Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

Temanggung — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial di Hotel Indraloka Temanggung, Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, dan H. Wibowo Prasetyo, Anggota DPR RI.

Dalam paparannya bertema “Tips dan Trik Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial”, Dr. Hamidulloh Ibda menjelaskan strategi praktis penulisan artikel ilmiah dengan bantuan teknologi AI atau AI for Research (AIfoR). Ia menekankan pentingnya penggunaan AI bukan sebagai pengganti peneliti, melainkan sebagai asisten berpikir dalam setiap tahap penelitian mulai dari penentuan tren riset, penulisan judul, abstrak, pendahuluan, hingga analisis data dan penyusunan simpulan.

“AI harus diposisikan sebagai mitra intelektual. Peneliti tetap menjadi pengendali utama agar karya ilmiah tetap beretika, orisinal, dan bernilai akademik,” ujar Dr. Ibda dalam sesi materinya.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting. Pertama, pemilihan AIfoR tools seperti ChatGPT, Scite.ai, Perplexity, Elicit, hingga ResearchRabbit. Kedua, penerapan model Introduction, Method, Result, and Discussion (IMRAD) dalam struktur artikel ilmiah. Ketiga, strategi parafrasa untuk menghindari deteksi AI. Keempat, teknik analisis data berbasis AI, baik kualitatif maupun kuantitatif. Kelima, etika akademik dalam penggunaan teknologi kecerdasan artifisial.
Iba juga menegaskan, selamanya AI hanya jadi alat, tools, bantu drafting, dan tidak bisa menggantikan dosen dan mahasiswa sebagai peneliti. “Yang cerdas itu penelitinya, bukan alatnya,” kata dia.
Menurut Ibda, tips memilih AI for research dan tools untuk penulisan dan olah data riset sangat beragam. Pertama, pilih AI yang relevan dengan tahapan penelitian. Kedua, gunakan AIfoR yang memiliki database akademik dan integrasi dengan sumber ilmiah terverifikasi (elicit, Scite.ai, Connected Papers, Perplexity). Ketiga, pilih AIfoR yang mudah diintegrasikan dengan tools akademik lain (Mendeley, Zotero, Google Docs, dll). Keempat, pastikan keamanan dan etika penggunaan (amankan data privadi ke AI Publik, privacy policy jelas). Kelima, gunakan AIfoR sebagai asisten berpikir, bukan sebagai pengganti peneliti. Keenam, verifikasi ahli, halusinasi (penghalusan naskah), review & proofreading pakar. Ketujuh, uji, revisi, review, dan submit sendiri.

Sementara itu, H. Wibowo Prasetyo dalam sesinya membahas tema “Etika Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial”, menyoroti pentingnya menjaga integritas akademik di tengah maraknya penggunaan AI dalam dunia riset dan publikasi ilmiah, dan kehidupan sosial yang dipenuhi hoaks dan narasi kebencian yang diproduksi AI melalui deepfake.

Dalam pembukaan, Dekan FITK UIN Walisongo, Prof. Dr. Fatah Syukur, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah memberikan kontribusi besar dalam mengembangkan literasi akademik digital di kalangan dosen dan peneliti. “Pelatihan ini merupakan langkah nyata mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi Islam,” ujarnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang dipandu moderator, di mana para peserta berdiskusi tentang praktik penulisan ilmiah dengan AI secara etis dan efektif.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para dosen, peneliti, dan mahasiswa sebanyak 195 peserta dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi, relevan dengan perkembangan zaman, serta tetap berpegang pada prinsip integritas akademik. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkhidmat bagi NU, Pengurus PAC Ansor Tambakromo Resmi Dilantik

    Berkhidmat bagi NU, Pengurus PAC Ansor Tambakromo Resmi Dilantik

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.769
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id — Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Tambakromo periode 2025-2027 resmi dilantik pada Minggu, (26/10/2025). Berlokasi di Desa Pakis Kecamatan Tambakromo kegiatan pelantikan dilangsungkan bersama dengan Pengajian dan Sholawat peringatan Hari Santri 2025. Pelantikan pengurus dilakukan secara langsung oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pati, Abdullah Syafi’i alias Gus […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Kecerdasan Sayyidina Hasan Ar-Ridho

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Rofiq Dikisahkan bahwa Abu Hayyan merupakan seorang guru dalam Ilmu Nahwu.Pada suatu malam, Abu Hayyan bermimpi melihat Sayyidah Fatimah Az-Zahra memenggam tangan kedua putranya yang masih kecil, yaitu Sayyidina Hasan Ar-Ridho dan Sayyidina Husein Al-Murtadho. Kemudian Sayyidah Fatimah Az-Zahra berkata kepadanya : “ Wahai Abu Hayyan, Tolong ajarilah kedua putraku ini tentang […]

  • Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Pertanyaan tersebut menggelitik seluruh elemen NU, khususnya pengurus dan kader-kader mudanya. Jangan sampai NU menjadi al-kabiiru bilaa nidlaamin yaghlibuhus shaghiiru bi nidlaamin, organisasi besar tidak terorganisir yang dikalahkan oleh organisasi kecil yang terorganisir. NU harus menjadi al-kabiiru bi nidzaamin, organisasi besar yang terorganisir. Dengan organisasi yg baik, NU akan berkembang pesat, baik secara jamaah (komunitas) […]

  • Siap Sukseskan 1 Abad NU Pati

    Siap Sukseskan 1 Abad NU Pati

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar
  • PCNU-PATI

    153 Banser Jawa-Bali Ditempa di Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 31 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) se-Jawa dan Bali menempa diri dalam sejumlah kemampuan di Kabupaten Pati. Kegiatan Diklatsus Banser Protokoler dan Tanggap Bencana (Bagana) ini digelar di MI Nurul Huda Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, selama tiga hari, yaitu pada 25-27 Agustus 2023.  Ratusan anggota Banser ini disiapkan untuk menjadi kader yang siap dan […]

  • Pemkab Pati Harapkan Peran Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

    Pemkab Pati Harapkan Peran Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Ahmad Kharis (asisten Sekda bagian Kesra) mewakili Bupati Pati, memberikan sambutan dalam pembukaan Konfercab IPNU IPPNU Pati. PATI – Peran PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sangat dibutuhkan dalam mengahadapi permasalahan bangsa, utamanya terkait merosotnya moral dan nasionalisme generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Ahmad kharis saat mewakili Bupati Pati dalam pembukaan Konfercab PC IPNU IPPNU […]

expand_less