Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Santri Harus Punya Peran di Berbagai Bidang

Santri Harus Punya Peran di Berbagai Bidang

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
  • visibility 491
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara menggelar tasyakkur (syukuran) ke-44 tahun yang berlangsung di mushala madrasah setempat, Selasa (31/10) pagi. 

Hadir sebagai pemantik acara bertajuk “Santri Milenial dan Tantangan Global” Ketua STKIP PGRI Pacitan H Mukodi dan akademisi UIN Walisongo Semarang, H Fakhrudin Aziz. 

Selain sivitas akademika MA Walisongo, hadir pula Ketua Dewan Pembina Yayasan Walisongo KH Syukri Sukarli, Direktur Eksekutif Yayasan Walisongo KH Adib Khoiruzzaman, dan kepala unit di lingkungan Yayasan Walisongo Pecangaan. 

Ketua STKIP PGRI Pacitan, H Mukodi menyatakan hari ini tidak ada alasan kader nahdliyin untuk tidak kuliah. “Sekarang ada begitu banyak beasiswa, yang terpenting bagi kita adalah memiliki kapasitas yang mumpuni. Untuk modal telah cukup diberikan para kiai maka tinggal kita bergerak atau tidak,” tandasnya. 

Kesempatan itu, Mukodi yang juga merupakan alumnus MA Walisongo itu berpesan kepada santri kesuksesan ada di pribadi masing-masing. 

“Ciptakan ekosistem yang baik, terbuka terhadap tantangan, buka jaringan seluas-luasnya. Maka InsyaAllah segalanya juga akan Allah mudahkan,” doanya. 

Hal lain ditambahkan akademisi UIN Walisongo Semarang H Fakhrudin Aziz. Menurutnya tantangan santri saat ini adalah bagaimana kita mengambil peran karena di era ini teknologi telah menggantikan peran manusia dalam berbagai bidang. 

“Maka dari itu kita dituntut untuk mengikuti perkembangan yang sudah begitu pesat. Jika santri mau aktif, mau bergerak, mau giat maka InsyaAllah Allah pasti akan membuatkan jalan untuk kita,” jelasnya. 

Ditegaskan Fakhrudin yang juga alumnus MA Walisongo bahwa santri Walisongo jangan gentar. “Kuatkan aspek bathiniyah karena yang akan membuat kita tidak oleng. Aspek bathiniyah juga membuat kita kuat. Hari ini kalian di Pecangaan tetapi suatu saat kalian harus mewarnai berbagai bidang profesi dalam kehidupan,” harapnya. 

Kepala MA Walisongo, Ainun Najib berharap momentum peringatan 44 tahun menjadi titik balik untuk kembali meraih kemajuan dan kesuksesan. 

“Kami selalu bersyukur di usia 44 tahun masih berkiprah dan menebarkan manfaat. Juga tak lupa mawas diri karena tantangan dalam pendidikan semakin kompleks sehingga tetap harus berkarya untuk menjadi yang terbaik,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    I Wuf You

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    ARI menyeka keringatnya yang bercucuran di dahi, lalu menegak isi botol minuman. Latihan futsalnyasebentar lagi selesai tapi Ari sudah kelelahan gini. Sekarang dengan dulu memang sangat berbeda. Aribisa menghabiskan tiga ronde permainan sampai-sampai teman setimnya minta ampun untuk berhenti.“Iris biasanya dateng,” ledek salah satu temannya, Zaki. “Lagi selek lo berdua?”Ari sebenernya nggak mau jawab, tapi […]

  • Pon Pes Al Roudloh Menyelenggarakan Kajian Ilmiah

    Pon Pes Al Roudloh Menyelenggarakan Kajian Ilmiah

    • calendar_month Sel, 19 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pondok Pesantrean Al Roudloh menyelenggarkan kajian ilmiah, yang mana kegiatan tersebut di adakan dalam satu tahun tiga kali. Pada kesempatan ini mendatangkan KH. Taufiq Ismail, Penulis buku Amsilati dan Pengasuh Pon Pes Darul Falah Bangsri Jepara. Kegiatan tersebut di pusatkan di gedung serbaguna Margoyoso, 10/12 kemarin. “Mejaga lisan sangat harus dilakukan oleh […]

  • Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Kabar. NU. Pati Sabtu 31 Januari. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memperingati hari lahir (Harlah) NU yang ke-89 di gedung PCNU setempat, Acara tersebut dimulai dengan launcing Jurnal “Khittah” yang diterbitkan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam)  dan peluncuran Majalah “Nuansa” yang diterbitkan Lajnah Ta’lif wan-Nasyr (LTN). Dalam kedua acara tersebut, […]

  • Menjadi Santri Sukses: Belajar dari KH MA Sahal Mahfudh

    Menjadi Santri Sukses: Belajar dari KH MA Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 641
    • 0Komentar

    Pati.  Dalam memeriyahkan Hari Santri Nasional Kampus IPMAFA mengadakan bedah buku Biografi Intelektual KH MA Sahal Mahfudh, di Auditorium IPMAFA Pati, Sabtu, 21 Oktober 2017 dalam rangka ikut memeriahkan Hari Santri Nasional 2017. “Tantangan santri sekarang dan di masa depan sangat kompleks, lebih berat dari zaman sekarang. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang meluluhlantakan batas […]

  • Puluhan Siswa Baru MHI Digiring ke Polsek dan Koramil

    Puluhan Siswa Baru MHI Digiring ke Polsek dan Koramil

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    GEMBONG-Ada yang berbeda di kantor Polsek dan Koramil Gembong, Senin (22/7) pagi. Gelak tawa anak-anak menghiasi dua kantor yang lokasinya bersebelahan ini. Mereka adalah peserta didik baru MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong yang sengaja dikenalkan dengan ‘Pak Polisi’ dan ‘Pak Tentara’. Potret kebahagiaan peserta didik baru MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong bersama Polisi Cilik (Pocil) […]

  • Hari Santri Mempersatukan Negeri

    Hari Santri Mempersatukan Negeri

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Pati.Hari Santri Nasional (HSN) 2017 yg diadakan PCNU Pati berlangsung meriah. Semua elemen bangsa ikut terlibat, mereka merasa memilili hari santri ini. Jaringan Gusdurian, kaum Tionghoa, tokoh lintas agama, Aisiyah Muhammadiyah, dan ormas lain berduyun-duyun mengikuti kirap dan apel akbar di alun-alun Pati, ahad 22 Oktober 2017, mulai pukul 13.00-17.00 WIB. Ini menunjukkan bahwa spirit […]

expand_less