Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
  • visibility 570
  • comment 0 komentar

Guru mengajarkan kalau dunia itu ada dua; fana, yaitu dunia yang bisa rusak dan dunia baka, yaitu dunia setelah manusia meninggal. Dan yang tidak pernah terbayangkan oleh manusia ternyata ada dunia baru. Dunia baru antara dunia fana dan dunia baka itu adalah dunia maya (virtual world), yaitu dunia online yang sangat luas sekali, yang berisi berbagai lingkungan simulasi interaktif dengan dasar komputer.
Dunia maya kini sangat menghegemoni, sehingga banyak orang rela meninggalkan dunia fana untuk berlama-lama berkecimpungan. Untuk  pelarian dari stress atas berbagai masalah dari dunia fana, yang mana galau dan move on merupakan dua ungkapan yang sangat populer. Istilah yang digunakan generasi muda Indonesia pada zaman internet.
Di tengah-tengah zaman modern yang krisis dan kering akan nilai-nilai sosial, dunia baru yang kadang bisa melupakan humanitas kita sebagai manusia, melanggar batas moral, etika, agama, dan privasi orang lain. Dalam interaksi, transaksi, atau pergaulan di dunia maya, dunia digital yang harusnya dijaga demi harmonisasi sosial, banyak yang dilanggar (atau terjadi “perusakan muka” orang lain). Agama kadang dijadikan saran berebut tahta, filsafat dibuat-buat untuk melaknat, hukum diputar balikkan supaya terasa lurus, dan kebenaran rekor sejarah diplesetkan untuk menebar fitnah, bahasa dan sastra pun acap dibuat jahat mengumpat dan menghujat. Oleh karena itu J. Sumardianta melalui buku Habis Galau Terbitlah Move On, memberikan solusi lewat bukunya. Bahwa manusia tidak boleh bertekuk lutut atas tirani yang menjajah keadaan yang bikin galau. Dunia digital adalah sebagai sumber belajar berbagai ilmu pengetahuan yang bisa membuat manusia lebih berbudaya.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari J. Sumardianta yang mana di dalamnya terdapat kisah-kisah yang dapat menginspirasi seseorang untuk mendorong agar mau melakukan kegiatan hal lebih positif. Misal, sosok Bunda Teresa berhasil mengubah Kota Kalkuta, Ibu Kota Negara Bagian Bengali Barat, India. Yang mana Bunda Teresa bergumam “Di kota bengis ini, bahkan anjing diperlakukan lebih baik dari pada manusia”(h. 39). Membaca kisah Bunda Teresa menunjukkan sikap kepada kita untuk melakukan sikap ringan tangan, toleransi, dan tolong menolong antara satu sama lain tidak memandang perbedaan status.
Kesadaran akan pentingnya toleransi antar sesamanya perlu di sosialisasikan melalui berbagai cara, diantaranya melalui pemanfaatan media online. Di era digitalisasi ini media sosial dapat di jadikan wadah atau kekuatan untuk menggerakkan masyarakat dalam melahirkan aksi sosial bertoleransi antar sesama agama, suku, ras, dan budaya. Melalui teknologi digital dan media sosial, seperti facebook, twitter, yahoo, blog, dan sebagainya, kita bisa menggerakkan aksi sosial tersebut.
Buku ini bisa dinikmati oleh siapa pun. Dengan membaca kisah-kisah inspiratif tersebut, media online bisa menjadi penghubung sikap toleransi antara satu sama lain. Buku yang sangat apik dan ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca, sehingga pesan-pesannya sangat jelas.
Judul buku      : Habis Galau Terbitlah Move On
Penulis             : J. Sumardianta
Penerbit           : Bentang
Tebal               : xxii + 330 h
Cetakan           : 1 November 2014
ISBN               : 978-602-291-067-1
Peresensi         :M. Ja’far Amir
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

    Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

    • calendar_month Sen, 24 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id TRANGKIL – Ikatan Jamaah Masjid Warosatul Anbiya (IJMA) Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil mengadakan Gema Sholawat pada Senin (24/10/2022) malam. Ketua Panitia Kegiatan, Khoirul Anwar mengungkapkan gema sholawat ini merupakan puncak acara dalam rangkaian kegiatan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022. Sebelumnya, panitia telah mengadakan parade pembacaan barzanji […]

  • Gandeng Pemerintah Blora, LP Ma'arif NU Jateng gelar Seleksi Nasional Magang Jepang

    Gandeng Pemerintah Blora, LP Ma’arif NU Jateng gelar Seleksi Nasional Magang Jepang

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.951
    • 0Komentar

    BLORA – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas dan daya saing pemuda di kancah internasional. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), LP Ma’arif NU resmi menggelar Seleksi Nasional Program Magang Jepang Kemnaker RI dan IM Japan untuk Zona Blora. Rangkaian kegiatan […]

  • Perjuangan Setengah Dekade Lebih Akhirnya Berbuah Manis, Ini Hadiah Prabowo Buat Pesantren

    Perjuangan Setengah Dekade Lebih Akhirnya Berbuah Manis, Ini Hadiah Prabowo Buat Pesantren

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.588
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Hari Santri 22 Oktober 2025 menjadi salah satu momen paling membahagiakan bagi Menteri Agama dan kalangan pesantren. Sebab pada Rabu (22/10), Menag Nasaruddin Umar mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subiyanto telah resmi menyetujui Direktorat Jendral (Ditjen) Pesantren.   Hal ini juga diamini oleh Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Agama. Dirinya mengaku mendengar kabar […]

  • PCNU-PATI

    Dasar Dasar Islam

    • calendar_month Jum, 4 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Setiap Muslim nescaya yakin sepenuhnya bahawa kurnia Allah yang terbesar di duniaini adalah agama Islam. Seorang Muslim akan sentiasa bersyukur kepada Allah, yangtelah memasukkannya ke dalam kelompok umat Muhammad Rasulullah saw, dan yangtelah memberikan kepadanya kurnia Islam. Allah sendiri telah menyatakan Islam sebagaikurniaNya yang terbesar yang diberikanNya kepada hamba-hambaNya, sebagaimanadisebutkan dalam al-Qur’an:“… Pada hari ini, […]

  • Fatayat dan DLH Pati Bersatu Perangi Sampah

    Fatayat dan DLH Pati Bersatu Perangi Sampah

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    PATI – Menjaga lingkungan merupakan kewajiban bagi seluruh umat manusia. Bagaimanapun, manusia membutuhkan lingkungan yang baik untuk hidup yang sehat. Dalam konteks islam, hal ini disebut dengan konsep rahmatan lil alamin. Islam yang menjadi payung bagi semesta alam. PC Fatayat NU bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pati, Ir. Purwadi (17/8). Foto: Fatayat NU Alam […]

  • PCNU - PATI

    Benturan NU- PKI

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Benturan NU-PKI 1948-1965” langsung ada rasa ketertarikan untuk segera membacanya. Namun pada akhirnya banyak rasa kekecewaan pada buku tersebut. Kekecewaan pertama yang muncul adalah buku tersebut hanya setebal 200-an halaman. Saya sebenarnya mengharapkan isi buku lebih tebal sehingga dapat saya baca lebih lama dari ‘menikmati secangkir kopi’. Bukan tanpa alasan, karena untuk peristiwa serumit itu […]

expand_less