Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Baca Sholawat Itu Ada Aturannya

Baca Sholawat Itu Ada Aturannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Des 2023
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Sholawat itu sejak zaman kanjeng Nabi sudah ada. Bahkan kita semua juga tahu perintah sholawat itu tak hanya ditujukan untuk manusia saja. Gusti Allah dan para malaikat pun turut memanjatkan sholawat untuk kanjeng Nabi Muhammad. Sholawat itu ibadah gratis dan termudah yang diperintah Tuhan kepada hambanya.

Kita telah mendengar berkali-kali ceramah dari para Kyai, Habaib, dan guru-guru kita bahwa dengan bersholawat apapun masalah yang kita hadapi akan dengan mudah dan cepat terselesaikan. Sholawat memang memiliki sejuta, satu miliar atau bahkan tak terhitung manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Janji Allah, barangsiapa bersholawat satu kali maka akan mendapat pahala 10x lipat. Bayangkan jika kita berkali-kali membaca sholawat. Berapa banyak pahala yang kita kumpulkan. Tawaran yang sangat menggiurkan bukan.

Dan semakin berkembangnya zaman, kini sholawat banyak kita temukan di berbagai sudut belahan dunia manapun. Dengan diiringi aransemen musik yang indah dan merdu, sholawat yang dibaca pun tampak tak membosankan. Ada yang menggunakan lagu india, lagu-lagu Jawa, atau lagu-lagu klasik zaman dulu. Selain itu ditambah dengan alat musik seperti piano dan alat-alat yang lainnya turut memperindah bacaan sholawat tersebut.

Kedahsyatan makna sholawat kini telah membawa pada banyaknya majelis-majelis sholawat yang bermunculan. Group-group hadroh dengan satu orang yang menjadi khodim (pemimpin) hampir setiap hari baik pagi, siang ataupun malam selalu mengisi panggung-panggung acara yang digelar individu maupun kelompok masyarakat.

Jika dulu orang-orang hadir ke majelis karena haus akan ilmu, sekarang tampaknya sudah agak lain. Mereka berbondong-bodong datang ke majelis hanya untuk bertemu dengan habaibnya atau personil hadrohnya. Dan jika Habaib yang dirawuhkan sudah sepuh, maka antusias pengunjung pun akan berkurang. Berbeda dengan yang masih muda dan viral, maka jamaahnya sudah pasti akan membludak.

Beberapa waktu yang lalu ditempat tinggal saya ada salah seorang tetangga mengadakan majelis sholawat. Jumlah pengunjungnya begitu banyak. Satu minggu kemudian tetangga lainnya mengadakan pengajian sebagai rasa syukur karena telah mengkhitankan anaknya. Hanya pengajian. Tak ada embel-embel sholawatan. Meski sebenarnya di sela-sela pengajian tersebut, ada sholawatannya. Pengunjung yang hadir hanya sepertiga bahkan sepertinya lebih kurang dari jumlah pengunjung saat majelis sebelumnya. Itu kasus yang pertama.

Kasus kedua. Saya pun juga menyaksikan sendiri saat sang Kyai tengah bermauidhoh hasanah, ada beberapa pengunjung yang berteriak untuk meminta segera menyudahi apa yang disampaikan. Mereka ingin untuk melanjutkan sholawatan kembali. Padahal sebenarnya baik sholawatan dan pengajian adalah dua hal yang sama-sama baik dan mendatangkan pahala. Namun jika sampai berteriak menghentikan mubaligh ceramah, itu yang tidak sopan.

Bagi saya kedua kasus ini sangat memprihatinkan. Apakah memaknai sholawat sekarang sudah bergeser maknanya? Datang ke majelis tergantung siapa yang dirawuhkan dan mengabaikan ilmu yang disampaikan oleh penceramahnya. Mementingkan sholawatan dan sholawatan terus. Meski hal ini tak sepenuhnya salah, tapi ya jangan begitu to. Mengutip apa pernah disampaikan oleh salah satu Kyai dalam acara selapanan di desa saya, Ngono yo Ngono neng yo ojo Ngono.

