Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Perseteruan Menjelang Pernikahan

Perseteruan Menjelang Pernikahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
  • visibility 473
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pekan lalu saya menyaksikan kejadian yang sangat memprihatinkan. Salah satu kawan media sosial saya, seorang MUA mengabarkan bahwa kliennya sempat akan batal menikah karena suatu permasalahan. Disebutkan dalam cerita, MUA ini membagikan momen tangis sang calon pengantin perempuan lengkap dengan kronologi permasalahannya. Disana menuliskan narasi bahwa pada saat melakukan ijab qabul, pengantin laki-laki selalu salah dalam mengucapkannya.

 

Alih-alih menenangkan calon suaminya tersebut, si pengantin perempuan malah marah dan mengeluarkan kata-kata yang tak baik untuk pasangannya. Soal kata-kata yg tak baik ini bagaimana, saya skip saja ya. Alhasil si pengantin laki-laki tersebut tidak terima dan mengadu kepada seluruh keluarganya yang hadir. Perseteruan dua keluarga tak terhindarkan. Ijab qabul coba dilakukan lagi, dan hingga kesepuluh kalinya masih juga belum berhasil. Dalam suasana dua keluarga yang masih memanas tersebut, ketika pengucapan ijab qabul, keluarga laki-laki serentak bilang tidak sah.

 

Namun meski begitu percobaan kembali diulangi lagi dan akhirnya pernikahan pun selesai dilaksanakan. Karena vendor dan segala perlengkapannya telah disediakan. Kurang lebih begitu cerita yang dibagikan dalam ingatan saya.

 

Jujur ketika saya membaca cerita tersebut rasanya begitu miris. Saya tak menyangka bahwa ada dua sejoli yang sebentar lagi akan menjadi pasangan seumur hidup, berseteru dengan penuh emosi seperti yang digambarkan. Saya percaya jika memutuskan untuk menikah itu harus siap fisik dan juga psikis. Selain itu kontribusi dua keluarga juga penting untuk saling mendukung. Siap fisik berarti raga telah siap untuk menikah. Setidaknya jika menurut undang-undang perkawinan usia perempuan siap menikah adalah minimal 16 tahun, sedangkan untuk laki-laki minimal 19 tahun.

 

Dari segi psikis kedua calon mempelai juga diminta untuk saling siap. Hal ini dimaksudkan agar kehidupan rumah tangga nantinya berjalan seimbang. Jika salah satu atau bahkan malah keduanya masih mengandalkan ego, maka yang terjadi adalah perselisihan yang berkelanjutan. Bahkan hal kecil dan sepele sekalipun akan dianggap masalah yang besar dan pelik.

 

Kata beberapa kawan sesaat setelah saya bercerita soal itu, bahwa pada saat mengucap ijab qabul itu memang penuh dengan kegugupan dan kekhawatiran. Saya berpikir barangkali itu juga yang dialami oleh si pengantin laki-laki tadi. Dan barangkali juga sebelumnya telah terjadi barangkali-barangkali yang lainnya hingga menimbulkan masalah diantara kedua mempelai tersebut. Saya tak tahu pastinya.

 

Namun dari sini saya bisa mengambil pelajaran bahwa menikah itu memang tak mudah. Menyelaraskan dua individu untuk mempunyai visi misi yang sama. Bukan hanya sekadar ikut-ikutan teman yang lainnya. Maka sebelum menikah diperlukan untuk menata dulu komunikasi. Harus berbuat apa saat pasangan sedang bagaimana. Dan lain sebagainya. Harus mampu menjadi manusia yang berkesalingan.

 

Dan menikah itu tidak untuk satu atau dua hari. Menikah juga bukan untuk mencari kesenangan bisa melakukan hubungan intim secara halal. Tetapi nilai dari menikah itu lebih dari itu semua. Bagi saya pribadi menikah adalah untuk hidup bersama, bukan hanya sekadar tinggal bersama. Menjalani kehidupan bersama-sama secara berkesalingan untuk mencapai Ridho-NYA. Doa terbaik untuk kita semua. Terimakasih telah membaca.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Selain misi pelayanan, Kiai Yusuf Hasyim juga memaparkan program-program lain untuk NU lima tahun mendatang. Dia menyatakan bahwa pelayanan saja tidak cukup tanpa adanya networking yang kuat. “Kita bangun networking dengan dunia usaha,” tegas dia. Intinya, menurut Kiai Yusuf, semua upaya networking bermuara pada misi utama, yaitu pelayanan. Tanpa adanya jejaring yang […]

  • Belajar Menjadi Bijaksana

    Belajar Menjadi Bijaksana

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

                Sejak manusia lahir ke dunia sudah dibekali dengan akal dan pikiran, untuk membedakan dari makhluk Tuhan lainnya. Sehingga manusia adalah sebagai makhluk Allah yang paling sempurna. Meskipun,kesempurnaan manusia jarang  digunakan sebagai mana mestinya. Ironis jika ada manusia dengan kesempurnaanya tak bisa menolong sesamanya. Bukankah sebaik-baik manusia itu yang bermanfaat untuk orang lain.             M. […]

  • Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

    Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama beserta Banom-banomnya dan Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Se-Kab Pati mengadakan acara Halal Bi Halal dan Festival Hadrah di Komplek Pendopo Kabupaten Pati, 30/7 kemarin.  KH M Aniq Muhammadun menyampaikan tausiyahnya pada acara tersebut, mengajak kepada umat Islam untuk meniru dakwah Nabi Muhammad SAW yang penuh kelembutan dan kasih […]

  • Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Auditorium lantai 5 Gedung Laboratorium Terpadu Kampus IAIN Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 1 (Kudus dan Jepara), Ahad (19/1/2025) yang secara resmi dibuka oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Abu […]

  • Pelajaran Penting dari Ronaldo. Photo by Colin + Meg on Unsplash.

    Pelajaran Penting dari Ronaldo

    • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Bintang itu bernama Ronaldo. Paska piala dunia, dirinya bak tebu yang sepahnya dibuang  secara hina setelah manisnya habis dihisap Real Madrid dan Juventus. Akibat kualitas permainannya jauh dari ekspektasi fans (yang tentunya banyak faktor yang berkontribusi), citra Ronaldo semakin terjun bebas paska pulang dari hajatan piala dunua. Tenggelamnya nama besar bintang […]

  • Wagub Turun Tangan Pantau Vaksinasi

    Wagub Turun Tangan Pantau Vaksinasi

    • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Wagub Jawa Tengah, Gus Taj Yasin memantau pelaksanaan vakdinasi covid 19 di Kajen, Margoyoso, Pati. MARGOYOSO – Lima ribu santri di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati mengikuti vaksinasi, Senin (20/9).  Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau langsung di beberapa lokasi vaksinasi di Kajen. Adapun Vaksinasi ini digelar di beberapa tempat. Di antaranya […]

expand_less