Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengurus PGSI Kabupaten Pati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

Pengurus PGSI Kabupaten Pati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 6.102
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pengurus Daerah Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PD PGSI) Kabupaten Pati periode 2025-2030, resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di aula kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025).

Ketua PGSI Kabupaten Pati, Sunoto mengatakan, usai pelantikan ini, pihaknya bakal melalukan penguatan kader. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar perjuangan para guru terus berlanjut.

“Pengurus daerah PD PGSI Pati setelah pelantikan akan melalukan penjaringan anggota atau penguatan kader, agar perjuangan ini terus berlangsung,” kata dia.

Selain penguatan kader, pihaknya juga menekankan pentingnya melakukan pendampingan terhadap para guru ketika mendapatkan permasalahan, semisal perundungan.

“Karena persoalan guru saat ini banyak. Kita nanti konsentrasi di pendampingan ketika ada guru yang kena bullying dari wali atau dari siswa. Karena sekarang marak sedikit-sedikit lapor polisi, maka perlu kita bentengi untuk melindungi guru-guru, baik pendampingan hukum dan psikologi,” ungkap dia.

Selain itu, lanjutnya, ke depan pihaknya juga akan fokus pada peningkatan kemampuan guru. “Bagaimana supaya pemikiran guru tetap update. Perkembangan IT dan SDM guru menjadi konsentrasi kita. Itu tugas PD PGSI Pati,” tegas dia.

Sementara itu Ketua PGSI Jawa Tengah, Muh Zen Adv menjelaskan bahwa tugas pokok PGSI ada tiga. Pertama yakni memperjuangkan kesejahteraan para guru di Indonesia, khususnya guru swasta.

“Guru swasta yang selama ini kurang mendapatkan perhatian, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Ini akan kita perjungkan ke depan,” jelas dia.

Kemudian yang kedua, lanjut Muh Zen, memberikan perlindungan kepada guru. Ia menyebut, saat ini banyak sekali perundungan yang dialami para guru.

“Bahkan ketika mereka memberikan pelajaran, juga ada yang mendapatkan bullying. Nah ini perlu adanya perlindungan melalui undang-undang yang lebih tegas,” tutur dia.

Ketiga, PGSI ingin para guru swasta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses peningkatan kapasitas. Misalnya, melalui kegiatan diklat dan pelatihan-pelatihan. Sehingga harapannya, guru-guru di Indonesia mendapatkan ilmu tentang pembelajaran secara adil dan merata.

“Jadi tidak bolah diklat-diklat dimonopoli oleh guru tertentu. Tapi harus didapatkan oleh seluruh guru baik di kota maupun di pelosok desa. Karena mereka sama-sama mendidik anak-anak kita, maka perlu dibekali kemampuan kualifikasi kompetensi yang mumpuni agar bisa memberikan materi kepada anak dengan baik,” tandas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Tanaphong Toochinda

    Anak Tantrum

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Hari minggu kemarin saat saya tengah berlibur dari rutinitas bekerja setiap hari, saya diajak ibu pergi ke pasar untuk membeli beberapa peralatan yang akan dibawa adik mondok. Sebelum pergi pagi-pagi sekali keponakan saya, Tsania sudah berada dirumah. Maklum ayah ibunya sedang di sawah dan ia dititipkan pada saya. Pagi itu, setelah melakukan aktivitas rumahan, saya […]

  • Memecah Kebisuan

    Memecah Kebisuan

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Tulisan berikut ini merupakan liputan hasil kegiatan bedah buku karya Dr. Nur Rofi’ah yang berjudul “Memecah Kebisuan (Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan): Respon NU” (2010). Buku yang memaparkan suara-suara perempuan yang mengalami kekerasan ini menghadirkan narasumber Dr. Nur Rofiah, pembahas Maman Abdurrahman, dan dimoderatori oleh Ulfah Mutiah Hizma. Dalam kegiatan kali ini, […]

  • Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Para santri menyimak pembacaan manaqib KH. Muhammad Karim dari Gus Faiz Aminuddin, Sabtu (16/10) malam.  GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim ke-38 yang akan berlangsung minggu depan, telah bergema. Rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak Jumat (16/10) lalu.  “Sebelum agenda inti, tanggal 23 sampai 24 Oktober malam, ada rangkaian acara yang sudah kami mulai sejak […]

  • PCNU-PATI Photo by aboodi vesakaran

    Pendidikan Sebagai Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto “Pendidikan bukanlah menabur benih pada dirimu, melainkan menumbuhkan benih-benih yang ada dalam dirimu”. (Jalaluddin Rumi). Pendidikan itu benih harapan bagi masyarakat dan bagi manusia itu sendiri. Karena pendidikan merupakan instrumen kunci untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, manakala masyarakat dilanda  kegelapan, keterbelakangan, keterpurukan, kekacauan, dan tidak tahu cara mengatasinya, maka sandaran […]

  • PCNU - PATI

    Nur Khoiriyah, Terpilih Menjadi Ketua KOPRI

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Pati. Nur Khoiriyah, terpilih sebagai Ketua KOPRI PC PMII Pati masa khidmah 2022-2023 pada Konferensi Cabang (Konfercab) XIV PMII Pati di aula bertempat di SMA Muria, 2/7 beberapa waktu lalu. Konfercab merupakan forum tertinggi di level kepengurusan cabang PMII yang meliputi penyampaian LPJ kepengurusan sebelumnya, merumuskan organisasi yang nantinya akan dibawa pemilihan ketua yang baru. […]

  • Menyemai Generasi Berkarakter

    Menyemai Generasi Berkarakter

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Di tengah berbagai krisis multidimensi yang melanda, bangsa Indonesia wajib bersyukur, sebab pada periode 2005-2035 telah dikaruniai Allah populasi usia produktif yang luar biasa besar dan belum pernah dialaminya sejak Indonesia merdeka. Jumlah populasi produktif tersebut akan menjadi nikmat berupa bonus demografi (demographic dividend), dan dapat menjadi momentum serta peluang untuk menyongsong 100 tahun Indonesia […]

expand_less