Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Salah Pilih Susah Pulih

Salah Pilih Susah Pulih

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 14 Feb 2024
  • visibility 553
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Ketika saya menulis ini setelah menggunakan hak pilih yang katanya untuk kemajuan Indonesia ke depan. Mulai dari Presiden DPD, DPR RI, Jateng dan Kabupaten saya telah menggunakan hak secara benar sesuai dengan ketentuan dari Bawaslu dan KPU. Sepulang dari kegiatan tersebut dan jali kelingking saya terkena tinta. Saya mencari ide dengan scrol sana sini baik Twitter Facebook dan Instragram untuk mencari tema dan judul yang tepat untuk menulis parodi hari ini.

Setelah berselancar kesana kemari, pada akhirnya saya menemukan sebuah postingan yang ada di akun Greenpeace yaitu sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat dan menyebutnya Greenpeace hadir karena ada karena bumi yang rapuh ini layak mendapatkan suara. Itu butuh solusi. Itu butuh perubahan. Itu butuh aksi. Dan saya mengambil salah satu postingan tulisan yaitu Salah Pilih Susah Pulih dan kalimat tersebut saya pergunakan untuk judul utama dalam parodi kali ini.

Sejujurnya, kalimat tersebut tentu akan berbeda cara penafsiran. Bagi siapa saja yang membacanya. Karena yang dimaksud dan dituju Geenpeace dengan saya pun berbeda. Maka dari itu, saya hanya mengurai tentang pemahaman saya perihal Salah Pilih Susah Pulih. Pada dasarnya setiap pilihan tentu akan mempunyai dampak positif dan negatifnya; Yin dan Yang. Akan tetapi, pada pemilihan tahun 2024 berbeda dan sangat berbeda sekali. Karena apa? sebab saya dan teman saya, masyarakat sekeliling saya suaranya hanya di pungut saja, sedangkan kedepannya suaranya tak di dengar.

“Habis manis sepah di daur ulang”

Begitulah teman saya sering mengatakan. Meskipun di pungut suaranya; tentu tak sedikit yang salah. Ada yang masyarakat hak suaranya diberikan pada setiap orang yang memberikan Paperline dan Merpati.

“Saya dikasih lima Paperline ya nantinya saya coblos lima”

Saya mendengar celoteh tersebut ketika sedang mengantri menunggu panggilan. Dari kejadian tersebut, ternyata banyak yang lupa apabila masyarakat kita itu minim membaca dengan tuntas. Seperti halnya kemarin ketika saya berstatus di Whatsapp tentang musibah banjir, banyak yang berkomentar bertanya; tanpa sabar menunggu status selanjutnya. Dari kejadian tersebut saya mengambil sebuah kesimpulan apabila kita, saya dan Anda masih suka langsung berkomentar tanpa berfikir sebentar.

Ketika ada kejadian tersebut, tentu yang salah adalah tim bawah yang hanya menyebarkan Paperline dan Merpati tanpa memberikan pendidikan  tepat dan akurat. Sehingga masyarakat yang diberikan pun bisa merima dari siapa saja, calon mana saja. Dan pada akhirnya dipilih semua.

Maka dari itu, tentang Salah Pilih Susah Pulih benar adanya; yang susah pulihnya adalah bagi calon calon legislatif yang sudah tebar gambar dan bagi bagi Paperline dan Merpati dengan harapan untuk memilih dirinya malahan salah sehingga untuk kembali pulih pun rada susah.

“Mas…kok sepertinya tulisan kali ini kok rada njlimet dan loncat loncat kesana kemari?”

Ya begitulah mas

Seperti pemilu?

xiiixiiiiixiiix

 

 

 

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Photo by Abdullah Arif on Unsplash.

    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Kamis besok saya dan Anda akan melakukan rutinitas yang tak seperti biasa. Jika saban pagi saya bisa sarapan, dan siang bisa minum jus alpukat dan sore minum kopi dengan teman. Rutinitas harian tersebut akan berubah selama satu bulan penuh. Bisa jadi saya dan Anda akan kaget dengan pergantian tersebut akan […]

  • Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

    Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    PATI-Pemerintah Kabupaten Pati bersama PCNU Pati secara rutin menggelar istighotsah bersama. Haryanto, Bupati Pati menegaskan bahwa kegiatan ini telah berjalan sejak ia pertama kali menjabat sebagai Bupati Pati. Perlu diketahui, bahwa periode ini merupakan periode ke dua kepemimpinannya. Malam tadi, Jumat (1/11), istighotsah bersama ini kembali digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Tujuannya cukup jelas, yakni […]

  • PCNU - PATI Photo by Alwi Hafizh A.

    Pesona Selebgram

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Perjalanan selama tujuh jam cukup membuat punggung dan pantat Farhan pegal. Untung Agus adalah supir handal dan berpengalaman, jadi mereka bisa tiba tepat waktu tanpa bingung bertanya kesana kemari. Agus sudah selalu kontak dengan Liasion Officer yang disediakan khusus untuk Farhan selama perjalanan. Juga ketika mereka sampai di gapura bertulisan “Selamat datang di Wonosobo Asri.” […]

  • PATI - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada acara tersebut juga sejalan dengan salah satu misi dari Ansor Pati, yaitu mengatasi intoleransi dan isu perpecahan menjelang pemilu yang jamak terjadi. Seperti diketahui, bahwa isu intoleransi memang selalu muncul, terlebih ketika adanya suatu momentum tertentu, seperti pada saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu). Di sana, Ansor dan Banser akan terus bersiap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesatuan NKRI. "Memiliki massa 5000 anggota lebih, Ansor dan Banser Pati akan selalu konsisten untuk menjaga kebhinekaan dan kesatuan NKRI," ungkap Ketua Cabang Ansor Pati H. Abdullah Syafiq. Sementara itu Kasatkorcab Banser Kabupaten Pati, H Moh Soetomo, menuturkan bahwa Banser akan lebih sigap dalam menjaga keutuhan NKRI. "Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh ketua cabang Ansor, Banser sebagai ujung tombak Nahdlatul Ulama dalam menjaga nilai-nilai persatuan, akan menindak tegas adanya intoleransi dan isu perpecahan," tutur dia. (Angga/Ltn)

    Banser Pati Siap Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi 

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    PATI – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada […]

  • PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Kegiatan Rubrik yang diadakan oleh PAC IPPNU Margoyoso. Dalam agenda tersebut, mereka sukses melaunching Bundahara MARGOYOSO – PAC IPPNU Margoyoso mengadakan kegiatan RUBIK (Ruang Bincang Rekanita) dan Launching BUNDAHARA (Bersama Usung Dana Kohesivitas Rekanita), Ahad (13/2) lalu. Kegiatan dilakukan melalui jejaring digital, Gogle Meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PR dan PK se-Kecamatan Margoyoso. Sementara […]

  • PCNU-PATI Photo by Polina Kuzovkova

    Nahdlatul Tujjar Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan NU

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Sebagaimana kita pahami Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal tidak hanya konsen dalam gerakan sosial-keagamaan saja, melainkan juga fokus NU pada bidang wirausaha atau yang lebih kita kenal dengan gerakan ekonomi kerakyatan rakyat dan bisa juga disebut dengan Nahdlatul Tujjar (NT). Dalam sejarahnya oranganisasi NT didirikan pada tahun 1918 yang bergerak dalambidang ekonomi […]

expand_less