Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bahtsul Masail di ITB Meriah

Bahtsul Masail di ITB Meriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
  • visibility 297
  • comment 0 komentar

Bahtsul Masail yang menjadi ajang diskusi Nahdliyin seakan benar benar sudah membumi, betapa tidak, anak  sekolah pun sudah malakukannya. Paling tidak setiap tahun tak pernah sepi dari acara tersebut. Ada yang di programkan secara resmi di Osis-nya ada yang di barengkan dengan haul atau acara lainnya.
            Dari sedikit madrsah yang melaksanakan program bahtsul masail adalah Madrasah ITB (Ianatut Thalibin) Cebolek Kidul Margoyoso Pati yang bekerja sama dengan LBM NU Kab. Pati (Lembaga Bahtsul Masail NU). Madrasah ITB sebagai salah satu madrasah tertua di Kec. Margoyoso sudah sejak lama melaksanakan bahtsul Masail sebagai salah satu program HPI (OSIS).
            Tidak Hanya putra saja yang melaksanakannya, namun putri juga menjalankannya. Melainkan dengan waktu yang berbeda. Bahtsu ITB minggu lalu diikuti oleh berbagai sekolah dan pesantren di Kecamatan Margoyoso dan sekitarnya yang merupakan kecamatan paling banyak pesantrennya di kabupaten Pati.
            Kendati tidak sehebat para kyai yang sudah ahli, mereka sangat antusias berdiskusi dengan sesekali di selingi guyon ketika ada salah satu peserta kelabaan dan terkesan tidak tenang. Suasana bertambah panas ketika membahas masalah ta’zir (hukuman) yang di jatuhkan dengan denda uang atau barang lain yang dianggap bermanfaat. Karena sebagian sekolah ataupun pesantren menerapkan ta’zir seperti itu, sementara sebagian peserta tidak memperbolehkan.
Akhirnya para peserta menyetujui keputusan Dewan Mushohhih yang mengatakan bahwa denda dengan uang atau barang itu tidak diperbolehkan, kecuali sebagian ulama’ Hanafiyah yang memperbolehkan dengan syarat barang atau uang itu dikembalikan ketika si pelaku sudah jera, kata Liwa Uddin selaku salah satu Dewan Mushohhih sekaligus sebagai ketua LBM NU Kab. Pati.
            Acara seperti ini sebaiknya juga dilaksanakan di madrasah-madrasah lain terutama yang bernaung di bawah yayasan yang juga membawahi pesantren supaya para peserta didik terbiasa diskusi agama dengan tertib dan tidak ngawur, sehingga terciptalah generasi generasi tangguh yang tidak mudah terombang ambing oleh situasi dan keadaan yang akan terus berubah, imbuh Liwa’. (ni)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Ma’arif Jateng Libatkan 19 Media Mitra untuk Perkuat Publikasi

    ‎Ma’arif Jateng Libatkan 19 Media Mitra untuk Perkuat Publikasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.578
    • 0Komentar

    ‎SEMARANG – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Ma’arif Kuat, Nusantara Hebat” di Kantor LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Semarang, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi publikasi bersama media massa guna mendukung pendidikan karakter berbasis digital di lingkungan satuan pendidikan Ma’arif. […]

  • Meneladani Sosok Imam Syafi’i

    Meneladani Sosok Imam Syafi’i

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Muhammad bin Idris yang populer dengan sebutan imam Syafi’i namanya tak asing lagi di telinga masyarakat dunia, bahkan setiap hari ia selalu disebut, di doakan dan pemikirannya diikuti serta diamalkan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Namun, tidak semua masyarakat mengetahui sirah kehidupan dan sosok kepribadiannya. Melalui buku bertajuk Biografi Imam Syafi’i, Tariq Suwaidan dengan sangat detail […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Relasi NU, Agama, dan Negara

    • calendar_month Sab, 31 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dua bidang kajian yang masih senantiasa bertengger pada podium kajian keislaman di ambang milenium ketiga ini adalah tentang agama (religion) dan relasinya dengan sebuah bangsa (nation) yang saat ini telah terwadahi dalam bentuk entitas negara (state). Situasi dilematis yang dihadapi oleh keduanya kini tak lagi bisa dilihat hanya sebatas problem kasuistik, melainkan […]

  • Siapa Tidak Menyayangi ,Tidak Akan disayang

    Siapa Tidak Menyayangi ,Tidak Akan disayang

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    الحمد لله رب العالمين، الذي يُحمَد على أنه الغنيّ الحميد، إذ له مَحْمدةٌ على كل ما سواه، الغني الكامل غِناه، العالي قبل أن يخلق سَماه، على أن من حكمته خلَقَ الخلق ليعرّفهم على جلاله وجماله وكماله، على مراتبٍ روحية ومراتبٍ عقلية بعموميةٍ وخصوصيةٍ أزلية. وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له لا […]

  • PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    KH. Aniq Muhammadun, salah satu kiai asal Pati yang namanya masuk dalam jajaran Syuriyah PBNU.  JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Rabu (12/1) meluncurkan daftar nama pengurus baru era kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Surat bernomor  01/A.II.04/01/2022 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Besar NU tersebut memperlihatkan nama-nama tokoh yang akan […]

  • PCNU-PAT

    70 Desa di Kabupaten Pati Kekeringan

    • calendar_month Kam, 5 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sebanyak 70 desa di Kabupaten Pati alami kekeringan. Akibatnya, lebih dari 106 ribu jiwa terdampak. Ini berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati. Adapun 70 desa yang mengalami kekeringan, tersebar di 10 kecamatan. Antara lain Kecamatan Jaken, Jakenan, Winong, Tambakromo, Gabus, Kayen, Sukolilo, Batangan, Pucakwangi dan Kecamatan Tayu.  Penjabat (Pj) Bupati […]

expand_less