Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC IPNU IPPNU Pati Serius Kawal Kaderisasi

PC IPNU IPPNU Pati Serius Kawal Kaderisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
  • visibility 252
  • comment 0 komentar

 

Salah satu prosesi dalam kaderisasi IPNU IPPNU

PATI – Masna Zakiyyatus Salwa, Ketua PC IPNU Pati mengungkapakan, bahwa Nahdlatul Ulama (NU) telah memberikan amanah besar kepada IPNU IPPNU untuk mengembangkan kaderisasi. Hal ini karena tumbuh berkembangnya NU berada ditangan pengkaderan pertama yaitu dari banom IPNU IPPNU.

“Amanah serius ini yang selalu membuat segenap pengurus baik jajaran pimpinan cabang sampai pimpinan ranting terus semangat melaksanakan pengkaderan baik makesta, lakmud bahkan nanti semoga mampu terlaksana Lakut dan semoga apa yang di ikhtiarkan menjadi berkah dan Lillah,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya pun menyadari, masih banyak titik lemah dan kekurangan dalam pengembangan kaderisasi di tubuh IPNU IPPNU. Maka dari itu segenap tenaga da  pikiran selalu tercurahkan hingga saat ini, untuk terus memperbaiki serta menyempurnakan pola kaderisasi yang ideal untuk IPNU IPPNU.

“Semoga hari ini hingga kedepan semakin bertambah jenjang kaderisasi yang bisa dilaksanakan, walaupun dibulan Desember hingga Januari ini tidak ada hari tanpa pelaksanaan kaderisasi maksudnya jadwal kaderisasi benar benar full terisi,” harapnya.

Sementara itu, Melisa Yusrina, Ketua PC IPPNU Pati menambahkan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan para instruktur dan pelatih untuk mengawal kaderisasi yang di tingkat PAC maupun PR.  Sehingga dari awal desember sampai januari penuh jadwal pengkaderan. 

“Rekan rekanita dalam mengikuti kegiatan pengkaderan sangatlah atusias dan mereka langsung membuat KTA. Hal ini tak lepas dari peran PAC untuk bisa terus mengawal kaderisasi sehingga pengkaderan makesta bisa merata di tingkatan PR/PAR,” tuturnya.

Menurutnya, kaderisasi merupakan hal wajib yang harus dilakukan di setiap tingkatan, baik struktural maupun kultural. Ini merupakan kekuatan dasar untuk membentengi para pelajar, membentuk kepribadian, dan juga penguatan ideologi internal. 

“Dengan meratanya vaksin di kabupaten pati dan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sudah tidak menjadi alasan bagi rekan dan rekanita untuk melaksanakan kegiatan makesta, lakmud, maupun diklatama di tingkatan masing-masing,” tegasnya. (lpj/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Harlah Ke 78, Muslimat NU Pati Gelar Festival Drum Band

    Peringati Harlah Ke 78, Muslimat NU Pati Gelar Festival Drum Band

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 78, Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati mengadakan festival drum band antar Taman Kanak-Kanak – Raudhatul Atfhal (TK-RA). Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Pati Faisa Mukti Septiani. Kegiatan yang diikuti oleh 24 peserta grup drum band TK-RA se Kabupaten Pati tersebut dilaksanakan di Gedung […]

  • KH. Abdul Kholiq : Ulama Tasawuf, Pendiri Madrasah Abadiyah Gabus

    KH. Abdul Kholiq : Ulama Tasawuf, Pendiri Madrasah Abadiyah Gabus

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Oleh : Agus Salim* Potret KH. Abdul Kholiq Mojolawaran KH. Abdul Kholiq merupakan ulama yang  lahir di Pati Jawa Tengah. Sejarah panjang yang menceritakan tentang gigihnya ulama yang satu ini dalam mendampingi masyarakat pedesaan, untuk memperkenalkan agama Islam. Telah termaktub dalam buku yang ditulis oleh Agus Salim yang berjudul “Berkhidmat Mengarungi dan Menyemai Jejak-Jejak Zaman […]

  • Serah Terima Jabatan, Ketua LP Ma’arif : Kami Akan Kerja Ekstra

    Serah Terima Jabatan, Ketua LP Ma’arif : Kami Akan Kerja Ekstra

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PATI-Jajaran Pengurus Cabang LP Ma’arif kabupaten Pati melaksanakan serah terima jabatan kepada pengurus baru periode 2019-2024. Kegiatan serah terima tersebut berlangsung di aula lantai 3 gedung PCNU Pati, Selasa (20/8) pagi. Proses serah terima jabatan Pengurus Cabang LP Ma’arif Pati, di aula lantai 3 Gedung PC NU Pati, Selasa (20/8) pagi. “Sebelumnya saya sebagai pengurus […]

  • PCNU-PATI

    Hijrah, Berubah untuk Masa Depan

    • calendar_month Sel, 22 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Jika kau rasa hidupmu membosankan. Jika kau rasa hari-harimu menyedihkan. Kau perlu berhijrah, kawan. Agar harimu kembali cerah, agar senyummu kembali merekah.Namun, jika saat ini kau telah merasa nyaman. Hari-harimu sudah menyenangkan. Bukan berarti kau tak perlu berhijrah. Kau tetap harus berhijrah, berubah menuju arah yang lebih baik karena perubahan adalah keniscayaan.Kita pasti ingin hidup […]

  • PCNU - PATI

    Definisi Aswaja

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Dalam dekade terakhir ini, keberadaan beberapa tokoh dan lembagakeagamaan dinilai berhasil menarik perhatian masyarakat Indonesia.Terlebih lagi dalam kasus kontroversi aliran Ahmadiyah yang hampirbrsamaan dengan krisis politik dan implikasi sosial yang ditimbulkannya.Memang bukan wacana baru dalam konteks kehidupan sosial keagamaandi Indonesia. Namun keberadaan aliran sesat ini mampu menarikperhatian semua kalangan. Fenomena perkembagan alian-alirankeagamaan tidak lagi bisa […]

  • Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

    Alumni Haramain yang Membeli ‘Ijazah Haji’

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

      Maulana Karim Sholikhin* Sebagian calon jama’ah haji Indonesia, telah menduduki kota Makkah. Jumlahnya pun tak main-main, tahun ini, 241 ribu kepala diberangkatkan ke tanah haramain. Itu baru lima persen dari jumlah total jama’ah haji seluruh dunia. Bisa dibayangkan betapa crowded-nya di sana. Urusan ongkos pun tak bisa dibilang merakyat. Meski ‘hanya’ Rp 56 juta, […]

expand_less