Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
  • visibility 454
  • comment 0 komentar
Yeni Munifah bersama ribuan besek Tape Gembong yang siap didistribusikan 

Menjadi aktivis Fatayat NU, tak menghalangi semangat Yeni Munifah untuk berdagang. Justru menurutnya, ia akan merasa bangga jika dirinya berhasil mentasyarufkan sebagian hartanya untuk organisasi. 

“Prinsipnya kalau kita bisa jangan cari hidup di NU, tapi bagaimana kita menghidupkan NU itu sendiri,” satirnya. 

Wanita yang akrab di sapa Yeni ini sehari-hari menjaga lapaknya di depan Indomaret Gembong. Beraneka jajanan khas kecamatan yang berada di lereng Muria ini, ia jajakan di depan rumahnya. 

“Gampang kalau mau ke sini. Timur tugu pahlawan Pasar Gembong, depan Indomaret, samping Cak Coffee,” 

Mulai jeruk pamelo, ceriping tela Plukaran hingga Tape Gembong yang terkenal lezat pun tersedia di lapaknya. 

Tak cuma itu, bersama Hafidz, suaminya, hampir seminggu sekali ia mengirim ribuan kotak tape gembong untuk dijual di daerah Demak, Semarang hingga Kendal. 

“Rata-rata sekali kirim 1500 sampai 5000 besek (kotak tape),” tuturnya. 

Meski sukses berjualan makanan khas gembong, bahkan memperkenalkannya ke luar kota, dirinya tetap tidak mau meninggalkan kesibukannya sebagai aktivis Fatayat NU Gembong. 

Produk Tape Gembong ber merk ‘Mbak Yeni’ milik Yeni Munifah, Wakil PAC Fatayat NU Gembong

Di organisasi sayap pemudi NU ini, ia menjabat sebagai wakil ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong. Menurut alumni santri Kajen ini, perjuangan di NU adalah ladang mencari keberkahan hidup. Jadi, lanjut Yeni, tidak ada keinginan sedikitpun darinya untuk mencari ‘penghidupan’ apalagi popularitas di NU.

“Pokoknya bejuang aja di NU. Lillahi ta’ala, jangan ada niatan cari duit apa lagi popularitas. Na’uudzu billah lah itu,” tegasnya. 

Di mata rekan sejawat, Yeni dikenal sebagai sosok yang lincah dan mudah bergaul. Bahkan, wanita kelahiran Semarang tersebut sudah memiliki relasi pemudi NU di seluruh Kecamatan Gembong, bahkan Kabupaten Pati. 

“Padahal dia bukan asli Gembong, tapi cepet banget bergaulnya. Bahkan kita yang orang Gembong sendiri kalah saing kalau urusan jaringan sama Mbak Yeni,” terang Cika, Ketua PAC Fatayat NU Gembong.

Keinginan utama Yeni adalah membesarkan NU melalui caranya sendiri, yaitu berdagang dan memanfaatkan skill nya dalam membangun relasi. 

“Apa yang saya punya, yang saya bisa, selagi saya mampu dan suami mengizinkan, akan saya lakukan demi NU,” tandasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati memaparkan secara garis besar tentang program program selama lima tahun mendatang pada Ahad (7/7/2019) dalam musyawarah kerja cabang. Ketua PCNU Pati Yusuf Hasyim mengemukakan bahwa jamaah dan jam’iyyah dalam NU harus bersinergi.”Kenapa Jamaah jamaah kita diajak bergerak kok susah, ketika kita bertanya kepada jamaah, lha pengurus […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sekarang ini sudah umum atau biasa dikalangan masyarakat, apabila ada pengajian yang diisi oleh seorang muballigh, sebelum ia sampai ke tempat untuk berceramah, maka akan disambut dan diiringi dengan bacaan : طلع البدر علينا من ثنيات الوداع وجب الشكر علينا ما دعا لله داع dengan tujuan penghormatan terhadap muballigh tersebut. Padahal dalam […]

  • Ramadhan Berbagi, MAN 1 Pati Serahkan Donasi Rp 15 juta untuk Warga Palestina

    Ramadhan Berbagi, MAN 1 Pati Serahkan Donasi Rp 15 juta untuk Warga Palestina

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Bertepatan dengan momen Bulan Ramadhan 1446 Hijriyah, keluarga besar MAN 1 Pati menyalurkan donasi untuk saudara-saudara Palestina pada Jumat, (14/3/2025). Donasi yang terkumpul sejumlah Rp. 15 juta diserahkan secara langsung melalui Yayasan Padepokan Fatwa Kehidupan (PDFK) Cabang Kudus. Dalam kegiatan penyerahan yang berlangsung di Ruang Kepala Madrasah (Kamad) MAN 1 Pati tersebut, […]

  • PCNU-PATI

    PC Lazisnu Pati, Bantu Korban Luka Bakar

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PC Lazisnu Pati memberikan bantuan kepada korban luka bakar akibat minyak goreng panas di Desa Ngablak RT 03  RW 11, Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Kamis (17/11/2022). Dalam hal ini pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh beberapa tim managerial turut serta menggandeng MWC Cluwak selaku wilayah tempat kejadian.  Saiful Huda selaku manager fundrising PC Lazisnu […]

  • PCNU-PATI Photo by Malik Skydsgaard

    Fenomena Prostitusi dalam Perspektif Fiqih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prostitusi didefinisikan sebagai pertukaran hubungan seksual dengan uang atau hadiah sebagai suatu transaksi perdagangan atau pelacuran. Aktifitas seksual yang terjadi dalam prostitusi bukan lahir karena hubungan sah suami-istri, melainkan karena adanya transaksi “penjual” dan “pembeli”. Dari sini sudah jelas sekali, bahwa prostitusi merupakan praktik bisnis perzinaan berbayar […]

  • Photo by Mufid Majnun

    Pedoman Politik ala Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sab, 16 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 718
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, M.A Dalam menyambut pesta demokratis yang rutin bergulir setiap lima tahun sekali. Sebagai warga Negara Republik Indonesia tentunya memiliki hak pilih untuk menentukan pilihannya masing-masing. Hal ini sangat wajar karena setiap orang memiliki karakteristik dan pendapat tersendiri. Sehingga sebagai warga negara yang baik, harus bijak dan bisa menyikapi sebuah pemandangan perbedaan demi […]

expand_less