Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Santri Darul Hadlanah Waturoyo Ikuti Webinar Bersama Wakil DPR RI

Santri Darul Hadlanah Waturoyo Ikuti Webinar Bersama Wakil DPR RI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Agu 2021
  • visibility 337
  • comment 0 komentar
Para santri Darul Hadlanah antusias mengikuti Gebyar Muharram 1443 Halaqah Majelis Ta’lim, Minggu (29/8) kemarin

MARGOYOSO – Munggu (29/8), puluhan santri Panti Asuhan Darul Hadlonah, Waturoyo, Margoyoso menjadi peserta dalam Gebyar Muharram 1443 H Halaqoh Majelis Ta’lim (HMT). Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini dihadiri oleh wakil ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar. 

Antusiasme santri terlihat dari keseriusan mereka dalam mengikuti agenda tersebut. R. Andi Irawan, pengasuh Panti menegaskan bahwa dirinya sengaja mengajak para Santri Darul Hadlanah untuk mengikuti webinar tersebut agar para santri tetap termotivasi dalam menjalani kehidupan. 

“Agar mereka optimis, bahwa menjadi yatim bukan berarti dunia harus terhenti. Tapi justru sebaliknya. Nabi kita yatim, tapi mampu memimpin dunia,” ungkap Andi. 

Acara tersebut memang sengaja didesain untuk anak-anak yatim. Bukan hanya Santri Darul Hadlonah, ribuan santri, anak yatim dan peserta HMT lain juga turut gabung meramaikan Gebyar Muharram bersama Wakil Ketua DPR RI tersebut.

Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar menyampaikan tiga hal penting yang harus ditanamkan dalam diri santri. Di antaranya, memperkuat ilmu agama, menguasai ilmu pengetahuan dan meningkatkan kualitas diri untuk meraih cita-cita. 

“Sebab jika kita yang ingin bahagia di dunia dan di akhirat, kita harus menguasai ilmunya,” tutur pria asal Jombang tersebut. 

Kisah Nabi

Selain Muhaimin Iskandar, Kak Iman juga ikut unjuk gigi. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan kisah Nabi Muhammad SAW yang sangat mencintai anak-anak yatim. 

Dia mengutarakan bahwa suatu ketika selepas shalat ied, nabi turun dari manji dan menjumpai seorang anak yang murung, sementara teman-temannya riang gembira. 

Singkat cerita, lanjut Kak Iman, ternyata anak tersebut adalah seorang yatim yang hidup sendiri. Kemudian, Nabi Muhammad menghampiri anak tersebut dan melakukab hal yang tidak terduga.

“Apakah kamu mau aku menjadi bapakmu, Aisyah sebagai ibumu, Fatimah menjadi saudara perempuanmu, Ali menjadi pamanmu, Hasan dan Husain jadi saudara laki-lakimu? Tanya Nabi anak itu,” cerita Kak Iman. 

Anak tersebut pun dengan riang berkenan menjadi putra angkat Rasulullah. Sontak, ia menceritakan kisahnya tadinkepada teman-temannya. 

Kak Iman menuntaskan ceritanya dengan haru. Sekaligus, ia ingin menunjukkan bahwa Rasulullah sangat sayang kepada anak yatim. Jadi, lanjutnya menjadi yatim bukanlah suatu aib, sebab nabi pun mencintai mereka.(amir/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pati Berduka, Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (KH Ali Fatah Ya’qub telah di panggil yang Esa)

    Pati Berduka, Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (KH Ali Fatah Ya’qub telah di panggil yang Esa)

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Kabar NU, Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Jumat 18 September 2015, pukul 09.30. Wib Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama  KH Ali Fatah Ya’qub (Waturoyo) telah pulang kerahmatullah di RSI Pati. Dan di makamkan hari itu juga pada pukul 14.00. Wib.  Yi Fatah para santri biasa memanggilnya. Beliau adalah sosok yang sederhana, sosok yang penuh […]

  • PCNU - PATI

    Baru Terpilih, Ketua MWC NU Juwana akan Fokus Layani Ummat

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    JUWANA – Konferensi MWC NU Kecamatan Juwana yang berlangsung Minggu (21/8) berlajan lancar. Selain dihadiri oleh perwakilan PCNU Pati, pihak penyelenggara juga mengundang pejabat setempat untuk menghadiri pembukaan konferensi.  Sidang yang berlangsung di Gedung IPHI Kecamatan Juwana tersebut membawa nama Kiai Hamzawi sebagai Rois Syuriyah dan Kiai Abdul Manan sebagai ketua tanfidziyahnya. Sebelumnya, jabatan ini […]

  • Ratusan Warga NU Pati Berangkat ke Surakarta, Ikuti Jalan Sehat Porseni Nahdlatul Ulama

    Ratusan Warga NU Pati Berangkat ke Surakarta, Ikuti Jalan Sehat Porseni Nahdlatul Ulama 

    • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – SURAKARTA – 500-an warga Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati berangkat menuju Surakarta, Sabtu (21/1/2023) malam.   Keberangkatan mereka ke Surakarta untuk mengikuti kegiatan Jalan Sehat Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU tingkat Nasional 2023. Kegiatan itu juga merupakan rangkaian acara menuju 1 Abad NU. Presiden Joko Widodo dan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga bakal […]

  • Makesta IPNU-IPPNU di SMK Pelayaran Tayu

    Makesta IPNU-IPPNU di SMK Pelayaran Tayu

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang IPNU-IPPNU mengadakan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) di SMK Pelayaran Tayu, 29/7 kemarin, acara tersebut bertujuan untuk menguatkan perihal keanggotaan dalam IPNU-IPPNU, berdakwah, berfikir, beramal melalui organisasi. “Inti dari Makesta yaitu memberikan pemahaman tentang sebenarnya IPNU-IPPNU itu seperti apa, dan sejarah pendiriannya pun sudah jelas, lha tujuan kami sebagai Pengurus Cabang secara bertahap […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa dan Kopling Ibadah

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.029
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Nafsu sering kali digambarkan sebagai mesin yang mempunyai daya dorong luar biasa. Semangat. Kemrunsung. Ngaluhara. Ya, ini dalam lintasan kehidupan manusia kayaknya semuanya begitu ya. Akan tetapi, daya dorong itu sekadar akan membawa kendaraan eksistensi manusia menuju jurang kehancuran tanpa mekanisme kendali yang presisi.   Pada konteks ini, puasa hadir […]

  • Peran Enterprenuer Bagi Stabilitas Roda Organisasi

    Peran Enterprenuer Bagi Stabilitas Roda Organisasi

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Jika melihat berdirinya NU dari segi sisi ekonomi yaitu bisa dilihat dari lahirnya Nahdatut tujjar (Kebangkitan Para Pedagang) pada tahun 1918. Gagasan ini berawal dari kecerdasan seorang KH. Wahab Chasbulah karena melihat NU akan bisa maju dan mempunyai kemandirian Embrio berdirinya NU berasal dari tiga organisasi. Masing-masing bergerak dalam bidang yang berbeda, Nahdlatut Tujjar pada […]

expand_less