Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 6.955
  • comment 0 komentar

Aceh Timur — Banjir bandang itu datang tanpa memberi waktu. Dalam hitungan menit, air setinggi enam meter menyeret rumah, sawah, ternak, kendaraan, dan seluruh harta warga Dukuh Dataran Indah, Kecamatan Peunaron. Di antara ratusan korban, rumah milik Maslukin, Wagiran, Adnan, dan Efendy ikut tergeser puluhan meter dari tempat semula.

Hari itu, Jumat 16 Januari 2026, mereka berdiri menatap rumah yang tak lagi berada di pondasinya. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung keluarga, tempat anak-anak belajar mengaji, tempat doa-doa dipanjatkan setiap malam, kini hanya tersisa rangka kayu penuh lumpur.

Namun mereka tidak sendiri.

Sejak pukul 07.00 WIB, Relawan NU Peduli Jawa Tengah datang bersama warga. Tanpa alat berat, tanpa mesin, mereka mengangkat rumah-rumah itu dengan tangan. Rumah Maslukin diangkat perlahan, disusul rumah Wagiran, Adnan, dan Efendy. Setiap kayu dipanggul bersama, setiap langkah dijaga agar rumah bisa kembali berdiri.

Aba-aba terdengar lantang dari megafon Bapak Saeroji, anggota Banser sekaligus tokoh masyarakat.
“Siap… angkut!”
Seruan itu menjadi napas bersama puluhan relawan dan warga yang memeras tenaga di tengah lumpur dan puing.

Maslukin hanya bisa menunduk menahan haru. Wagiran sesekali mengusap wajahnya yang basah oleh keringat dan air mata. Adnan dan Efendy membantu mengangkat rumah tetangganya, meski rumah mereka sendiri juga rusak parah. Di tengah bencana, mereka memilih saling menguatkan.

Hingga pukul 11.00 WIB, tahap pertama pemindahan rumah berhasil diselesaikan. Rumah-rumah itu memang belum sepenuhnya layak huni. Dinding rusak, lantai hilang, perabot lenyap. Namun satu hal telah kembali: harapan.

Bencana ini menyisakan luka mendalam. Warga kehilangan sumber penghidupan, lahan pertanian rusak, ternak mati, dan kebutuhan hidup mendesak belum terpenuhi. Mereka masih membutuhkan uluran tangan kita semua untuk bangkit kembali.

“Mereka tidak meminta belas kasihan. Mereka hanya ingin kembali hidup dengan layak.
“Mari kita bantu Maslukin, Wagiran, Adnan, Efendy, dan ratusan keluarga lainnya untuk membangun kembali rumah dan masa depan mereka.

Donasi Anda hari ini adalah pondasi bagi rumah yang runtuh, harapan bagi keluarga yang kehilangan, dan bukti bahwa bangsa ini tidak pernah meninggalkan saudaranya saat tertimpa musibah.

Saatnya kita bergotong royong, meski dari jarak jauh.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Agendakan Ranting NU Award Tahun Depan

    PCNU Agendakan Ranting NU Award Tahun Depan

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Agenda Turba (Turun Ke Bawah) yang digadang-gadang oleh PCNU Pati sebagai pengikat hubungan antara Cabang dengan MWC dan Ranting sudah berhasil separuh jalan. Dari tiga lokasi yang direncanakan, dua diantaranya telah selesai dan membuahkan hasil yang cukup baik. Ponpes Al Akrom yang terletak di Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Pati menjadi pelabuhan ke dua agenda Turba […]

  • Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

    Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Lemahnya minat menulis dikalangan pelajar saat ini terbilang sangat memprihatinkan. Indikasi paling sederhana adalah mulai sepinya majalah dinding sekolah dari karya-karya peserta didik. Jika alasan yang digunakan adalah beralihnya tempat berkarya dari konvensional menuju digital, ternyata di dunia elektronik pun kiprah kalangan peserta didik masih sangat minim. Arif Khilwa, salah satu pemateri saat memberika joke […]

  • Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong Dihadiri Gus Muwaffiq

    Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong Dihadiri Gus Muwaffiq

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong berlangsung hari ini, Rabu (25/9) siang di Lapangan Joko Tingkir, Sentul. Dalam agenda tersebut, dihadiri langsung oleh Gus Muwaffiq untuk mengisi mauidloh hadanah. Sebanyak 39 orang yang terdiri dari ro’is syuriyah, ketua dan sekretaris dari 13 ranting bersumpah setia kepada NU dan NKRI. Baiat ini dipimpin langsung oleh ketua PCNU […]

  • Wiwik Hartati Terima Pengharagaan Penulis Terbaik

    Wiwik Hartati Terima Pengharagaan Penulis Terbaik

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung –     Wiwik Hartati Kepala Madrasah MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran yang juga Ketua Perkumpulan Penulis Indonesia Satu Pena Temanggung, mendapat penghargaan sebagai penulis terbaik (Best Writer) kategori Cerpen yang berjudul “Kekecewaan Jingga“. Penghargaan tersebut diberikan oleh Forum Pena Literasi Guru (FPLG) Kabupaten Temanggung, dalam peluncuran enam buku antologi karya guru, di Aula Ki […]

  • Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

    Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    GEMBONG-Komunitas Joko Tingkir yang diprakarsai oleh para pemuda Dukuh Sentul, Desa Gembong Kecamatan Gembong tekankan tentang pentingnya menjaga eksistensi budaya. Sebelumnya, komunitas yang baru berdiri dua tahun silam ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan program-program peduli lingkungan, seperti agenda-agenda bhakti sosial dan upaya pelestarian Waduk Gembong. Benar saja, Komunitas Joko Tingkir merupakan salah satu […]

  • Etika Komunikasi Politik

    Etika Komunikasi Politik

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

      Menulis bagi seorang dosen adalah menjadi sebuah keharusan. Karena melalui sebuah tulisan dosen akan mengabadikan pemikiran-pemikirannya serta ikut menyumbang khasanah keilmuan negara Indonesia, seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu dosen senior program studi Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya, Prof. Dr. Alois A. Nugroho menerbitkan buku baru dalam bidang komunikasi yang bertajuk “Komunikasi & […]

expand_less