Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Titipan PCNU untuk Konfercab IPNU-IPPNU

Titipan PCNU untuk Konfercab IPNU-IPPNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

 

K. Yusuf Hasyim (di podium), ketua PCNU Pati sedang memberikan amanah kepada para pelajar NU Pati dalam acara pembukaan Konfercab IPNU-IPPNU Pati tahun 2021

PATI – Dalam sambutannya di pembukaan Konfercab PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati, Ketua PC NU Pati, K. Yusuf Hasyim menitipkan tiga amanah kepada seluruh kader.

Amanah pertama, K. Yusuf berharap para kader IPNU IPPNU Kabupaten Pati dapat melanjutkan amanatunnahdiyyah (amanah dari NU). Hal ini menurutnya, karena IPNU IPPNU sebagai salah satu badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama’. 

“Sehingga rumah besar NU tidak boleh ditinggalkan. Apa yang diwariskan ulama-ulama kita ini harus selalu kita jaga,” harapnya.

Amanah kedua adalah amanatuttarbiyah (amanah pendidikan). Menurutnya, IPNU IPPNU tidak mungkin bisa lepas dari identitasnya sebagai pelajar dan santri Nahdlatul Ulama’.

“Oleh karenanya tugas ini adalah bagaimana menyiapkan kader-kader bangsa yang berkualitas. Yang nantinya akan berkontribusi terhadap negara dan bangsa Indonesia ini,” ujarnya.

Amanah ketiga adalah Amanatul wathaniyyah sekaligus Amanatul ummah. ia mengatakan Ini adalah tugas bersama sebagai kader NU. Karena NU sejak lahir adalah organisasi diniyyah al-islamiyyah al-ijtimaiyyah yang menyatakan bulat untuk menjaga negara kesatuan republik Indonesia. 

Lebih lanjut, ia berpesan, amanah wathoniyyah ini tidak boleh dilupakan oleh NU sampai ke tingkat IPNU IPPNU. Dan amanah wathaniyyah inilah yang bisa menjadikan ulama dan Banom-banomnya dapat berkiprah lebih banyak dalam percaturan di dalam nasionalisme kebangsaan di Indonesia.

“Saat ini kita sudah mampu dijadikan sebagai daya tarik bagi dunia internasional. Karena NU mengusung era baru negara bangsa nasionalisme yang mampu dikembangkan dengan penuh kedamaian di seluruh dunia,” ungkapnya.

Ia pun berharap ketiga amanah tersebut akan terus dilanjutkan oleh generasi muda Nahdlatul Ulama’, khususnya IPNU IPPNU.

Dalam kesempatan tersebut, K. Yusuf sangat mengapresiasi perjalanan IPNU IPPNU Kabupaten Pati selama ini. Terlebih IPNU IPPNU merupakan banom termuda di tubuh NU.

“Dari periode ke periode IPNU IPPNU termasuk kategori yang paling aktif dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan riil bagi pelajar-pelajar yang tergabung di Jam’iyyah IPNU IPPNU,” (lam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rois Syuriah PCNU Temanggung: Rektor INISNU Harus Kuatkan Komitmen Nilai Mabadi’ Khaira Ummah

    Rois Syuriah PCNU Temanggung: Rektor INISNU Harus Kuatkan Komitmen Nilai Mabadi’ Khaira Ummah

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.916
    • 0Komentar

      pcnupati.com Temanggung— Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung, KH. Muhammad Furqon Masyahuri, menegaskan bahwa pemilihan Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung periode 2026–2029 dari kalangan internal merupakan langkah tepat karena lembaga ini telah memiliki banyak kader dan sumber daya manusia yang mumpuni. “Rektor dipilih dari internal karena sudah banyak kader […]

  • Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

    Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

      Maulana Karim Sholikhin* Sebagian calon jama’ah haji Indonesia, telah menduduki kota Makkah. Jumlahnya pun tak main-main, tahun ini, 241 ribu kepala diberangkatkan ke tanah haramain. Itu baru lima persen dari jumlah total jama’ah haji seluruh dunia. Bisa dibayangkan betapa crowded-nya di sana. Urusan ongkos pun tak bisa dibilang merakyat. Meski ‘hanya’ Rp 56 juta, […]

  • NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kantor MWC NU Gembong  GEMBONG – Tahun 2021 menjadi tahun duka bagi MWC NU Kecamatan Gembong. Pasalnya dalam paruh pertama tahun ini, NU Gembong telah kehilangan beberapa orang penting dalam organisasi sosial keagamaan ini.  Menurut keterangan K. Sholikhin, sedikitnya ada enam orang pengurus MWC dan Banom NU Gembong yang meninggal dunia selama 2021. Mulai dari […]

  • Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Siapa sih yang tak kenal Hadratussyaikh Mbah Hasyim Asy’ari, kakek Gus Dur, pendiri NU, dan “sumber” ilmu dari sejumlah kiai besar di Jawa itu? Sudah pasti ada banyak kisah tentang kiai besar ini. Sebagian besar kisah tentang beliau sudah pasti pernah dituturkan, baik oleh para muridnya atau oleh orang-orang lain yang pernah mengenal sosok ini. […]

  • Pelibatan Masyarakat dalam Gerakan Keluarga Maslahat di Kabupaten Pati

    Pelibatan Masyarakat dalam Gerakan Keluarga Maslahat di Kabupaten Pati

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

      PATI – Sebanyak 72 tokoh agama dan penyuluh agama Islam di Kabupaten Pati mengikuti kegiatan “Pelibatan Masyarakat dalam Gerakan Keluarga Maslahat” yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pati, Selasa (29/7/2025), di aula Kankemenag. Acara ini mengusung tema Gerakan Keluarga Maslahat melalui Program Bimbingan Keluarga dan bertujuan untuk menguatkan sinergi antara penyuluh agama Islam […]

  • PCNU - PATI Photo by Pezibear

    Dear, Zaujiy

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Aku tidak akan mengatakan kisahku ini adalah kisah langka, lain daripada yang lain, atau extraordinary. Karena kenyataannya begitu banyak perempuan di dunia ini yang dibebat takdir menyedihkan sepertiku. Menikah bertahun-tahun tapi tak kunjung dianugerahi rejeki berupa keturunan. Menjadi pihak yang harus mau tidak mau memaklumi perasaan mertua dan suami yang ingin sekali menimang bayi. Apalagi […]

expand_less