Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
  • visibility 480
  • comment 0 komentar

Temanggung — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial di Hotel Indraloka Temanggung, Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, dan H. Wibowo Prasetyo, Anggota DPR RI.

Dalam paparannya bertema “Tips dan Trik Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial”, Dr. Hamidulloh Ibda menjelaskan strategi praktis penulisan artikel ilmiah dengan bantuan teknologi AI atau AI for Research (AIfoR). Ia menekankan pentingnya penggunaan AI bukan sebagai pengganti peneliti, melainkan sebagai asisten berpikir dalam setiap tahap penelitian mulai dari penentuan tren riset, penulisan judul, abstrak, pendahuluan, hingga analisis data dan penyusunan simpulan.

“AI harus diposisikan sebagai mitra intelektual. Peneliti tetap menjadi pengendali utama agar karya ilmiah tetap beretika, orisinal, dan bernilai akademik,” ujar Dr. Ibda dalam sesi materinya.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting. Pertama, pemilihan AIfoR tools seperti ChatGPT, Scite.ai, Perplexity, Elicit, hingga ResearchRabbit. Kedua, penerapan model Introduction, Method, Result, and Discussion (IMRAD) dalam struktur artikel ilmiah. Ketiga, strategi parafrasa untuk menghindari deteksi AI. Keempat, teknik analisis data berbasis AI, baik kualitatif maupun kuantitatif. Kelima, etika akademik dalam penggunaan teknologi kecerdasan artifisial.
Iba juga menegaskan, selamanya AI hanya jadi alat, tools, bantu drafting, dan tidak bisa menggantikan dosen dan mahasiswa sebagai peneliti. “Yang cerdas itu penelitinya, bukan alatnya,” kata dia.
Menurut Ibda, tips memilih AI for research dan tools untuk penulisan dan olah data riset sangat beragam. Pertama, pilih AI yang relevan dengan tahapan penelitian. Kedua, gunakan AIfoR yang memiliki database akademik dan integrasi dengan sumber ilmiah terverifikasi (elicit, Scite.ai, Connected Papers, Perplexity). Ketiga, pilih AIfoR yang mudah diintegrasikan dengan tools akademik lain (Mendeley, Zotero, Google Docs, dll). Keempat, pastikan keamanan dan etika penggunaan (amankan data privadi ke AI Publik, privacy policy jelas). Kelima, gunakan AIfoR sebagai asisten berpikir, bukan sebagai pengganti peneliti. Keenam, verifikasi ahli, halusinasi (penghalusan naskah), review & proofreading pakar. Ketujuh, uji, revisi, review, dan submit sendiri.

Sementara itu, H. Wibowo Prasetyo dalam sesinya membahas tema “Etika Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial”, menyoroti pentingnya menjaga integritas akademik di tengah maraknya penggunaan AI dalam dunia riset dan publikasi ilmiah, dan kehidupan sosial yang dipenuhi hoaks dan narasi kebencian yang diproduksi AI melalui deepfake.

Dalam pembukaan, Dekan FITK UIN Walisongo, Prof. Dr. Fatah Syukur, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah memberikan kontribusi besar dalam mengembangkan literasi akademik digital di kalangan dosen dan peneliti. “Pelatihan ini merupakan langkah nyata mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi Islam,” ujarnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang dipandu moderator, di mana para peserta berdiskusi tentang praktik penulisan ilmiah dengan AI secara etis dan efektif.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para dosen, peneliti, dan mahasiswa sebanyak 195 peserta dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi, relevan dengan perkembangan zaman, serta tetap berpegang pada prinsip integritas akademik. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Tuhan, Maaf, Kami Sedang Sibuk

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Tuhan, harap maklumi kami, manusia-manusia yang begitu banyak kegiatan.  Kami benar-benar sibuk sehingga kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk-Mu.  Jangankan berjemaah, bahkan munfarid pun kami tunda-tunda. Jangankan rawatib, zikir, doa, tahajud, bahkan kewajiban-Mu yang lima waktu saja sudah sangat memberatkan kami. Jangankan puasa Senin-Kamis, jangankan ayyamul baith, jangankan puasa nabi Daud, bahkan puasa Ramadan saja […]

  • Mantabkan Organisasi, PAC IPNU/IPPNU Juwana Adakan Pelantikan dan Raker

    Mantabkan Organisasi, PAC IPNU/IPPNU Juwana Adakan Pelantikan dan Raker

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    JUWANA-Usai pelaksanaan Konferensi Anak Cabang, PAC IPNU IPPNU Juwana adakan pelantikan & rapat kerja 1 pada Jum’at, 2 Agustus 2019. Kegiatan yang dilaksanakan digedung haji Juwana ini, bertujuan untuk merencakan sekaligus melaksanakan kegiatan-kegiatan PAC IPNU IPPNU Kecamatan Juwana dalam 1 tahun kedepan yang telah di sepakati dalam forum. Para pengurus baru PAC IPNU Juwana Mengusung […]

  • Tablik, Dakwah Bi-Lisan

    Tablik, Dakwah Bi-Lisan

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Pati.  Panti Asuhan Darul Hadlanah Desas Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati mengadakan acara pelatihan tabligh kepada para santrinya. Selain dilatih para santri diberi motivasi agar mereka bisa dakwah bi-lisan ketika sudah berbaur dengan masyarakat luas.             Pelatihan tabligh ini sie Pendidikan Darul Hadlanah mengangkat tema, yang sekiranya mampu menjawab problem  yang saat ini ada, “Pemuda […]

  • Pelantikan Pengurus Majlis Wakil Cabang NU Kec Sukolilo

    Pelantikan Pengurus Majlis Wakil Cabang NU Kec Sukolilo

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Bertempat di gedung IPHI Sukolilo Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama melaksanakan pelantikan terhadap Pengurus MWC NU masa khitmad 2015-2020,Jumat  8 Januari 2015 kemarin.             “Saya mengharapkan dengan pergantian kepengurusan yang baru ini, mampu membawa dan mengamalkan ajaran ahlussunah waljama’ah di Kecamatan Sukolilo secara khusus dan kab Pati secara umum. Bukan hanya itu saja berjuang di Nahdlatul […]

  • white and red love print box

    Tanggal Merah, Tanggal Kehidupan Hakiki

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

      Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Agama Konghuchu diakui secara formal oleh Negara Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2000. Pada saat itu, Gus Dur lah yang membidani lahirnya Perpres tersebut sebagai wujud pluralitas Bangsa Indonesia. Tentunya dawuh Presiden ini membawa efek domino di beragam aspek. Seperti dalam ranah sosial, pengakuan Agama baru ini […]

  • PCNU-PATI

    My Lovely Chan

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Bertemu denganmu hanya selalu lewat mimpi. Tak terhitung lagi berapa kali aku memimpikanmu. Kapan lagi aku akan bertemu denganmu. Aku berpikir, tak akan bertemu denganmu lagi. Meski dalam mimpi setidaknya telah melegakan hati. Masih menjadi misteri. Kenapa kamu. Padahal kita hanya bertemu sekali saat seminar bahasa Mandarin. Kamu bersama Aldo. Temanku […]

expand_less