Banser dan Koordinasi Ranting’ yang berada di Masjid Istiqomah, Desa Pasucen. Acara itu dimulai pukul 19.30 WIB dan dihadiri para Kader GP Ansor dan Satkoryon Banser Trangkil. Agenda ini juga dihadiri oleh Irham Shodiq, wakil […]

  • Keistiqamahan Mbah Dullah Salam Kajen

    Keistiqamahan Mbah Dullah Salam Kajen

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

                                                      KH. Abdullah Zain Salam  KH Abdullah Zain Salam dikenal dengan panggilan Mbah Dullah Salam memiliki teladan-teladan yang mulia. Mulai dari kecintaan mendalam pada ilmu pengetahuan, memiliki kebiasaan mengembara demi mencari ilmu pengetahuan, dan keteladanan lain. Penulis buku ‘Keteladanan […]

  • MI Walisongo Kalangan Sukoharjo Gelar Market Day

    Market Day, Cara MI Walisongo Ajarkan Jiwa Wirausaha Islami

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Sukoharjo – Setelah absen beberapa tahun, MI Walisongo Kalangan Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo kembali menggelar kegiatan Market Day pada Jum’at, 21 Februari 2024 kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengajarkan konsep berwirausaha yang islami dan mengembangkan kreativitas siswa. Market Day sebagai salah satu kegiatan implementasi dari program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila […]

  • PCNU - PATI

    Idaroh Selapanan Bahtsul Masail MWCNU Kec Dukuhseti

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Dukuhseti. Jajaran Pengurus LBMNU Kecamatan Dukuhseti mengadakan kegiatan Bahtsul Masa’il dalam rangka Idaroh Selapanan Bahtsul Masa’il LBM MWC NU Dukuhseti, bertempat di Masjid Al Ilham Desa Bakalan Kec. Dukuhseti, Jumat 25 Juni 2022, berapa waktu lalu. “Kegiatan ini bertujuan untuk membahas permasalahan agama yang sedang berkembang saat ini,”jelas Iklil Ma’ruf ketua LBM MWCNU Kec Dukuhseti. […]

expand_less