Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 17.425
  • comment 0 komentar

SEMARANG, 8 Agustus 2026 — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU tidak hanya siap memasuki dunia kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu berkompetisi di pasar kerja global.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Jawa Tengah, dan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Kolaborasi itu dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian P3MI Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat program SMK Go Global, sebuah pendekatan pendidikan vokasi yang tidak hanya menekankan penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, pemahaman budaya kerja internasional, karakter, serta kesiapan mental dan profesional calon pekerja migran.

Kepala Kantor Kementerian P3MI Jawa Tengah, Dewi Aryani, menyampaikan bahwa pada 2026 pihaknya memiliki kuota lebih dari 6.000 peserta untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi bagi lulusan SMK di Jawa Tengah.

Menurutnya, peluang tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh satuan pendidikan vokasi, termasuk SMK yang berada di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah.
“Pada tahun 2026 ini kami memiliki kuota lebih dari 6.000 untuk pelatihan dan sertifikasi lulusan SMK di Jawa Tengah. Kami berharap kerja sama dengan LP Ma’arif NU Jawa Tengah dapat membuka akses dan kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan SMK untuk menjadi tenaga terampil yang memiliki peluang bekerja di luar negeri,” ujar Dewi.

Ia menilai, kolaborasi dengan lembaga pendidikan menjadi penting karena penyiapan pekerja migran tidak cukup hanya melalui proses penempatan. Calon pekerja migran harus dibekali kompetensi yang sesuai kebutuhan negara tujuan, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman terhadap aspek legalitas dan perlindungan.

LP Ma’arif Miliki Potensi 30.000 Lebih Lulusan SMK
Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, mengatakan bahwa potensi lulusan SMK Ma’arif NU di Jawa Tengah sangat besar. Setiap tahun, jumlah lulusan SMK di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah mencapai lebih dari 30.000 orang.

Besarnya jumlah lulusan tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan. Di satu sisi, pendidikan vokasi telah menghasilkan sumber daya manusia dengan beragam kompetensi. Namun di sisi lain, ketersediaan lapangan kerja belum sepenuhnya mampu menampung seluruh lulusan.

“Alhamdulillah hari ini kami bertemu dan berdiskusi tentang kolaborasi antar-lembaga dengan tujuan membantu memastikan lulusan SMK Ma’arif bisa bekerja ke luar negeri dengan mendapatkan jalur yang aman, legal, kompeten, dan bermartabat,” kata Fakhruddin.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mulai melihat pasar kerja global sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Lulusan SMK tidak cukup hanya memiliki ijazah, tetapi juga harus memiliki kompetensi yang terukur, sertifikasi, kemampuan komunikasi, literasi digital, kecakapan bahasa asing, serta karakter kerja yang kuat.

Dalam konteks tersebut, LP Ma’arif NU Jawa Tengah dan UNISSULA dapat mengambil peran pada sisi pendidikan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Sementara Kementerian P3MI memperkuat aspek informasi, pelatihan, sertifikasi, perlindungan, hingga akses penempatan pekerja migran.

“LP Ma’arif NU Jateng dengan didampingi UNISSULA berperan memperkuat pendidikan dan pelatihan karakter peserta didik. Sementara Kementerian P3MI dapat memperkuat ekosistem perlindungan, informasi, penempatan, dan pengembangan kompetensi pekerja migran,” jelasnya.

SMK Go Global Jadi Jembatan Pendidikan dan Dunia Kerja
Fakhruddin menegaskan, program SMK Go Global harus ditempatkan bukan sekadar sebagai program pengiriman lulusan ke luar negeri, tetapi sebagai strategi penguatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja internasional.

Melalui program tersebut, peserta didik sejak di bangku SMK perlu diperkenalkan dengan standar kompetensi kerja internasional, budaya kerja negara tujuan, kemampuan bahasa asing, keselamatan dan kesehatan kerja, etika profesi, serta hak dan kewajiban sebagai pekerja migran.

Pendekatan tersebut penting agar lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi berkembang menjadi tenaga profesional yang memiliki daya tawar dan daya saing global.

“Program SMK Go Global Kementerian P3MI kami harapkan dapat menjadi jembatan antara pendidikan vokasi Ma’arif dan kebutuhan tenaga kerja global. Ini sekaligus membuka peluang bagi generasi muda NU untuk menjadi tenaga kerja profesional, berdaya saing, terlindungi, dan membawa nama baik Indonesia di dunia internasional,” tegas Fakhruddin.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi sebelum keberangkatan menjadi salah satu kunci agar pekerja migran tidak berada pada posisi rentan. Karena itu, proses pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan harus dibangun sebagai satu ekosistem yang saling terintegrasi.

UNISSULA Perkuat Aspek Pendidikan dan Pendampingan
Keterlibatan UNISSULA dalam kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat aspek akademik, pengembangan kompetensi, pendampingan, dan penguatan karakter lulusan.