 

Apalagi fenomena sekarang pun didalam majelis sholawat banyak juga para pengunjungnya yang berjogetan layaknya sedang menghadiri acara dangdutan. Sholawatan kok jogetan. Kan yo wis yak nah jika begitu. Baca sholawat itu ada aturannya. Tak sembarangan. Lha wong sholawat itu untuk memuji kanjeng Nabi kok disampaikan dengan cara yg tak sopan. Yak nah yak nah.

Tetapi semoga kedepan nanti akan banyak yang sadar. Sesuatu yang baik harus disampaikan dengan hal baik pula. Merawat dan menjaga nama baik sebagai umatnya kanjeng Nabi Muhammad harus diutamakan. Shollu ‘Ala Nabi Muhammad.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Targetkan Restrukturisasi Tuntas Hingga Ranting Tahun Ini

    PCNU Targetkan Restrukturisasi Tuntas Hingga Ranting Tahun Ini

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menargetkan proses restrukturisasi organisasi akan rampung pada tahun 2019 ini. Restrukturisasi ini meliputi pengurus MWC NU Kecamatan hingga Pengurus Ranting NU. Demikian disampaikan oleh Ketua PCNU Kab. Pati, Yusuf Hasyim, M.S.I, saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi antara Pengurus Harian PCNU, Lembaga, dan MWC NU se-Kabupaten Pati, Ahad […]

  • Periode Depan 98 Persen Pelajar NU Pati, Hendaki Kembangkan Literasi

    Periode Depan 98 Persen Pelajar NU Pati, Hendaki Kembangkan Literasi

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 98 persen lebih responden menginginkan kepengurusan PC IPNU IPPNU Periode 2021-2023 lanjutkan kembangkan literasi yang sudah dimulai oleh periode sebelumnya. Hal ini nampak terlihat dari hasil survey bursa calon ketua PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023. Survey tersebut dilakukan oleh Badan Student Crisis Center (BSCC) PC IPNU Kabupaten Pati pada 28 […]

  • Nalar Kritis Abu Bakar ash Shiddiq

    Nalar Kritis Abu Bakar ash Shiddiq

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq selalu menjadi trending topik di kalangan da’i terutama menjelang peringatan hari agung isro’ mi’roj. Pasalnya, dialah tokoh islam yang seketika membenarkan klaim Nabi Muhammad yang menyatakan telah mengunjungi Palestina lalu naik menuju langit ke-tujuh dalam waktu semalam. Sebagai catatan, Nabi melaksanakan kegiatan luar biasa tersebut […]

  • PCNU - PATI

    Buku Pintar Aswaja

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Didalam “Buku Pintar Aswaja” ini, Penulis membahas 21 pertanyaan terkait Ahlus Sunnah Wal Jamaah (ASWAJA) yang masih banyak dipertanyakan dikalangan umat islam indonesia. Islam yang masuk ke wilayah nusantara adalah islam yang menganut paham Aswaja. Sampai hari ini, paham Aswaja masih bertahan dengan kokoh yang bersikap tengah-tengah di kalangan umat islam tanpa bermaksud menyalahkan paham […]

  • PCNU PATI - Majelis an Nuronniyyah Gelar Maulid di Pinggir Waduk Gembong

    Majelis an Nuronniyyah Gelar Maulid di Pinggir Waduk Gembong

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    GEMBONG – Majelis Maulid an-Nuronniyyah Posono, Klakahkasihan, Kecamatan Gembong kembali membuat gebrakan antimainstream. Setelah bulan lalu meramaikan tempat wisata Bukit Kayangan, Sabtu (6/8) kemarin, majelis dibawah bimbingan Gus Mahmud Al A’shom Muhammad ini kembali membikin geger. Belokasi di tempat wisata Waduk Poncodan, Desa Pohgading Kecamatan Gembong, Majelis an Nuronniyyah lagi-lagi menggelar maulid dibawah langit Waduk […]

  • Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

    Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.996
    • 0Komentar

      Pati – Alumni Madrasah TBS Kudus dari Kabupaten Pati atau Ikatan Siswa Abiturien Tasywiquth Thullab Salafiyah (IKSAB) Pati ikut memperingati satu abad madrasah tersebut. Mereka pun menggelar doa bersama dan memilih ketua baru. Kegiatan yang digelar di Ponpes Darul Hidayah, Dukuh Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati ini berjalan dengan khidmat, Sabtu (1/11/2025) […]

expand_less