Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 11.503
  • comment 0 komentar

 

pcnupati.or.id – Kabar seorang oknum pengasuh pondok pesantren yang cabuli santrinya memicu respon pedas dari khalayak. Salah satu yang memberikan komentar keras adalah PCNU Pati.

“Bagaimanapun, Pondok Pesantren (Ponpes) sangat diidentikkan dengan NU. Jadi, mau tidak mau NU harus angkat suara,” tutur Kiai Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, Rabu (29/4) petang.

Selain itu, berdasarkan pernyataan Kiai Yusuf, tindakan asusila tersebut tidak bisa dibiarkan. Apalagi, lanjut dia, beberapa korban dikabarkan masih di bawah umur.

Dia meminta kepada masyarakat untuk mengawal dan mendukung penuh pengusutan kasus ini. Dirinya juga telah berkoordinasi kepada KH. Liwa’uddin, Ketua RMI-NU (lembaga NU yang menangani Ponpes-red) Kabupaten Pati agar terus mendesak Kapolresta Pati atau pimpinan instansi lain yang bersangkutan untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kami sudah meminta Ketua RMI-NU untuk mengirim surat kepada Kapolresta Pati agar kasus ini diusut tuntas,” terang Kiai Yusuf.

Lebih lanjut, jika memang terbukti bersalah, PCNU meminta supaya pelaku ditindak tegas sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada. Sebab, menurutnya kejadian ini sangat mencoreng nama baik Islam dan pesantren dan mencederai nilai-nilai kesusilaan.

“Dalam penangannya, kami berharap penuh kepada Kapolresta Pati untuk menindak tegas, dan kepada masyarakat, mari kita kawal bersama,” tandas dia.

Bukan Anggota RMI-NU

Sementara itu, KH. Liwa’uddin menyebutkan bahwa Ponpes bersangkutan ternyata tidak terdaftar sebagai anggota RMI-NU Kabupaten Pati, yang berarti Ponpes tersebut tidak memiliki aviliasi dengan NU secara struktural. Pernyataan ini disampaikan oleh Kiai Liwa’ kepada pcnupati.or.id, Rabu (29/4).

Meski bukan anggota RMI-NU, Kiai Liwa’ mengaku bahwa pihaknya telah berkomunikasi intens dengan Kiai Yusuf Hasyim terkait langkah NU Pati ke depan. Rencananya, Baik RMI-NU, PCNU maupun lembaga-lembaga NU lainnya akan melakukan pertemuan khusus guna membahas permasalahan ini.

“Bukan anggota RMI-NU, tapi bagaimanapun masyarakat tahunya ya Ponpes milik orang NU. Maka kami harus menetralisir dan melakukan tindakan objektif dan terukur, serta meminta Kapolresta Pati untuk menuntaskan kasus asusila santri,” tegas Kiai Liwa’.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pandawa Championship 2019 Resmi Ditutup

    Pandawa Championship 2019 Resmi Ditutup

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    GABUS-Pandawa Championship 2019, ajang kompetisi tanding pencak silat Pagar Nusa (PN) antar pelajar telah usai Sabtu (5/10) malam. Acara penutupan yang dipimpin langsung oleh ketua cabang Pagar Nusa Pati, Edi Suyono, berlangsung cukup singkat. Dalam penutupan tersebut, panitia mengumumkan nama-nama para juara termasuk juara umum. Para peserta dan official berdebar-debar menanti pengumuman juara umum pada […]

  • Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah ada orang yang saat memandikan jenazah sambil membaca asma’ul husna, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain.Apakah hal itu diperbolehkan syara`? Jawaban :Syeikh isma’il zain al-yamaniy al-makkiymenyebutkan dalam kitab kumpulan fatwanya ;Qurrotul ‘Ain : Bahwa membaca tahlil, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain saat memandikan jenazah dan prosesi tajhiz yang lain ( seperti […]

  • Pingin Syahid kok Pakai Syahwat. Photo by Everton Vila on Unsplash.

    Pingin Syahid kok Pakai Syahwat

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Agama mana yang memperbolehkan pertumpahan darah sebagai media syiar? Pertanyaan ini tampak klise, tapi nyatanya hingga sekarang, masih banyak kekerasan atas nama agama. Syi’ar katanya! Memusuhi para pembangkang agama. Lantas seperti apa kriteria pembangkang yang dimaksud? Apa itu thaghut? Apakah semua kafir layak dibunuh? Semua serba abu-abu. Aksi terorisme dengan kedok […]

  • Peduli Banjir Pati, LTNNU Bagikan Ratusan Porsi Nasi Sambil Sosialisasi Bahaya Hoaks

    Peduli Banjir Pati, LTNNU Bagikan Ratusan Porsi Nasi Sambil Sosialisasi Bahaya Hoaks

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.328
    • 0Komentar

      Pati – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pati mempunyai cara unik dalam membantu korban banjir Pati. Mereka membagikan ratusan porsi nasi ayam geprek sambil memberikan sosialisasi bahaya hoaks atau berita bohong, Minggu (18/1/2026). Banjir sudah sepekan lebih menerjang Kabupaten Pati atau sejak Jumat (9/1/2026). Berbagai informasi pun tersebar luas di media sosial. […]

  • Ketua PCNU Ingatkan Kembali 7 Medan Dakwah NU Pati

    Ketua PCNU Ingatkan Kembali 7 Medan Dakwah NU Pati

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.849
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Setelah diundur beberapa waktu, akhirnya PCNU Pati resmi menggelar Rapat Pleno, Sabtu (18/4) pagi di SMKN Jateng, Pati. Acara yang tersebut sekaligus menjadi ajang halal bi halal. bagi perwakilan dari 21 satu MWCNU se-Kabupaten Pati, Pengurus Harian Syuriyah, Jajaran Tanfidziyah beserta lembaga dan Banom. “Seharusnya acara (Rapat Pleno) ini kami adakan di […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Pilu Kutatap pilu dua matamu merah-tertahan di antara dua muara hati memekik perih : runtuh bersama kisah sedihmu 1 Maret 2023 Sembunyi dalam Luka Banyak luka menyelami hidupmu menempuh jarak panjang menghadapi kisahmu dengan iringan tawa: yang ternyata duka bersembunyi dalam ramainya isi kepala dan bertahan dalam balutan kepura-puraan luar biasa, bahkan aku tak sanggup […]

expand_less