Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PMII Joyo Kesumo Gelar Pelatihan Penyususnan Makalah, Tekankan Anti Plagiat

PMII Joyo Kesumo Gelar Pelatihan Penyususnan Makalah, Tekankan Anti Plagiat

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
  • visibility 288
  • comment 0 komentar
Sejumlah mahasiswa baru Staip antusias mengikuti pelatihan penulisan makalah yang digelar oleh PMII Komisariat Joyo Kesumo di SMK NU Pati, Sabtu (2/10)

PATI – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo, Stai Pati menggelar pelatihan untuk mahasiswa baru. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (2/10) sore tersebut dihadiri sedikitnya lima puluh mahasiswa Baru Staip. 

Mendatangkan Maulana Luthfi Karim, Redaktur LTN NU Pati sebagai pemateri, kegiatan yang berlangsung di Aula SMK NU Pati tersebut berjalan lancar. Dengan tajuk Pelatihan Penyusunan Makalah, para peserta begitu antusias mengikuti acara. 

“Pelatihan ini sangat penting, karena problem utama mahasiswa baru adalah yang berkaitan dengan penyusunan karya ilmiah,” ujar Sri Indah Istikomah, ketua Komisariat. 

Kegiatan ini juga ditujukan untuk menjaring potensi-potensi mahasiswa baru Staip untuk berkiprah dalam organisasi PMII. Sebab, lanjut Istokomah, kebanyakan mahasiswa masa kini hanya sibuk dengan urusan kuliah dan sosial media, sedangkan peran kemasyarakatan mereka sangatlah rendah. 

“Kami juga secara tidak langsung mengenalkan PMII kepada sahabat-sahabat Maba (Mahasiswa Baru). Kalau mau kuliahnya lebih berwarna dan tentunya bermanfaat, kami siap membantu, kita berjuang bersama-sama di PMII,” lanjut dia. 

Tren Plagiat

Selain membahas tentang sistematika pembuatan makalah, Karim juga memaparkan problem civitas akademik saat ini. Menurutnya, penyakit utama kaum intelek muda adalah terlalu mudah mengakuisisi karya orang lain. 

“Dosa akademik terbesar adalah akuisisi karya dan plagiarisme,” tandasnya.

Karim menambahkan bahwa dalam penulisan karya ilmiah, penulis juga membutuhkan referensi data. Ia mendorong kepada peserta pelatihan untuk secara ksatria mengakui karya orang lain yang dikutip. 

“Kalau itu buah pemikiran orang lain, akui saja. Tulis di footnote. Jangan sampai hasil jerih payah orang, kita atas namakan diri kita. Pencuri intelektual itu namanya,” tegas Karim diikuti kelakar para peserta.

PMII, melalui Istikomah berharap, melalui pelatihan-pelatihan semacam ini semakin banyak mahasiswa yang menghargai karya intelektual. Tentunya, harapan mereka juga kelak akan banyak karya ilmiah yang lahir dari mahasiswa-mahasiswa PMII.

“Semoga PMII semakin dikenal, dan menghasilkan generasi-generasi produktif, amin,” pungkas Istikomah.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

  • Nuzulul Quran: Embrio Kecerdasan Buatan!

    Nuzulul Quran: Embrio Kecerdasan Buatan!

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Nuzulul Quran (malam turunnya Al-Quran) diperingati setiap tanggal 17 Ramadan adalah momen bersejarah bagi umat Islam. Pada malam itu, Al-Quran, kitab suci yang menjadi pedoman hidup, diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril. Peristiwa ini bukan sekadar penurunan wahyu, tetapi juga merupakan manifestasi dari kecerdasan […]

  • PCNU - PATI

    K. Ahmad Rozi Nahkodai MWC NU Pucakwangi

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Pucakwangi – Sah! MWC NU Kecamatan Pucakwangi resmi ganti pemimpin setelah melakukan konferensi pada Ahad (3/7) bertempat di gedung IPHI Pucakwangi beberapa waktu lalu. MWC NU Pucakwangi di bawah kepemimpinan KH. Yasin telah berakhir tahun ini.  Dan  K. Ahmad Rozi yang menjadi penerus perjuangan pengurus sebelumnya memaparkan bahwa pihaknya akan fokus pada tiga poin penting. […]

  • Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Temanggung — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial di Hotel Indraloka Temanggung, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber […]

  • Ma’arif NU Jateng Apresiasi Pola Perekrutan Guru Ma’arif Cabang Kendal

    Ma’arif NU Jateng Apresiasi Pola Perekrutan Guru Ma’arif Cabang Kendal

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP. Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah mengapresiasi pola perekrutan Guru dan Tenaga Kependidikan yang dilakukan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kendal. Hal itu disampaikan Wakil Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani, Senin (10/7/2023). “Pola perekrutan berbasis kompetensi sangat bagus yang dilakukan LP. Ma’arif NU PCNU […]

  • Menyemai Generasi Berkarakter

    Menyemai Generasi Berkarakter

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Di tengah berbagai krisis multidimensi yang melanda, bangsa Indonesia wajib bersyukur, sebab pada periode 2005-2035 telah dikaruniai Allah populasi usia produktif yang luar biasa besar dan belum pernah dialaminya sejak Indonesia merdeka. Jumlah populasi produktif tersebut akan menjadi nikmat berupa bonus demografi (demographic dividend), dan dapat menjadi momentum serta peluang untuk menyongsong 100 tahun Indonesia […]

expand_less