Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
  • visibility 8.734
  • comment 0 komentar

 

YOGYAKARTA – Program Studi S3 Studi Islam Konsentrasi Pendidikan Anak Usia Dini Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta menggelar sidang promosi doktor pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Sidang yang berlangsung di lantai 1 Gedung Pascasarjana tersebut menghadirkan promovenda dosen sekaligus Kaprodi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, Yuni Setya Hartati, dengan disertasi berjudul “Analisis Penyelenggaraan PAUD Inklusif di Jawa Tengah: Tinjauan pada Dimensi Budaya, Kebijakan, dan Praktik.”

Sidang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Dalam ujian terbuka ini, Yuni menghadapi dewan penguji yang dipimpin Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A. (Ketua Sidang), Ahmad Rafiq, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D. (Sekretaris Sidang), Prof. Dr. H. Suyadi, S.Ag., M.A. dan Rof’ah, M.A., Ph.D. (Promotor/Penguji) serta Dr. Asep Jahidin, S.Ag., M.Si., Dr. Maya Fitria, S.Psi., M.A., Prof. Zulkifli Lessy, S.Ag., S.Pd., M.Ag., M.S.W., dan Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd. (Penguji).

Dalam penelitiannya, Ketua Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung tersebut menekankan bahwa pendidikan inklusif pada jenjang anak usia dini merupakan fondasi pembentukan sikap penerimaan terhadap keberagaman. Namun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kultur sekolah yang homogen, regulasi yang belum sepenuhnya adaptif, hingga keterbatasan praktik pembelajaran yang ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi kasus.

Dalam presentasinya, Yuni memaparkan kebaruan risetnya berupa perumusan Teori Inklusivitas Kontekstual Berbasis Nilai (Contextual Value-Based Inclusivity Theory/CVBIT). Teori ini menegaskan bahwa inklusivitas PAUD dibangun melalui internalisasi nilai lokal dan spiritualitas yang hidup dalam budaya sekolah sebagai mediator antara kebijakan adaptif dan praktik pedagogis humanistik. Dengan demikian, model inklusi yang dihasilkan bersifat kontekstual, dinamis, dan berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa homogenitas di TK Universal Temanggung memperkuat keseragaman nilai religius, sedangkan heterogenitas di TK Agape Kids Wonosobo memperkaya kesadaran relasional dan toleransi. Temuan tersebut sejalan dengan teori Urie Bronfenbrenner dan prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang menekankan pentingnya lingkungan dalam membentuk pengalaman belajar anak.

Dalam praktik pembelajaran, TK Universal Temanggung unggul dalam asesmen awal dan kolaborasi dengan orang tua, sementara TK Agape Kids Wonosobo lebih fleksibel dalam metode pembelajaran. Keduanya mencerminkan prinsip inclusive pedagogy dari Lani Florian dan Kristine Black-Hawkins, bahwa setiap anak perlu difasilitasi sesuai kebutuhan dan potensinya.
Yuni menegaskan bahwa inklusi merupakan proses pemanusiaan pendidikan yang berbasis nilai dan berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya. “Pendidikan inklusif menjadi bermakna ketika anak diposisikan sebagai subjek kemanusiaan yang utuh, bukan sekadar objek kebijakan atau standar pembelajaran,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., secara terpisah menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Yuni Setya Hartati bukan hanya prestasi personal, tetapi juga menjadi penguat tradisi akademik kampus.

“Disertasi ini menunjukkan bahwa dosen INISNU Temanggung mampu melahirkan teori yang relevan dan kontekstual bagi kebutuhan pendidikan Indonesia. CVBIT bukan sekadar konsep akademik, tetapi tawaran paradigma yang berpijak pada nilai, budaya, dan spiritualitas. Ini menjadi kontribusi penting bagi pengembangan PAUD inklusif di tingkat nasional,” ungkapnya.

Rektor INISNU berharap capaian ini memotivasi dosen lain untuk terus melakukan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Sidang promosi doktor ini menjadi momentum strategis, tidak hanya bagi promovendanya, tetapi juga bagi penguatan kajian pendidikan anak usia dini dan komitmen terhadap pendidikan inklusif di Indonesia. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Jihad bil-Medsos Sebagai Media Dakwah.. Unsplash.

    Jihad bil-Medsos Sebagai Media Dakwah

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Jihad menurut syariat Islam adalah berjuang/usaha/ikhtiyar dengan sungguh-sungguh.Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan agama Allah atau menjaga agama tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para rasul dan Alquran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan […]

  • Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

    Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    WEDARUJAKSA-Momen Hari Santri Nasional yang berdekatan dengan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan oleh para peserta didik Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum, Pagerharjo, Wedarijaksa. Peserta didik yang tergabung dalam Himpunan Siswa Bustanul Ulum ini menggelar diskusi publik pada Senin (28/10) kemarin. Acara bertajuk Forum Diskusi Santri (Santri Indonesia untuk Perdamaian Bangsa) tersebut menghadirkan para praktisi dari berbagai latar […]

  • Kiai Mujib Sholeh, Mustasyar PCNU Pati Wafat

    Kiai Mujib Sholeh, Mustasyar PCNU Pati Wafat

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Kabar duka menyelimuti keluarga PCNU Pati di penghunjung Januari 2024. Pasalnya, salah satu Mustasyar PCNU Pati, KH. Abdul Mujib Sholeh berpulang pada Kamis (25/1) malam. Kepulangan Kiai Mujib ini telah dikonfirmasi oleh PCNU Pati melalui salah satu anggota keluarga. KH. Yusuf Hasyim, Ketua NU Kabupaten Pati yang pertama kali meng-post kabar duka […]

  • Ini Cara Pelajar NU Jontro Peringati Haornas

    Ini Cara Pelajar NU Jontro Peringati Haornas

    • calendar_month Jum, 10 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

      Suasana pertandingan bulu tangkis yang diselenggarakan oleh PR IPNU  WEDARIJAKSA – Dalam memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas), PR IPNU Desa Jontro menggelar pertandingan bulu tangkis. Kegiatan tersebut diadakan di lapangan Desa Kajar pada Rabu (8/9) malam, pukul 20.00 WIB. Ali Mustain Ketua PR IPNU Desa Jontro mengatakan, Kegiatan ini berjalan atas inisiatif dari Departemen […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Perjumpaan Budaya Lokal

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.803
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ada banyak perjumpaan budaya lokal sebelum, saat, dan setelah Ramadan alias Lebaran Idulfitri. Saya saja banyak menulis soal nyadran, dugeran, dandangan, seperti Penguatan Tasawuf Sosial Lewat Nyadrani (2018), Nyadran dan Penguatan Nasionalisme (2018), Nyadran Jelang Ramadan, Bukan Kemusyrikan (2018), Penguatan Nilai-Nilai Sufisme dalam Nyadran sebagai Khazanah Islam Nusantara (2018), Dugderan: Ekspresi Warga Semarang Sambut Ramadan (2025), dan Nyadran, Dugeran, […]

  • PCNU-PATI

    Kunci Sukses Meraih Ridha-Nya?

    • calendar_month Sen, 5 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Belajar memahami Islam menjadi modal dalam memilah dan memilih jalan untuk mencapai hidup sukses dan mulia. Pemahaman yang benar akan menjaga kita dari kesesatan dan kerugian. Merasa sudah ada di jalan yang akan menghantarkan pada kesuksesan dan kemuliaan, ternyata akhir yang didapat tidak sesuai dengan yang diharap. Pemahaman yang benar tentang Islam akan menuntun setiap […]

expand_less