Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
  • visibility 403
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id-Pati, (senin, 14/10/2023) Segenap mahasiswa program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) angkatan 2020, melakukan studi kunjungan kepada salah satu perintis mesin tetas telur otomatis yang terletak di Desa Bancak Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Dengan didampingi dosen pembimbing lapangan bapak Siswanto, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk belajar di lapangan dari mata kuliah wawasan teknologi alternatif.

Kegiatan ini diawali dengan perkenalan sekaligus pemaparan oleh perintis mesin tetas telur. Ia adalah Masfitrotul Hayat atau yang sering disapa Hayat, Hayat merupakan seorang alumni prodi PMI IPMAFA yang memiliki ide dalam mencetuskan mesin tetas telur otomatis. Sejak 2018, Hayat membuat mesin tetas telur otomatis yang berfungsi untuk membantu para pengusaha khususnya peternak ayam dan bebek.

Dalam proses studi lapangan ini, seluruh mahasiswa PMI diajak untuk melihat langsung mesin yang dibuat olehnya. Ia juga menjelaskan tentang konsep dari mesin tetas telur otomatis tersebut, mulai dari cara kerjanya, bahan baku yang digunakan, serta detail komponen turut ia perlihatkan. Banyak peminat mesin tetas telur yang telah dibuat olehnya, jangkauan pasarnya mulai dari tingkat lokal, nasional hingga mencakup pasar ekspor. Dari temuannya tersebut ia bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan khususnya bagi masayarakat di sekitarnya.

Tidak hanya menjelaskan tentang konsep mesjn yang ia buat, Hayat juga menyampaikan dinamika yang ia alami selama proses merintis mesin tetas otomatis tersebut, ia bahkan juga memberikan motivasi kepada seluruh teman – teman mahasiswa yang melakukan studi kunjugan di tempatnya, untuk terus semangat belajar agar mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Terakhir, tujuan diadakannya studi kunjungan di alumni Prodi PMl juga selaku perintis mesin penetas telur tersebut, tidak lain adalah untuk menambah wawasan pengetahuan terkait dengan alternatif teknologi tepat guna. Selain itu juga untuk membekali mahasiswa kelak ketika lulus sudah memiliki gambaran untuk berwirausaha.

Oleh karena itu, dengan diadakan studi kunjungan ini, harapannya mahasiswa mampu menyerap informasi dari penuturan narasumber dan diharapakan mahasiswa mampu mengaplikasikannya di lapangan.” Jelas Siswanto, selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Kontributor: M. Irfan Maulana Sahrudin

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    Bahtsul Masail Jakenan Bahas Status Anak Hasil Perkawinan Beda Agama

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    JAKENAN – Bahtsul Masail al Diniyah yang digelar MWC NU Kecamatan Jakenan akan membahas status anak hasil dari perkawinan berbeda agama. Bagaimana status anak hasil perkawinan seorang lelaki beragama Kristen yang menikah dengan perempuan Islam? Dimana dalam prosesi perkawinan keduanya memakai tata cara Islam tetapi dalam kenyataannya yang kristen tetap kristen dan yang islam tetap […]

  • PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up). Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung […]

  • Pendidikan 'Celana Dalam' dan 'Sikat Gigi'. Photo by Superkitina on Unsplash.

    Pendidikan ‘Celana Dalam’ dan ‘Sikat Gigi’

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Dalam sebuah kesempatan, Budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) bercerita tentang Gus Dur dan Gus Mus yang ‘mengospek’ juniornya di Al Azhar, Cairo. Dia tak lain adalah KH. Syukri Zarkasyi, Empunya Gontor. Perdana KH. Syukri menginjakkan kaki di Negeri Piramid, dia sowan ke apartemen Gus Dur dan Gus Mus. Dengan hangat, […]

  • PCNU-PATI

    Literasi Fiqih Ibadah & Launching Buku “Fiqih Nelayan” Berlangsung Sukses

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Bendar, 7 September 2024 – Acara literasi fiqih ibadah dan launching buku berjudul “Fiqih Nelayan” berhasil dilaksanakan di Balai Desa Bendar dengan dihadiri oleh 30 peserta dari anggota paguyuban tradisional, JTB, Porse Seine, asosiasi nelayan dan beberapa Nahkoda di desa Bendar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat nelayan tentang fiqih ibadah yang […]

  • Adzan Dengan Pengeras Suara

    Adzan Dengan Pengeras Suara

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang banyak kita jumpai di masjid-masjid yang adzannya menggunakan pengeras suara .padahal ada hadis yang seperti tertera di bawah ini : أن النبى صلى الله عليه وسلم : اهتمّ للصلاة كيف يجمع لها الناس فذكر له البوق فلم يعجبه ذلك أى ام يحتسنه ولم يرضه بل يكرهه وينكره . Nabi SAW.  Pernah memikirkan […]

  • Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

    Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mengadakan seminar terkait ideologi Radikal, acra bertempat di gedung NU lantai 3 dengan menghadirkan pemateri Dr. Jamal Makmur Asmani, 21/5 kemarin. Dr. Jamal menjelaskan, Kader kader muda NU harus diselamatkan dari bahaya ideologi radikal yang terus menyerang kader bangsa. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, Pertama, mengokohkan paham Aswaja Annahdliyyah […]

expand_less