Kolaborasi antara pendidikan menengah vokasi dan perguruan tinggi juga membuka ruang untuk membangun jalur pengembangan kompetensi yang lebih berkelanjutan. Lulusan SMK dapat memperoleh akses terhadap pelatihan lanjutan, sertifikasi, literasi bahasa dan budaya global, serta penguatan kapasitas profesional.

Dengan demikian, sinergi tiga lembaga tersebut dapat membentuk model kolaborasi yang menghubungkan sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia kerja global.
Bagi LP Ma’arif NU Jawa Tengah, langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas kebermanfaatan pendidikan vokasi. Pendidikan tidak berhenti pada kelulusan, tetapi harus memastikan lulusan memiliki akses terhadap kesempatan kerja yang layak.

Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pemetaan kompetensi lulusan SMK Ma’arif NU, sosialisasi peluang kerja luar negeri, pelatihan bahasa dan kompetensi, sertifikasi, penguatan kesiapan mental dan budaya kerja, serta fasilitasi penempatan melalui jalur yang resmi dan terlindungi.

Dengan basis lulusan yang mencapai lebih dari 30.000 orang setiap tahun, LP Ma’arif NU Jawa Tengah memiliki modal sosial dan sumber daya manusia yang besar untuk berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, profesional, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • INISNU Temanggung Rayakan Dies Natalis ke-56, Tegaskan Komitmen Kampus Berdampak dan Go Internasional

    INISNU Temanggung Rayakan Dies Natalis ke-56, Tegaskan Komitmen Kampus Berdampak dan Go Internasional

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.413
    • 0Komentar

      Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung memperingati Dies Natalis ke-56 dengan penuh khidmat di Hall KBIHU Babussalam NU Temanggung, Selasa (5/5/2026). Momentum ini mengusung tema “Tripama Kawedhar, INISNU Sumunar” yang sarat makna filosofis tentang keteladanan dan semangat menjadi kampus yang terus bersinar bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Dalam sambutannya, Rektor INISNU Temanggung […]

  • Gandeng Lesbumi Pati, Gandrung Sastra Muncul Kembali

    Gandeng Lesbumi Pati, Gandrung Sastra Muncul Kembali

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

      Pati – Gandrung Sastra muncul kembali menjelang bulan suci Ramadan, Kamis (20/2/2025) malam. Acara tadarus puisi ini menggandeng beberapa pihak, salah satunya Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pati. Gairah sastra di Bumi Mina Tani pun kembali menggeliat dalam gandrung Gandrung Sastra #13 itu. Suasana syahdu pun tercipta di Rumah Gandrung Sastra Desa Sekarjalak, […]

  • Berkhidmat bagi NU, Pengurus PAC Ansor Tambakromo Resmi Dilantik

    Berkhidmat bagi NU, Pengurus PAC Ansor Tambakromo Resmi Dilantik

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.023
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id — Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Tambakromo periode 2025-2027 resmi dilantik pada Minggu, (26/10/2025). Berlokasi di Desa Pakis Kecamatan Tambakromo kegiatan pelantikan dilangsungkan bersama dengan Pengajian dan Sholawat peringatan Hari Santri 2025. Pelantikan pengurus dilakukan secara langsung oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pati, Abdullah Syafi’i alias Gus […]

  • PCNU-PATI Photo by ELG21

    Lihatlah Siapa yang Bertanya

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Suatu hari, seorang anak muda yang baru menikah mendatangi Abdullah bin Abbas. Anak muda itu mengajukan pertanyaan, “’Wahai sepupu Rasulullah, bolehkah aku mencium istriku saat sedang berpuasa?” “’Tidak boleh!” jawab Abdullah bin Abbas dengan tegas. Pemuda itu tampak kecewa, karena jawabannya bukan yang diinginkannya. Ketika hendak bertanya kembali untuk mencari […]

  • Sakoma NU PWNU Jawa Tengah Siap Gelar Musda II

    Sakoma NU PWNU Jawa Tengah Siap Gelar Musda II

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

      Semarang – Dalam rangka menyambung Musyawarah Darah (Musda) II, Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Pra Musda yang digelar pada Rabu malam (23/10/2024) secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan Pra Musda II ini diawali dengan pembukaan, tahlil, lagu Indonesia Raya dan Hime Pramuka, dilanjutkan sambutan sekaligus membuka acara Pra Musda […]

  • Inventaris Masjid

    Inventaris Masjid

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Pertanyaan: Bolehkah Barang – barang inventaris masjid yang sudah tidak bisa di gunakan , apabila barang barang tersebut di jual dan uangnya dijadikan kas masjid ? (Ranting NU Tlogorejo) Jawaban: a.         Apabila inventaris masjid tersebut  termasuk barang waqaf maka hukumnya khilaf , menurut pendapat yang ashoh ( paling shohih ) barang tersebut boleh di jual […]

expand_less