Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Puisi » Puisi-Puisi Melisa Yusrina

Puisi-Puisi Melisa Yusrina

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
  • visibility 421
  • comment 0 komentar

 

Sepucuk Kata Untuk Rekanita

 

Keringatmu adalah semangat

Lelahmu adalah cambuk kehidupan

Langkahmu tanda perjuangan

Pengabdianmu tanda cinta

 

Semua itu hanya untuk satu tujuan

Untuk menyirnakan kegelepan

Untuk tetap melanjutkan perjuangan sang panutan

Mekar seribu bunga di taman

Mekar cinta pada ikatan

Sehat selalu rekanita tersayang

Tetaplah belajar, berjuang, dan bertaqwa tanpa bosan.

 

 

Namamu

 

Namamu akan selalu ku kenang

Dalam dekapan maupun pelukan

 

Namamu akan selalu ku kenang

Dalam syair doa atau pun sedang duduk saja

Dalam lamunan ketika senja

Dalam fajar menjemput mega

 

Ketika dirimu hadir atas nama rindu yang telah tertakdir

Segalanya berubah

Melihat langit ada wajahmu

Melihat bulan ada senyummu

Melihatmu, aku menemukan masa depanku

 

Lorong Rindu

 

Ku tuju jalan rindu di kalbu

Menyusuri lorong kenang demi kenang

Menjumpai percikan cerita di tiap jam dulu

Kala kita bisa bertemu

 

Kala waktu dan jarak tak lagi sebab ku mengadu

Mengadu pada Sang Pemilik Rindu

 

Hatiku yang kian membatu akan rindu

Ku curahkan pada angin malam

Ku curahkan pada Bintang bintang

Biar mereka membantu menyampaikan keinginan

Bahwa ku rindu senyuman

 

Ku inginkan sebuah pertemuan

Ku inginkan juga sebuah ikatan

Ku curahkan tentang kamu di sepertiga malam

Namamu,  dan harapan ku di penghujung doaku

 

 

Selembar Kertas

 

Suatu ketika hati berkata

Bertutur sedemikian indah

Bertutur sambil menengadah tangan terbuka

Jika Tuhan tak memberi nafas

Mungkin diri ini hanya selembar kapas

Terombang ambing terbawa angin

Jika Tuhan tak memberi iman

Mungkin diri ini seperti batu jalanan

Berjalan tanpa tujuan

Hidup tanpa dasar

Hanya mengandalkan hembusan angin membawa diri kesana kemari

Telah jauh rasa syukur dalam diri

Tak puas dengan segala yang dimiliki

Tak ingat di luar sana masih banyak nyawa yang tak makan berhari-hari,

 

 

Kemarilah

 

Kemarilah,

Dua kursi menunggu kita untuk bertukar cerita,

Dua kursi menunggu kita untuk rindu yang terpisah

Bahkan senja ikut menyambut dengan penuh suka ria,

Kemarilah,

 

*Melisa Yusrina,Pasucen 05/06 Trangkil, Pengurus Cabang IPPNU Pati, Masiswi IPMAFA Pati : fb: Melisa Yusrina ig: @melisa_ysrn

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Shin Tae-yong: Nakhoda yang Terempas di Gelombang Perubahan

    Shin Tae-yong: Nakhoda yang Terempas di Gelombang Perubahan

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ketika kabar pemecatan Shin Tae-yong mengemuka, publik pecinta sepak bola Indonesia seolah menyaksikan sebuah drama epik di atas panggung yang penuh kejutan. Layaknya kapten kapal yang dipaksa turun di tengah perjalanan, Shin meninggalkan jejak prestasi yang tak bisa disangkal. Ia membawa timnas Indonesia melampaui batas-batas yang selama ini tampak mustahil—menembus babak ketiga kualifikasi […]

  • Gus Sholah Wafat, PCNU : Tolong MWC dan Ranting Adakan Sholat Ghoib

    Gus Sholah Wafat, PCNU : Tolong MWC dan Ranting Adakan Sholat Ghoib

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PATI-Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Nahdlatul Ulama (NU) kembalu berduka berduka atas wafatnya salah satu ulama khos sekaligus cucu pendiri NU, Dr. Ir. K.H. Sholahuddin Wahid. Salah satu foto KH. Sholahuddin Wahid Cucu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari yang aktab disapa Gus Sholah tersebut menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Minggu (1/2) […]

  • Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

    Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    GRMBONG-Malam perayaan hari lahir Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) ke-65 di Kecamatan Gembong berlamgsung semarak, Minggu (1/3) malam tadi. Pasalnya, PAC IPNU-IPPNU Gembong menghelat sholawatan bersama. Ketua IPPNU Gembong, diwakili oleh Ketua IPNU, Ahmad Saifuddin (ke dua dari kiri) mengecup tangan Gus Faiz (baju putih) dan K. Ro’fat Hilmy (paling kiri) sebagai simbol ketaatan kepada […]

  • PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Maria Ulfa (tengah), Ketua PAC Muslimat NU Gembong bersama pengurus lainnya (foto : dokumen LTN-NU)  GEMBONG-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan banyak rutinitas terhambat. Hal ini pula yang dirasakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gembong.  Para kaum ibu yang rutin melaksanakan kegiatan setiap tanggal 12 tersebut terpaksa meliburkan diri karena adanya PPKM. Hal […]

  • Usung Visi Sinergi dan Mandiri, Pengurus LP Ma’arif NU Kab. Pekalongan Dikukuhkan

    Usung Visi Sinergi dan Mandiri, Pengurus LP Ma’arif NU Kab. Pekalongan Dikukuhkan

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Pekalongan – Dengan mengusung tema “Memperkuat Sinergitas Pendidikan Ma’arif yang Mandiri, Unggul, Profesional dan Berkarakter”, Rapat Kerja Cabang LP Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pekalongan dilaksanakan di Aula Kantor PCNU Kabupaten Pekalongan pada hari Selasa (10/12/2024). Pembukaan Rakercab dihadiri oleh Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Kepala […]

  • PCNU - PATI

    Butir-Butir Hikmah Sufi

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Buku ini berisi 200 cerita yang dikumpulkan dari hikmah-hikmah yang bertebaran di berbagai kitab klasik pesantren. Di dalamnya terdapat ratusan ceruta dari para sufi yang memuat nasihat dan petunjuk. Buku ini adalah seri pertama dari tiga seri yang diterbitkan. 

expand_less