Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kitab Kuning Zamani

Kitab Kuning Zamani

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
  • visibility 5.706
  • comment 0 komentar

 

Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.*

Identitas utama pesantren adalah pengajian kitab kuning. “Jika tidak ada pengajian kitab kuning, maka esensi pesantren hilang”, tegas Jamal Ma’mur Asmani, Pengamat Kepesantrenan dan penulis sejumlah buku dalam Talkshow Hari Santri Nasional tahun 2025 dengan tema “Kitab Kuning Sebagai Identitas Utama Santri” yang diadakan Masjid Sirojul Anam Wonokerto Pasucen Trangkil Pati pada hari selasa, 4 Nopember 2025 di Aula Lantai 2.
Jamal melanjutkan, bahwa resolusi jihad yang dikumandangkan Hadlratussyaikh KH. Moh. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 1945 di Surabaya adalah hasil musyawarah atau bahtsul masail para kiai se-Jawa Madura yang mengambil rujukan dari kitab kuning. Keputusan apapun yang diambil para kiai dan santri pasti berpijak kepada kitab kuning sebagai bukti otentik bahwa keputusannya berdimensi agama.
Kitab kuning, kata Jamal, adalah kitab yang mengandung ajaran bermadzhab ala paham ahlussunnah wal jama’ah. Sehingga ada istilah kitab mu’tabar (dinilai benar) jika sesuai ajaran bermadzhab ala ahlussunnah wal jama’ah dan ada istilah kitab ghairu mu’tabar (dinilai tidak benar) jika bertentangan dengan ajaran bermadzhab ala ahlussunnah wal jama’ah.
Ada empat metode mendidik kiai kepada santri dalam konteks kitab kuning ini, lanjut Jamal.
Pertama, bandongan, yaitu kiai membaca kitab dengan penjelasan dan santri memberi makna. Kedua, sorogan, yaitu santri membaca dan kiai mendengar sekaligus mengoreksi jika ada yang salah. Ketiga, musyawarah atau bahtsul masail, yaitu ada masalah sosial yang terjadi yang didiskusikan para santri dengan bimbingan kiai. Keempat, tashnif atau ta’lif, yaitu mendorong santri untuk menulis karya sebagaimana tradisi ulama zaman dulu.
Pemahaman ulama Nahdlatul Ulama terhadap kitab kuning sejak dulu, tambah Jamal, selalu kontekstual, sehingga mampu menjadi solusi masalah yang sedang terjadi. Misalnya, resolusi jihad yang menjadi solusi efektif dalam menggerakkan semangat nasionalisme dalam mempertahankan kemerdekaan. Contoh lain adalah tidak boleh menamakan nonmuslim di Indonesia dengan sebutan kafir. Juga fatwa KH. Abdul Wahab Hazbullah tentang kewajiban membebaskan Irian Barat karena kaum penjajah dianggap ghashab (menguasai milik orang lain tanpa ijin).
Dalam talkshow ini, Jamal mendorong para santri untuk sungguh-sungguh dalam mempelajari kitab kuning, baik dari aspek tata bahasanya dengan kajian nahwu dan sharaf secara intensif. Juga kajian hukumnya dengan menguasai ilmu fiqh dan ushul fiqh secara mendalam. Dengan perantara ilmu tersebut, maka kitab kuning akan selalu zamani, kontekstual, mampu menjadi solusi dalam setiap masalah yang terjadi.

*Wakil Ketua PCNU Pati

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ucapan Nadzar

    Ucapan Nadzar

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Sebagian orang Jawa, kalau punya hajat sering mengucapkan lafadz tertentu yang yang menyatakan kesanggupannya melakukan sesuatu apabila hajatnya terpenuhi, misalnya : do`akan aku kalau aku berhasil kamu saya beri uang atau besok hari raya qurban aku menyembelih kerbau. Pertanyaan : Termasuk nadzarkah ucapan-ucapan tersebut ? Jawaban : Ucapan seperti itu tidak termasuk nadzar, kecuali bila […]

  • PMII Melek Gender Untuk Mencapai SDGs

    PMII Melek Gender Untuk Mencapai SDGs

    • calendar_month Sen, 18 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan sebuah program pembangunan berkelanjutan dimana didalamnya terdapat 17 tujuan dengan 169 target yang terukur dengan tenggat waktu yang ditentukan. SDGs adalah agenda pembangunan dunia yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan  manusia dan planet bumi. SDGs diresmikan pada tanggal 25 September 2015 menggantikan program sebelumnya yaitu MDGs (Millennium Development Goals), sebagai tujuan […]

  • Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

    Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

      Nama Abdul Wahab di Indonesia tentu banyak sekali kita temukan di berbagai daerah. Sebuah nama yang kerap dipakai baik dari kalangan priyayi, pemimpin, dan bahkan orang awam. Akan tetapi, kalau saja disebut dengan menambahi nama Kiai Wahab, maka hampir bisa dipastikan yang dimaksud adalah  KH. Abdul Wahab Hasbullah yang dikenal luas semua kalangan masyarakat […]

  • Kepala MTs Ma'arif Nurul Huda Kaloran Resmi Buka MATAMUDA 2026, Tanamkan Nilai Islami dan Semangat Berprestasi

    Kepala MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran Resmi Buka MATAMUDA 2026, Tanamkan Nilai Islami dan Semangat Berprestasi

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.657
    • 0Komentar

    Kaloran, 13 Juli 2026 – Kepala MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran, Wiwik Hartati, S.Pd. Secara resmi membuka kegiatan Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (13/7). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran ini akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Dalam sambutannya di hadapan […]

  • Mantabkan Organisasi, PAC IPNU/IPPNU Juwana Adakan Pelantikan dan Raker

    Mantabkan Organisasi, PAC IPNU/IPPNU Juwana Adakan Pelantikan dan Raker

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    JUWANA-Usai pelaksanaan Konferensi Anak Cabang, PAC IPNU IPPNU Juwana adakan pelantikan & rapat kerja 1 pada Jum’at, 2 Agustus 2019. Kegiatan yang dilaksanakan digedung haji Juwana ini, bertujuan untuk merencakan sekaligus melaksanakan kegiatan-kegiatan PAC IPNU IPPNU Kecamatan Juwana dalam 1 tahun kedepan yang telah di sepakati dalam forum. Para pengurus baru PAC IPNU Juwana Mengusung […]

  • LTN NU Temanggung Perkuat Dakwah Digital dan Literasi untuk Hadapi Arus Opini Negatif

    LTN NU Temanggung Perkuat Dakwah Digital dan Literasi untuk Hadapi Arus Opini Negatif

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12.274
    • 0Komentar

      TEMANGGUNG — Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) PCNU Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan Halal Bihalal Media Gathering Media NU Vol. 3 pada Jumat (1/5/2026) di Gedung PCNU Temanggung. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi pegiat media NU sekaligus penguatan strategi dakwah digital di tengah derasnya arus informasi media sosial. Ketua LTN NU Temanggung, […]

expand_less