Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bahtsul Masail di ITB Meriah

Bahtsul Masail di ITB Meriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
  • visibility 334
  • comment 0 komentar

Bahtsul Masail yang menjadi ajang diskusi Nahdliyin seakan benar benar sudah membumi, betapa tidak, anak  sekolah pun sudah malakukannya. Paling tidak setiap tahun tak pernah sepi dari acara tersebut. Ada yang di programkan secara resmi di Osis-nya ada yang di barengkan dengan haul atau acara lainnya.
            Dari sedikit madrsah yang melaksanakan program bahtsul masail adalah Madrasah ITB (Ianatut Thalibin) Cebolek Kidul Margoyoso Pati yang bekerja sama dengan LBM NU Kab. Pati (Lembaga Bahtsul Masail NU). Madrasah ITB sebagai salah satu madrasah tertua di Kec. Margoyoso sudah sejak lama melaksanakan bahtsul Masail sebagai salah satu program HPI (OSIS).
            Tidak Hanya putra saja yang melaksanakannya, namun putri juga menjalankannya. Melainkan dengan waktu yang berbeda. Bahtsu ITB minggu lalu diikuti oleh berbagai sekolah dan pesantren di Kecamatan Margoyoso dan sekitarnya yang merupakan kecamatan paling banyak pesantrennya di kabupaten Pati.
            Kendati tidak sehebat para kyai yang sudah ahli, mereka sangat antusias berdiskusi dengan sesekali di selingi guyon ketika ada salah satu peserta kelabaan dan terkesan tidak tenang. Suasana bertambah panas ketika membahas masalah ta’zir (hukuman) yang di jatuhkan dengan denda uang atau barang lain yang dianggap bermanfaat. Karena sebagian sekolah ataupun pesantren menerapkan ta’zir seperti itu, sementara sebagian peserta tidak memperbolehkan.
Akhirnya para peserta menyetujui keputusan Dewan Mushohhih yang mengatakan bahwa denda dengan uang atau barang itu tidak diperbolehkan, kecuali sebagian ulama’ Hanafiyah yang memperbolehkan dengan syarat barang atau uang itu dikembalikan ketika si pelaku sudah jera, kata Liwa Uddin selaku salah satu Dewan Mushohhih sekaligus sebagai ketua LBM NU Kab. Pati.
            Acara seperti ini sebaiknya juga dilaksanakan di madrasah-madrasah lain terutama yang bernaung di bawah yayasan yang juga membawahi pesantren supaya para peserta didik terbiasa diskusi agama dengan tertib dan tidak ngawur, sehingga terciptalah generasi generasi tangguh yang tidak mudah terombang ambing oleh situasi dan keadaan yang akan terus berubah, imbuh Liwa’. (ni)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Pertajam Analisis Sosial Lewat Studi Banding di Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Pertajam Analisis Sosial Lewat Studi Banding di Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Klaten — Segenap Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati melaksanakan kegiatan studi banding ke Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten. Selasa, 1 Juli 2025. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan keilmuan serta memahami secara langsung praktik pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa. Acara diawali dengan sesi diskusi yang dipandu […]

  • MWC dan Banom NU se-Winong Deklarasi Satu Niat Satu Tekad

    MWC dan Banom NU se-Winong Deklarasi Satu Niat Satu Tekad

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    WINONG. MWC NU Kec. Winong bersama seluruh Banom NU se-kecamatan menyatakan deklarasi bersama “Satu Niat Satu Tekad”. Pernyataan deklarasi ini dibacakan dalam acara Peringatan Maulid Mabi Muhammad SAW dan Hari Santri yang digelar PAC Muslimat NU Kecamatan Winong, Senin (2/11/2020) malam kemarin. Pembacaan deklarasi yang dilaksanakan di Gedung NU Kecamatan Winong ini dipimpin langsung oleh […]

  • PCNU-PATI

    Ratusan Rumah di Sinomwidodo Tambakromo Rusak Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ratusan rumah di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati alami kerusakan karena diterjang banjir bandang, Rabu (30/11/2022) lalu. Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat menyebut, sebanyak 632 rumah terdampak banjir bandang di desa tersebut.  ”Tiga rumah roboh, total 212 rumah rusak sedang, 417 rumah rusak ringan, masih utuh tetapi didalamnya kocar-kacir,” sebut dia, Kamis […]

  • PCNU-PATI

    Rangkul Komunitas Produsen Kopi, KKN Tempura IPMAFA Lakukan Pendampingan Marketing UMKM Kopi Desa Tempur

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Tempur, 01/09/2023. KKN Tempura melaksanakan program di bidang ekonomi yang berkaitan dengan pendampingan marketing kepada para pelaku usaha kopi. Kegiatan dikemas secara santai berupa kopdar, bersama dengan komunitas UMKM kopi desa Tempur bernama Klaster Kopi Tempur yang diketuai oleh Khusnul Ulum yang sekaligus pemilik The Real Kopi Tempur serta tim KKN Tempura IPMAFA. Klaster Kopi […]

  • Gus Sholah Wafat, PCNU : Tolong MWC dan Ranting Adakan Sholat Ghoib

    Gus Sholah Wafat, PCNU : Tolong MWC dan Ranting Adakan Sholat Ghoib

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PATI-Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Nahdlatul Ulama (NU) kembalu berduka berduka atas wafatnya salah satu ulama khos sekaligus cucu pendiri NU, Dr. Ir. K.H. Sholahuddin Wahid. Salah satu foto KH. Sholahuddin Wahid Cucu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari yang aktab disapa Gus Sholah tersebut menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Minggu (1/2) […]

  • Puncak Haul Mbah Mutamakkin Kajen Berlangsung Malam Ini

    Puncak Haul Mbah Mutamakkin Kajen Berlangsung Malam Ini

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Puncak haul Syaikh Ahmad Mutamakin Kajen berlangsung malam ini, Kamis (27/7). Sedikitnya tiga ribu tamu undangan memadati area makam. Sementara, enam ribu undangan lainnya ditempatkan di Masjid Kajen. Sedangkan untuk jama’ah umum, diperkenankan untuk menduduki pos-pos yang telah ditentukan panitia. Strategi ini dilakukan untuk memecah titik kerumunan. Sebab, diperkirakan, pada malam ini ada […]

expand_less